NovelToon NovelToon
DI MALAM REUNI

DI MALAM REUNI

Status: sedang berlangsung
Genre:Identitas Tersembunyi / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Angst
Popularitas:9k
Nilai: 5
Nama Author: Naryati

Malam reuni seharusnya menjadi malam penuh kenangan.
Namun bagi Cassandra Elvania, malam itu justru menghancurkan dunia yang telah ia bangun selama bertahun-tahun.
Di balik senyum hangat para sahabat lama dan gemerlap pesta yang meriah, Cassandra menemukan kenyataan pahit. Tunangannya, pria yang ia cintai sepenuh hati, ternyata menjalin hubungan terlarang dengan orang yang paling ia percaya,sahabatnya sendiri.
Hancur? Tentu.
Tetapi Cassandra memilih sesuatu yang tidak pernah mereka duga.
Ia tidak menangis. Ia tidak mengamuk. Dan ia tidak membongkar rahasia mereka.
Sebaliknya, ia ikut memainkan permainan yang mereka ciptakan.
Sedikit demi sedikit, Cassandra menyusun langkahnya sendiri. Hingga pada akhirnya, mereka yang merasa telah menang justru kehilangan segalanya.
Saat penyesalan datang, semuanya sudah terlambat.
Karena ada luka yang bisa sembuh. Namun ada pengkhianatan yang tak pernah bisa dimaafkan.
Dan semua itu bermula...
Di Malam Reuni.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Naryati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 12

Tangan Sandra gemetar.

Tubuhnya mematung melihat Bastian dan Vanessa yang sedang terlihat intim.

Tatapan Sandra tertuju pada Bastian yang nampak sangat terkejut..

"Apa yang sedang kalian lakukan?"

Sandra mengulangi pertanyaannya.

Wajah Bastian yang masih sangat terkejut pun tidak bisa berkata apa-apa,begitupun dengan Vanessa.

Sandra mendekati Bastian yang nampak gugup dan juga bingung. Ia tidak tahu harus menjelaskan apa?

Tatapannya terlihat sendu, tubuhnya pun terlihat sedikit gemetar.

"Mas Bastian apa yang terjadi? Apa yang sedang kalian lakukan?"Sandra mengulangi pertanyaannya.

Vanessa pun langsung mendekati Sandra dan menggenggam tangannya.

"Sandra ini tidak seperti yang kamu pikirkan. Tadi Mas Bastian hanya membantu aku meniup mataku yang tanpa sengaja terkena debu. Kamu jangan marah ya aku minta maaf telah membuatmu salah paham." Vanessa pun mencoba untuk menjelaskan.

Bastian pun langsung menimpali ucapan Vanessa..

"Iya sayang kamu jangan marah. Tadi aku hanya sedang meniup mata Vanessa itu saja. Kamu jangan marah ya?" Bastian pun ikut membujuknya.

Sandra hanya tersenyum sembari melepaskan genggaman tangan Bastian.

"Baiklah kali ini aku percaya. Aku berharap Mas tidak seperti yang aku pikirkan. Jika Mas berani mengkhianati aku,akan aku pastikan untuk meninggalkanmu tepat di hari pernikahan kita." Sandra pun langsung pergi untuk mengganti baju,sedangkan wajah Bastian terlihat pucat.

Wajah Bastian tertunduk,hatinya bergejolak jika saja Vanessa tidak menggodanya mungkin Sandra tidak akan melihat semua itu.

"Ini semua karena kamu Vanessa hampir saja Sandra melihat semuanya."Bastian pun menatap Vanessa dengan marah, kemudian pergi meninggalkan Vanessa.

Sandra pun tersenyum dia berhasil menggertak Bastian. Sandra ingin agar Bastian mengingat semua kesalahannya dan mulai menyesali sedikit demi sedikit.

"Berulang kali kalian memainkan perasaanku kini giliran aku yang akan ambil kendali." pekiknya dalam hati.

Sandra pun bergegas berjalan menuju ruang ganti dan benar saja Bastian langsung menyusupnya.

"Sandra...Ini semua tak seperti yang kamu lihat. Aku dan Vanessa kami hanya kebetulan ketemu dan matanya tiba-tiba terkena debu jadi aku membantu membersihkannya itu saja."

Bastian kembali menjalankan namun Sandra masih telihat terlihat tenang. Tidak ada emosi yang terlihat di wajahnya.

"Iya Mas aku percaya sudahlah aku mau ganti baju." Sandra pun langsung masuk kedalam ruang ganti dan Bastian masih setia menunggunya didepan ruang ganti.

Melihat itu Sandra hanya tersenyum dingin,hatinya telah benar-benar mati rasa sehingga apapun yang kini di perbuat oleh Bastian tidak akan menggentarkan hatinya.

Pada malam harinya Sandra kembali ke apartemen miliknya. Di lift Sandra bertemu dengan seseorang. Iya seseorang yang pernah dia temui, laki-laki yang beberapa hari lalu ia temui didalam pesawat.

Laki-laki itu hanya diam melihat Sandra yang masuk kedalam lift. Keduanya pun saling diam,Sandra hanya bertanya dalam hati kenapa mereka bisa bertemu kembali.

Sedangkan laki-laki itu nampak sedikit gugup melihat Sandra berdiri tepat disampingnya. Keduanya pun memencet tombol yang sama lantai 8..

Dalam hati Sandra merasa ada yang janggal namun dia segera menepis pikirannya itu.

"Mungkin ini hanya kebetulan lagipula laki-laki itu tidak mengenalnya." pekiknya dalam hati.

Setelah sampai di lantai 8 keduanya pun turun beriringan. Sandra terkejut melihat laki-laki itu berjalan mengikutinya, Sandra sempat berfikir sesuatu namun sebelum dia bertanya laki-laki itu sudah berhenti tepat di unit sebelah apartemen miliknya.

Sebelum masuk laki-laki itu terlihat tersenyum,wajahnya terlihat jauh lebih tampan membuat Sandra terpana untuk sesaat.

Di dalam apartemennya laki-laki itupun tersenyum,dia tidak pernah menyangka lima tahun dia berada di dekat Sandra baru kali ini mereka bertemu di lift.

Laki-laki itu sengaja membeli satu unit apartment untuk menjaga Sandra dia tidak ingin wanita itu sendirian di Jakarta.

"Sandra kamu terlihat berbeda hari ini." pekiknya dalam hati.

Tubuh Sandra seketika membeku melihat senyuman laki-laki itu dan untuk sesaat dia pun sempat memikirkan sesuatu.

"Ah mungkin ini cuma kebetulan."gumamnya dalam hati.

Sandra pun membuka pintu apartemennya dan kemudian masuk. Ia pun mengingat wajah panik Bastian di butik tadi membuatnya tertawa.

"Mas Bastian ini baru langkah awal. Tiga tahun kamu membohongiku dan tiga tahun juga kamu mengkhianati aku. Dan kamu tidak pernah merasa bersalah sedikitpun karena telah mengkhianati aku, Namun selama itu aku tetap diam,tapi kali ini hatiku sudah mati rasa dan aku sudah tidak menginginkan kamu lagi." ucapnya pelan dia pun melihat di layar ponselnya ada panggilan dari Aditya.

"Iya Mas ada apa? Aku baru saja pulang dari butik."ucap Sandra tanpa ada yang dia tutupi.

Di sebrang sana Aditya tetap merasa takut jika Sandra akan kembali percaya pada Bastian dan melanjutkan pernikahan itu.

"Sandra apa kamu serius ingin memberikan Bastian kesempatan kedua?"tanyanya pelan.

Sandra tersenyum kemudian menatap layar ponselnya,dia melihat kekhawatiran diwajah kakaknya itu.

"Mas,,aku tidak ingin bodoh lagi. Aku sudah mengatakan pada Mas untuk percaya bahwa aku tidak akan pernah kembali pada laki-laki itu. Aku hanya ingin membuktikan padanya bahwa aku bukalah Sandra yang dulu Sandra yang cinta mati padanya. Aku hanya ingin mengakhiri semuanya ini dengan caraku. Aku tahu Mas khawatir tapi percayalah aku bisa melakukan ini semua." Sandra berusaha untuk menyakinkan kakaknya ia tidak ingin membuat satu satunya orang yang paling peduli kepadanya akan kembali kecewa.

"Oke Mas percaya padamu. Lalu rencana kamu selanjutnya bagiamana?"tanya Aditya pelan.

Apa kamu memerlukan bantuan dari Mas?"tanyanya kemudian.

Sandra hanya tersenyum sembari menggelengkan kepalanya.

"Aku bisa melakukannya sendiri Mas. Aku hanya ingin Mas datang ke hari pernikahanku dan setelah semuanya selesai Mas boleh membawaku pulang sekaligus membayar janji terakhir pada laki-laki itu." jawab Sandra pelan.

Aditya pun mengangguk dan setuju dia tidak pernah ingin mengecewakan Sandra karena Sandra adalah satu-satunya orang yang paling penting untuknya.

"Baiklah satu Minggu lagi Mas akan datang ke Indonesia sekalian Mas mau bertemu dengan seorang teman."jawab Aditya santai.

Setelah keduanya berbincang cukup lama Aditya pun mengakhiri percakapannya.

"Cepatlah istirahat ini sudah hampir larut malam. Selamat malam adikku tersayang Mas selalu menyayangimu."ucap Aditya penuh dengan kelembutan membuat mata Sandra berkaca-kaca.

"Selamat malam juga Mas,Aku juga sangat menyayangi kamu Mas."ucapnya tulus.

Hubungan Sandra dan Aditya pun semakin membaik. Sebagai Kakak Aditya selalu membuktikan ucapannya untuk menjaga dan melindungi Sandra baginya Sandra diatas segalanya.

Sandra pun merebahkan tubuh lelahnya ia tahu jika Kakaknya pasti khawatir terhadapnya namun dia tidak akan pernah mengulangi kesalahan yang pernah dia lakukan.

"Mas aku tidak akan pernah membuatmu kecewa lagi. Cukup satu kali dan tidak akan pernah ada yang kedua kali."

1
Chenyu Wang
mantap Thor lanjut terus saya sukaaaaaaa banget cerita nya ga bosen2 Muji Karya mu 😄
Chenyu Wang: 😍🙏bikin karyanya jangan lama Thor kalo bisa banyakin episode nya 🤭
total 2 replies
Apriyanti
lanjut thor 🙏
Apriyanti
ada ya kamu sandra🤭
lanjut thor 🙏
Apriyanti
apa munkin Sandra sudah mulai jatuh cinta SM Raka ya thor🤭🙏
Apriyanti: Alhamdulillah 🤲
total 2 replies
Apriyanti
lanjut thor
Apriyanti
lanjut thor 🙏
Apriyanti
semoga bahagia selama nya thor🤣🙏
Naryati: Aamiin pasti itu. 🤭
total 1 replies
Apriyanti
lanjut thor 🙏
Chenyu Wang
pokoknya bagus banget cerita nya rugi deh kalo ga baca... buat author tetap semangat ya bikin Karya Karya Lainnya.. you are best.. thanks ya
Naryati: maksih kakak insyaallah selalu semangat
total 1 replies
Chenyu Wang
babnya dibanyakin Thor please.. I like it semangat bikin karyanya .... /Smile/
Naryati: oke kak nanti kalau gak sibuk insyaallah akan tetap double up.
total 1 replies
Apriyanti
lanjut thor
Apriyanti
lanjut thor 🙏
Chenyu Wang
seru bgt thor lanjut ya udah ga sabar... gemes bgt
Naryati: Bab selanjutnya sudah update.
total 1 replies
Apriyanti
lanjut thor 🙏
Apriyanti
bikin penasaran aja kamu thor🤭🤭
Apriyanti
lanjut thor 🙏
Apriyanti
semoga Raka yg datang🤣🙏
Naryati: sama-sama.
total 3 replies
Muhamad Yati
sukses selalu author tersayang.
Muhamad Yati
lanjut.
Yatiee Selawase
kayaknya orang gila.🤣 Bastian. 🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!