NovelToon NovelToon
Cinta Gus Aqlan Ke Aisyah

Cinta Gus Aqlan Ke Aisyah

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Cinta Terlarang / CEO
Popularitas:847
Nilai: 5
Nama Author: 𝙖𝙙𝙚𝙡𝙞𝙣𝙖

Assalamualaikum wr.wb. cerita dari Hormoni ilmu dan amal di pesantren ini kelanjutan untuk cerita gus aqlan ke Aisyah.
Waktu Seketika wanita yang begitu elegan dan wibawa sangat dewasa bernama Aisyah Adeeba (anak dari papa arya dan mama laras), Kemudian kejadian yang begitu bahaya bagi mama laras karena pria tidak memberi tau kepadanya pada akhirnya Cinta mereka terhalang dengan mama laras kepada Aisyah. Pada bulan berbulan mereka ditemukan kembali Aisyah kuliah di terkenal di kalangan mahasiswa maupun mahasiswi lainnya, mereka berpapasan dengan mereka waktu ketemu getaran hati mereka bersatu kembali tapi mereka tidak tau kalau mereka pernah ketemu bahkan akrab.
"Apa kami pernah ketemu " batin Aisyah
"Apa wanita ini sangat familiar sekali wajah " batin pria berbaju putih dengan peci dan sorban yang rapih.Pria ini adalah anak dari suami-istri memiliki pesantren di jawa tengah nama pesantrennya Nurul ilmi,dengan pemilik Kiyai abdul dan nyai Maryam,pria tadi adalah gus aqlanArdhani

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon 𝙖𝙙𝙚𝙡𝙞𝙣𝙖, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 12.Fakta yang Mengejutkan

   ೄೄྀೄྀೄྀೄྀ A&Qೄྀೄྀೄྀೄྀೄྀ

Jam istirahat tiba. Aisyah merasa tidak betah berada di dalam kelas, ia mengajak Zea duduk di taman kampus yang teduh. Hatinya masih bergemuruh, campur aduk antara cemburu, penasaran, dan rasa tidak nyaman.

Aisyah menatap Zea lekat-lekat, lalu memberanikan diri bertanya dengan nada yang terdengar sedikit canggung.

"Zea... boleh Kakak tanya sesuatu? Sebenarnya hubungan kamu sama pak Aqlan itu apa sih? Kalian terlihat sangat dekat sekali, bahkan Papa Kakak juga sempat melihat kalian barengan di pom bensin kemarin," ucap Aisyah pelan, matanya menunduk memainkan jari-jarinya.

Zea yang sedang membuka bekal makan siang, mendongak dengan wajah polos. "Hubungan kami? Ya jelas hubungan kakak beradik dong Kak. Kenapa emangnya?"

Jawaban itu melesat begitu cepat hingga membuat Aisyah terbelalak kaget. "Ha?! Ka... kakak beradik? Maksud kamu... kalian saudara kandung?"

"Iyaalah Kak!" Zea tertawa renyah melihat wajah Aisyah yang terlihat syok setengah mati. "Saya Zea, adik bungsunya Mas Aqlan. Kami anaknya Kiyai Abdul dan Nyai Maryam sama-sama. Wajah kami kan mirip banget, Kak. Kok Kak Aisyah bisa nggak sadar sih?"

Deg!

Seolah ada petir yang menyambar di kepala Aisyah. Seluruh tubuhnya terasa panas mendadak. Wajahnya memerah padam, mulai dari telinga hingga leher.

"Ya Allah... ternyata mereka saudara?! Jadi selama ini aku salah sangka?! Aku kira itu pacarnya! Aku kira itu tunangannya! Aku bahkan sudah sedih dan kecewa semalaman karena mikir dia sudah punya pasangan!" batin Aisyah berteriak panik.

Rasa malu yang luar biasa menyerang seluruh tubuhnya. Bagaimana bisa dia seceroboh itu? Memikirkan hal-hal yang tidak-tidak hanya karena melihat mereka akrab.

"Te... terus kemarin di pom bensin itu kamu sama dia?" tanya Aisyah terbata-bata, suaranya hampir tidak terdengar.

"Iya Kak, kan saya baru datang dari Jawa Tengah kemarin sore. Mas Aqlan jemput saya di terminal terus mampir isi bensin. Saya kan manja, jadi kalau sama Mas Aqlan ya gitu deh, sok manja-manja gitu," jelas Zea sambil cengengesan. "Emangnya kenapa Kak? Kok wajah Kakak merah banget kayak kepiting rebus gitu?"

Aisyah langsung menutup wajahnya dengan kedua tangan, merasa sangat ingin menghilang saat itu juga.

"Aduh... Ya ampun... Maafkan aku Zea... Kakak... Kakak salah paham besar," ucap Aisyah dengan suara teredam dari balik tangannya. "Kakak kira... Kakak kira kamu pacarnya pak Aqlan. Makanya Kakak sedih banget, dan Papa juga ngomong begitu."

"Hahaha! Astaga Kak Aisyah!" Zea makin tertawa lebar, tapi ia segera menutup mulutnya agar tidak terlalu berisik. "Gak mungkinlah Kak! Mana mungkin Mas Aqlan pacaran gitu aja, apalagi dia kan anak pesantren, mau berangkat S2 ke Kairo juga. Dia itu tipe yang serius banget kalau soal wanita."

Zea mendekatkan wajahnya ke arah Aisyah, berbisik jahil.

"Kak Aisyah cemburu ya kemarin? Hihihi... Pantesan tadi pagi pas ketemu muka Kakak datar banget liat Mas Aqlan. Ternyata karena salah sangka ya?"

"Zea... jangan diungkit dong..." Aisyah semakin malu, ia menepuk pelan lengan Zea. "Malu banget deh... Kok bisa ya aku sebego ini. Padahal wajah kalian mirip banget kan ya..."

"Ya namanya juga lagi jatuh cinta mah mata jadi buta kali ya Kak?" ledek Zea lagi. "Tapi tenang aja Kak, Mas Aqlan itu masih melajang kok. Belum ada siapa-siapa. Justru kemarin dia sempat tanya-tanya soal Kakak lho..."

Aisyah mengangkat wajahnya perlahan, pipinya masih merah padam karena rasa malu yang luar biasa, namun di sudut hatinya kini muncul kembali rasa bahagia dan lega yang mendalam. Ternyata Gus Aqlan masih sendiri! Dan semua kesalahpahaman itu akhirnya terjawab sudah.

BERSAMBUNG...

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!