NovelToon NovelToon
Kaisar Abadi Penentang Surga

Kaisar Abadi Penentang Surga

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Kelahiran kembali menjadi kuat / Epik Petualangan / Balas Dendam
Popularitas:9.1k
Nilai: 5
Nama Author: Baldy

Sepuluh ribu tahun yang lalu, Kaisar Pedang Kekosongan, Jian Chen, dikhianati oleh tunangannya (Permaisuri Surgawi Luo Xue) dan saudara angkatnya saat mencoba menerobos ke Alam Ilahi Primordial. Jiwanya hancur berantakan. Namun, setetes Darah Primordial misterius yang ia temukan di Reruntuhan Kekacauan menyelamatkan satu fragmen jiwanya.

Sepuluh ribu tahun kemudian, Jian Chen terbangun di tubuh seorang pemuda bernama sama di Benua Bintang Jatuh (Dunia Fana terendah). Pemuda ini dikenal sebagai "Sampah Bawaan" yang meridiannya hancur. Dengan ingatan masa lalunya, pengetahuan alkimia tingkat dewa, dan teknik kultivasi terlarang Seni Melahap Surga Primordial, Jian Chen memulai kembali langkahnya dari bawah. Ia bersumpah untuk membelah langit, menghancurkan para pengkhianat yang kini telah menjadi Penguasa Surga, dan mengungkap rahasia sejati di balik Darah Primordial.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Baldy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ambisi Sang Elang dan Keberangkatan

Keesokan paginya, Kota Daun Gugur terbangun dalam keheningan yang mencekam. Namun, begitu matahari benar-benar naik, kabar tentang runtuhnya Klan Zhao menyebar bagai api yang ditiup angin kencang. Nama "Jian Chen" yang dulunya identik dengan ejekan, kini berubah menjadi nama yang diucapkan dengan nada bergetar dan rasa takut yang mendalam.

Di dalam Kediaman Utama Klan Jian, suasana telah berubah total. Setiap murid klan yang berpapasan dengan Jian Chen akan segera menyingkir dan membungkuk dalam-dalam, tidak berani menatap matanya.

Jian Chen mengabaikan semua itu. Ia sedang berada di Paviliun Harta klan, namun kali ini bukan sebagai pengemis, melainkan sebagai penguasa yang memeriksa inventarisnya. Setelah kematian Zhao Tianba, seluruh cadangan Batu Spiritual dan herbal langka milik Klan Zhao telah dipindahkan ke sini.

"Chen'er, kau benar-benar ingin pergi secepat ini?"

Jian Zhan, sang Patriark, muncul di ambang pintu. Wajahnya tampak sepuluh tahun lebih muda setelah kemenangan semalam, namun matanya memancarkan kesedihan saat menatap cucunya.

"Kota ini sudah tidak memiliki apa pun yang bisa membantuku berkembang, Kakek," jawab Jian Chen sambil memasukkan beberapa botol giok berisi herbal ke dalam Cincin Penyimpanannya. "Energi spiritual di sini terlalu tipis. Jika aku tetap di sini, aku hanya akan membuang waktu."

Jian Zhan menghela napas panjang. Ia tahu ia tidak bisa menahan elang yang sayapnya sudah begitu kuat. "Ibu Kota Kerajaan Angin Langit adalah tempat berkumpulnya para monster. Di sana, ahli Alam Kondensasi Qi hanyalah prajurit biasa. Bahkan ada desas-desus bahwa para jenderal kerajaan berada di Alam Fondasi (Foundation Establishment) yang legendaris."

"Alam Fondasi..." Jian Chen tersenyum tipis. Baginya, itu hanyalah langkah awal dalam perjalanan panjang menuju keabadian. "Itu justru yang aku cari."

"Baiklah. Jika itu keputusanmu, ambillah ini." Jian Zhan menyerahkan sebuah medali emas dengan ukiran naga kecil di tengahnya. "Ini adalah Medali Rekomendasi Klan Jian. Dengan ini, kau bisa mengikuti seleksi masuk ke Akademi Angin Langit, tempat terbaik di kerajaan untuk mengasah bakatmu."

Jian Chen menerima medali itu. Meski ia tidak terlalu butuh akademi untuk teknik kultivasi, ia butuh akses ke perpustakaan besar dan sumber daya yang hanya dimiliki oleh institusi setingkat kerajaan.

Sebelum berangkat, Jian Chen menyempatkan diri mengunjungi penjara bawah tanah klan. Di sana, Jian Hai dan Jian Hu meringkuk di sudut sel yang lembap. Saat melihat bayangan Jian Chen, Jian Hu langsung gemetar hebat hingga membasahi lantai selnya.

"Aku tidak akan membunuh kalian," kata Jian Chen dingin, menatap mereka seolah-olah mereka adalah serangga di bawah kakinya. "Kematian adalah hadiah yang terlalu murah bagi orang-orang yang mencoba menghancurkan takdirku. Hiduplah sebagai saksi bagaimana 'sampah' ini akan menginjak-injak langit yang kalian impikan."

Tanpa menunggu jawaban, ia berbalik dan melangkah keluar. Baginya, dendam ini sudah selesai. Mereka tidak lagi layak berada dalam pikirannya.

Satu jam kemudian, di gerbang kota, seekor kuda hitam yang kuat telah disiapkan. Jian Chen tidak membawa banyak barang; hanya pedang baru kelas spiritual yang ia ambil dari gudang senjata Klan Zhao dan beberapa pil hasil racikannya sendiri.

"Hati-hati di jalan, Chen'er!" seru Jian Zhan dari atas tembok gerbang.

Jian Chen tidak menoleh. Ia hanya mengangkat tangannya sebentar sebagai tanda perpisahan, lalu memacu kudanya melesat menembus kabut pagi.

Pikirannya kini terfokus pada rute menuju Ibu Kota. Di tengah jalan, ia harus melewati Lembah Kabut Beracun, sebuah tempat berbahaya yang kabarnya menyimpan tanaman spiritual Bunga Jiwa Ungu. Tanaman itu sangat penting untuk memperkuat indra spiritualnya ke tingkat berikutnya.

"Ibu Kota Kerajaan Angin Langit, tunggu aku," batin Jian Chen, matanya berkilat dengan ambisi yang bisa membakar dunia. "Aku akan merebut kembali semua yang pernah menjadi milikku, dimulai dari kerajaan kecil ini."

Di kejauhan, siluet pegunungan besar mulai terlihat. Di sanalah tantangan yang sebenarnya menanti sang mantan Kaisar yang sedang menanjak kembali menuju puncak.

1
selenophile
lagi
Nanik S
Aturan baru sang Monster👍👍👍
Nanik S
Paman dan keponakan yang rakus
Nanik S
Maaantaaap dapat harta karun
Nanik S
Dapat cincin Gratis
Nanik S
Mantap Pooool 👍👍👍
Bambang Widono
👍👍👍💯💯💯💯💯💯👍👍👍🙏🙏🙏🙏🙏
Optimus prime
cerita nya bagus...TPI lebih bagus ga ush pake bahasa inggris thor...👍👍
Nanik S
Pulang menghadapi Anjing dan pieraanya
Nanik S
Lanjutkan
Nanik S
Hadir dan cukup menarik
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!