[Ding!]
[Sistem telah menyatu dengan Host baru.]
[Selamat Host mendapatkan hadiah perkenalan 10.000.000.000 rupiah.]
[Terdapat tugas Sistem yang harus Host selesaikan: Habiskan seluruh uang selama 1 jam untuk mendapatkan hadiah rabat 10 kali lipat dari uang yang Host habiskan.]
*
Karina baru saja dipecat dari perusahaan dengan uang pesangon terkena potongan hingga 50 persen.
Di bawah panas teriknya sinar matahari pagi, Karina yang baru melangkah keluar dari tempatnya bekerja, tiba-tiba suara lembut muncul dalam pikirannya, dan sejak saat itu hidupnya berubah.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon SiPemula, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Menyelamatkan Pria Tampan
Karina menunggu sekitar 5 menit di kamarnya sebelum sebelum pintu kamar yang sebelumnya terkunci terbuka lebar.
“Ah Nona cantik, keberadaanmu berhasil menarik perhatian Bos kami. Jika Nona ini hidup lebih lama, sebaiknya Nona menurut dan ikuti kami tanpa perlawanan!”
Satu pria melangkah maju mencoba bersentuhan dengan wanita yang tampak lebih cantik saat dilihat lebih dekat.
Karina menatap dingin tangan pria yang terulur ke arahnya. Setelah memastikan tangan itu berada dalam jangkauannya, dia menendang tangan itu dengan segenap kekuatannya.
“Krak!~”
Tangan pria itu langsung terkulai, di iringi suara teriakan kesakitan yang memilukan.
Baru saja dia ingin menyentuh tangan yang putih mulus bagaikan batu Giok, yang ada kini tangannya terkulai lemah, parah tepat di bagian tengah, membuatnya hampir pingsan oleh rasa sakit.
“Ka-Kalian semua, buat dia menyesal karena berani membuat tanganku patah!” perintah pria yang setelahnya hanya bisa meringis menahan sakit.
*
Ketika perkelahian terjadi di kamar Karina, seorang pria yang tangan dan kakinya terikan akhirnya sadar dari obat bius yang sejenak membuatnya lumpuh tak berdaya.
“Mmm, berani melakukan semua ini padaku. Sepertinya mereka memiliki lebih dari sepuluh nyawa!”
Melihat jam tangannya yang tidak dilepas, pria itu tersenyum miring, dan cepat dia memencet tombol rahasia menggunakan jari tengahnya yang panjang.
“Aku cukup diam menunggu mereka datang,” gumamnya, dan baru saja selesai bergumam, dia mendengar jelas suara perkelahian di kamar sebelah.
Setelah mempertajam pendengarannya, dia yakin suara yang didengar adalah perkelahian, tapi hanya sebentar suara itu terdengar sampai tak lagi terdengar suara perkelahian dari kamar sebelah.
“Berakhir dengan cepat!”
“Cklek!~”
Suara kunci kamar yang terbuka menarik perhatian pria yang hanya bisa duduk di kursi dengan mata terbuka lebar.
Seketika pria itu dibuat terpesona dengan kecantikan wanita yang baru saja masuk ke kamar tempatnya disekap.
Namun, bagi Karina yang melihat rupa target dari tugas yang harus diselesaikan, dia bersikap acuh tak acuh, meski harus diakui pria yang dilihatnya sangat tampan, jauh lebih tampan dari semua pria yang pernah dilihatnya seumur hidup.
“Srek!~”
Karina tanpa kesulitan melepas seluruh tali yang mengikat targetnya, membuat pria itu kembali leluasa bergerak, tapi kaki dan tangannya masih kaku akibat terlalu lama diikat.
Ketika melihat target ingin bicara, cepat Karina menempatkan jari telunjuknya di bibir.
“Ikuti aku, jangan banyak bicara!”
“Kalau kau cerewet, aku akan meninggalkanmu!” ancam Karina.
Sepertinya ancaman itu sukses karena pria yang menjadi targetnya mengangguk, dan patuh tak sekalipun membuka mulutnya.
“Oh iya, jangan khawatir! Aku ini bukan orang jahat, juga bukan wanita yang tergila-gila padamu! Anggap saja aku Dewi penyelamat yang datang untuk menyelamatkanmu!”
“Aku mengerti. Terimakasih sudah datang menyelamatkanku!”
Seumur hidup baru kali ini dia berterimakasih, dan dia berterimakasih pada wanita yang identitasnya sudah diketahuinya, meski ada perubahan mencolok dari penampilannya saat ini, jika dibandingkan dengan penampilannya beberapa waktu lalu.
Karina hanya melirik pria di sebelahnya, lalu dengan tenang dia terus saja berjalan. “Kita lewat tangga darurat lalu keluar dari pintu belakang! Disana mobilku terparkir dan langsung bisa digunakan.”
‘Dia wanita yang sangat pandai menyembunyikan jati diri yang sebenarnya!’ batin pria yang mengangguk kecil begitu mendengar ucapan Karina.
Dengan langkah cepat penuh ketenangan mereka berdua berhasil menuruni tangga, dan setelah melewati lorong yang sepi dan sedikit gelap, mereka akhirnya berhasil keluar dari hotel melalui pintu belakang.
Tak ragu-ragu, Karina langsung saja menyuruh pria yang telah diselamatkannya masuk ke dalam mobil, dan cepat mobil pergi menjauh tanpa ada yang menyadari kepergiannya.
*
Nicholas, pria yang duduk di sebelah Karina telah selesai mengirim pesan ke Hans, asistennya.
Pesannya singkat, dimana dia memberitahu jika sudah selamat dari cengkeraman musuh, tapi Hans tetap harus memusnahkan musuhnya.
“Jadi Tuan Nicholas Severian Drake, kemana aku harus mengantarkan Tuan?”
Tak lama setelah meninggalkan hotel mereka sudah saling berkenalan, dan itu adalah perkenalan yang sangat singkat.
Tetapi tadi Nicholas hanya sekedar menyebutkan nama panggilannya, bukan nama lengkap yang selama ini sangat dijaga kerahasiaan, bahkan para Tuan Muda yang merupakan teman dekatnya, mereka tak tau kalau dia anggota keluarga Drake yang sangat misterius.
“Nona Karina, sepertinya kau tau lebih banyak tentangku, tapi apa kau tau kalau aku nggak pernah melepaskan siapapun itu yang mengetahui identitas asliku!”
Nicholas mencoba menekan Karina dengan kata-kata tegasnya.
“Oh, kalau begitu, apa yang ingin Tuan lakukan padaku? Tuan, aku sekedar mengingatkan kalau wanita ini nggak sesederhana kelihatannya!”
Karina menolak tunduk setelah mendengar perkataan Nicholas.
Dengan santai dia berani berdebat dengan pria itu, membuat kekaguman yang dirasakan Nicholas padanya justru semakin besar.
‘Wanita ini, semakin lama dilihat, aku merasa dia bukan sosok asing, seolah di masa lalu pernah terjadi sesuatu antara aku dan dia.’
‘Sial! Gara-gara kecelakaan yang membuat sebagian ingatanku menghilang, sepertinya aku telah melupakan banyak hal penting dalam hidupku!’
Nicholas merasa ada ingatan penting antara dirinya dan Karina yang menghilang akibat ingatannya yang menghilang setelah terjadinya kecelakaan di masa lalu.
“Aku tidak ingin melakukan sesuatu yang buruk padamu, tapi karena kau mengetahui rahasiaku, aku harus terus mengawasimu supaya rahasia itu nggak bocor! Jadi, berikan aku nomor kontakmu supaya kita terus terhubung!”
Mendengar itu dan setelah mengetahui sepak terjang Nicholas melalui informasi yang baru saja didapatkannya dari Sistem. Karina merasa tak ada salahnya memberitahu Nicholas nomor kontak miliknya.
“Aku akan memberimu nomor kontakku, tapi jangan pernah menghubungiku di tengah malam karena itu sangat mengganggu!”
Nicholas menganggukkan kepala, dan tentu saja dia tak akan mengganggu Karina di tengah malam, waktu di mana sebagian orang tengah beristirahat.
Sementara itu, pembantaian sadis sedang terjadi di hotel tempat dimana sebelumnya Nicholas disekap.
Tanpa ampun Hans dan ratusan orang yang merupakan para pengawal elite di sisi Nicholas, mereka memusnahkan musuh yang telah menjebak sang Tuan, termasuk pria yang sebelumnya dipanggil Bos oleh beberapa orang, dimana orang yang sama secara terang-terangan menginginkan Karina.
Pemilik hotel hanya bisa pasrah melihat apa yang terjadi, tapi setelahnya dia merasa lega karena Hans bersedia membeli hotel miliknya dengan harga penuh, lalu untuk karyawan hotel, mereka akan dikirim ke hotel baru yang belum lama ini selesai dibangun oleh perusahaan yang dipimpin Nicholas.
Tentu saja mereka akan melalui seleksi ketat, dan hanya mereka yang memiliki kemampuan akan diterima bekerja.
Setelah pembayaran selesai dilakukan oleh Hans dan pemilik hotel, saat ini juga bangunan hotel dibakar, beserta seluruh mayat yang dibiarkan hangus terbakar.
“Ini sebenarnya siapa siapa yang sudah lebih dulu menyelamatkan Tuan?~”
“Penjaga Mansion hanya mengatakan Tuan diantarkan pulang wanita cantik yang membuat semua orang seketika mimisan saat melihatnya, bahkan dari video yang diambil dari belakang, tampan Tuan sangat menuruti wanita itu.”
Hans merasa heran setelah melihat sesuatu yang benar-benar baru terjadi dalam hidupnya.