NovelToon NovelToon
Kesempatan Dari Sistem

Kesempatan Dari Sistem

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Perperangan / Balas Dendam / Sistem
Popularitas:1.7k
Nilai: 5
Nama Author: Yikkii

Artha Jayendra adalah seorang pemuda yang kini menjadi pengangguran setelah dikhianati oleh sahabat-sahabatnya sendiri dan bahkan oleh kekasihnya. Pengkhianatan itu menghancurkan hidupnya hingga membuatnya terpuruk dalam keputusasaan. Dalam kondisi depresi, ia memutuskan untuk mengakhiri hidupnya dengan melompat dari sebuah jembatan. Namun sebelum ia melompat, cahaya terang tiba-tiba muncul di langit, dan sebuah menara raksasa misterius muncul di tengah kota. Bersamaan dengan itu, sebuah sistem aneh muncul di hadapannya. Alih-alih terkejut, Artha justru melihatnya sebagai kesempatan baru. Dengan tekad yang dingin, ia bersumpah dunia telah berubah dan dia akan menjadi lebih kuat dan membalas semua penghinaan, penindasan, dan pengkhianatan yang pernah ia terima. Dari sinilah perjalanan Artha Jayendra dimulai.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yikkii, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab XI—Kembali

Lantai 1 telah di taklukkan, reward juga telah di dapat. Mereka semua pantas merayakan kemenangan. Mereka semua menghampiri Jay yang bafasnya masib tersenggal-senggal dengan posisi menelentangkan badan.

Rendra tersenyum puas “Syukurlah kawan, kau selamat dan telah mengalahkan si boss goblin.”

Para wanitapun dengan gembira berkata “Kau hebat kak.”

Begitupula dengan pemuda lainnya juga mengucapkan selamat pada Jay.

Jay hanya menjawab pendek tak tersenyum sama sekali “iya” lalu ia mengalihkan pandangan pada kedua mayat yang telah di penggal oleh si boss goblin “Tapi ini tak pantas di sebut sebagai kemenangan mutlak bukan?.”

Mereka semua merenung memadang raut wajah yang begitu menyedihkan.

“Tapi bukan berarti manusia seperti kita harus menyerah…” Imbuhnya

Rendra kembali meneguhkan hatinya lalu berdiri dengan tegak dan berkata “Ya kita tak boleh menyerah…kita harus beradaptasi untuk menjadi lebih kuat dan bertahan di dunia yang telah kacau ini…”

Semangat api telah berkobar kembali.

Pria muda bertanya “apa kita akan melanjutkan perjalanan kita ini kak…”

“Tentu tidak, untuk sekarang ayo kembali pulang ke dunia kita.” Jawab Jayendra

Mereka semua setuju untuk kembali. Dengan perasaan campur aduk antara gembira dan sedih. Mereka berjalan bersama melangkah keluar dengan membawa ketiga mayat yang telah terbunuh oleh para goblin.

Saat langkah kaki telah sampai di luar dungeon. Banyak manusia lain yang terkaget oleh kejadian luar biasa tersebut. Mereka berteriak “Mereka keluar!!”

Sorakan berteriak menggema seluruh kota, para reporter berlari dengan kameramennya, menanyakan bagaimana kejadian yang telah mereka lalui di dalam sana, monster seperti apa yang telah mereka hadapi dan pertanyaan begitu banyak rupanya telah reporter lontarkan.

Mereka menjawab pertanyaan itu satu satu. Mereka semua menjawabnya secara bergantian, kecuali Jayendra. Ia menyelinap keluar dari kerumunan reporter ataupun manusia lain. Salah satu gadis dalam kelompok menyadari kepergian Jay. Ia mengejar Jay dan memegang tangannya.

“Kak mau kemana?.”

“Pulang…”

“Sebelum kakak pulang, boleh tidak jika aku meminta nomor ponsel kakak. Buat mengabari atau bertemu dengan kelompok lainnya…” ucap malu-malu si gadis.

Jayendra tak menolak, ia langsung menyerahkan nomor ponselnya lalu ingin pergi.

“Eh kak tunggu…kenalin dulu aku kan belum kenalan sama kakak. Kenalin aku Divya Anindita, panggil saja Divya.”

“Iya salam kenal, aku Arta Jayendra panggil saja Jay.”

“Kalau sudah aku mau pulang ya.”

Gadis tersebut mengangguk lalu melambaikan jemari yang lentih dengan senyum yang begitu manis. Begitu pula dengan Jay ikut melambai kecil bedanya dengan raut wajah datar.

Jay melangkah menuju rumah, dalam perjalanannya ia melihat sekeliling kota. Kota yang begitu kaca dengan berupa isinya. Mobil yang terbengkai tak ada pemilik, toko-toko kosong yang telah di hancur kan para goblin saat outbreak, dan tiang-tiang listrik yang roboh menutupi jalan.

“Begitu kacau kota ini, apakah negara lain seperti ini juga keadaannya? Yah mungkin sama saja.” Gumamnya.

Beberapa menit telah berlalu.

Ia sampai berada di depan rumah kontrakannya. Saat melihat pintu ia selalu teringat kejadian yang begitu menyayat hati tersebut. Walau dia sendiri tak ingin mengingatnya tapi ingat itu sendirilah yang masuk kedalam otaknya. Begitu sulit melupakan hal yang menyakitkan itu.

Ia membuka pintu.

Krieeeet

Ia menuju ke kamar mandi, untuk membersihkan seluruh badannya yang penuh oleh darah darah hitam dari para goblin.

Badannya telah bersih tapi tidak dengan rasa lelah yang terasa di sekujur tubuhnya. Ia terbaring terlentang di atas karpet ruang tamu.

“Badanku rasanya seperti hancur lebur, walaupun lukaku telah sembuh karena aku telah naik level tapi kenapa rasanya masih sehancur ini ya…”

Setelah berucap demikian ia teringat bahwa dia telah mencapai level diatas 10, lalu dia memanggil Asha.

“Asha, apa kau tidur…”

“Tentu tidak tuan…”

“Oh…jika tidak tolong perlihatkan status lengkapku sekarang”

“Baik tuan”

...----------------...

...[NOTIFIKASI SISTEM]...

...STATUS...

...Nama : Artha Jayendra...

...Level : 11...

...Job : (Belum di tentukan)...

...EXP : 0 / 120...

...HP : 198...

...MP : 35...

...STAT...

...Strength : 15...

...Agility : 15...

...Vitality : 10...

...Intelligence : 25...

...Luck : 31...

...Stat Point : 20...

...SKILL...

...Mirror Of Ability (Legendary)...

...Phantom Reaction (Rare)...

...Instinct Combat (Common)...

...----------------...

“Ah…lumayan juga ya…”

“Tentu tuan…ini atas perjuangan tuan sendiri” jawab Asha menyanjung tuannya.

“Stat poinku ada 20 ya sekarang…bagaimana kalau aku tambahkan ke Vitality dan Strenght”

“Tergantung kemauan tuan”

“Baiklah tambahkan saja ke Vitality dan Strenght” suruhnya

“Baik tuan”

...----------------...

...[NOTIFIKASI SISTEM]...

...STATUS...

...Nama : Artha Jayendra...

...Level : 11...

...Job : (Belum di tentukan)...

...EXP : 0 / 120...

...HP : 198...

...MP : 35...

...STAT...

...Strength : 15→ 25...

...Agility : 15...

...Vitality : 10 → 20...

...Intelligence : 25...

...Luck : 31...

...Stat Point : 20...

...SKILL...

...Mirror Of Ability (Legendary)...

...Phantom Reaction (Rare)...

...Instinct Combat (Common)...

...----------------...

Jayendra tersenyum tipis “Baik untuk sekarang ayo kita ke Job…”

1
ラマSkuy
agak lambat alurnya tapi seru Thor , lanjutkan 👍
ラマSkuy
Hem ini latar ceritanya tentang apocalypse monster ya kayak komik solo leveling, keren Thor 👍
Yikkii: Terimakasih🙏
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!