Suatu hari Kael ikut misi menutup Rift kecil.
Namun Rift itu berubah menjadi Rift Hitam — portal langka yang belum pernah tercatat.
Di dalamnya mereka menemukan kuil kuno dari dimensi lain.
Di tengah kuil ada artefak hidup yang disebut:
Core of Eclipse
Ketika semua orang mati diserang Abyssal, Kael menyentuh inti tersebut.
Dan dunia tiba-tiba berhenti.
Sebuah suara muncul:
“Host ditemukan. Sistem Evolusi Dimulai.”
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rehanda, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Eclipse Breaker — chapter 12: Monster dari Langit Retak
Langit di atas kota Asterra terlihat seperti kaca yang pecah.
Retakan hitam dari Rift Rank S semakin melebar.
Energi gelap mengalir keluar seperti kabut.
Para Breaker yang berdiri di atap gedung asosiasi bisa merasakan tekanan yang berat di udara.
Beberapa Breaker Rank rendah bahkan mulai gemetar.
“Tekanan ini… gila,” bisik salah satu dari mereka.
Lena Cross menatap Rift dengan wajah serius.
“Kalau sesuatu keluar dari sana…”
“Seluruh kota bisa hancur.”
Victor Hale memasukkan tangannya ke saku jasnya.
“Untungnya kita punya dia.”
Tatapan semua orang perlahan beralih ke satu orang.
Ragnar Voss.
Hunter Rank S.
Ia berdiri tenang di tepi atap gedung, menatap Rift seolah itu hanya masalah kecil.
Angin kuat meniup mantel panjangnya.
Namun wajahnya tetap tenang.
Kael berdiri beberapa meter di belakangnya.
Ia merasakan sesuatu yang aneh.
Sistemnya tiba-tiba aktif.
Layar transparan muncul di depan matanya.
PERINGATAN
Retakan Tingkat Tinggi Terdeteksi
Resonansi energi bayangan terdeteksi
Kael mengerutkan kening.
“Resonansi…?”
Namun sebelum ia sempat berpikir lebih jauh—
Langit tiba-tiba bergetar.
KRRRRRRK
Suara retakan besar menggema di udara.
Semua Breaker langsung menatap ke atas.
Sesuatu mulai keluar dari Rift.
Awalnya hanya bayangan besar.
Namun kemudian bentuknya terlihat jelas.
Makhluk itu memiliki tubuh raksasa seperti naga, tetapi dipenuhi sisik hitam dan tanduk tajam.
Sayapnya terbuka lebar seperti awan gelap.
Matanya menyala merah.
Monster itu perlahan keluar dari Rift.
Salah satu Breaker langsung berteriak,
“MONSTER RANK S!”
Makhluk itu mengeluarkan raungan mengerikan.
ROOOOAAARRRR
Suara itu mengguncang seluruh kota.
Kaca di beberapa gedung pecah karena getarannya.
Kael menatap monster itu.
Dadanya terasa berat.
Energi makhluk itu…
jauh lebih besar dari apa pun yang pernah ia hadapi.
Lena berbisik pelan.
“Ini… Wyvern Abyss.”
Victor mengangguk pelan.
“Legenda dungeon.”
Namun Ragnar hanya tersenyum kecil.
Akhirnya ia melangkah maju.
“Sudah lama tidak bertarung serius.”
Ia melompat dari atap gedung.
BOOOOM
Tanah di jalanan retak ketika ia mendarat.
Para Breaker di atap langsung menatap dengan kagum.
Ragnar berdiri di jalan kosong tepat di bawah Rift.
Ia mengangkat satu tangan.
Energi besar mulai mengalir di sekelilingnya.
Pedang cahaya terbentuk di tangannya.
Ia menatap monster raksasa di langit.
“Turunlah.”
Seolah menjawab tantangan itu—
Wyvern Abyss menukik turun dari langit.
Kecepatannya seperti meteor.
BOOOOOOM
Benturan pertama mengguncang seluruh distrik.
Debu dan angin besar menyapu jalanan.
Para Breaker di atap hampir terlempar oleh gelombang kejut.
Kael menatap ke arah medan pertempuran.
Ia hampir tidak bisa melihat apa yang terjadi.
Gerakan mereka terlalu cepat.
CLANG!
Suara benturan logam dan sisik monster terdengar berulang kali.
Ragnar bergerak seperti kilat.
Setiap ayunan pedangnya menciptakan gelombang energi yang membelah udara.
Namun Wyvern Abyss bukan monster biasa.
Ia mengayunkan ekornya.
CRASH
Satu gedung kecil runtuh terkena serangan itu.
Ragnar melompat tinggi ke udara.
Lalu menebaskan pedangnya.
SLASH
Salah satu sayap Wyvern terluka.
Monster itu mengaum marah.
Namun saat semua orang fokus pada pertarungan itu—
Kael merasakan sesuatu lagi.
Sistemnya kembali aktif.
Bayangan baru terdeteksi
Potensi mayat yang kuat
Kael mengerutkan kening.
“Mayat…?”
Sistem melanjutkan.
Jika target mati,
Ekstraksi bayangan dimungkinkan
Kael menatap kembali ke arah Wyvern Abyss.
Jantungnya berdetak lebih cepat.
Jika monster Rank S itu mati…
ia mungkin bisa mengubahnya menjadi Shadow Soldier.
Namun bahkan sebelum ia sempat memikirkan kemungkinan itu—
Wyvern Abyss membuka mulutnya.
Energi merah mulai terkumpul di dalamnya.
Ragnar yang berada di udara menyadarinya.
“Ah.”
Ia tersenyum tipis.
“Serangan nafas.”
Wyvern Abyss melepaskan energi itu.
BOOOOOOOOOOM
Sinar energi raksasa menyapu seluruh jalanan.
Ledakan besar terjadi.
Debu hitam menutupi medan pertempuran.
Semua Breaker menahan napas.
Apakah bahkan Hunter Rank S bisa selamat dari serangan itu?
Beberapa detik berlalu.
Kemudian—
Seseorang berjalan keluar dari debu.
Ragnar.
Tubuhnya penuh goresan kecil.
Namun ia masih berdiri.
Ia mengangkat pedangnya lagi.
“Lumayan.”
Matanya bersinar dengan semangat bertarung.
Namun pada saat yang sama—
Ragnar melirik ke arah atap gedung.
Ke arah Kael.
Seolah ia tahu sesuatu.
Lalu ia berkata pelan,
“Jika kau benar-benar Rank A…”
“Jangan hanya berdiri menonton.”
Tatapannya tajam.
“Ayo turun.”
Kael terdiam beberapa detik.
Angin dari Rift berhembus keras di sekelilingnya.
Ini bukan pertarungan biasa.
Ini pertarungan Rank S.
Namun di dalam dirinya…
sesuatu terasa bangkit.
Kael akhirnya melangkah maju menuju tepi atap.
Dan melompat.