sequel: terpaksa menikah adik tiri × bayi rahasia idola kampus
Axelle Aididev Atharic adalah definisi masalah berjalan di SMA Galaksi. Nakal, keras kepala, dan anti diatur. Hidupnya yang bebas mendadak jungkir balik saat sebuah kecelakaan konyol memaksanya terjebak dalam nikah kilat dengan Rea Zelene Xavandra, cewek paling ambisius dan kaku di sekolah.
Dua kutub utara dan selatan harus tinggal di bawah satu atap yang sama. Bagi Axelle Aididev Atharic, ini adalah penjara. Tapi bagi sang istri, Rea Zelene Xavandra, Axelle adalah rahasia terbesar yang harus ia sembunyikan rapat-rapat demi reputasinya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Jee Jee, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
9
...
..
Ruang OSIS SMA Galaksi yang biasanya steril dari gosip, siang ini mendadak berubah jadi pos ronda. Rea Zelene Xavandra duduk di kursinya, mencoba terlihat sibuk dengan tumpukan proposal Pensi, tapi telinganya memanas. Di depannya, tiga sahabat setianya—Clarabella, Giselle, dan Jovanka—sedang menatapnya dengan senyum yang sulit diartikan.
"Re, jujur deh. Tadi pagi di lapangan... itu apaan?" buka Clarabella sambil menopang dagu, matanya mengerling nakal.
Rea berdeham, matanya tetap terpaku pada kertas. "Apanya yang apaan? Axelle telat, dia dihukum. Prosedur biasa."
"Halah! Prosedur biasa nggak pake acara sentil-sentil hidung, ya!" sambar Giselle sambil tertawa tertahan. "Gue seumur-umur sekolah di sini, baru liat ada orang yang berani nyentuh ujung hidung Ketos Galaksi yang terkenal 'dingin' ini. Dan pelakunya? Axelle Aididev Atharic! Si Raja Badboy!"
"Dia cuma tengil, Sel. Lo tau sendiri dia nggak punya sopan santun," jawab Rea sedatar mungkin, meski tangannya sedikit gemetar memegang pulpen.
"Tengil sih tengil, Re. Tapi cara dia nyentil itu... smooth banget! Kayak ekhemm..ekhemm," goda Jovanka sambil menyesap boba-nya. "Sumpah ya, kalau tadi ada siswi lain yang liat, pasti lo udah digeruduk. Masalahnya, itu momen 'manis' pertama Axelle ke cewek di depan umum. Biasanya kan dia cuma dingin atau ketawa ngejek."
Rea mendongak, mencoba memasang wajah galaknya. "Bisa berhenti nggak? Itu cuma provokasi dia biar gue kesel. Dan berhasil, gue emang kesel!"
"Kesel apa baper, Bu Ketos?" ledek Clarabella yang langsung dihadiahi lemparan penghapus oleh Rea. Clarabella mengelak sambil tertawa. "Oke, oke, kita berhenti ngeledek lo. Tapi serius, Re, mending lo hati-hati. Gosip lo disentil Axelle itu kalah telak sama berita utama hari ini."
Jovanka langsung menyodorkan ponselnya ke tengah meja. Layarnya menampilkan grup WhatsApp 'Lambe Galaksi' yang anggotanya hampir setengah penghuni sekolah.
[HOT NEWS] SIAPA VALERIE XANDER?
Foto: Valerie (anak kelas 1) lagi usap keringat Axelle pake tisu basah.
Caption: "Fix, Singa Galaksi udah punya pawang. Bye-bye fansclub Axelle, saingan kalian levelnya keluarga Xander! Panggilan sayangnya: BUBUB! 🍯"
"Liat tuh," tunjuk Jovanka. "Satu sekolah lagi heboh bahas mereka. Katanya mereka itu something banget. Ada yang bilang tunangan, ada yang bilang pacar yang baru balik dari London. Pokoknya levelnya beda lah."
"Untung lo musuh bebuyutannya Axelle ya, Re," celetuk Giselle tiba-tiba. "Coba kalau lo fansnya, pasti lo udah nangis di pojokan liat foto itu. Valerie itu cantik banget, modis, auranya it-girl banget. Cocok lah sama Axelle yang liar gitu. Kayak... Badboy meets Princess."
"Iya, serasi parah sih," Clarabella menyetujui. "Nggak mungkin lah Axelle seleranya cewek kaku kayak kita-kita, eh, maksud gue kayak lo, Re. Dia kan sukanya yang asik diajak bandel. Makanya gosip ini langsung meledak karena emang masuk akal banget."
Rea menatap mereka datar. "Baguslah kalau gitu. Biar dia sibuk sama urusan asmaranya dan berhenti bikin rusuh di sekolah."
"Tapi tetep ya, sentilan hidung tadi itu misteri," Jovanka kembali ke topik awal, membuat Rea ingin menghilang saja. "Gue ngerasa Axelle itu kayak lagi nandain wilayah, tapi masa sama musuh? Aneh banget."
Sementara itu, di kantin belakang yang didominasi kepulan asap rokok dan tawa keras, Geng Badboy Axelle—Ferro, Zayden, Jaxon, Liam, dan Arkan—lagi sibuk menginterogasi Bos mereka.
"Xel, jujur ke kita. Itu si Valerie beneran 'Bubub' lo?" tanya Ferro sambil nyengir lebar. "Gila ya, adek kelas baru masuk udah langsung nge-klaim wilayah."
Axelle yang lagi nyender sambil minum es teh cuma muterin bola matanya. "Dia adek gue, bego. Bokap gue sama bokap dia udah kayak saudara. Kita tumbuh bareng."
"Halah, alasan klasik! Dari adek-adekan jadi sayang-sayangan!" goda Jaxon sambil nepuk bahu Axelle. "Tapi ya wajar sih, dia cantik banget. Satu sekolah udah anggep kalian pacaran, Xel. Liat tuh Lambe Galaksi, foto lo berdua udah di-repost berkali-kali."
"Terserah mereka mau ngomong apa," jawab Axelle datar. Tapi matanya sesekali melirik ke arah lorong menuju ruang OSIS.
"Eh, tapi xel" Zayden mencondongkan badan. "Tadi lo kenapa pake acara nyentil hidung si Ketos segala? Anak-anak kelas pada heboh tau. Mereka mikir lo lagi cari gara-gara versi baru buat bikin Rea nangis."
Axelle terdiam sejenak. Ingatannya kembali ke lapangan tadi pagi. Dia melihat wajah Rea yang pucat —meski cewek itu berusaha menutupinya dengan galak. Entah kenapa, instingnya cuma pengen "nyolek" Rea
"Gue cuma pengen liat dia kesel aja. Lucu mukanya kalau lagi nahan marah," bohong Axelle dengan seringai tipisnya.
"Gila lo, Xel. Musuh kok digituin. Ntar kalau dia baper gimana?" Ferro ketawa ngakak.
"Rea baper sama gue? Mimpi," sahut Axelle, padahal dalam hati dia berkata 'dia istri gue, kampret.'
Kembali ke ruang OSIS, para sahabat Rea masih belum puas.
"Tapi Re, bayangin deh kalau gosip Axelle sama Valerie itu beneran tunangan," kata Jovanka sambil mengetuk-ngetuk dagunya. "Pasti dunia persilatan Galaksi makin panas. Si Vanya pasti nggak bakal diem aja. Dan lo sebagai Ketos, pasti bakal makin pusing ngurusin drama mereka."
"Gue nggak peduli," potong Rea cepat. "Mau mereka tunangan, mau mereka nikah sekalian, itu bukan urusan OSIS selama nggak melanggar aturan di sekolah."
"Nikah? Wah, kejauhan mikirnya lo, Re!" Giselle tertawa. "Tapi ya bener sih. Lo kan emang benci banget sama Axelle. Pasti lo seneng kan kalau dia ada yang ngatur, jadi dia nggak ganggu lo terus?"
Rea terdiam. Seneng? Justru rasanya dia ingin melempar vas bunga di meja ini. Dia merasa seperti pemain figuran saat berada di sekolah. Semua orang menjodohkan Axelle dengan Valerie, sementara dia harus sebisa mungkin menutupi rahasia agar gak terbongkar.
"Eh, liat nih! Ada update baru di Lambe Galaksi!" Clarabella memekik kecil.
Postingan baru: "Konfirmasi dari sumber terpercaya! Axelle dan Valerie emang udah deket dari kecil. Katanya mereka sering liburan bareng ke luar negeri. Duh, makin panas ya saingan si Bubub!"
"Tuh kan, makin bener gosipnya," kata Clarabella. "Kasihan ya cewek-cewek yang berharap sama Axelle. Saingannya level dewa."
Rea berdiri, menutup laptopnya dengan bunyi plak yang cukup keras. "Gue ada urusan di kelas. Kalian lanjutin aja ghibahnya."
Rea keluar dari ruangan itu dengan perasaan jengkel. Di koridor yang mulai sepi karena jam pelajaran akan dimulai, dia berjalan dengan aura yang mencengkam. Sampai tiba-tiba, sebuah tangan menarik tasnya dari belakang hingga dia terhenti.
Rea berbalik dan mendapati Axelle berdiri di sana, masih dengan seragam yang berantakan dan wajah tengilnya.
"Apa lagi, Atharic? Mau nambah hukuman?" ketus Rea, mencoba menahan rasa jengkelnya yang gak tau kenapa
Axelle menatap Rea lekat-lekat, lalu mendekat ke telinga Rea. "Gue liat lo dengerin gosip di ruang OSIS tadi. Kenapa? Muka lo makin ditekuk gitu. Cemburu ya liat 'Bubub' gue?"
"Nggak! Minggir!" Rea mencoba mendorong dada Axelle, tapi cowok itu tidak bergeming.
"yakin," tanya axelle, dia tertawa pelan tapi terdengar penuh ejekan
Rea menatap axelle sinis, "Gue nggak peduli, Axel."
"Masa?" Axelle menyeringai, lalu dengan gerakan cepat, dia kembali menyentil hidung Rea sebelum lari menjauh. "Jangan telat balik ke apartemen! Gue mau lo masak mie lagi!"
Rea mematung di koridor, menyentuh hidungnya yang terasa hangat. Dia kesal, dia marah, tapi di saat yang sama, ada rasa yang aneh dan asing
"Dasar berandalan gila," gumam Rea, tanpa sadar ada senyum tipis yang terukir di wajahnya.
Namun dari balik pilar, Vanya menatap kejadian itu dengan mata menyipit.
"ck.. gosip sialan, kalau bener dia sama si anak kelas satu itu! terus apa apaan pemandangan menyebalkan ini" ucap vanya mendengus
valery di lawan singa betina nya xander lo 🤣🤣🤣🤣
gemes jadi nya🤣🤣🤣🤣
rea keceplosan 🤣🤣🤣
semngat thor
tapi aku suka terimakasih kk author 😘😘
ceritanya hampir mirim kyk kisah hidup ku , axelle adalah aku si manusia kesepian yang terabaykan😭😭😭😭
jd curhat kan aku , btw makasih kk author 😘😘😘
kasian bgt my bad boy
cepet sadar ready
cepet bucin
cepet ada junior kalian
wkwkwkwkww
biar author pusing🥳🥳
tapi percaya sih , semua di bawah kendali kk author, ya ikuti alur nya aja , walau baca nya sambil nangis😭😭
rea pinter ngeles nye yeee🤣🤣
kak up 2 dong kepo sama yg ini😁😁😁