NovelToon NovelToon
Marni, LC Sholehah

Marni, LC Sholehah

Status: sedang berlangsung
Genre:Romansa Fantasi / Mengubah Takdir / Penyelamat
Popularitas:32.8k
Nilai: 5
Nama Author: Qinan

Marni gadis desa yang mencoba peruntungannya di kota namun karena ditipu oleh temannya sendiri membuatnya terpaksa menjadi seorang LC disebuah karaoke, saat bulan ramadhan tiba karaoke tempatnya bekerja harus ditutup dan terpaksa membuatnya pulang kampung untuk sementara waktu.

Namun siapa sangka pekerjaannya yang sudah ia tutup rapat-rapat itu tak sengaja terbongkar oleh warga desa hingga membuatnya hampir diusir dari kampungnya jika saja Firman anak pak lurah seorang pemuda sholeh menolongnya, saat pria itu berkeinginan melamarnya tiba-tiba ditolak mentah-mentah oleh keluarganya sendiri karena pekerjaan gadis itu yang tidak pantas dan juga mereka telah menyiapkan seorang calon istri yang jauh lebih sholeha.

Lalu bagaimana nasib hubungan Marni dan Firman selanjutnya, akankah mereka akan direstui saat di hari kemenangan tiba atau justru kandas begitu saja sebelum hari raya? yuk kepoin di cerita Marni, LC sholeha (cerita edisi ramadhan)

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Qinan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab~12

Selepas sholat taraweh di mushola Marni nampak tak sengaja melihat keberadaan sang adik sedang bersama seseorang di rumahnya, motornya juga sama seperti adiknya hanya berbeda warna apa itu teman sekolahnya? karena tak biasa teman-teman sekolah adiknya datang ke rumah apalagi malam-malam begini.

"Baru pulang mbak?" ucap Marwan ketika kakaknya itu baru datang.

Rupanya pria yang sedang duduk bersama adiknya itu Sapri mantan pacar Jule kakak kelasnya dulu, ngomong-ngomong untuk apa pria itu datang kemari?

"Hm, kamu kenapa tidak taraweh dek orang cuma setahun sekali iya kalau tahun depan kita bisa ketemu dengan bulan ramadhan lagi?" tukas Marni tak perduli dengan adanya Sapri disana, barangkali pria itu juga ikut kesindir malah bagus bukan?

"Mulai lagi deh bu hajah ceramah," gerutu Marwan sedikit kesal karena menurutnya kakaknya itu sangat cerewet sekali bahkan melebihi ibunya.

"Loh ada nak Sapri kenapa tidak disuruh masuk, Marwan?" ucap sang ibu yang juga baru datang.

"Tidak apa-apa bik cuma mau main-main saja," sahut Sapri sembari melirik ke arah Marni.

Ibunya Marni pun terseyum menatapnya lantas segera masuk ke dalam karena tak ingin mengganggu urusan anak-anak muda yang juga mungkin risih akan keberadaannya. "Kalau begitu ibu masuk duluan ya," ucapnya kemudian.

"Oh ya mbak Marni masih ingat kan dengan mas Sapri?" ucap Marwan ketika Marni hendak menyusul Ibunya masuk.

"Tentu saja ingat aku baru satu tahun tinggal di kota bukan 10 tahun," sahut wanita itu yang langsung membuat Sapri tertawa kecil mendengarnya.

"Bagaimana kabarnya Marni?" ucap pria itu kemudian.

"Baik mas," Marni pun terpaksa duduk di kursi lawas yang ada di teras rumahnya itu karena tidak sopan saat orang lain mengajaknya bicara malah ia tinggal pergi.

"Mau menetap atau balik lagi ke kota?" tanya pria itu lagi.

"Rencananya balik lagi sih mas, memang kenapa?" sahut Marni yang kurang begitu nyaman dengan tatapan pria itu kepadanya, benar-benar pria yang tidak bisa menundukkan pandangannya pikirnya.

Sejak bekerja menjadi LC ia jadi semakin tahu macam-macam sifat pria dan Sapri adalah salah seorang pria yang jika ada kesempatan akan mengambil kesenangan itu.

"Tidak apa-apa sih cuma tanya saja, ngomong-ngomong kata Marwan kamu kerja di cafe ya?" tanya pria itu lagi.

Marni mengangguk kecil. "Benar mas," sahutnya membenarkan.

"Jangan kaku-kaku dong mbak bicaranya." ledek Marwan yang berniat menjodohkan keduanya, kan lumayan punya kakak ipar sefrekuensi sama-sama pecinta motor dan punya bengkel lagi jadi ia bisa modifikasi motornya dengan gratis.

Marni langsung menatap kesal adiknya tersebut karena wanita itu tahu niat adiknya yang sebenarnya, tapi sayangnya dalam menghadapi pria ia tidak akan bisa di kadali.

"Ngomong-ngomong kamu sudah punya pacar Mar?" tanya Sapri to the point dan tentu saja itu membuat Marni sedikit terkejut, benar-benar pria tak sabaran pikirnya sama seperti pelanggannya yang tak sabar ketika melihat mangsanya.

"Belum punya tuh mas, mbak Marni masih jomblo kalau kalian setuju bisalah pacaran." celetuk Marwan namun langsung mendapatkan tatapan maut dari sang kakak.

Saat mereka sedang asyik mengobrol tanpa sadar terlihat seorang pria nampak mengawasi dari kejauhan. "Apa itu pria yang kamu suka, Marni?" gumam Firman, sebelumnya ia yang baru selesai sholat taraweh nampak ingin bicara dengan Marni untuk membahas kegiatan besok dalam berbagi namun justru kenyataan pahit yang ia dapatkan.

Tanpa sadar pria itu pun nampak mengepalkan tangannya, kemudian segera berlalu pergi dari sana. Sementara Marni setelah menolak baik-baik Sapri pamit untuk masuk ke dalam rumahnya karena hari telah larut dan ia harus segera beristirahat agar besok bisa bangun lebih awal untuk membantu ibunya memasak hidangan sahur.

Dilihatnya ponselnya tak ada pesan dari Firman padahal tadi sore mengatakan akan membahas kegiatan besok melalui pesan singkat saja.

"Mungkin mas Firman sedang sibuk dengan pekerjaannya," gumamnya lantas kembali meletakkan ponselnya tersebut diatas meja samping tempat tidurnya.

Tak terasa malam pun telah berlalu dan Marni terbangun dengan keringat dingin membasahi tubuhnya setelah bermimpi buruk sedang diarak oleh warga karena ketahuan pekerjaannya yang sebenarnya, kemudian wanita itu pun segera pergi mengambil air wudhu lalu melaksanakan sholat malam sembari menunggu ibunya bangun.

"Ya Allah hamba berserah diri padaMu atas hidup dan mati hamba," ucapnya di akhir doanya setelah mengadukan seluruh isi hatinya.

Tak berapa lama ia mendengar ibunya sudah bangun lalu ia pun bergegas menyusulnya ke dapur dan setelah sahur bersama keluarganya ia dan ayahnya segera pergi ke mushola untuk menunaikan sholat wajib dua rakaat tersebut.

Terlihat Firman juga telah datang, namun pria itu lebih banyak diam saat ia perhatikan padahal biasanya banyak bicara dengan jamaah pria lainnya. Apa sedang ada masalah? bahkan pesannya hanya dibalasnya singkat ketika ia menanyakan tentang kegiatan hari ini padahal biasanya selalu membalas panjang lebar tanpa ia minta.

"Ada apa denganmu, mas?" gumamnya tak tenang, sejak semalam ia kepikiran dengan pria itu hingga bermimpi buruk diarak oleh warga dan pria tersebut hanya menatapnya dengan wajah kecewa.

Kini mereka pun fokus untuk sholat dan setelah tadarus sebentar Marni mencari keberadaan Firman yang sejak tadi tak ada di dalam mushola dan rupanya pria itu sedang duduk di dekat mobilnya yang terparkir di tepi halaman mushola tersebut, karena sebelumnya mereka telah janjian untuk membagikan paket sembako wanita itu pun langsung melangkah mendekatinya.

"Yang lainnya mana mas?" ucapnya hingga membuat Firman yang sejak tadi melamun langsung menoleh ke arah wanita yang berada tak jauh darinya itu.

"Cuma kita saja." sahut pria itu datar tak ada senyuman di bibirnya namun juga tak ada kemarahan di matanya, benar-benar datar yang sulit Marni tebak apa yang terjadi dengan pria itu.

"Ki-kita berdua?" ulang Marni ingin memastikan, meskipun gelap telah berganti menjadi pagi yang terang namun ia khawatir berduaan dengan seorang pria akan menimbulkan fitnah.

"Hm." Firman mengangguk kecil lantas beranjak dari duduknya untuk membuka pintu mobilnya.

"Masuklah!" perintahnya kemudian.

Marni sedikit ragu melakukannya namun jika mengingat harus segera membagikan bingkisan ramadhan itu pun terpaksa menurut lantas segera masuk dan duduk di samping kursi kemudi.

Firman pun segera memutari mobilnya lantas segera masuk dan menutup pintunya dari dalam, ketika melihat Marni nampak diam saja pria itu langsung mendekatkan wajahnya namun wanita itu sontak bereaksi dengan cepat menyilangkan kedua tangannya di depan dadanya.

"Mau ngapain mas?" ucapnya sedikit ketakutan.

1
Rahmawati
wes mundur alon alon mar
☠ᵏᵋᶜᶟ Қiᷠnꙷaͣŋͥ❁︎⃞⃟ʂ⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔
dah pada gila ..anak pondok tapi geh begitu si Kania sama Farah 😌.... Astuti kamu pantes nya pake karung goni pas di badan mu 🤣
Arsyad Algifari.
Astuti ini ga punya kaca besar kali ya .yang kampungan itu kamu Astuti .kalau beneran lebel baju mu beneran ga di copot .sangat memalukan.dan PD amat kau Astuti punya badan kaya kerbau beranak aja .masih aja julid sama orang
վօօղíҽ̀z࿐༅ɯιƚԋ ʅσʋҽ࿐༅
Curiga si ibu sering konsumsi oseng kecubung /Sob/...
Ngereog mulu 🤦...
༄༅⃟𝐐.𝓪𝓱𝓷𝓰𝓰𝓻𝓮𝓴_𝓶𝓪
aduh.. mana udah diulti kalo ini karya gasampe lepas lebaran lagi ,sama othornya 😂
༄༅⃟𝐐.𝓪𝓱𝓷𝓰𝓰𝓻𝓮𝓴_𝓶𝓪
gada hubungannya wooiii.. salahin noh tiang listrik dipinggir jalan 😂😂
վօօղíҽ̀z࿐༅ɯιƚԋ ʅσʋҽ࿐༅
Waduhh jaga lilin kali dianya Mar, atau jual warisan /Panic/...
༄༅⃟𝐐.𝓪𝓱𝓷𝓰𝓰𝓻𝓮𝓴_𝓶𝓪
aku mulai ada di posisi ini, gabutuh validasi
վօօղíҽ̀z࿐༅ɯιƚԋ ʅσʋҽ࿐༅
Hati-hati Mas Paino nanti rezekimu seret penuh dengan elemen negatif 🙊...
Tuti Tyastuti
𝘮𝘶𝘭𝘶𝘵 𝘢𝘴𝘵𝘶𝘵𝘪 𝘮𝘪𝘯𝘵𝘢 𝘥𝘪 𝘴𝘶𝘮𝘱𝘦𝘭👟
Arsyad Algifari.
ibunya Marni ko gitu ya .di mana" seorang ibu itu mendoakan yang terbaik untuk anaknya dari segi jodoh dan pekerjaan .ini MH seperti di pakai umpan . walaupun miskin jangan keterlaluan lah Bu .
վօօղíҽ̀z࿐༅ɯιƚԋ ʅσʋҽ࿐༅
Waduuuww ketemu kumbang ganasss lagi 😱, predator kelas kakap..
Arsyad Algifari.
tinggal di panti jompo kalau ga ada duit pasti ga akan di terima mar .
aku juga orang kampung Lo bang qinan .aku anak ke 11 dari 18 bersaudara..tapi ga terlalu susah walaupun bapakku seorang petani . sekaligus pegawai pemerintah . karena walaupun petani tapi lahan punya sendiri
վօօղíҽ̀z࿐༅ɯιƚԋ ʅσʋҽ࿐༅
Nasibmu Mar, sana sini apes mulu /Sob/..
Penggemarmu gentayangan di mana -mana 😣...
Shafa 💫💫
perilaku Muh itu yg miskin akhlak astuti😆😆😆
Shafa 💫💫
wkwkw benar semahal apapun y tetap aja lebar 🤭🤣🤣🤣🤣
Eva Karmita
Tuti....Tuti mulutmu ya pengen di kasih salam biar mingkem....mau ibadah masih aja sempat bikin dosa 😤😏

sabar Marni fokus ibadah jangan dengarkan omongan seyton" di sekitar mu
Hanima
Oooooo
Naysila mom's arga
si astuti corocos aja kyk petasan imlek ya allah kalo aku gx kuat tetanggan sama dia, kapan tuh mulut bisa diem dpt karma sekalian
L i l y ⁿʲᵘˢ⋆⃝🌈💦
Sabar y Mar, jodoh g akan kemana mana
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!