ON GOING | UPDATE SETIAP HARI
Hari dimana seharusnya Ayra Rayana bertemu klien pertamanya justru membuat dia terjatuh ke dalam kehidupan klien pertamanya itu. Regana Satya terpaksa menarik Ayra dalam kehidupannya tanpa rencana dan terjadi secara tiba-tiba.
"Bagaimana Pak Rega? Proposal ini apakah sudah sesuai?"
"Sepertinya kamu harus mengganti semuanya" Ucap Rega
"ganti jadi proposal pernikahan sepertinya cocok" Lanjut Rega
"cancel aja pak makasih!!"
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Azrinamanda, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Resepsi
Rega baru keluar kamar dan pas sekali bertemu dengan mamanya dan gio yang sedang memegang tablet miliknya
"wahh ada yang habis keramas!" goda mamanya ke rega
"gercep banget ga! belum ada 1 hari ga haha!" ledek gio
tatapan rega ke gio seakan menusuk lalu gio terdiam walaupun sambil menahan tawanya
"yo kamu jangan ganggu! nanti ponakannya gak jadi-jadi!" celetuk mamanya
"ma ya ampun udahlah!" ucap rega jengah
"ini tab nya, yaudah gua duluan ya! ayo tante jangan ganggu mereka!" ucap gio lalu menarik tante nya pergi
rega hanya menggelengkan kepalanya lalu mengetuk pintu kamar sampingnya
"lama banget! macet apa di depan?" omel ayra sambil melihat rega di pantulan kaca
MUA yang ada disitu hanya terkekeh menahan tawanya melihat interaksi suami istri itu
"habis keramas ya pak?" goda hair stylist sambil menahan tawanya
"hustt kamu tuh! namanya juga pengantin baru! biarin lah!" jawab salah satu MUA nya
rega yang di goda hanya menatap mereka dengan jengah
cukup lama mereka bersiap-siap akhirnya selesai dengan pakaian resepsinya. mereka berjalan bersama, rega membantu ayra memegang gaunnya agar tidak tersandung
di sepanjang jalan menuju ballroom, mereka berdua menjadi pusat perhatian dari para petugas disana
disana sudah ada abangnya, adiknya dan istri abangnya, tak lupa ada anaknya dan juga gio yang menunggu rega
"elara sayang!!" teriak ayra sambil berjalan ke arah ponakannya
"mau gendong elara boleh bang?!" tanya ayra
"jangan-jangan! nanti baju kamu berantakan ya!" jawab arven
"udah mau di mulai! kalian udah di tunggu dari tadi!" ucap gio
lalu mereka berjalan menuju ballroom dan memulai acara resepsinya.
di pelaminan ayra sudah mengeluh pegal, karna sepanjang acara dia berdiri menyalami tamu yang sangat banyak termasuk dari kolega rega.
"cape banget ga!" keluh ayra yang kesekian kalinya
"sebentar lagi ay! nanti langsung istirahat aja!" ucap rega
ayra sambil memijat kakinya yang sudah mulai lecet, rega yang peka langsung berjongkok dan melepas sepatu ayra dan memanggil crew wo
"tolong ambil sendal hotel ya, kasian istri saya lecet kakinya!" ucap rega ke crew wo
mendengar itu ayra langsung blushing salting
"udah ya tunggu! tanggung setengah jam lagi!" ucap rega dan di jawab anggukan oleh ayra
acara pun berjalan dengan lancar. akhirnya selesai juga! mereka kembali ke kamar dan seperti biasa rega membantu ayra memegang gaunnya yang panjang
ayra berjalan agak tergopoh, rega yang melihat itu tidak tega akhirnya menggendong ayra dan menjadi pusat perhatian lagi.
"ga turunin!! malu!!" protes ayra sambil menepuk bahu rega
"udah diem aja! nanti jatuh!" jawab rega
ayra menurut dan membenamkan wajahnya di dada rega untuk mengurangi rasa malunya
setelah sampai di depan kamar mereka, ayra men tap kartu kamarnya masih dalam gendongan rega
"udah turunin! udah sampe juga!" ucap ayra memberontak yang membuat rega kehilangan keseimbangannya dan mereka berdua terjatuh di atas kasur dengan posisi ayra di bawah dan rega di atasnya
beberapa saat akhirnya mereka sadar dan rega beranjak dari kasurnya.
"aku bersih-bersih duluan!" ucap rega yang di jawab anggukan oleh ayra
sembari menunggu rega, ayra membersihkan makeup. selang 15 menit rega keluar dari kamar mandi dengan mengenakan handuk kimono lalu di susul ayra yang gantian bersih-bersih
setelah selesai, ayra keluar dan berjalan menuju kopernya. ia baru tersadar bajunya gak ada yang bener
"ga! bajunya gak ada yang bener!" protes ayra
rega yang mendengar itu langsung mengalihkan pandangannya dari tab ke ayra
"kenapa?" tanya rega beranjak dari tempat tidurnya dengan memakai piayama tidurnya
"baju tidur kamu kemana?" tanya rega saat melihat isi koper ayra
ayra hanya menggeleng lalu menghela nafasnya
"terus gimana? toko baju manapun jam 11 udah pada tutup ay!" ucap rega
"kamu ga ngebantu banget!"
"ya gimana ay? aku juga bingung! mau pakai baju aku aja?" tanya rega
"pake kaos aku aja!" ucap rega final dan mendapat anggukan oleh ayra
setelah ganti baju, ayra keluar dari kamar mandi dan sekarang bingung harus tidur dimana
"aku tidur dimana?" tanya ayra
"di sini!" jawab rega sambil menepuk kasur di sampingnya
"kamu di sofa aja!" celetuk ayra
"tadi siang juga tidur berdua gapapa kan?" tanya rega lalu kembali fokus ke tabnya
"yaudah aku di kamar sebelah aja!" jawab ayra
"kartunya di pegang mama!" ucap rega masih terfokus ke tabnya
"cuma tidur aja ay! aku gakan ngapa-ngapain!!" lanjut rega sambil meyakinkan ayra
ayra menghela nafasnya dan mengalah pada akhirnya terbaring di samping rega
"aku mau nanya! kenapa kamu jadi manggil aku ay?" tanya ayra
rega yang mendengar itu langsung menutup tabnya dan meruhnya di nakas sampaing kasurnya
"semua panggil kamu aya kenapa aku ga boleh manggil kamu ay?" balas rega
"aneh aja sih! biasa di panggil ra atau raya tiba-tiba ganti panggilan jadi aya aneh!"
"gapapa nanti juga terbiasa!" ucap rega
"oh iya tadi siang kapan balik ke kamarnya?" tanya ayra
"aku keluar bentar doang nemuin gio 20 menit trus balik ke kamar tidur lagi!" jawab rega
"keluarga kamu pulang kapan?" tanya rega
"kayanya lusa" jawab ayra
"yaudah anter mereka yu!" balas rega
ayra merebahkan tubuhnya di kasur
"iya pasti kan ke bandara doang!" ucap ayra dengan memejamkan matanya
"ke jerman ay!" ucap rega spontan
ayra yang mendengar itu langsung membuka matanya dan menatap rega dengan tatapan tajamnya
"gak usah aneh-aneh deh ga! kita cuti cuma 2 hari!" ucap ayra
"kenapa emang? kan aku bosnya!" balas rega dengan angkuhnya
"oke aku ganti deh jadi perjalanan bisnis!" usul rega
ayra menaikan alisnya bingung mendengar ucapan asal rega
"perjalanan bisnis? kamu mau mulai bisnis apalagi ga?" tanya ayra
"udah ikut aja! aku ajak gio sama yura juga! nanti kita meeting disana sekalian!"
"terserah kamu deh! ngantuk aku!!" jawab ayra lalu kembali memejamkan matanya dan membelakangi rega
***
pukul 4 pagi, ayra sudah terbangun. melihat kasur sampingnya kosong, ayra beranjak dari kasur menuju kamar mandi.
"udah bangun?" tanya rega yang baru masuk ke kamar dengan mengenakan sarung dan baju koko
"habis dari mana?" tanya ayra
"ambil mukena sama sajadah untuk kamu" jawab rega
"kamu ga liat? dari semalem kamu sholat juga aku ga ikut karna lagi dapet!" ucap ayra
"oh iya kah? ga tau aku" balas rega
"ya gak tau kamu kan ga nnya! tapi taro aja disitu, niat aku emang mau mandi wajib karna sudah selesai kayak nya" ucap ayra
"yaudah aku tungguin aja! mau sholat jamaah" balas rega
setelah setengah jam ayra mandi akhirnya ia keluar dengan mengenakan handuk kimono
"kamu sholat mau pakai handuk kimono itu?" tanya rega
"aku gak ada baju lagi ga!" balas ayra
"itu aku udah ambilin koper kamu minta ke mama, koper kamu di ganti sama mama" ucap rega
dengan cepat ayra mengganti bajunya lalu memakai mukenanya untuk menunaikan sholat berjamaah pertamanya dengan suaminya
setelah selesai sholat, ayra mencium punggung tangan rega dan rega memegang kepala ayra sambil membacakan doa lalu mengecup kening ayra.