NovelToon NovelToon
Suami Yang Di Tukar

Suami Yang Di Tukar

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu
Popularitas:11.3k
Nilai: 5
Nama Author: devi oktavia_10

Di hari Pernikahannya Kayla Sanjaya 25th di paksa menukar calon suaminya dengan calon suami kakak sepupunya, Apakah Nayla menolak atau menyerahkan calon suaminya untuk kakak sepupunya... Yukkk... Kepoin Karya baru author...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon devi oktavia_10, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 12

"Dia kenapa? " tanya Nurma yang heran melihat Dewi yang membanting rak tempat meletakan tas para pegawai di ruang istirahat karyawan.

"Di pecat bos." santai Ita menatap Dewi dengan bibir yang terangkat sebelah menatap Dewi yang mengamuk tidak terima di pecat.

"Haaa.... Serius dia di pecat, kenapa? bukannya pak bos sangat dekat dengan dia." kaget Nurma tidak percaya.

"Ya seriuslah, masa bohong." kekeh Ita.

"Hahaha.... Ini sih berita heboh, anak anak pasti bahagia mendengarnya, nggak ada lagi orang sok berkuasa, sok memerintah lagi." sorak Nurma kesenangan.

Ita pun ikut tersenyum, dia tau bagaimana perasaannya teman temannya yang bekerja selalu merasa tertekan oleh keangkuhan Dewi.

"APA KALIAN LIAT LIAT....!! " berang Dewi saat tau dia din perhatikan oleh rekan kerjanya.

"Dih.... Kepedean, siapa juga yang ngeliatin loe, kurang kerjaan." cibir Nurma.

"LOE.....!! pekik Dewi marah, karena Nurma kini bisa menjawab ucapannya.

"Sudah di pecat aja masih sok sok galak, nggak tau diri memang." cibir Ita.

"Loe....!! semua ini gara gara loe yang membawa wanita sialan itu ke ruangan kak Rangga! " pekik Dewi berteriak menyalahkan Ita akan semua yang terjadi kepadanya.

"Salah gue dimana? yang gue bawa keruangan pak bos adalah istrinya, bukan orang lain, loenya aja yang kepedean dan berharap bos menyukai loe, padahal dari awal loe itu nggak pernah di lirik sama bos, oh... Iya loe bertahan bekerja di sini juga hanya karena abang loe sama pak bos bersahabat, nggak lebih dari itu." cibir Ita terus memojokkan Dewi.

"Jangan sok tau loe! " pekik Dewi marah sekaligus malu, karena banyak orang yang melihat pertengkaran mereka, kebetulan saat ini waktu istirahat anak anak di cafe Nusantara.

"Emang gue tau." santai Ita berkacak pinggang.

"Dah lah, nggak usah buang buang waktu, lebih baik loe keluar dari cafe ini secepatnya, atau gue buat loe makin malu lebih dari ini. " sinis Ita.

Brak....

"Dasar pelayan rendahan, nggak tau diri, awas loe, gue nggak terima di hina kaya gini." pekik Dewi membanting pintu lemari sebelum meninggalkan ruang istirahat itu.

"Pergi sana, ngadu sama abang loe. Husss... Husss... " usir Ita menggerak gerakkan tangannya.

"Huhhh.... Aman, akhirnya orang yang bikin kita males kerja di sini udah keluar." lega Nurma dan di angguki oleh yang lain.

"Dari kemaren maren kek ya, dia pecat, damai kita di sini." ucap yang lain.

"Anggap saja yang kemaren kemaren kita sedang berlatih kesabaran." celetuk Ita terkekeh.

Dan di sambut kekehan dari teman temannya.

"Ya ampun..... gue di suruh bikin jus sama bu bos, malah lupa." ucap Ita menepuk dahinya, lalu berlari ke arah dapur.

Teman temannya hanya geleng geleng kepala melihat tingkah Ita itu.

"Buruan makannya, gantian sama yang lain." ucap Nurma menyuruh temannya untuk segera makan siang, dan bergantian dengan teman mereka yang masih sibuk melayani pelanggan.

Sementara di ruangannya Rangga sedang meminta saran kepada sang istri.

"Yang, Bangunan di sebelah itu mau di jual, kemaren pemiliknya menawarkan nya sama mas, klau mas ambil gimana? " tanya Rangga kepada sang istri yang sedang asik bersandar di dada bidangnya.

Kayla berfikir sesaat, mengingat kawasan di sini memang sangat strategis, karena di sekitar cafe ini banyak perkantoran, , sekolah dan juga kampus.

"Mas mau buka usaha apa? " tanya Kayla yang sudah tau klau sang suami mempunyai banyak usaha.

"Mas ingin memperluas cafe ini, tapi mas ingin menggabungkan menjadi resto, menyewakan tempat acara ulang tahun dan pernikahan gitu, yang bertema alam." ujar Rangga panjang lebar.

Kayla tersenyum penuh bangga, suami nya itu selalu punya banyak ide untuk memperbanyak pundi pundi uang di dalam rekeningnya, tau saja apa yang di butuhkan oleh orang orang saat ini.

Laki laki yang di buang oleh kakak sepupunya itu, yang di anggap laki laki kere, tidak mempunyai masa depan, ternyata adalah pengusaha muda dan sukses.

Andai kakak sepupunya itu tau dia telah membuang batu berlian demi mendapatkan baru apung, apa dia tidak akan menyesal seumur hidup.

"Gimana dek? " tanya Rangga lagi menatap sang istri yang terlihat sedang melamun.

"Kok malah melamun? " heran Rangga mencubit gemes pipi sang istri.

"Hehehe.... Maaf mas, aku hanya membayangkan perasaan kak Nia, klau tau mas ini adalah pengusaha muda yang sukses, apa dia tidak akan menyesal." kekeh Kayla.

"Ngapain mikirin dia, biarin aja lah, nggak penting juga buat kita, mau menyesal ya menyesal aja sendiri, nggak jauh beda sama mantan kamu, andai dia tau kamu yang mempunyai butik dan juga designer terkenal, apa nggak bakal mati muda dia." kekeh Rangga yang malah ikut ikutan mengingat masa lalu istrinya itu.

Kayla pun ikut terkekeh, "Nggak usah di bayangin mas." kekeh Kayla.

"Kamu yang mulai duluan." ucap Rangga yang tidak mau di salahkan.

Kayla hanya mencebikan bibirnya.

"Jadi gimana menurut kamu? " ujar Rangga yang kembali kepada topik awal.

"Aku setuju, keren loh itu mas." jawab Kayla.

"Baiklah klau kamu setuju, mas mau menghubungi orangnya." sahut Rangga semangat, selama ini dia jarang sekali meminta pendapat orang, semuanya dia fikirkan sendiri, namun sekarang berbeda, ada sang istri yang bisa di ajak bertukar fikiran.

"Permisi bu, pak. Maaf saya terlambat mengantarkan pesanan anda." ucap Ita dengan tidak enak hati.

"Nggak apa apa mbak ita, santai aja, lagian ini waktu jam makan siang kalian juga." jawab Kayla lembut.

"Apa dia udah keluar dari cafe ini? " tanya Rangga dingin.

"Sudah pak." jawab Ita sopan.

"Baiklah." angguk Rangga.

"Dasar sialan! gue nggak terima di pecat kaya gini, ini semua gara gara perempuan sok cantik itu, awas saja, gue bakal balas kalian." Dewi terus saja marah marah di sepanjang jalan, tidak perduli orang orang melihat ke arahnya.

Bukkk....

"Awww.... Awww.... Sial, siapa sih yang meletakan tiang listrik di sini." marah Dewi saat dia menabrak tiang listrik.

"Hahaha.... Makanya mbak, klau jalan itu fokus, bukan malah ngomong sendiri kaya orang kurang se ons." kekeh seorang anak jalanan menertawakan Dewi.

"Sialan loe, nggak usah ngeledek gue! " amuk Dewi makin marah.

"Dih... Orang aneh, baru putus cinta ya, jadinya ngamuk mulu. " enak itu lagi.

"Nggak usah kepo loe!" bentak Dewi makin murka.

"Woiii.... Nggak usah di ladenin, kayanya dia lua minum obat makanya kaya gitu." kekeh temannya.

"Hahaha.... Bisa jadi, atau dia lepas dari rumah sakit." kekeh anak jalanan itu, meninggalkan Dewi yang semakin mencak mencak.

Bersambung.....

1
Bak Mis
nah gitu dong jgn ngikutin keluarga nya yg pada gak waras itu
💕Rose🌷Tine_N@💋
akhirnya..Juan sm Nia insyaf jg...
nah gt dong damai itu kan indah😍
💕Rose🌷Tine_N@💋
rangga lagi...juan otor...juan ihhhhhhh
💕Rose🌷Tine_N@💋
kok rangga lg sih...juan mungkin otor😢
Felycia R. Fernandez
banyak typo nama kk Thor
Bunda
Byk kali ketuker nama juan dg rangganya thor
Rohmi Yatun
typo di nama tokoh pria thotr.. harusnya Juan ditulis rangga.. 🙏
kaylla salsabella
alhamdulillah klu mereka sadar
Bak Mis
udah gak usah pake drama mau rebut mereka berdua ya
kaylla salsabella
eh... maaf sayang aku gak menyesal kok🤣🤣🤭
Dew666
❤️‍🩹❤️‍🩹❤️‍🩹❤️‍🩹❤️‍🩹
aroem
bagus
Bak Mis
semoga berhasil usahanya ya
Bak Mis
waduh ketahuan deh pasti nanti kalau ketemu temen "nya akan heboh nih 😄😄😄
Bunda
byk typonya thor...
semangat💪
💕Rose🌷Tine_N@💋
mitamit bu Arum....ada ya org ky gt...😤
Bak Mis
lanjut lagi Ok
kaylla salsabella
lanjut
gina altira
hahaha, kasian ya.. ga jadi orang kaya
Bak Mis
dasar ya keluarga toxic gak ada berubah nya ya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!