NovelToon NovelToon
Mereka Kebahagiaanku

Mereka Kebahagiaanku

Status: sedang berlangsung
Genre:Persahabatan / Penyelamat / Keluarga / Teen School/College / Teen / Anak Yatim Piatu
Popularitas:2.6k
Nilai: 5
Nama Author: FZR

ini karyaku yang ke enam, mohon dukungan nya ya....
*************

Eltav Aarav Exellenza (baxter), seorang cowok berusia 17 tahun dan hidup seorang diri dengan ketiga maid nya meskipun ia masih memiliki keluarga. keluarga nya tidak peduli pada nya kecuali abang nya apalagi ia baru mengetahui bahwa diri nya hanyalah seorang anak angkat.

ia sangat tertutup dan enggan menceritakan kisah hidup nya pada orang lain termasuk sahabat satu satu nya. ya, hanya sahabat nya lah yang mau berteman dengan nya sedangkan yang lain hanya menganggap nya seperti sampah, namun semua itu tidak pernah di hiraukan oleh nya.

hingga suatu saat, ia menemukan dua anak kecil yang berbeda usia yang tertidur di bawa guyuran air hujan tepat di depan gerbang rumah nya.

siapakah dua anak kecil tersebut? apakah Eltav akan menolong dan merawat mereka atau akan membiarkan nya begitu saja? silahkan ikuti kisah nya dan jangan lupa berikan like, komentar, subcribe dan vote ya, terima kasih dukungan nya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon FZR, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

MK 12 |ELTAV KECELAKAAN|

       Satu bulan telah berlalu, akhir nya masalah Eltav telah berhasil di selesaikan bahkan perusahaan dan butik keluarga Exellenza telah menjadi milik Eltav dengan menggunakan nama kedua anak nya, lalu kedua nya di percayakan pada Joy dan Heera yang merupakan orang kepercayaan mendiang mama duo kecil selama ini.

      Ayah Zufa yang bernama Ronald suda keluar dari rumah sakit beberapa minggu yang lalu dan saat ini tinggal di rumah Eltav tepat di kamar Zufa sedangkan Zufa sendiri kembali pindah ke kamar Feyza karna kedua anak nya masih tidur dengan Eltav, bu Ika juga sudah Eltav pindahkan ke kamar kosong di lantai dua.

    Ronald yang merasa berhutang budi pada Eltav pun ingin bekerja pada Eltav, Eltav sebenar nya menolak dan meminta Ronald untuk diam saja di rumah nya menemani cucu dan anak nya hingga akhir nya Eltav pun menerima permintaan Ronald, ia memberi nya pekerjaan sebagai sopir.

     Seperti biasa, Eltav sarapan bersama keluarga nya yang kini bertambah Ronald yang sudah ia panggil ayah seperti permintaan Ronald sendiri, sedangkan duo kecil di minta untuk memanggil nya kakek.

"Zuf, nanti kamu pulang nya di antar Regan ya karna aku ada urusan nanti jadi tidak bisa menemanimu pulang" ucap Eltav setelah selesai sarapan.

"tidak usah, aku bisa pulang sendiri" ucap Zufa.

"tidak ada penolakan"

"baiklah, terserahmu saja" pasrah Zufa.

    Setelah itu Eltav dan Zufa pun berangkat ke sekolah dan kali ini Eltav menggunakan meteor untuk pertama kali nya apalagi sambil membonceng Zufa.

✴✴✴

Sesampai nya di sekolah, Eltav dan Zufa kembali jadi pusat perhatian karna baru kali ini mereka melihat Eltav mengendarai kotor ke sekolah.

Namun Eltav dan Zufa tidak mempedulikan nya meski sebenar nya Zufa masih takut dan Eltav, Regan dan abigail cs tau akan hal itu hingga mereka semua melindungi nya.

"lawan rasa takutmu, karna di sini kamu gak ada salah apa apa dan kamu bisa berbuat sesukamu yang pasti masih dalam batas wajar" ucap Eltav.

"baik, aku akan berusaha"

"good"

"Gan, nanti pulang sekolah anterin Zufa pulang ya, gue ada urusan"

"siap, ada bonusan nya kan"

"hm"

"bonusan mulu yang lo pikirin" ucap Digo.

"ya harus dong, masa di kasih misi tambahan gak dapet bonus"

"emang lagi jalanin misi apa lo?" tanya Griffon.

"misi.....rahasia"

"lo kasih misi apa dia El?" tanya abigail.

"nyari ketua gangster yang waktu itu" jawab Eltav.

"kok di kasih tau El" gerutu Regan.

"gak ada rahasia"

"terus si Devan kenapa lo jadiin mata mata?" tanya digo.

"gak ada, gue cuma suruh mata mata in Alga sama Inay dan Mifa"

"sampe kapan?" tanya Abigail.

"kemaren"

"lah terus mana tuh kutub, kok kagak keliatan?" tanya Griffon.

"lagi bete mungkin" jawab Eltav acuh.

"kok jadi bahas misi sama bang Devan sih, ayo masuk kelas" kesal Zufa.

"ayo"

Mereka pun akhir nya pergi ke kelas masing masing mereka tidak menyadari bahwa mereka di pantau beberapa orang kecuali Eltav, ia sudah menyadari sejak tadi hingga ia pun tidak masuk kelas lebih dulu karna ingin membereskan mereka semua lebih dulu.

Ia melirik ke sekitar menghitung jumlah mereka yang ternyata ada 20 orang, 7 di sekitar area sekolah dan sisa nya di luar sekolah.

Eltav pun berpura pura berjalan ke area sekitar sekolah tanpa di sadari orang orang tersebut bahwa Eltav sedang mengincar mereka.

Setelah semua nya beres, Eltav pun kembali ke kelas dengan tenang seperti tidak terjadi apa apa. Sesampai nya di kelas, Eltav mengirim pesan pada anak buah nya untuk membereskan orang orang tadi.

"baiklah, mari kita hitung mundur" gumam Eltav.

10

9

8

7

6

5

4

3

2

1

CTIK

Eltav menggesekkan jari telunjuk dan jempol nya hingga menimbulkan suara (pokok nya gitu, kalo gak paham ya sudah).

"aaaaaa......ada mayat!!!!!" teriak seorang guru dari lantai satu.

Satu teriakan tersebut membuat semua murid heboh dan berlarian keluar kelas, sedangkan Eltav dan golongan nya tetap di tempat duduk masing masing karna mereka tahu siapa yang melakukan nya.

"lo yang ngelakuin ini semua?" tanya Regan berbisik.

"menurut lo?" tanya balik Eltav.

"sendirian? Kamu ada yang luka gak?" tanya Zufa khawatir.

"gg...gak, gak ada kok, aku baik baik aja" jawab Eltav cepat dan langsung mengalihkan pandangan nya ke arah lain.

"eh maaf"

"gak usah minta maaf, kamu gak salah kok"

"tau gitu gue ikut tadi" ucap Regan.

"kelamaan"

"bukan kelamaan, lo nya aja pingin ngatasi semua nya sendiri"

"tuh tau"

"ck"

(gue gak mau kalian semua terluka, terutama lo Gan) batin Eltav.

✴✴✴

Di luar negri, seorang cowok melihat langit yang cerah dari jendela kelas nya kemudian tersenyum sambil menggelengkan kepala nya hingga seseorang menghampiri meja nya dan duduk di depan nya.

"lo kenapa Hen?" tanya nya.

"gak papa" jawab Zahen Darius Baxter singkat.

"Hen, tolongin gue dong, cegah adek lo jangan sampe bunuh adek gue ya, cuma adek gue keluarga gue satu satu nya Hen" mohon Ryu Jhonson sahabat karib Zahen.

"huuuf.....bukan nya gue gak bisa bantu lo, tapi gue juga gak tau gimana adek gue balas musuh musuh nya lagian lo kan tau sendiri kalo adek lo yang cari masalah duluan sama adek gue"

"kalo gitu gue ikut lo pulang, kita udah lulus kuliah kan"

"baiklah, nanti jam tujuh gue jemput"

"thanks Hen, gue janji nanti gue akan sadari adek gue"

"hm, adek lo bakal jadi murid baru di sekolah adek gue besok"

"waduh Hen!!! Nanti kalo adek gue di apa apain sama adek lo gimana? Gue gak mau kehilangan keluarga gue satu satu nya"

"kita lihat saja besok gimana"

"ya sudah lah"

✴✴✴

Sepulang sekolah, seperti yang di katakan Eltav tadi pagi Zufa pulang di antar oleh Regan, sedangkan Eltav langsung pergi untuk mengurus urusan nya.

Sesampai nya di restoran, Eltav langsung menuju ruangan nya untuk berganti pakaian lalu langsung duduk di meja kerja nya dan mengerjakan pekerjaan nya.

Tok tok tok

"masuk"

"ini data data calon karyawan yang melamar" ucap Veer.

"hm, taruh saja di sini nanti gue cek" ucap Eltav.

Veer pun meletakkan berkas berkas nya kemudian pergi meninggalkan Eltav yang sedang sibuk dengan pekerjaan nya dan tidak dapat di ganggu.

2 jam kemudian akhir nya pekerjaan nya selesai, ia pun melihat data data calon karyawan yang melamar di restoran nya.

Ia menerima lima orang dan tiga cadangan serta sisa nya ia tolak karna tidak ada bagian pekerjaan yang cocok untuk mereka semua kecuali lima orang tersebut, kemudian ia memanggil Veer untuk datang ke ruangan nya.

"ada yang cocok El?" tanya Veer.

"interview yang ini, sisa nya pulangkan" jawab Eltav.

"baik"

"satu bagian kasir, dua bagian pelayan satu bagian kebersihan, dan satu lagi bagian koki serta tiga lain nya ini jadikan cadangan"

"baik"

"kapan Zufa melamar kerja?"

"kalo gak salah 2 hari yang lalu"

"gue jadikan dia cadangan chef dan dua nya lagi cadangan buat kasir dan pelayan, jadi panggil mereka bila di butuh kan"

"baik"

"kalo bang Zandy gak setuju dengan pilihan gue, suruh pilih yang menurut nya cocok di bagian yang gue bilang tadi"

"oke"

Eltav pun langsung pamit pulang karna pekerjaan nya sudah selesai. Ia tidak langsung pulang melainkan pergi ke markas nya, tidak lupa memberikan beberapa cemilan dan minuman untuk para anak buah nya.

Setelah memberikan belanjaan nya pada anak buah nya dan meminta mereka untuk membagi nya atau makan bersama sama, Eltav pun pulang ke rumah nya.

Namun di tengah jalan tiba tiba ia merasakan sakit yang amat sangat di bagian kepala nya hingga pandangan nya terlihat buram dan ia juga merasakan ada sesuatu yang mengalir dari hidung nya.

(kenapa harus sekarang sih? Sshh....gue lupa minum obat lagi, ck sial) batin Eltav kesal karna diri nya lupa meminum obat.

Ya, ia menderita penyakit leukimia stadium dua sejak dua bulan yang lalu sebelum ia menemukan duo kecil. Semua orang tidak ada yang tau penyakit yang di derita nya selama ini karna ia tidak ingin semua orang mengkhawatirkan nya, bahkan ia juga mencari dokter berbeda bukan dokter pribadi nya.

Waktu itu ia minum obat dengan teratur, namun sejak masalah waktu itu ia jadi sering lupa minum obat hingga sekarang.

Pandangan Eltav bertambah buram hingga ia memelankan laju motor sport nya bahkan tidak mempedulikan darah yang terus mengalir dari hidung nya. Kepala nya menjadi semakin sakit dan pandangan nya pun mulai menggelap sampai akhir nya ia dan motor nya terjatuh tanpa ada yang menyenggol atau pun menabrak nya, dan ia pun tidak sadarkan diri.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!