NovelToon NovelToon
Aku Bukan Romeo Dan Kamu Bukan Juliet

Aku Bukan Romeo Dan Kamu Bukan Juliet

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama
Popularitas:7.8k
Nilai: 5
Nama Author: Henny

Fiana Adams tak pernah menduga akan jatuh cinta pada pandangan pertama. Pertemuan yang singkat di reuni sebuah SMA telah membuatnya terus memikirkan Arjuna Zefanya Tekins. Siapa sangka keduanya justru tak bisa dipisahkan sejak malam itu walaupun mereka harus menghadapi kenyataan bahwa keluarga mereka adalah orang yang paling berkuasa dan paling bermusuhan sejak zaman dulu. Berbagai tantangan datang dan berusaha memisahkan keduanya. Sampai akhirnya keduanya berada di sebuah pilihan yang sulit. Mempertahankan cinta mereka atau menjaga nama baik keluarga.
Ceritanya di jamin sangat romantis dan bikin baper. Walaupun memang penuh dengan tantangan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Henny, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kamu adalah milikku

Fiana menjauhkan wajahnya sedikit saat gelas itu akan menyentuh bibirnya. "Eh, pangeran, maaf. Aku tidak suka alkohol." kata Fiana. Ia berusaha tersenyum lalu menatap Deissy dan Arjuna secara bergantian.

"Bukankah yang lalu saat kita makan siang bersama kamu juga minum anggur?" Jeremi jadi heran.

"Eh, tradisi di keluarga kami, jika ada yang meninggal, sebelum peringatan 40 hari, tidak boleh ada alkohol." Fiana mengarang cerita.

"Maaf." Jeremi terlihat sangat menyesal.

"Jere, jika kamu ingin menjadi bagian keluarga Adams, maka kamu harus belajar tradisi keluarga itu." kata Deissy sambil tersenyum menggoda.

Jeremi nampak sumringah sedangkan Fiana sempat melirik Arjuna yang nampak mengepalkan tangannya. Perlahan kaki Arjuna yang menginjak kaki Fiana diangkatnya.

Fiana pun menarik napas lega. Ia tahu kalau Arjuna orangnya memang cemburuan.

Mereka pun makan malam bersama walaupun sebenarnya Fiana nampak kurang menikmati.

"Fiana, apakah makanannya kurang enak? Kenapa kamu seperti kurang menikmatinya?" tanya Jeremi.

"Eh, bukan begitu. Makanannya enak. Hanya saja aku merasa kenyang karena tadi sore makan kue bersama kakak iparku." Fiana terpaksa bohong lagi. Dan Arjuna tahu kalau Fiana memang bohong karena gadis itu tak berani menatap Jeremi.

"Pada hal aku ingin kamu menikmati semua makanan yang kita pesan. Makanan ini adalah makanan sehat karena dimasak dengan bumbu premium jadi aman untuk para gadis yang ingin menjaga berat badan." kata Jeremi. Ia memang terlihat agak kecewa.

"Tenang saja pangeran. Nanti bagian nona Fiana, aku yang habiskan." kata Arjuna disambut tawa Jeremi dan Deissy.

"Arjuna ini waktu kecil badannya agak gembul. Ia sangat suka makan." kata Deissy sambil mencolek dada Arjuna.

Gantian Fiana yang menahan cemburu di hatinya.

"Setahu aku, dulu Kamu suka cerita tentang adik kelasmu yang katanya suka sekali denganmu. Apakah itu Arjuna?" tanya Jeremi.

"Ya. Walaupun dia adik kelasku, Arjuna selalu bilang, aku mau menikah dengan Deissy." Kata Deissy sambil terus tertawa.

Kaki Fiana di bawah meja langsung bereaksi. Ia balas menginjak kaki Arjuna membuat cowok itu cukup kaget.

"Aow .....!" sentak Arjuna.

"Ada apa?" tanya Deissy heran.

"Anuh...kakiku...."

"Kenapa kakimu?" gantian Jeremi yang bertanya.

"Tiba-tiba sakit."

"Kenapa?" Deissy berdiri dan bermaksud hendak menengok kaki Arjuna namun cowok itu menahan tangan Deissy.

"Sudah membaik. Memang kakiku ini sering tiba-tiba sakit." Arjuna tersenyum.

"Aku mau ke toilet dulu." kata Fiana. Ia berdiri dan segera meninggalkan meja makan sambil membawa tasnya.

Ponsel Arjuna bergetar. Ia mengambil dari saku celananya dan melihat ada pesan dari Fiana.

Oh, jadi dia adalah cinta masa kecilmu? Kalian terlihat sangat serasi.

Arjuna berdiri. "Aku mau menelepon dulu sebentar." Arjuna keluar dari pintu ruang privat itu namun sebenarnya ia menuju ke toilet.

"Ngapain kamu di toilet wanita?" tanya Fiana kaget melihat Arjuna yang masuk ke sana.

"Sayang, Deissy itu teman satu SD ku."

"Asyik dong, reunian setelah lama tak ketemu. Kenapa tak sekalian saja mewujudkan mimpi masa kecil untuk bersamanya?" Fiana memeluk tubuhnya sendiri. Ia bersandar di wastafel sambil melirik ke arah lain.

Arjuna tersenyum. "Mamaku yang mengatur pertemuan kami, sayang. Aku ingin menolaknya namun tak enak juga hendak membatalkan acara makan malam ini." Arjuna memegang tangan Fiana. "Aku sudah lama melupakan Deissy, sayang. Aku jujur saat mengatakan kalau kamu cinta pertamaku."

Fiana menatap Arjuna. Ia tersenyum dan langsung mencium pipi suaminya itu. "Jangan lupa, kamu adalah milikku."

"Tentu saja, sayang. Aku sebenarnya ingin menonjok wajah pangeran yang sok perhatian dan sok mesra ke kamu."

Keduanya saling berpelukan.

"Aku tunggu kamu di jalan rahasia ya?" bisik Arjuna. Fiana melepaskan pelukannya.

"Terlalu berbahaya."

"Aku tak peduli."

Lalu keduanya berciuman.

"Ayo sana pergi! Nanti mereka curiga." kata Fiana.

Arjuna pun keluar lebih dulu. Tak lama kemudian. Fiana menyusulnya.

"Pangeran, bolehkah kita pulang sekarang? Perutku rasanya nggak enak." Fiana beralasan.

"Baiklah." Jeremi pun berdiri. Ia menatap Deissy. "Nanti kita jumpa lagi ya." pamit Jeremi sambil memeluk Deissy sebagai tanda persahabatan.

"Aku juga harus segera kembali." ujar Arjuna.

Akhirnya, mereka berempat pun berpisah.

"Aku senang melihat Jeremi dan Fiana. Mereka adalah pasangan yang cocok." kata Deissy dalam perjalanan pulang.

"Menurutku mereka tak cocok."

"Mengapa?" tanya Deissy dengan pandangan yang heran.

"Karena nona Fiana kelihatan sebagai gadis yang tak suka diikat dalam aturan. Kamu kan tahu kalau menikah dengan keluarga bangsawan, seorang perempuan dilarang bekerja. Sementara aku melihat kalau nona Fiana adalah tipe wanita pekerja."

"Masa sih? Kamu kayak sudah mengenal Fiana saja."

Arjuna hanya tersenyum. Aku bukan hanya sekedar mengenalnya tapi sudah menjadi suaminya. Batin Arjuna.

Mobil Arjuna berhenti di depan sebuah rumah mewah dikawasan hunian para elit kerajaan.

"Terima kasih untuk makan malam nya ya? Maaf jika harus gabung dengan pangeran dan musuh keluargamu. Nanti lain kali hanya kita saja yang makan bersama." kata Deissy lalu membuka sabuk pengamannya. Tanpa di duga o mencium pipi Arjuna. "See you." ujarnya sebelum turun.

Arjuna kaget karena Deissy menciumnya. Ia pun segera melambaikan tangannya sebelum pergi. Ketika mobilnya sudah menjauh, Arjuna mengambil tissue dan menyeka pipinya yang dicium oleh Deissy. Ia tak mau ada bekas gadis manapun saat akan bertemu dengan istrinya.

**********

Fiana menyeka keringat yang ada di dahi Arjuna. Di ruangan rahasia yang sempit itu, keduanya tak bisa menahan gairah yang selalu terbakar saat keduanya saling bersentuhan.

"Sayangku, istriku yang paling aku cintai." kata Arjuna lalu kembali mencium bibir istrinya.

Dalam keadaan berdiri, keduanya melakukan penyatuan.

Fiana merapikan lagi gaun tidurnya. Ia mengikat rambutnya yang sedikit berantakan karena aktifitas bercinta mereka.

"Jangan pergi lagi dengan Deissy. Aku nggak suka." kata Fiana.

"Iya, sayang." Arjuna mencubit pipi istrinya itu dengan lembut. "Kamu juga jangan keseringan jalan dengan pangeran."

"Aku akan berterus terang pada pangeran. Aku akan bilang kalau di Amerika aku sudah memiliki pacar. Dan aku mencintainya. Aku harap setelah itu pangeran akan menjauhi aku."

Arjuna memeluk istrinya sekali lagi. "Kita akan bertemu lagi kan?"

Fiana mengangguk. Kembali mereka berciuman sebelum akhirnya Fiana melepaskan Arjuna pergi. CCTV tidak boleh diretas selama 1 jam karena akan membuat petugas keamanan curiga.

Reyna bernapas lega melihat Fiana keluar dari pintu rahasia itu.

"Nona, kamu berkeringat." kata Reyna membuat Fiana hanya tersipu. Ia segera mengancingkan kimono gaun tidurnya lalu segera berjalan ke arah dapur untuk minum.

Terdengar suara pintu yang dibanting. Fiana langsung keluar dari dapur dan melihat ke arah kamar Jerry. Lelaki itu keluar sambil membawa pistol.

"Ada apa, kakak?"

"Anak buah kita menangkap keberadaan mobil Arjuna di jalan belakang. Akan ku habisi kau Arjuna Pekins." kata Jerry lalu membuka pengaman pistolnya. Fiana jadi tegang.

1
tintiin21
Dokter edgar masih tanda tanya bgt.. 🤔🤔🤔
tintiin21
ini namanya kado terindah Jun... 😁😁😁
Liina Anjani Malick
jadi gmn moms... 😤teka teki nya bnym syekali... aku udh pusing mikirin kehidupan ku eh jd ikut mikirin idup fiana... astagfirullah🤣
Enny Olivia: makasi tetap membacanya walaupun sudah pusing 😄😄🙏🙏
total 1 replies
Maria Kibtiyah
si edgar punya dendam ma siapa si
Syavira Vira
🥰🥰♥️♥️
Syavira Vira
semangat kak dilanjut 🙏💪👍🏻♥️
Liina Anjani Malick
diana = fiana ya moms😔
Syavira Vira
👍🏻👍🏻💪💪👍🏻♥️♥️♥️
Syavira Vira
lanjuttttt
Syavira Vira
lanjut
Gia Nasgia
Sepertinya Edgar punya rencana lain meskipun menerima rencana Dessy🤔berarti fix Fiana ,itu Diana🤔
tintiin21
semoga memang bnr Fiana "masih" di selamatkan dr Edgar...
Maria Kibtiyah
berarti diana itu fiana karena ada dokter edgar juga
Gia Nasgia
Lah jangan blang itu Fiana 🤔
Liina Anjani Malick
masih ada harapan yes 🤣
tintiin21
berharap semoga Diana adalah Fiana...
Maria Kibtiyah
apakah diana itu fiana atau hanya mirip
Gia Nasgia
katanya bukan Romeo and juliet tapi mengapa Fiana seperti juliet🤔
Meylan Basiru
Apa benar fiana benar benar sudah meninggal, semoga saja ada keajaiban utk fiana dan Arjuna, dan utk Deasy mendapatkan hukuman yg setimpal.. up.. up.. up..
Apriyanti
lanjut thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!