NovelToon NovelToon
Aruna Dan Cintanya

Aruna Dan Cintanya

Status: tamat
Genre:CEO / Dijodohkan Orang Tua / Tamat
Popularitas:40.8k
Nilai: 5
Nama Author: e_Saftri

Namanya Aruna Azzahra, gadis cantik dengan impian sederhana

Cintanya pada seorang pria yang ia pikir bisa membawanya hingga ke Jannah nyatanya harus ia kubur dalam-dalam


Aruna harus hidup dengan pria menyebalkan dan minim ilmu agama. Aksa Biru Hartawan nama yang bahkan tidak ingin didengar olehnya

Bagaimana Aruna menjalani hari-harinya menjadi istri seorang Biru? atau akankah cinta itu datang tanpa mereka ketahui

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon e_Saftri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

DUA BELAS

"Papa nggak sekalian bulan madu kan?" Tanya Biru curiga

"Heh, sembarangan yaa mulut kamu Biru!" Sarkas Faradina, sebenarnya ia enggan untuk ikut dalam pembicaraan ayah dan anak itu tapi pertanyaan Biru benar-benar membuat wanita yang masih terlihat cantik diusia yang tidak muda lagi itu kesal

"Kenapa emangnya kalau bulan madu?"

"Mas! Kamu juga kenapa mulutnya jadi kaya Biru!" Belum selesai kekesalannya pada sang putra kini suaminya juga ikut-ikutan

"Aku nggak mau kalau harus punya adek pah!"

"Kalau nunggu anak kamu kelamaan Biru"

"Aku juga bentar lagi nikah pa"

"Ya kita liat aja, anak kamu atau adik kamu yang launching lebih dulu" ucap Sandi terkekeh lalu terdiam saat mendapat tatapan mematikan dari Faradina sang istri

"Oh ya, nanti kamu ajak Kevin!" Sandi mencoba mengalihkan pembicaraan yang memuat istrinya itu kesal

"Tapi aku mau perginya sama Aruna"

"Ciih, kamu belum bisa sering-sering pergi sama Aruna kalian belum nikah"

"Ya udah kalau gitu, nikahin aku sama Aruna secepatnya!"

"Setelah papa pulang kita akan bahas pernikahan kamu"

"Berapa lama papa disana?" Tanya Biru

"Seminggu!" Jawaban Sandi membuat Biru terkejut

"Satu Minggu? Kenapa lama banget sih Pah?"

"Astaga Biru, apa kamu nggak bisa sabar sedikit!" Sandi kehabisan sabar, sejak kemarin ia memaksa putranya untuk menikah tapi sekarang dia dibuat kesal karena Biru seperti orang kebelet nikah

***

"Pak Biru yakin mau datang keacara pernikahan anaknya pak Widodo?" Tanya Kevin, keduanya tengah dalam perjalanan menuju kediaman Widodo tempat pernikahan itu berlangsung

"Cih, kenapa kau seperti perempuan Kevin?"

"Ya maksud saya baik pak!" Kevin kembali fokus pada kemudinya

Widodo tinggal disebuah perkampungan, tentu saja sulit untuk memarkirkan kendaraan dekat dengan rumah, alhasil Biru dan Kevin harus berjalan kaki beberapa meter sebelum tiba dirumah Widodo

"Ck, kenapa juga pak Widodo nggak bikin acaranya dihotel" Biru terus saja menggerutu selama perjalanan membuat Kevin jengah

"Pak Widodo hanya security pak, dia mana punya uang untuk sewa hotel"

"Ya kan bisa minta sama papa!"

"Saya pikir minta sama pak Biru, ternyata tetap juga pak Sandi yang harus keluar uang" lihatlah betapa tidak sopannya asisten pribadi Biru ini, sejak wajah tampannya mendapat hadiah cakaran dari wanita-wanita milik Biru tempo hari, Kevin seperti hilang rasa hormat pada bosnya ini

"Tidak usah menjawab Kevin" ujar Biru "Sekarang mana rumahnya pak Widodo?"

"Itu didepan sana pak, rumah yang ramai" jawab Kevin sambil menunjuk sebuah rumah yang didepannya terdapat tenda pernikahan

"Nenek-nenek juga tau kalau itu rumahnya Kevin" lihatlah betapa menyebalkannya pria ini, jika bukan CEO mungkin Biru sudah ditendang oleh Kevin

Baru saja didepan kedua pria tampan itu sudah jadi pusat perhatian para wanita disana, samar-samar terdengar suara wanita-wanita itu memuji ketampanan dua pria yang baru saja tiba

Bahkan ada yang bertanya apakah mereka adalah aktor korea "Mas ganteng banget mirip Lee Min-ho!" Ucap seorang wanita muda

"Iya ganteng banget, boleh minta foto nggak mas?" Seorang lagi bahkan sudah mengangkat ponselnya untuk berswafoto

"Pak Biru! Pak Kevin" sapa seorang pria paruh baya yang berjalan mendekati keduanya

"Pak Widodo!" Kevin dan Biru bergantian menyalami si empunya pasta

"Mari masuk pak! Maaf kalau pak Biru merasa tidak nyaman, pestanya memang cuma diselenggarakan dirumah" ucap pak Widodo sambil mengarahkan keduanya untuk duduk dikursi yang sudah disediakan

"Ah tidak masalah pak! Oh ya pak Widodo, papa kirim salam katanya maaf tidak bisa hadir" ucap Biru agar pak Widodo tidak terlihat canggung

"Oh soal itu, tidak masalah pak Biru. Lagi pula pak Sandi juga sudah mengucapkan permohonan maaf lewat telepon kemarin" terang pak Widodo

"Ah maaf pak Biru, pak Kevin saya tinggal sebentar apa tidak masalah!" Pak Widodo terlihat sungkan

"Tidak masalah pak, kami akan menikmati pestanya" ucap Kevin dan pak Widodo benar-benar meninggalkan keduanya karena ada pekerjaan lain

"Tempatnya panas sekali Kevin" sejak tadi pria disampingnya terus saja menggerutu membuat Kevin benar-benar kesal

"Saya sudah katakan sejak awal kalau bapak tidak akan kuat lama-lama disini"

"Kamu meledek saya" Kevin mengerutkan keningnya, yang mana dari kata-katanya yang berupa ledekan

"Saya tidak meledek pak, hanya mengingatkan"

"Sudahlah, lebih baik kamu ladeni sana penggemar yang sudah seperti cacing kepanasan itu!" Biru lalu melirik kearah para gerombolan wanita yang terus menatap keduanya sambil loncat-loncat

"Bukannya fans bapak yaa"

"Pak Biru? Pak Kevin? Kalian disini juga?" Suara lembut seorang wanita menghentikan perdebatan antara keduanya

"Aruna" Biru yang terkejut akan keberadaan Aruna bahkan sampai berdiri dari duduknya, matanya tak berkedip menatap betapa cantiknya wanita itu dalam balutan kebaya modern berwarna soft blue yang dipadukan dengan rok batik dan hijab dengan warna senada

"Kalian ko bisa ada disini?" Tanya Aruna

"Kita dapat undangan dari pak Widodo" jawab Kevin

"Oh iya saya lupa kalau om Widodo itu security dikantor" Aruna hendak duduk dikursi samping Kevin namun dengan cepat ditarik oleh Biru

"Kamu ngapain duduk disitu? Sini!" Biru menyuruh Aruna untuk duduk disisinya membuat Kevin memutar matanya malas

"Issh pak, malu nanti diliat orang" ucap Aruna sedikit berbisik

"Ngapain malu, kamu itu calon istri saya" Biru juga ikut berbisik, malas menghadapi dua manusia itu, Kevin memilih untuk bermain dengan ponselnya

"Kenapa lama sekali Aruna, di undangan acarnya jam sembilan ini sudah telat dua jam" gerutu Biru, tapi sebenarnya itu juga menjadi pertanyaan bagi Aruna karena sejak tadi tidak ada tanda-tanda akan kedatangan mempelai pria

"Sabar saja pak, mungkin macet" jawab Kevin tanpa menoleh kearah Biru

"Diem kamu! Saya tidak bertanya sama kamu" sarkas Biru

"Aruna ayo ikut sebentar!" Panggil seorang wanita yang mungkin seusia Aruna

"Ada apa?" Tanpa banyak bicara wanita itu gegas menarik pergelangan tangan Aruna hingga wanita itu pergi

"Ada apa ya Vin?" Tanya Biru penasaran

"Tidak tau pak!" Jawabnya singkat

"Ayo kita lihat!"

"Itu bukan urusan kita pak, sebaiknya tetap disini tidak baik jika terlalu ikut campur urusan orang lain!" Kevin bahkan berhenti bermain ponsel mendengar ajakan Biru

"Tapi saya penasaran! Ya sudah kamu disini saja!" Pria itu bahkan berlalu meninggalkan Kevin disana

"Kenapa keponya seperti emak-emak" Kevin hanya menggelengkan kepalanya melihat tingkah nyeleneh atasannya itu

Sementara itu dikamar, Asyifa tengah ditenangkan oleh Aruna, wanita itu bahkan sesenggukan saat mendapat kabar bahwa pria yang merupakan calon suaminya membatalkan pernikahan mereka secara sepihak

"Kamu yang sabar Fa!"

1
Edah J
Laura mantannya Biru
ternyata bekas juga semoga jln hidupnya yg sekarang jauh lebih baik
Edah J
Tahu batasan ya Yusuf Runa udah nikah batasi ucapanmu itu
Edah J
Sabar ya Yusuf Allah akan memberikan yg terbaik untuk hidupmu 😉
Edah J
Bismillah tetap semangat Yusuf 💪
Edah J
TTM nya Aruna dulu
Edah J
Semoga ini jd pelajaran buat Rianti supaya jd orang baik
Edah J
Rianti ada di hotel prodeo Runa tempat yg sangat tepat pokoknya harus betah
Rianti di hotel barumu😊
Edah J
lagian jd perempuan kok Rianti gitu sih tega amat kejam ini mah😏
Edah J
tuhh,,,,,benerkan itu kerjaan di Rianti 👊
Edah J
itu kerjaan di Rianti kayaknya jahat bangett😏
Edah J
Si duri berulah nihh🙄😏😤
Edah J
Huhh jngn punya pemikiran jd duri Rianti 😏
Edah J
oleh" di Bali😊
Edah J
suamimu itu mantan pabrik
""TEH CELUP"" Aruna🙄😏
semoga dgn adanya dirimu pabriknya bangkrut selama lamanya ✌️
Edah J
Ini istri CEO lho!!!!
kok g ada yg ngehargai sama sekali sih
seolah orang yg ada dikantin itu seperti g tahu aja harus berlaku seperti apa pd istri pemilik perusahaan🤦
Edah J
kalau di luar pekerjaan bisa g nyebutnya jngn bapak terus panggil mas,atau,Abang ke walaupun Runa blm punya rasa setidaknya ngimbangin aja secara Biru udah sering panggil ""sayang"" plus enak kali ya dibacanya✌️
Edah J
pasti ada yg sirik lg deh sm Nura🙁
Edah J
Temen kantornya Runa pasti heboh deh kalau istri CEO nya itu adalah Runa sendiri
Edah J
duhh makin g suka aja Hanggini ke Aruna kalau gini mh
pdhl Aruna g tahu pa" ya🙁😢
Edah J
Mulai ada ombak untuk Muti
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!