NovelToon NovelToon
The Kings And The Woman

The Kings And The Woman

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Reinkarnasi / Time Travel / Cinta Istana/Kuno
Popularitas:3.6k
Nilai: 5
Nama Author: Lilly✨

Ribuan lembar di Papirus,ribuan kata kata cinta yang aku hanturkan Tidak cukup mendeskripsikan Aku mencintaimu.

"Aku tidak pernah bisa menaklukkan rindu ini."

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lilly✨, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 12

Neferure merasa matanya semakin berat. Dia membenamkan tubuhnya ke dalam kasur yang empuk, jauh lebih nyaman dibandingkan tempat tidur sederhana yang pernah ia gunakan sebelumnya.

Rasanya sudah lama sekali sejak ia tidur dengan tenang. Tapi kali ini, saat kesunyian menyelimutinya, hatinya terasa kosong.

Aku sudah memuaskan rasa penasaranku... Aku sudah melihat keindahan Mesir kuno...

Namun, mengapa ada sesuatu yang terasa hilang?

Dalam keheningan, air mata hangat meluncur perlahan di sudut matanya.

Aku merindukan kehidupanku... Aku merindukan mereka...

Hattusili, orang-orang yang dikenalnya, suara-suara yang akrab di telinganya—semua terasa begitu jauh.

Lelah dan terbawa emosi, ia akhirnya tertidur, membiarkan dirinya tenggelam dalam dunia mimpi.

Namun, tepat ketika kesadarannya hampir lenyap sepenuhnya, cincin di jarinya mulai bergetar. Cahaya samar merambat di permukaannya, kemudian semakin terang, menerangi kamar dengan kilauan yang tak wajar.

Tiba-tiba, tubuhnya terasa ringan.

Udara di sekelilingnya berubah.

Selena terbangun dengan napas tersengal. Cahaya matahari musim dingin menerobos masuk melalui jendela besar kamarnya, menyelimuti ruangan dengan cahaya keemasan yang hangat.

Dia berkedip beberapa kali, berusaha memahami di mana dia berada. Langit-langit tinggi dengan ukiran klasik, ranjang besar dengan tirai sutra yang menggantung elegan, dan aroma teh yang samar di udara… Ini… mansionku?

Tangannya perlahan meraba selimut tebal yang menutupi tubuhnya. Terasa nyata. Hangat. Tidak ada pasir, tidak ada tiupan angin padang pasir yang membawa aroma dupa dan bunga teratai. Tidak ada suara hiruk pikuk pasar Mesir.

Dia mendongak, pandangannya masih sedikit kabur. Seorang wanita berpakaian rapi berdiri di dekat tempat tidurnya, wajahnya dipenuhi keterkejutan dan kelegaan sekaligus.

"Madam… akhirnya Anda sadar!"

"Kalian?Ini...?."

dia tertegun dan melihat jendela kamar nya , pemandangan gunung dengan musim semi.

"Nona..anda telah menghilang selama satu Minggu saat pesta di inggris,kami semua mencari anda,bahkan ratu turun tangan untuk mencari ke seluruh Inggris,tapi anda tidak ditemukan."kata kepala pelayan nya

Lalu dia melanjutkan kalimatnya,"Keluarga anda begitu khawatir dengan anda, Mencari anda dan mengerahkan seluruh kemampuan mereka."

sepasang mata biru itu tertegun,dia melirik cicin di tangan nya,dia mengingat dia ada di Mana terakhir kali, setelah itu dia kembali tenang dan memijat keningnya

Selena mengerjap, kepalanya masih terasa berat. "Sudah berapa lama aku tidur?" suaranya serak.

Wanita itu tampak ragu sebelum menjawab, "Sudah hampir seminggu, Madam. Kami semua sangat khawatir… Anda tiba-tiba ditemukan di depan mansion, tidak sadarkan diri. Dokter sudah datang, tapi Anda tidak juga bangun…"

Seminggu…?

Hm.

"Keluarga Ku bagaimana?."

"S-saya akan memberikan kabar baik ini kepada keluarga anda.."

Selena melirik kepala pelayan nya dan berkata,"hm.Lakukanlah."

"baik."

Pelayan yang masih berada di dekat pintu tampak ragu-ragu, sebelum akhirnya berbicara lagi, "Madam, keluarga Anda pasti akan segera datang setelah mendengar kabar ini. Mereka sangat khawatir. Apa Anda ingin kami menyiapkan sesuatu?"

Selena menatap cincin itu untuk beberapa saat lagi sebelum akhirnya menarik napas dalam dan berbalik. Tatapannya kembali dingin, mengesampingkan segala kebingungan yang masih melingkupinya.

"Siapkan teh dan sesuatu yang ringan. Aku akan menemui mereka nanti," jawabnya dengan nada tenang.

"Baik, Madam."

Pelayan itu membungkuk dan segera pergi meninggalkan ruangan, membiarkan Selena kembali sendiri dengan pikirannya.

Dia kembali duduk di tepi ranjang, memandangi tangannya sendiri.

Hattusili...

Nama itu berputar dalam benaknya. Bagaimana keadaannya sekarang? Apakah dia menyadari kepergiannya?

Tangannya mengerat, menggenggam cincin itu lebih kuat.

setelah dia kembali, seluruh keluarga nya bertanya dimana dia,tapi dia hanya mengatakan,"Aku berlibur."mendengar itu kakak dan ayah nya sungguh dan tidak akan percaya.

"Selena... apakah ada sesuatu yang kau sembunyikan?di antara ku apakah ada sesuatu yang kau sembunyikan?."kata nya, menyentuh lengan Selena.

dia sejenak terdiam.lalu, memeluk kakak nya,"tidak perlu khawatir.."

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!