NovelToon NovelToon
Ayahku Konglomerat

Ayahku Konglomerat

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Tamat
Popularitas:2.7M
Nilai: 4.8
Nama Author: Oyi_jy

Tiba-tiba ada yang mengaku sebagai ayah kandungku!


Dia masih muda, dan kaya raya. apa dia benar ayah kandungku?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Oyi_jy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 11

Dua hari alana terbaring sakit, arthur dengan sigap menjaganya setiap waktu, arthur begitu khawatir dengan kondisi alana selama dua hari ini. Arthur menunda semua jadwal pekerjaannya demi menjaga alana, Hari ini sebenarnya arthur ingin tetap di rumah dan menjaga alana, tapi indra mengatakan kalo hari ini ada rapat penting yang tidak bisa di tunda, akhirnya terpaksa arthur berangkat ke kantor.

Di dalam kamar alan dan alana, alan sedang mengerjakan tugasnya. Selama alana sakit gurunya tidak datang karena perintah arthur, dan hanya memberikan tugas untuk alan.

"Kak alan?" Panggil alana.

Alan menoleh, dan langsung mendekati alana. "Ada apa? Kau membutuhkan sesuatu?" Tanya alan

Alana mencoba duduk di kasurnya dan bersandar di kasurnya itu .

"Tidak kak, aku tidak butuh apa-apa. Sekarang aku sudah jauh lebih baik. ayah di mana? " Tanya alana

"Ayah ke kantor, katanya ada rapat penting" jawab alan.

"Begitu ya" jawab alana lagi .

"Kau yakin sudah lebih baik, tidak pusing lagi?" Tanya alan, menyentuh dahi dan leher alana

"Iya kak, aku sudah lebih baik. badanku sudah terasa ringan dan kepalaku juga sudah tidak pusing lagi" jawab alana, Sambil menurunkan tangan alan.

"Syukurlah, minum dulu ya" ucap alan, alana mengangguk.

Alan berdiri dan mengambil air minum di meja samping kasur alana.

"Hah.!!! Apa itu kak?!" Tanya alana sedikit berteriak

"Hm... " alan masih, menuangkan air pada

gelas. Lalu menoleh ke belakang setelah air sudah terisi penuh pada gelas.

"Oh, itu.. hadiah" jawab alan, memberikan air minum pada alana.

"Hadiah..???? Hadiah untuk siapa? Kenapa ada di kamar kita, itu banyak banget kak" ucap alana

"Minum dulu, nanti aku ceritakan" jawab alan

Alana langsung menghabiskan segelas air putih yang di berikan alan. Gluk.. gluk... glukk....

"Jadi itu hadiah buat siapa?" Tanya alana lagi, memberikan gelas kosong pada alan.

"Kamu lah, siapa lagi" jawab alan. menaruh gelas di meja

"Buat alana?, tapi alana kan gak ulang tahun kak. kita kan ulang tahunnya bareng" ucap alana

"Ya memang, tapi itu hadiah buat kamu supaya kamu semangat lagi dan cepat sembuh" jawab alan

Alana masih bingung apa yang di bicarakan alan. Alana menatap alan tidak mengerti.

"Huh... semua hadiah itu dari ayah dan kakek, di sebelah kanan itu hadiah dari ayah, sebagai permintaan maafnya dan juga agar kamu senang. Sebelah kiri itu dari kakek, permintaan maaf dan sogokan buat kamu, kamu kan sering banget baca pikiran dan hati kakek, kakek jadi merasa bersalah sama kamu, karena kamu jadi sakit karenanya, dan kamu gak boleh lagi baca pikiran atau hati kakek mulai sekarang" jelas alan.

"Ah..ha.ha.... begitu ya...tapi ini terlalu banyak kak" jawab alana

"Yah, tinggal terima saja lah" ucap alan

"Hhhhh.. oke deh. Apa aku boleh membuka hadiah nya?" Tanya alana

"Tentu saja, itu kan punya mu" jawab alan

-----

Alana turun dari kasurnya, dan berjalan menuju hadiah yang bertumpuk-tumpuk di sudut kamarnya yang sudah terbungkus rapih dan kotak-kotak dengan hiasan yang cantik, bukan hanya itu boneka kesuksesan alana pun berjejer di sana dari yang paling besar sampai yang paling kecil.

"Ini sih terlalu banyak, apa ya isinya?" batin alana

Alana duduk di antara hadiahnya itu, alan juga mengikuti alana duduk di samping alana.

Lalu alana mengambil salah satu kotak besar berwarna pink dengan pita warna pink pula. Di bukanya kotak itu, alana melihat ke dalam kotak dan mengambil isinya.

"Waahhhh..... cantik sekali" ucap alana, isi kotak pertama adalah beberapa dress dengan model yang sama tapi beda warna.

"Kak alan, apa kak alan bisa membantuku membuka hadiahnya?" Tanya alana

"Hah.. emangnya mau langsung di buka semua? Semua ini?" Tanya alan menunjuk semua hadiah alana.

"Hehe... gak kok kak, beberapa saja. soalnya alana penasaran doang, Kalo di buka semua juga gak bakal kelar hari ini, dan lagi gak ada tempat buat nyimpen nya" jawab alana.

"Kata siapa gak ada tempat buat nyimpen ini semua, ayah udah nyiapin tempat khusus untuk kamu nyimpen barang-barang kamu" ucap alan

"Hah, masa sih kak.... di mana tempatnya?" Tanya alana

"Nanti juga kamu tahu sendiri. Udah ah, mau buka kotak yang mana biar aku bantuin" jawab alan, lalu alana menunjuk kotak di sebelah alan, alan membuka kotak tersebut, yang ternyata isinya adalah tas.

Buka hadiah pun berlanjut, hingga alana terasa lelah.

Sudah berjejer kotak-kotak yang sudah alan dan alana buka, isinya juga mereka letakan di atas kotak itu. mulai dari baju, tas, sepatu, jam tangan, aksesoris lainnya dan masih banyak lagi.

Alana menghela nafasnya, melihat barang-barang yang berjejer di depannya.

"Apa ini tidak terlalu berlebihan kak, kak alan lihat kan semuanya itu barang branded dan sangat mahal. Aku jadi bisa menebak apa isi hadiah dari kakek, dari ayah saja seperti ini" ucap alana.

"Apa kau belum mengerti ayah kita seperti apa?" Tanya alan menatap alana

"Ahh...ha..ha... aku sampai lupa kenyataan itu, yahhh... ayah kita memang konglomerat " jawab alana

"Begitulah, hadiah seperti ini kecil bagi ayah. Sudah ya, aku ambil makanan dulu buatmu " ucap alan

"Kita makan sama-sama di bawah aja kak, gak usah di bawa ke kamar lagi. Aku kan sudah sembuh" ucap alana

"Ya baiklah.... nanti setelah ayah pulang jangan lupa ucapkan terima kasih" ucap alan

"Baik bos... alana tahu kok" jawab alana

-----

Mereka berdua pun keluar dari kamar dan menuju meja makan, memang sudah waktunya untuk makan siang.

Alan dan alana sudah di meja makan, beberapa pelayan tersenyum bahagia, melihat alana yang sudah sehat kembali. Dengan sigap mereka menyiapkan makan siang untuk tuan muda dan nona mudanya.

Tiba-tiba ponsel alan berdering, ada telpon masuk. Alan mengambil ponselnya dari saku dan melihat siapa yang menelpon, lalu mengangkat telpon itu yang ternyata video call dari endra.

**Kakek... ucap alan

*Hallo cucu kakek, lagi di mana? Kok gak di kamar alana?* Tanya endra

*Lagi makan siang kek, ini sama alana. Alana

udah sembuh kok kek* jawab alan. Lalu tiba-tiba alana mendekat ke alan

*Kakeeeekkkk......* ucap alana, tersenyum

*Hallo alana.... gimana nak udah baikan sekarang?* Tanya endra

*Sudah dong kek, alana sudah sembuh sekarang. oh iya... kakek terima kasih ya buat hadiahnya, tapi maaf belum alana buka hadiah dari kakek* ucap alana

*Syukurlah kalo kamu sudah sembuh, kakek kangen pengen main sama alan dan alana lagi. Oh.. tidak apa-apa, kakek akan tambah hadiahnya lagi buat alana, buat alan juga* jawab endra

*Ha..ha... alana rasa itu tidak perlu kek, di kamar kan sudah banyak jadi tidak perlu di tambah lagi. Terima kasih ya kek, alana mau makan dulu ya kek* ucap alana

*Oh... oke nak, maaf ya kakek ganggu kalian makan. ya sudah jangan lupa obatnya di minum, kakek tutup dulu ya* ucap endra

*Iya kakek* jawab alana. Lalu endra mematikan teleponnya**.

Alan sudah mau meletakkan ponselnya di atas meja, tapi tiba-tiba ada pesan masuk

Triiingg...... Triiing ....... alan membuka pesan tersebut yang ternyata dari arthur.

💬* **Alan, lagi telpon sama siapa? . Pesan pertama arthur

💬 * Gimana keadaan adikmu* pesan kedua arthur

Alan membalasnya

🗨*Kakek yang telpon, alana sudah baik-baik saja, sekarang sedang makan bersama alan.* Pesan alan pada arthur. Alan langsung meletakkan ponselnya di atas meja dan makan***.

Bersambung.....

1
Dewi Fitriani
Kecewa
Dewi Fitriani
Buruk
Andi Rahmawati
Di sambung ya cerita Alan dan alana thor
Aisyah Suyuti
seru
Azril Parmen
Luar biasa
Azril Parmen
Lumayan
The Lovely
Yg dtng siapa sih
The Lovely
Lelah knp ya Alan
The Lovely
Ngapain jg sih tuh 2 Bocil ganggu Alan aja
The Lovely
Penasaran siapa sih anak laki" itu
The Lovely
Gak pnya sopan santun bngt sih tuh Alan sama Alana manggil yg lebih tua nama udh gtu klau mau nyuruh orng gak ada kata tolong walaupun pekerjaan di bwh ayahnya tetap aja gak sopan gak ingat apa sblm ktmu ayahnya mrka itu orng miskin dan tinggal dipanti segala
The Lovely
Cpt kasih tau ayah kalian
The Lovely
Psti kerjaannya kakaknya Yulia deh
The Lovely
Kakaknya Yulia jahat bngt sih
The Lovely
Alan baik bngt ngasih beasiswa ke Harry
The Lovely
So sweet bngt sih Alan sma Alana adiknya
The Lovely
Dasar cwek murahan tuh udh ngaku2 lgi di dpn slh satunya Arthur malah didorong yg ada murka tuh
The Lovely
Kasihan jg Anggita
The Lovely
Sumpah ya Alana itu kekanak2an bngt pake segala ngambek lagi. Lgi jg gk masalah klau ayahnya nikah lagi kan msh muda butuh sosok pendamping jdi anak jngn pada egois
The Lovely
Lagi ngapain jg sih Anggita ikut segala bkin anak2nya Arthur salah paham aja
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!