Arnold Felix saksena seorang CEO perusahaan besar di bidang makanan dan dessert di jakarta jatuh cinta pada pandangan pertama dengan Hasna Nabila, seorang wanita muslimah yang datang ke perusahaan nya untuk melamar pekerjaan.
Budaya, tradisi dan juga keyakinan yang berbeda membawa Arnold diam diam mendalami ilmu agama Islam tanpa sepengetahuan kedua orang tuanya agar bisa mendekatkan dirinya sekaligus mendapatkan cinta dari Hasna.
Mampukah Arnold mendapatkan cinta dari wanita muslimah yang ia cintai?dan akankah perjalanan cinta Arnold untuk mendapatkan Hasna berjalan lancar?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sylvia Rosyta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 11
Seusainya memperhatikan Hasna yang telah masuk ke dalam ruangannya,Arnold pun segera bergegas menuju ke ruangannya.
Di dalam ruangannya tersebut selain mengerjakan pekerjaan perusahaan nya, Arnold juga menyempatkan waktu nya untuk memahami kewajiban seorang laki laki saat menjadi seorang suami.
Hal hal yang Arnold pelajari kali ini mengenai Akad pernikahan,mahar,dan nafkah yang seharusnya diberikan oleh seorang suami kepada istrinya.
Ketika mempelajari semua hal itu,tanpa sadar hal itu membuat Arnold pelan pelan tersenyum.Arnold berharap bahwa tuhan akan berkenan menjadikan Hasna sebagai pendamping hidupnya yang akan selalu ia rawat dan cintai untuk seumur hidupnya.
Karena bagi Arnold hanya Hasna lah wanita yang cocok untuk menjadi pelabuhan terakhir dari pencarian cinta dan kebahagiaan sejati yang selama ini Arnold cari.
Waktu pun terus berlalu,karena terlalu sibuk menyelesaikan semua pekerjaan perusahaan nya yang diselingi dengan belajar seputar agama Islam, membuat Arnold lupa bahwa waktu istirahat siang sudah sedari berlalu.
Mengetahui hal itu Arnold pun segera membawa bekal makanan yang ia bawa dari rumahnya menuju ke ruangan Arumi agar dirinya bisa melakukan makan siang bersama Hasna.
Sesampainya Arnold masuk di ruangan Arumi, Arnold merasa lega karena ia telah melihat keberadaan Hasna yang saat ini duduk di kursi yang ada di sebelah Arumi untuk memakan makanan nya setelah melakukan sholat dhuhur.
Beruntungnya Arnold disaat ia ingin makan siang di sebelah Hasna,ia menemukan sebuah kursi kosong di sebelah kanan Hasna persis,dan tanpa menyia nyiakan kesempatan itu Arnold pun segera menghampiri kursi tersebut agar tidak ditempati oleh karyawannya yang lain.
"Selamat siang semuanya, bolehkah saya bergabung makan siang bersama dengan kalian semua?" tanya Arnold yang kehadirannya langsung menjadi pusat perhatian Arumi,Hasna, Rizki dan Hamzah.
"Selamat siang pak Arnold,tentu saja pak.Pak Arnold boleh bergabung makan siang bersama dengan kami semua." ucap Rizky
"Terima kasih, kalau begitu silahkan kalian semua lanjutkan makan siang kalian." ucap Arnold yang akhirnya berhasil duduk di kursi sebelah Hasna.
Arnold tidak menyangka bahwa hanya dengan duduk berdekatan di sebelah Hasna, telah membuat detak jantungnya berdegup kencang.Sehingga membuat Arnold berusaha sebisa mungkin untuk mengendalikan rasa gugupnya di dekat Hasna agar tidak diketahui oleh wanita itu.
"Wah Hasna, masakan rica rica ikan tongkol suwir buatan kamu sungguh enak sekali.Mbak Arumi sampai dibuat ketagihan terus sama masakan kamu ini." ucap Hasna yang merasa bahagia karena masakan nya dipuji lezat oleh teman kerjanya.
"Iya Hasna, masakan yang kamu bawa ini benar benar terasa sangat lezat.Bolehkah aku memintanya lagi?" tanya Hamzah dengan kocak
"Boleh boleh mas silahkan ambil saja." ucap Hasna sembari memberikan sekotak wadah yang berisi rica rica ikan tongkol suwir kepada Hamzah.
"Makanan apa yang saat ini kamu bawa kemari Hasna?kok sepertinya semua karyawan saya terlihat sangat menyukainya?" tanya Arnold
"Pak Arnold tahu, saat ini Hasna sedang membawa masakan rica rica ikan tongkol suwir buatannya untuk dibagikan kepada kami semua.Masakan Hasna benar benar terasa sangat lezat pak,pak Arnold harus mencobanya." ucap Rizky
"Oh ya, kalau begitu bolehkah saya memintanya sedikit untuk saya coba Hasna?" tanya Arnold
"Tentu saja boleh pak silahkan." ucap Hasna yang segera menyendokkan rica rica ikan tongkol suwir ke kotak bekal Arnold.
tidak menggurui . ..
Terima kasih author , sehat selalu 😍😍
Sorry author baru lanjut baca 😍😍🙏