NovelToon NovelToon
Hanya Istri Pengganti

Hanya Istri Pengganti

Status: sedang berlangsung
Genre:Pengganti / Penyesalan Suami / Selingkuh / Cintapertama
Popularitas:80.1k
Nilai: 5
Nama Author: Rini IR

"Selamanya masa lalu adalah pemenang, siapapun pengisi hati hari ini, akan kalah dengan masa lalu yang datang kembali."

Untuk Sheila, itu tidak berlaku, karna masa lalu yang dicintai suaminya setengah mati itu sudah tiada hampir sepuluh tahun yang lalu karna jatuh ke jurang.

Karna itu, suaminya hanya bisa mencintai dirinya yang masih hidup di dunia ini.

Lantas, bagaimana jika masa lalu yang dikatakan telah meninggal dunia, datang kembali seperti keajaiban dengan anak perempuan berusia sepuluh tahun?

Lantas, apakah benar masa lalu akan tetap menjadi pemenang setelah kembali?

Apakah Sheila hanya menjadi istri pengganti?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rini IR, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Omelan Avi

"..." Avi diam, dia mendengarkan dengan seksama saja sambil menatap Shei. Dia tau, ada banyak hal yang ingin sahabatnya katakan.

"Mungkin aja, ada di posisi Kayna jauh lebih sakit daripada ada di posisi aku. Dia sama Mas Haren saling mencintai, dia udah menderita selama sepuluh tahun, besarin anak seorang diri tanpa suami. Terus pas tiba-tiba dia inget lagi, dan mau nemuin kekasihnyaa, eh kekasihnya udah punya istri punya anak lagi, pasti sakit bangetttt!" Shei meminum segelas air putih agar dia bisa melanjutkan ceritanya lagi.

Avi berpikir sejenak, "Iya, masuk akal. Kalau dari sudut pandang diaa, dia pasti sakit, sakit bangett, laki-laki yang dia cintai, pas dia udah inget, eh tuh lakik ayah dari anaknya, malah punya anak dari biniknya, sakit sih pasti."

"Iya kan? Posisi Mas Haren juga serba salah, dia cinta banget sama Kayna, dan di--"

"Stop Shei. Kamu jangan coba-coba bela Haren depan aku. Dimata aku dia salah. Terlepas dari cintanya yang abadi ke Kayna, harusnya dia mencintai istrinya. Kalian udah menikah, dan dia harusnya pilih kamu, dan--"

"Tapi Kayna cuma punya Mas Haren Vi, disini aku yang salah, aku yang rebut Mas Haren, dan emang harusnya aku yang mundur, dan cerai sama dia."

"EMANG!" jawab Avi tegas dan lantang, membuat Shei sedikit kaget.

Astaga, hati Shei sedikit berdenyut mendapati temannya menyetujui argumennya bahwa dirinya yang harus mundur, padahal Shei harap setidaknya Avi akan membelanya dan mengatakan kalau perjuangannya tidak salah, tapi sayang yang Avi katakan sangat berkebalikan.

"Jatuh cinta emang buat bodoh ya, kamu itu Sheila, salah satu detektif terbaik yang aku kenal dulu, dan kamu mohon sama Haren? Shei?"

"Salah ya? Emang salah ya pertahanin rumah tangga sendiri? Walau dengan cara memohon?"

"Salah lah, kamu udah coba kan bujuk dia, bahkan sampe mohon? Hasilnya apa? Dia tetep pilih mantannya Shei. Jadi ya udahlah, buat apa pertahankan rumah tangga sama orang yang gak menginginkan kamu di hidupnya!" Yavi berbicara cukup keras dan tegas setelah dia menjadi pendengar yang baik selama Shei bercerita tadi.

Avi sudah diam dan menjadi pendengar selama Shei bercerita dari sudut pandangnya, maka saat ini pembalasan dari Avi, agar Shei diam dan mendengarkan nasihat dari Avi yang menggunakan logika.

"Shei, menurut aku ya, rumah tangga dibangun itu karna orang yang tinggal sama kamu, anggap kamu rumah. Tapi enggak bagi Haren, rumah dia sekarang adalah Kayna, dan dia gak bakal pernah pulang ke kamu. Dan kamu tau? Itu bukan salah kamu! Itu salah Haren! Sepenuhnya salah Haren! Mau cintanya sebesar samudra kek, apa kek, aku ga peduli, tapi selama kamu itu istrinya, yang harus dia cintai itu kamu, kamu Shei! Jadi kamu ga perlu pertahanin rumah tangga sama orang begitu, apalagi mau coba bujuk dia buat rujuk! NO! Kata aku mah No!"

"..." Kali ini Shei yang hanya diam mendengarkan semua omelan Avi, tidak bisa membantahnya sedikitpun.

"Kamu bukan orang ketiga, kamu tau? Kamu hadir di hidup Haren setelah tiga tahun dia kehilangan Kayna! Kamu enggak pernah ngerebut Haren dari Kayna! Jadi stop salahin diri kamu sendiri dan bilang kalo kamu ntuh penghalang!"

"Tapi tadi kamu setuju--"

"Aku setuju buat kamu mundur, jangan deketin orang itu lagi, atau si Kayna Kayna itu, jangan peduliin mereka lagi, blok semua sosmednya okee? Kamu terlalu berharga buat opet kayak Haren, oke?"

"Terus Arthur gimana? Kasihan kan dia masih enam tahun, orang tuanya harus cerai?"

"Yah kamu kira-kira aja, emang dia bakal bahagia tinggal satu rumah sama orang tuanya yang bakal tiap hari ribut, dan ayahnya selalu pergi sama perempuan lain dan anak lainnya terus ga pulang? Kamu kira Arthur bisa haha hihi lagi gitu? Kagak Shei! Yang ada Arthur malah bakal semakin tertekan ngeliat kalian berdua yang bakal ributin hal yang sama tiap hari. Yang ada tuh bocah malah makin stress, jadi aku rasa ya emang paling bagus cerai udah." Avi menegak satu gelas jusnya setelah dirasa cukup lelah mengomel panjang lebar demi Shei.

"Terus anak aku bakal kehilangan figur ayah dong?"

"Terus menurut kamu kalau kalian gak cerai dia tetep bakal nemuin figur ayah di diri Haren yang sekarang?"

Deg

Shei diam mematung, kata-kata itu sukses memberikan tamparan yang keras untuk dirinya.

Shei ingat-ingat lagi, semenjak dia bertemu lagi dengan Kayna, apa pernah Haren menanyakan lagi soal Arthur? Tidak! Haren hanya peduli pada Ayren seorang, anaknya dari Kayna, perempuan yang begitu ia cintai.

Haren seolah melupakan keberadaan Arthur ketika dia melihat Ayren, bahkan jika mereka tidak bercerai, apakah Haren benar-benar bisa memenuhi tanggung jawabnya sebagai ayah?

"Shei! Aku pernah baca sebuah postingan di sosmed yang bilang seumur hidup itu terlalu lama buat kamu habisin sama orang yang nggak menginginkan kamu. Shei, kamu bukan lagi rumah bagi Haren, kamu bukan lagi penenang disaat dia marah, kamu bukan lagi semangat untuk Haren tetap menjalani hari. Shei, sekarang kamu itu asing untuk Haren."

Shei diam, kata-kata Avi barusan terdengar dalam dan masuk akal, dia jadi sedikit tercerahkan, pikiran yang buntu mulai sedikit terbuka. Ternyata memang benar, kalau sedang jatuh cinta jangan lupa memberitahu sahabat, soalnya kalau sudah jatuh cinta kamu akan bodoh, dan yang waras adalah sahabat mu, biarkan dia yang memberimu tamparan keras untuk kembali waras setelah kamu dicampakkan.

"Sakit kepala aku."

"Tapi bukan berarti kamu harus benci Haren sih kata ku, maksud aku, kamu kan ngga mau Arthur benci ayahnya, ngga mau Arthur kehilangan figur ayah sepenuhnya. Jadi menurut aku, kamu kalo bisa jangan--"

"Aku tau kalo itu, aku bakal tetep jaga silahturahmi demi Arthur."

"Yakin demi Arthur? Ga demi perasaan Ka--"

"Gak." Jawab Shei cepat setelah tau arah ucapan Avi kemana.

Avi tertawa tipis, akhirnya sahabatnya terlihat lebih berekspresi sekarang.

"Maaf Bu ganggu, ini ada yang nganter surat ke rumah, katanya harus kasih ke Bu Sheila langsung."

Salah seorang pelayan tiba-tiba menyela percakapan mereka, ia tau itu tidak sopan, tapi tampaknya itu lumayan penting, jadi dia langsung memberikannya pada Sheila buru-buru.

"Iya, makasih ya bi, bibi boleh lanjut bekerja." Shei menerima surat itu.

"Iya Bu, saya permisi kalau begitu."

"Surat apa tuh Shei?" Avi yang penasaran mendekat ke arah Shei setelah pelayan itu pergi.

Shei membukanya dengan cepat.

"Dari pengadilan ternyata. Surat panggilan buat upaya mediasi, sekitar tiga hari lagi."

1
Pipit Aprilianti
Luar biasa
Kadek Bella
lanjut thoor
Setya
Phantom kah musuh detektif Derrick
anna nurliana
Kecewa
Fitri ainin Ainin
tidak salah lagi,si phantom
Fitri ainin Ainin
qapa vanha itu phantom
Fitri ainin Ainin
masih bodoh aja si haren
Fitri ainin Ainin
lebih baik tau diawal shei
Fitri ainin Ainin
lihatlah......kau akan mnyesal haren
Fitri ainin Ainin
tanggung jawab sih tanggung jawab,cunta sih cinta tapi apa sampai sgitunya,,,yakin hanya malam ini
Fitri ainin Ainin
apa haren lupa kalau sheu itu istrinya,laki macam apa itu
Osie
shei argument itu argument perempuan goblok..hadeeehhh mantan deteksi tp kok ngeblank gitu pola pikrmu...mending hijrah deh ke negara lain..cari suasana hdp baru berdua anakmu..jgn jd perempuan bodoh ya shei
Osie
shei gpp gak punya suami..hdp berdua dgn sang anak itu lbh itu..aku udah alami duluan lho..buktinya sp skrg sdh 17th aku hdp bahagia hy berdua dgn anak gadisku..dr usia anakku. dlm kandungan tuh laki selingkuh n aku gugat cerai malah dan aku buktikan pd dunia tanpa suami aku mampu mendidik anakku jd sosok yg baik..taat ibadah dan selalu berprestasi..jd semangaaatt ya
wahyuni
Arthur jujur aja sama mama, dia bakal lindungi kamu nak
wahyuni
sayang Arthur
wahyuni
kmu bisa shei, kmu wanita kuat
wahyuni
bisa yuk shei
ada kami yg mendukungmu
Elizabeth Zulfa
sungguh ... pengen ku ledakkan tuh kepalanya di haren zg sok benar itu ... 😤😤😤
dia bilang shei murahan tpi dia gak ngaca gitu saat dia ciuman & pelukan didepan istri sahnya dengn wanita lain... meski orang itu org zg prnah dicintainya tpi kn dia dah punya istri jdi dia hrusnya bs tahan kan nafsunya itu.... bahkan dia ceraikan shei krna jalang itu pula, skrg mlah berlagak sok benar dan sok suci ,cuiiihh... jijik liatnya 😤😤😤
Puputt24
lagi ka
Puputt24
lama up nya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!