NovelToon NovelToon
Dendam Sang Istri

Dendam Sang Istri

Status: tamat
Genre:CEO / Selingkuh / Obsesi / Dendam Kesumat / Penyesalan Suami / Ibu Mertua Kejam / Chicklit / Tamat
Popularitas:184.5k
Nilai: 4.9
Nama Author: poppy susan

Kiran adalah wanita yang mempunyai wajah jelek, bahkan semua orang menyebutnya dengan sebutan wanita si buruk rupa. Kiran dijodohkan oleh orangtuanya dengan seorang pengusaha tampan bernama Viki.
Viki terpaksa menikahi Kiran untuk menyelamatkan perusahaan orangtuanya yang hampir bangkrut.
Kehidupan Kiran sangatlah menderita, hingga suatu saat Kiran memergoki Viki sedang selingkuh dengan wanita lain. Kiran memutuskan untuk bercerai dengan Viki, dan bertekad ingin membalaskan dendamnya kepada orang-orang yang sudah membuatnya menderita.
Akankah Kiran berhasil membalaskan dendamnya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon poppy susan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 12 DESI

Keesokan harinya....

Seperti biasa, Ishika akan merengek kepada Viki untuk menemaninya shooting.

"Sayang, ayo dong temani aku shooting," rengek Ishika.

"Astaga sayang, aku lagi banyak kerjaan hari ini jadi aku gak bisa nemenin kamu," sahut Viki.

Ishika tampak sangat kesal, saat ini Viki memang sedang dalam perjalanan menuju sebuah perusahaan sabun mandi yang cukup terkenal untuk mengantarkan Ishika.

Viki tahu kalau saat ini Ishika sedang marah, Viki pun dengan cepat menggenggam tangan Ishika.

"Baiklah, hari ini aku temani kamu shooting jadi kamu jangan marah lagi ya."

"Hah, serius? kamu mau nemenin aku shooting?"

"Iya, sayang."

Ishika menyunggingkan senyumannya dan menyandarkan kepalanya ke pundak Viki, Viki memang sudah dibutakan cinta oleh Ishika. Bagaimana tidak, Ishika adalah wanita yang cantik dan seksi membuat semua pria tergila-gila kepadanya.

Hingga beberapa saat kemudian, Viki pun menghentikan mobilnya di depan sebuah gedung. Pagi ini rencananya Ishika mau casting untuk jadi model sebuah produk sabun mandi.

"Ayo sayang," ajak Ishika.

Ishika merangkul lengan Viki dengan manjanya membuat semua karyawan di gedung itu memperhatikan keduanya bahkan para wartawan pun dengan cepat mengambil foto keduanya.

"Selamat pagi Mba, saya mau bertemu dengan pemilik perusahaan ini karena kemarin saya sudah ada janji dengan beliau," seru Ishika.

"Sebentar Mba, saya hubungi dulu Pak Rikonya soalnya barusan Pak Riko sedang ada tamu."

"Oke."

Resepsionis perusahaan itu pun segera menghubungi atasannya.

"Mba, Mba bisa langsung ke ruangannya."

"Baik, terima kasih."

Ishika kembali merangkul lengan Viki dan masuk ke dalam lift menuju ruangan Pak Riko, Ishika dan Viki tidak tahu kalau tamu yang disebut oleh resepsionis itu adalah Kiran dan Raj.

Ishika dan Viki pun sampai di depan ruangan Pak Riko.

"Sayang, apa penampilanku sudah bagus?" tanya Ishika.

"Kamu selalu cantik sayang."

"Ah, kamu bisa saja."

Ishika pun dengan cepat mengetuk pintu ruangan Pak Riko.

"Masuk."

Ishika dan Viki pun masuk ke dalam ruangan Pak Riko, mereka lihat ternyata ada seorang wanita dan pria yang sedang duduk membelakangi Ishika dan Viki.

"Ishika, silakan duduk," seru Pak Riko.

"Terima kasih, Pak Riko."

Ishika dan Viki pun menghampiri semuanya dan duduk di hadapan Kiran dan Raj. Untuk pertama kalinya mereka bertemu dengan Kiran yang sudah berubah cantik itu.

Viki sampai tidak berkedip melihat ke arah Kiran, saking terpesonanya akan kecantikan Kiran.

"Jaga pandangan anda, kalau tidak mau aku buat buta mata anda," seru Raj dingin.

Raj memang tipe pria yang sangat dingin dan terbilang kejam kepada siapa pun terkecuali kepada Kiran, wanita yang sudah sejak kecil dia sukai.

Viki langsung menundukkan kepalanya, dia tidak menyangka kalau akan ketahuan terpesona kepada Kiran.

"Ishika, pasti kamu kamu sudah tahu kan, siapa wanita cantik ini?" seru Pak Riko.

Ishika mengerutkan keningnya, dia memang tidak tahu siapa Kiran karena dia jarang sekali melihat tv.

"Maaf, Pak Riko aku tidak tahu," sahut Ishika.

"Astaga Ishika, kamu benar-benar ketinggalan berita. Ini adalah Tina artis yang saat ini sedang naik daun, bahkan di Korea dia sangat terkenal masa iya kamu tidak tahu?"

"Hah, aku benar-benar tidak tahu Pak," sahut Ishika.

"Kalau begitu kamu kenalan dulu dengan Tina," seru Pak Riko.

Ishika mengulurkan tangannya ke arah Tina. "Halo, nama aku Ishika," seru Ishika.

Kiran menatap tangan Ishika, tangan itu dulu pernah menjambak rambutnya dan mendorong tubuhnya. Kiran tersenyum sinis ke arah Ishika.

"Bukanya tadi Pak Riko sudah memberitahukan siapa namaku, lagipula aku tidak sembarangan berjabat tangan takutnya orang itu mempunyai penyakit menular," seru Kiran dengan santainya.

Ishika mengepalkan tangannya, dia benar sangat kesal kepada wanita di hadapannya. Viki yang melihat kekasihnya kesal, langsung menarik tangannya supaya kembali duduk.

"Begini Ishika, saat ini kami tidak perlu casting kamu untuk menjadi model produk terbaru perusahaan kami karena kami memutuskan untuk memakai Tina sebagai modelnya bahkan kami akan menjadikan Tina sebagai ambasador produk sabun mandi terbaru kami. Tapi kamu jangan khawatir, kami sudah menyiapkan satu produk untukmu," seru Pak Riko.

"Apa? tidak bisa begitu dong Pak, bukanya aku yang pertama kali Bapak hubungi dan aku juga sudah cukup lama bekerjasama dengan perusahaan ini, kenapa tiba-tiba Bapak menggeser posisiku dengan artis pendatang baru ini," kesal Ishika dengan menunjuk ke arah Kiran.

"Turunkan tanganmu, atau telunjuk kamu aku potong," geram Raj.

"Maaf Ishika, kami sebagai perusahaan juga harus mengambil keuntungan yang sebesar-besarnya dan Tina adalah artis yang saat ini sedang digandrungi oleh semua kalangan, jadi kalau perusahaan kami merekrut Tina, otomatis produk kami akan banyak yang beli," sahut Pak Riko.

"Tapi aku tidak bisa terima Pak!" sentak Ishika emosi.

"Kamu memang tidak sopan Ishika, sudah berani membentak saya! lebih baik sekarang kamu keluar dari ruangan saya, dan saya akan membatalkan kerjasama kita!" bentak Pak Riko.

"Apa? Pak, aku mohon maafkan aku tapi tolong jangan batalkan kerjasama kita," seru Ishika memohon.

"Tidak bisa, saya tidak mau bekerjasama dengan artis yang tidak punya etika seperti kamu, jadi sekarang juga kamu keluar dari ruangan saya!"

Viki bangkit dari duduknya dan berusaha membujuk Ishika.

"Ayo Ishika, lebih baik sekarang kita pergi dari sini," bujuk Viki.

"Tidak bisa sayang, aku tidak bisa disingkirkan begitu saja oleh artis pendatang baru itu."

"Sudah, jangan seperti ini ayo kita pulang."

Viki pun akhirnya menyeret Ishika untuk keluar dari ruangan Pak Riko, sementara itu Kiran hanya tersenyum sinis melihat Ishika emosi seperti itu.

"Ini baru awal Ishika, selanjutnya akan ada hal yang jauh lebih mengejutkan untukmu," batin Kiran.

Viki mendorong paksa tubuh Ishika supaya masuk ke dalam mobilnya, lalu Viki pun melajukan mobilnya meninggalkan gedung itu.

"Kamu apa-apaan sih Vik, bukanya membantu aku malah nyeret aku seperti ini," kesal Ishika.

"Memangnya apa yang harus aku bantu? perusahaan itu memutuskan memakai artis baru, terus salahnya dimana? lagipula kamu kan baru mau casting bukanya tanda tangan kontrak," sahut Viki.

"Kamu benar-benar menyebalkan Viki, seharusnya kamu membela aku bukanya malah menyalahkan aku juga."

"Sudahlah Ishika, aku malas pagi-pagi harus bertengkar denganmu. Sekarang aku antar kamu pulang, soalnya hari ini aku masih banyak pekerjaan," seru Viki.

Ishika tidak mau berdebat lagi, hingga akhirnya Viki pun mengantarkan Ishika pulang. Sesampainya di depan rumah Ishika, Ishika pun langsung keluar tanpa bicara sepatah kata pun karena saat ini Ishika sedang sangat marah kepada Viki.

Viki tidak memperdulikan Ishika, dia pun segera melajukan kembali mobilnya meninggalkan rumah Ishika.

Selama dalam perjalanan, Viki terus saja memikirkan wajah Kiran. Wajah cantik Kiran terus saja mengusik pikirannya.

"Astaga, wanita itu cantik banget," gumam Viki dengan senyumannya.

Viki tidak tahu, kalau wanita yang saat ini dia puja-puja itu adalah mantan istrinya yang dulu dia siksa dan dia sebut sebagai wanita si buruk rupa.

*

*

*

Maaf guys, baru up lagi beberapa hari ini Authornya tumbang alias sakit jadi maaf kalau baru up lagi🙏🙏

Jangan lupa

like

gift

vote n

komen

TERIMA Kasih

LOVE YOU

1
Simba Berry
baru tahu aku kalau rumah orang terkaya no 1 dinegaranya ada juga menyimpan mie instan dirumahnya.
Simba Berry
ayahnya guntur tdk salah dan gunturpun tdk salah,yg salah hanyalah keadaan.
Simba Berry
jangan kaburlah kiran..kenapa tdk pamitan saja seperti kemarin.kamukan anak baik.ha..ha..ha..ha.
Simba Berry
ya allah pakaj pamitan segala.ada2 aja🤣🤣🤣🤣
Omah Tien
cewe bodonh
Evy
cepat banget Thor sembuh paska operasi... cuma satu malam saja.butuh berbulan-bulan untuk kembali normal..
🌸so0bin🌸
ah gak seru si mita nya baik² aja....
🌸so0bin🌸
padahal lagi nungguin si mita di apa²in ini 😁
🌸so0bin🌸
semoga acara silaturahmi nya lancar dan si mita bisa selamat 😑😑😑
🌸so0bin🌸
sebentar lagi kayaknya bakalan ada acara silaturahmi antara si mita dan deddy raj...gak ketinggalan guntur juga
🌸so0bin🌸
Si mita mau nyobain rasanya di senggol deddy raj kayanya
🌸so0bin🌸
malah penasaran sama si mita mau ngelakuin apa ya
🌸so0bin🌸
Si guntur mah galak bener....pelan² ke ngajarin incess ny bagaimanapun dia kan belum terbiasa
🌸so0bin🌸
kok aku malah takut nanti incess patah hati ya
🌸so0bin🌸
ah si guntur mah pura² marah ke biar tuh incess bahagia😅😅😅
🌸so0bin🌸
anak emas emang beda ya gak kaya diriku yg udah enek sama mie saking seringnya makan mie 🤣🤣🤣
🌸so0bin🌸
galak² tapi perhatian juga....
🌸so0bin🌸
aduh incess kenapa nonton sih bisa gaswat tuh klo guntur nantinya jadi gak konsen atau malah jadi penyemangat buat guntur ya
🌸so0bin🌸
nonton aja incess tuh pengawal yg ada di rumah ajak semua 🤣🤣
🌸so0bin🌸
kamu harus bisa jaga diri incess jaga² klo si mita ngelakuin sesuatu,,, yg namanya orang patah hati kan bisa sampe kesetanan kelakuannya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!