NovelToon NovelToon
Dihamili Adik Kelas

Dihamili Adik Kelas

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Tamat
Popularitas:2.3M
Nilai: 4.9
Nama Author: Anarita

Hanya Karena ingin tahu gebetannya H*** atau tidak, Laura melakukan sebuah kesalahan fatal hingga dirinya dinyatakan hamil.

Apakah kebodohan yang Laura lakukan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Anarita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Main Keroyokan

"Kalian jangan beraninya main keroyokan!" Laura menatap wajah mereka satu persatu, matanya menyalang tajam penuh kebencian. "Lawan gue aja kalo berani!" seru gadis itu. Sontak semuanya tertawa geli mendengar ucapan Laura.

"Stttt, lo manis banget kalo marah! Gue j*lat juga, lo, lama-lama!" seru ketua geng yang wajahnya sengaja dibuat garang.

Tak lupa ia menjawil dagu Laura penuh arti. "Mending lo sama gue daripada cowok tulang lunak kaya dia! Gue bisa jagain lo, apa lagi puasin lo, bisa banget!" imbuhnya kemudian.

Mendadak Arga merasakan hawa panas meradang di dadanya. Ia bisa terima ketika anak urakan itu memukul dirinya atau mengejek ketidakbecusannya dalam berkelahi, tapi ia tidak rela melihat seorang gadis dilecehkan seperti itu.

Arga bangun dari keterpurukannya, dengan satu gerakan mantap, Arga menonjok pipi cowok itu hingga tersungkur jatuh. Walaupun Arga tidak pernah berkelahi, tetap saja ia memiliki jiwa laki-laki ketika dilanda emosi.

"Widihhh ... bisa ngelawan juga lo, ternyata? Udah siap by one!"

"Ngga usah gangguin dia! Kalo lo emang cowok sejati, lo nggak akan berantem sama cewek!" balas Arga emosi.

Tiga cowok itu mulai mengelilingi Arga yang sedang berdiri emosi. Sementara Laura masih memperhatikan Arga di belakangnya, ia ingin melihat dulu, apa yang akan dilakukan Arga selanjutnya.

Dengan wajah sinis menghina, salah satu anak buah ketua geng itu menendang kaki Arga hingga ia tersungkur dan jatuh ke aspal kembali. Mereka bertiga menendangi tubuh Arga bertubi-tubi. Arga diam seraya menahan sakit, cowok itu tidak berani melawan. Percuma juga, dia pasti kalah melawan mereka bertiga.

"Stop...!"

Laura berteriak kencang sekali. Dengan satu gerakan mantap, cewek itu melompat tinggi, mengambil gerakan memutar tubuh lalu melayangkan sebuah tendangan tepat di rahang ketiga cowok itu. Mereka tumbang dalam sekali tebas gerakan kaki Laura.

"Gila! Lo cewek jadi-jadian, ya?" Ketiga cowok itu menggeram kesakitan, merasakan rahangnya yang sepertinya mau patah.

"Gue bisa lebih dari itu kalo kalian mau! Ayo kita lanjut kalau kalian mau berantem, gue ngga takut," jawabnya lantang.

Untuk pertama kalinya mereka merasa diinjak harga dirinya sebagai geng tawuran. Bagaimana mungkin seorang cewek yang kelihatan manja mengalahkan tiga cowok sekaligus dalam satu gerakan?

"Sorry ya, kita ngga level berantem sama mahluk cewek.l!" Mereka bertiga mundur serentak mengikuti instruksi ketuanya. Lalu menyalakan motor dan naik satu persatu. "Awas lo, ya! Ketemu sekali lagi gue habisin," Ancam mereka pada Arga. Kemudian mereka pergi setelah melayangkan tatapan sinis ke arah Arga.

"Jangan berani sakitin, Arga gue!" teriak Laura saat motor mereka melaju pergi. Laura segera menghampiri Arga yang duduk tersungkur menahan sakit. "Ga, ayo bangun!"

Laura memapah tubuh lemas Arga ke pinggir trotoar, mendudukan cowok itu lalu memberikan sebungkus tisu sembari memalingkan wajahnya.

"Hapus darah di bibir Arga, aku takut lihatnya!"

"Ngga mau, biar kayak gini aja, biar lo ngga mau liat muka gue lagi," ledek Arga kepadanya.

Entah mengapa, Arga merasa senang melihat Laura ketakutan seperti itu. Lucu saja, dibandingkan Laura yang suka kegilaan terhadap dirinya, Arga lebih suka melihat Laura yang ketakutan seperti anak kecil.

Darah mampu membuat seorang Laura berhenti memandangi wajah Arga seperti biasanya. Alangkah indahnya jika Laura mampu berhenti over protektif pada Arga. Mungkin Arga tidak akan sebenci ini terhadap Laura.

"Ga!"

"Paan?"

"Pliss! Jangan main-main. Cepetan dihapus darahnya. Kalo Arga ngga mau lakuin, aku mau teriak aja! Biar Arga dikira lagi jahatin aku, terus Arga digebugin lagi," ancamnya kesal.

1
ida nurhidayah
♥️👍
Hadijah Nadia
Luar biasa
Hadijah Nadia
👍👍👍
nur Hayati
Kecewa
Qaisaa Nazarudin
8 tahun berjuang sendiri,Semuanya nisa berjalan dgn mudah seharusnya,Orang bilang KEJUJURAN itu penting,Kalo Laura jujur dari awal ke keluarganya,Pasti semuanya juga akan baik2 saja,Ini Laura aja yg bikin ribet sendiri..Aelaah..
Qaisaa Nazarudin
Bagus Rene,Arga emangnharus tau..Lama2 aku makin enegndgn sikap nya Laura..
Qaisaa Nazarudin
Aku gak tau mau ngomong apa,Laura ini cewek apa ya BODOH,BEGO APA OON SIH, Itu anak punya Bapak,Kamu juga punya keluarga,Kenapa harus nanggung sendiri,Dari dulu sampai sekarang gak abis2 dengan kebodohan dan kebegoan nya..🤦🤦
Qaisaa Nazarudin
1 jam, Kalo aku tuh udah siap semuanya..1 jam ya bukannya 1 menit,Dasar Laura aja yg lemot..
Qaisaa Nazarudin
Semuanya juga berasal dari Laura yg terlalu Terobsesi ke Arga,Sampai sanggup merendahkan harga diri,Makanya Roma kerjain,Tapi ngerjain nya kelewatan..
Qaisaa Nazarudin
Masuk jebakan,Pasti air itu di kasih obat..
Qaisaa Nazarudin
Astaga Laura..🤦🤦🤦
Qaisaa Nazarudin
Harusnya Arga cari pacar,Biar Laura gak ngejar2 kamu lagi..
Queen Mother
Pagi-pagu? Pagi-pagi
Queen Mother
Kai? Kata apa itu Thor?
Queen Mother
Siapa An?
Queen Mother
🤣🤣🤣 emang selera anak SMA yaaa nasi goreng
Queen Mother
Menjelang Thooooorr
Queen Mother
Pergi Thor, bukan peri… muni peri kali aah
Queen Mother
Iyaaa 🤣🤣 cowo klo liat yang seksoy-seksoy biji mayanya mo keluar noh
Queen Mother
Yaaah ternyata lakik bawa hair dryer jugak?
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!