Aqila dan Arga adalah sepasang suami istri yang terpaksa menikah. Ini adalah keinginan dari Sherly sahabat dan juga calon istri dari Arga.
"Kumohon ini adalah permintaan terakhirku." Kata kata itu yang membuat mereka bersatu. Meskipun awalnya mereka terpaksa untuk menikah. namun lama kelamaan meraka merasa nyaman satu sama lain.
Apakah mereka akan selalu bahagia? Bagaimana jika Sherly kembali? Siapa yang akan di pilih Arga pada akhirnya?
Yuk simak cerita selengkapnya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fadhila dila, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
eps 11
"Mas.. bangun mas.." ucap Aqila sambil mengguncang lengan suaminya.
"Sebentar lagi ya.." ucapnya sambil membawa Aqila ke dalam pelukannya. Aqila terdiam seketika saat sadar bahwa sekarang yang ada di hadapannya adalah dada bidang suaminya.
"mas.. ko malah meluk aku sih.. cepet lepasin mas.. cepet bangun.. katanya mau tamasya kita.." ucap Aqila sambil mendongak memandang wajah suaminya.
"Sebentar lagi ya.. aku ngantuk banget ini.. semalem ga bisa tidur.. gara gara kemaren sore aku tidur pules banget." ucap Arga yang masih setia menutup matanya. Lalu Aqila sedikit menggeserkan tubuhnya agar bisa terlepas dari pelukan Arga. "Diem Qila.. kaya gini dulu sebentar aja.. aku ngerasa nyaman kalo lagi meluk kamu.. kalo kamu gerak gerak terus nanti pasti ada yang bangun.. makanya diem aja ya sayang.." lanjutnya
Seketika wajah Aqila merona mendengar perkataan Arga. hingga membuat ia terdiam menuruti perkataan Arga. 10 menit telah berlalu tapi tidak ada pergerakan dari Arga. Malah tidur Arga semakin nyenyak karena terdengar suara dengkuran halus dari Arga.
Aqila mencoba melepaskan pelukan Arga. namun gagal karena pelukan Arga semakin erat terhadap Aqila. "diem Qila jangan gerak gerak terus." ucap Arga dengan masih setia menutup matanya.
"mas.. bangun dong..udah hampir jam 9 loh ini." balas Aqila. "kalo ga mau bangun juga aku bakalan pergi sendiri.. kalo ga juga bisa sih minta kak Faisal buat nemenin aku jalan jalan." ancam Aqila.
"kamu ngancam aku sayang?" tanya Arga "jangan coba coba ya kamu pergi sama laki laki lain" lanjutnya.
"ya udah makanya cepetan bangun.. ayo kita pergi jalan jalan.." sambung Aqila.
"cium dulu.. nanti aku baru bangun." ucap Arga.
"mas sejak kapan kamu jadi mesum? oia aku baru sadar ko kamu manggil aku dengan sebutan sayang sih?" tanya Aqila.
"sejak hari ini dan seterusnya aku bakalan mesum terus sama kamu. toh kamu istri aku. aku manggil kamu sayang karena aku udah mulai sayang sama kamu. emang salah ya kalo suami kamu ini manggil kamu dengan sebutan sayang?" ucap Arga balik nanya.
Aqila terdiam sejenak. Mendengar kata kata Arga hatinya mulai menghangat. Malah sekarang Aqila balas memeluk Arga dengan erat. Arga tersenyum senang karena dengan Aqila memeluk dirinya berarti ia sudah mulai mau menerimanya.
"Cuma di peluk aja nih ga akan di cium?" tanya Arga. sedangkan Aqila semakin menenggelamkan mukanya di dada bidang Arga. "ya udah kalo kamu ga mau cium aku." lanjutnya
Arga sedikit memberi jarak antara dirinya dan Aqila. ia menelungkup wajah Aqila dengan kedua tangan nya. lalu CUP ia mencium kening Aqila di susul kedua mata Aqila. lalu hidung.. kedua pipi dan terakhir ia mencium bibir Aqila. seketika tubuh Aqila menegang. Arga hanya tersenyum melihat reaksi dari Aqila.
"Ga akan di bales nih ciuman nya?" tanya Arga.
"Udah sana mandi.. udah siang ini.. aku siapin bekal buat kita dulu." balas Aqila sambil berlari menuju pintu keluar dari kamar tersebut. Arga hanya tersenyum melihat tingkah Aqila.
"Maafkan aku Sherly. tapi aku juga harus melanjutkan kehidupanku. aku tidak bisa menyakiti perasaan wanita yang sangat baik seperti Aqila. sekarang Aqila lah duniaku. aku akan mulai menerimamu Aqila. Aku akan berusaha membuatmubahagia berada di sisiku. agar kamu tidak akan menyesal menikah denganku." batin Arga.
Lalu Arga mulai membersihkan dirinya.setelah selesai ia menyusul ke tempat istrinya berada. dilihatnya sang istri yang sedang sibuk membuat perbekalan mereka. lalu Arga mendekati Aqila dan memeluk Aqila dari belakang.
"Aaakkhh.."jerit Aqila karena kaget. "kamu tuh mas.. ngagetin aku aja. kalo aku kena serangan jantung gimana?" ucap Aqila sedikit kesal. Hanya di balas cengiran dari Arga.
setelah mereka selesai sarapan. mereka pun memasukan barang bawaan nya ke dalaŹ m mobil. setelah siap mereka pun pergi ke tempat tujuan.
"Mau kemana sih kita mas?" tanya Aqila
"Ke suatu tempat. kamu pasti suka sayang. itu termasuk tempat vavorit aku di sini." balas Arga sambil tangan kirinya meraih tangan Aqila dan menggenggamnya. lalu menarik tangan Aqila dan CUP Arga mencium punggung tangan Aqila
Lagi lagi wajah Aqila merona. "ga usah malu malu gitu dong Qila. gemes aku jadinya." ucap Arga.
"Itu semua yang pertama bagiku mas.. makanya aku malu banget. aku ga tau harus berbuat apa." ucap nya sambil menunduk malu malu.
"sini sayang aku ulangi kejadian di kamar tadi. biar jadi yang kedua buat kamu." ucap Arga menggoda Aqila.
Setelah menyadari bahwa mobilnya sudah berhenti. Aqila lantas keluar dari mobilnya. dan mendekati air terjun yang ada disana.
"Wah.. indah banget mas." ucap Aqila sambil menatap takjub ke arah air terjun itu.
Arga mendekat dan memeluk Aqila dari belakang. Aqila sudah mulai membiasakan diri dengan kelakuan Arga.
"Kamu suka?" tanya Arga dan hanya di balas anggukan oleh Aqila. "berenang yuk sayang" lanjutnya.
"Aku ga bawa baju mas. kamu aja yang berenang. aku tunggu disini aja" jawab Aqila.
"baiklah. " ucap Arga sambil melepas baju dan celana panjangnya hanya meninggalkan ****** ***** dan celana boxer yang masih melekat di tubuhnya.
Aqila mengeluarkan ponselnya. ia memotret keindahan alam disini. diam diam ia memotret Arga. setelah sekian lama. ia mengubah mode kamera handphonenya menjadi mode selfie. Ia berselfie ria dengan latar air terjun itu. tak di sangka. sosok Arga ikut tertangkap kamera. Di foto itu Arga sedang menatap Aqila dengan senyuman yang hangat. Aqila tersenyum melihat hasil jerpertan nya.
Tiba tiba saja Aqila dikagetkan dengan teriakan minta tolong dari Arga.
"Sayang.. tolong sayang.. kaki aku kram.. aku ga bisa gerak." teriaknya Arga di sela ia hampir tenggelam.
Aqila yang mendengar teriakan minta tolong dari sang suami pun bergegas menolong. ia membuka sepatu dan cardigan yang melekat di tubuhnya. ia hanya memakai tantop dan celana pendek nya saja. tanpa pikir panjang ia pun berenang mendekati sang suami. setelah berhasil meraih tubuh sang suami kini ia tahu bahwa itu hanya akal akalan sang suami agar ia ikut berenang.
Terdengar suara tawa dari sang suami membuat Aqila kesal. "kamu bohongin aku mas.." ucap Aqila kesal.
Aqila membalikan tubuhnya untuk kembali ke dataran. namun Arga dengan cepat menangkap tubuh Aqila.
"Jangan marah dong sayang.. aku cuma becanda." jawab Arga sambil tersenyum ke arah Aqila.
"Becanda kamu gak lucu mas.." balas Aqila sambil mendelikan matanya.
"maaf sayang.. maaf.. abisnya aku pengen berenang sama kamu. tapi kamunya tetep ga mau. ternyata dengan cara ini aku jadi bisa berenang sama kamu." ucap Arga sambil memeluk Aqila. "maaf ya sayang.. jangan marah lagi" lanjutnya.
"terus gimana kita pulang.. kan dingin kalo baju kita basah. bisa bisa sakit kalo kita pulang dengan keadaan basah kaya gini." ucap Aqila.
"Mas udah siapin baju untuk kita berdua di dalam mobil sayang.. tenang aja." jawab Arga.
"Jadi kamu udah ngerencanain ini mas.. wah ternyata suami aku selain mesum dia juga licik ya." ledek Aqila membuat Arga tertawa.
Mereka pun melanjutkan aktifitas berenang mereka dengan sesekali di iringi kejahilan Arga terhadap Aqila. setelah dirasa lelah dengan aktifitasnya mereka mengganti pakaian di tempat yang sudah disediakan. Lalu memakan bekal yang mereka bawa. Dan kembali menuju vila karena hari sudah mulai sore.
cuman kurang greget ceritany,tp tetap semangat ya thor,dan semoga banyak yg baca ceritamu 😊😊😊
pahit ditengah
ending yg maies