~Keynan Putra Pratama~
Seorang Cassanova jatuh cinta dengan gadis miskin pelayan caffe.
Apakah key benar² jatuh cinta???
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mom'sKha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
# Berusaha
...***Apapun akan aku lakukan demi kebahagiaan keluargaku,walaupun raga ini terasa lelah...
..._Syifa Az-zahra***_...
...****************...
Seorang gadis berjalan menunduk menyusuri lorong rumahsakit
berjalan perlahan dengan gontai,sesekali mengusap pipinya yang basah
tes..
tes..
airmatanya tak bisa tertahan lagi ketika melihat pintu ruangan sang ayah
duduk perlahan di kursi yang terletak di depan ruangan ayahnya,menangkup wajahnya sambil menangis
"Apa yang harus aku lakukan, kemana lagi aku harus mencari pinjaman untuk biaya operasi ayah hiks..hiks.." semakin lama semakin terdengar sendu
Namun tangisnya berhenti ketika mendengar suara pintu terbuka
"kaka...." lirih sang adik
kemudian duduk di samping syifa memeluk sang kaka
"Kaka bagaimana,apakah kaka sudah mendapatkan biaya untuk operasi ayah ?" tanya sang adik
Syifa menggelengkan kepalanya kemudian melepaskan pelukan sang adik,
syifa menggeser duduk dan menghadap ke arah sang adik,memegang kedua pundak sang adik
"Dek gak usah khawatir kaka akan terus berusaha mencarinya,kaka yakin pasti kaka bisa dapat biaya untuk operasi ayah"
"Tapi kak..." syifa langsung memotong perkataan sang adik
"Biar semuanya menjadi urusan kaka,kamu hanya perlu berdo'a dan terus menjaga ayah dan ibu "
kata syifa yang di balas anggukan sang adik
" Oh iya kak ,tadi dokter mencari kaka...kaka di tunggu di ruangan dokter " jelas sang adik yang tiba-tiba mengingat pesang dokter yang tadi memeriksa sang ayah
Syifa menggangukan kepala kemudian berdiri dari duduknya
"Kaka ke ruangan dokter dulu ya dek "
................
tiba di depan ruangan dokter,syifa langsung mengetuk pintu
tak lama pintu terbuka,seorang suster mempersilahkannya masuk kemudian syifa duduk di depan dokter
Dokter menjelaskan keadaan sang ayah saat ini yang semakin memburuk,dokter menyarankan agar cepat di lakukan operasi sesegera mungkin
"Iya dok saya sedang berusaha mencari biayanya,insyaAllah setelah saya dapat uangnya saya akan memberitahukan dokter "
ucap syifa
"Baik lah,dan ini resep obat yang harus segera di beli " dokter kemudian memberikan secarik kertas resep obat yang harus segera di beli syifa
Syifa berdiri kemudian pamit meninggalkan ruangan dokter
syifa segera menuju apotek,
tak lama ia tiba di depan apotek langsung menyerahkan resep obat yang ia bawa
"Semuanya berapa mbak ?" tanya syifa kepada petugah apotek
"Semuanya 450 ribu mbak" jawab sang petugas
syifa membuka dompetnya mengeluarkan uang yang ada di dompet kemudian menghitungnya
Ya Allah uangnya cuma ada 250 ribu,ga bakalan cukup. bagaimana ini ? apa obatnya aku beli setengahnya dulu **ya** biar nanti aku beli lagi setengahnya setelah mendapat uang
_batin syifa_
"maaf mbak apa bisa obatnya saya beli setengahnya dulu ?"
petugas menganggukan kepalanya
tak lama syifa pun menerima obat dan langsung kembali menuju ruangan ayahnya
Tiba di ruangan syifa langsung menyerahkan obat kepada ibunya
"Bu, ini obat untuk ayah maaf ya bu kaka baru beli setengahnya insyaAllah besok kaka beli setengahnya lagi "
"iya tidak apa-apa nak "
"Ka,uang kita untuk makan hanya tinggal segini ka itu juga di tambah tabungan adek paling cukup untuk kita makan 2 atau 3hari " jelas sang adik
"Kamu jangan khawatir dek, kaka nanti akan cari kerja sampingan kamu jangan banyak fikiran ya "
syifa menghampiri sang ibu
"Bu,syifa pergi dulu ya syifa mau cari kerja. Do'ain syifa ya bu mudah-mudahan syifa bisa cepat dapet kerjaan "
ibu langsung memeluk syifa
"Maafkan ibu ya nak, ibu banyak merepotkan kamu. Kamu harus bekerja banting tulang demi kami hiks...hiks.." ucap ibu sambil menangis
"Gak apa-apa ko bu,syifa ikhlas..ini memang kewajiban syifa. Ibu jangan banyak fikiran"
ibu melepas pelukannya
"Oh iya, kamu sudah makan nak?"
"Sudah bu, syifa sudah makan tadi " jawab syifa berbohong
Memang dari tadi pagi syifa belum sempat makan
"Syifa berangkat ya bu ,Assalamu'alaikum"
syifa kemudian berjalan meninggalkan rumahsakit
krriiuukk..kriuukk
perut syifa berbunyi
"Ya Allah aku lapar " kemudian syifa mengeluarkan dompetnya
"Uang aku tinggal segini,kalo aku beli nasi pasti uangnya tidak akan cukup untuk ongkos. Lebih baik aku beli roti dan air minum saja "
Syifa mencari warung di pinggir jalan,setelah itu duduk di bangku sambil memakan roti yang ia beli
Tanpa sepengetahuannya seseorang mengawasinya
mengambil beberapa fotonya
...****************...
***Jangan lupa like,vote n sarannya ya guys 😊
maaf juga masih banyak typo 🙏🙏***