Tiga hari setelah menandatangani surat perceraian itu aku menikah lagi tanpa pernikahan tanpa pesta tanpa gaun dan tak ada ucapan selamat sama seperti pernikahan pertamaku. Pernikahan yang begitu kejam aku dibuang setelah tidak dibutuhkan lagi dan lalu aku menikah dengan bos mafia besar dinew york,, Bagaimana kisah selanjutnya antara mia dengan bos mafia itu akankah mia akan ditinggalkan lagi untuk kedua kalinya?? Yuk mari kita tonton novelnya saja
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Siti Aisyah29, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 11
Kemudian Tuan Smithpun mendekatkan tatapan wajahnya kearah Mia, wajahnya terpahat hanya beberapa inci dari wajah Mia, mata gelapnya terkunci pada matanya, nafas panasnya menyapu leher Mia, dia berbau alkohol bercampur dengan aroma khasnya, pria paling berkuasa di New York itu tampaknya akan melahapku dengan segera lalu Mia langsung berkata ;
" Tuan Smith anda sepertinya sedang mabuk ". dengan takut Mia mengatakannya.
Lalu sang tuan pun menyadarinya dan berkata ;
" Iyah kamu benar, maafkan aku Mia, aku terlalu banyak minum ".
Tak satu pun dari mereka berbicara lagi selama sisa dalam perjalanan. Denyut nadi Mia bergemuruh di telinganya.
Sesampainya dirumah bocah kecil itu menyelamatkanku dari tatapan julian lalu caspian berlari menuju kearah ku dan berkata ;
" Selanjutnya bacakan buku ini Mia ".
Lalu Mia menggendongnya dan menuju kamarnya.
Saat Caspian tertidur lalu Mia membuka laptopnya untuk mencari lowongan pekerjaan baru untuknya karena malu tuan akan bertingkah aneh kepada Mia, namun hasil zonk tidak ada yang sesuai dengan pekerjaan sekarang ini.
Tiba - tiba pesan masuk lewat telepon mia dan pesan itu dari sang tuan, mia disuruh membuatkan kopi untuknya padahal tugas dari membuat kopi ini kan harusnya sudah tanggung jawab dari kepala pelayan, namun mia akhirnya membuatnya kopi espresso segar untuknya lalu aku teringat kembali aturan dalam rumah ini tidak boleh memasuki ruangan lantai tiga.
Mia berdiri ragu dibawah tangga sambil membawa segelas kopi ditangannya, mia tak bisa memutuskan apakah ini ujian atau balas dendam sang tuan lalu mia menelpon sang tuan ;
" Tuan Smith kopimu sudah siap tolong ambil kesini kutunggu dibawah tangga lantai dua ".
" Bawa keatas". Ucap sang Tuan.
Sebelumnya Mia pun sudah merekam percakapan dari telepon itu, jika dia macam-macam denganku Mia setidaknya punya bukti.
Jantung Mia berdebar kencang dan tanpa ragu pun Mia naik keatas lantai tiga itu, lalu aku mengetuk pintu
Tokk tokk tokk!!! .
Suara pintu diketuk.
Dari dalam Tuan Smith berkata ;
" Masukk!!"
Lalu Mia mendorong pintu itu hingga terbuka, nafas mtia tercekat, sang Tuan baru saja selesai mandi, dia menggunakan jubah sutra hitam yang diikat longgar di pinggangnya, setetes air meluncur dari rahangnya turun ke lehernya, dia tampak seperti karya seni.
Kemudian mia memberikan kopinya kepada tuan lalu sang Tuan Julian sengaja menyentuhkan ujung jarinya ke ujung jariku dan dia berkata ;
" Mia apa kau benar - benar takut kepadaku? Apa aku terlihat seperti monster dimatamu?, mulai sekarang kamu boleh datang ke kamarku kapanpun kamu mau..
Wajah Mia mulai panas dan Mia pun pergi meninggalkan kamar sang Tuan dengan tersenyum manis di pipinya itu.
Keesokan paginya aku terbangun dengan kepala pusing sekali dan tenggorokan pun sakit mungkin karena semalam aku minum di acara gala itu mia hampir tak tidur dan sepertinya masuk angin.
Saat hendak turun kebawah aku mendapati Tuan Julian Smith sedang duduk santai sambil mengerjakan pekerjaannya di laptopnya dan tiba - tiba aku batuk ;
Uhukk uhukk!!!,
Lalu Tuan pun datang kepada Mia dan punggung tangannya memegang kepala mia, menyentuh dahi dengan lembut, tubuh mia langsung menegang.
" Apakah kamu sakit? ". Ucap sang Tuan Julian,
Lalu Tuan Julian Smith menuntun Mia dengan hati - hati ke sofa, setelah itu dia mengambilkan minum dan juga obat untuk mia.
Tidak disangka seorang tuan mafia yang sedang sibuk dengan pekerjaannya lalu tiba - tiba perhatian dengan pengasuhnya itu. Betapa beruntungnya ibu Caspian dulu mendapatkan hati sang tuan smith.
Setelah meminum obat mia kembali lagi ke tempat tidurnya karena dia tidak mau mengganggu pekerjaannya. Tepat saat mia hampir tertidur tiba - tiba teleponnya berdering, dan ternyata itu nomor yang tak dikenal setelah mengangkat telepon itu ternyata itu adalah sebastian.
" Mia ini aku Sebastian, jangan tutup teleponnya, cepat keluar aku parkir diluar gerbang keluarga smith, keluar sekarang atau aku akan ke pintu depan ".
Ujar Sebastian sambil mengancam Mia.
Mia tak punya pilihan dia tidak bisa membiarkan Sebastian datang ke pintu depan karena Mia tidak mau masa lalunya dibongkar didepan semua orang.
Akankah Mia menemui Sebastian itu sendiri atau bersama sang Tuan Smith?
Jangan lupa tonton episode selanjutnya ya guys
Jangan lupa like, komen dan follow
Terimakasih sudah membaca.
pas Julian pulang langsung takjub dia nya
dasar, minta disiksa ini orang...
Caspian ya yang datang💪