Pengorbananku untuk selalu mempertahankan cinta kita berakhir hancur,karena hilangnya sebuah kepercayaan mu padaku,hanya karena sebuah kesalahpahaman kamu memilih meninggalkanku .
Namun aku tidak sebodoh itu untuk meratapi kepergian mu,jika kamu meninggalkanku aku tidak akan bertindak bodoh untuk tetep bertahan menunggumu dengan cinta yang masih tersimpan di hati.
Aku akan membalas rasa sakit di hatiku agar kamu tahu bagaimana rasanya menjadi orang yang sudah tidak dipercayai lagi.
Bagaimana kisah selanjutnya..........
Selamat membaca
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon j. seft, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 11
"Aaaa tolong hantuuu,tolonggg" teriak Alex kencang hingga membuat para pengunjung menoleh ke arah rumah hantu karena kaget mendengarkan teriakan Alex.
Alex masuk ke dalam sebuah ruangan dan segera menutup pintunya ,nafas Alex memburu karena ketakutan yang luar biasa. "Apa hantu itu masih mengejarku , ini terakhir kali ya aku ikut masuk ke dalam rumah hantu ini,huh astaga" ucap Alex sendiri ,tiba tiba ruangan itu mati lampu,Alex tambah merinding.
"Kenapa harus mati lampu sih" ucap Alex.Tiba tiba Alex merasa ada yang memegang bahunya, "Kakak" ada suara di samping Alex ,Alex meraba bahunya dan merasakan ada lengan yang memegang bahunya ,Alex pun berteriak dan keluar dari ruangan itu.
Damara terperanjat mendengarkan teriakan Alex yang mengelegar.Damara langsung berlari ke sumber suara.
Damara melihat ke sekeliling dan melihat Alex dengan tubuh yang gemetaran duduk ketakutan di pojokan , damara mendekat ke arah Alex dan memegang bahunya .Alex terperanjat kaget namun damara langsung memeluk tubuh Alex.
Alex yang merasa aman dan nyaman pun mulai tenang dan tidak ketakutan lagi. "Maafkan aku Alex,gara gara aku kamu jadi seperti ini,ayo kita keluar,jangan takut aku ada di sampingmu" ucap damara menenangkan Alex.
Alex mengangguk dalam pelukan damara.Saat damara membantu Alex bangun dari arah belakang ada hantu yang mencari rambutnya ,Alex pun melototkan matanya "Hantu gundulll" teriak Alex dan dengan spontan mengendong damara dan berlari dari rumah hantu menuju ke pintu keluar.
"Alex apa yang kamu lakukan turunkan aku" ucap damara pada Alex,namun Alex tidak mendengarkan damara,Alex masih was was dengan hantu yang masih mengejarnya di belakangnya.
Damara menepuk dahinya . Sampai di luar Alex menurunkan damara.Damara pun langsung melotot pada Alex ,"Nah kan kamu ketakutan,katanya tidak takut" ucap damara.Alex menghiraukan damara dan masih mengatur nafasnya .
Damara yang tak tega pada Alex pun mengelus puncak kepalanya ,"Sudah jangan takut ,kita sudah ada di luar ,kamu mau aku traktir Boba ?" ucap damara pada Alex.
Alex tersenyum ,dan tiba tiba hantu tadi ada di samping damara.Alex ingin berteriak lagi namun damara segera membekap mulut Alex dengan telapak tangannya ,"jangan berteriak" ucap damara memperingatkan Alex.
Hantu itu mendengus kesal lalu mengambil rambutnya yang ada di tangan Alex dengan kasar ,"Sudah aku bilang kembalikan rambutku malah lari " ucap orang yang menyamar menjadi hantu itu kesal lalu berlalu meninggalkan damara dan Alex.
Alex melongo tak percaya ,Damara pun melepaskan bekapan nya."Jadi dia bukan hantu" ucap Alex.Damara tertawa ,"Memang bukan jadi kamu pikir yang ada di rumah hantu itu benar benar real hantu ya hahahaha" tawa damara.
Alex berdecak sebal .Damara yang melihat raut wajah Alex yang sedang badmood pun mengelengkan kepalanya dan menarik tangan Alex menuju both minuman . "Udah jangan memasang wajah yang menakutkan mu itu,ayo aku traktir Boba" ucap damara.
Sampai di both Boba damara bertanya pada Alex ingin Boba rasa apa ,lalu mereka berdua pun membeli Boba sesuai kesukaan masing masing.
Setelah mendapatkan Boba kesukaan masing masing Indira mengajak Alex ke bianglala , "Ayo kita naik bianglala itu,ayo Alex" ucap damara sambil menarik tangan alex.
Sampai di bianglala Alex membayar tiket untuk naik damara pun sangat senang dan tidak sabar untuk naik.Setelah Alex membayar tiket petugas bianglala itu membuka pintu bianglala untuk Alex dan damara.
Damara langsung naik dan disusul Alex dibelakangnya.Alex melihat senyuman damara yang tidak hilang dari wajahnya,tak lama bianglala itu berputar.Damara tersenyum senang dan melihat pemandangan sambil sesekali menepuk nepuk lengan Alex untuk memberitahu Alex pemandangan yang dilihatnya, Alex ikut tersenyum lalu Alex pun mengambil handphonenya dan diam diam memfoto damara ketika damara menikmati pemandangan .
Alex tersenyum mendapatkan foto yang dia ambil diam diam .Damara menoleh pada Alex yang tersenyum senyum sendiri sambil melihat handphonenya .Damara mendengus kesal , "Bukannya menikmati pemandangan malah asyik main handphone ,pasti lagi chattan sama pacar" ucap damara.
Alex menoleh pada damara dan menyimpan handphonenya , ",ekhmm cemburu ya" ucap Alex mengoda damara.Damara kaget , "enak aja tidak aku sama sekali tidak cemburu kok" ucap damara.
"Hahahaha baiklah " jawab Alex .Tak lama bianglala itu telah berhenti ,Alex dan damara turun dari bianglala ."Yeyy aku sangat senang sekali,akhirnya setelah sekian lama aku bisa menikmati pasar malam lagi" ucap damara.Alex yang berada di belakang damara tersenyum.
Ketika damara berjalan damara melihat ke arah kembang gula ,namun damara sudah tidak punya uang lagi dan damara tidak enak meminta pada Alex.Alex melihat ke arah pandang damara .
"Kamu mau kembang gula?" tanya Alex .Damara langsung mengalihkan perhatiannya , "Tidak ,ibuku tidak memperbolehkan ku makan kembang gula kata ibu nanti tengorokkanku bisa sakit" jawab damara dan dianggukki Alex.
"oh iya aku lupa beli titipan budheku ,kamu ambil barang yang tadi kita titipkan di both ya ,aku akan menyusulmu nanti " ucap Alex pada damara lalu berlari meninggalkan damara .Damara berdecak kesal "IHH kenapa tidak dari tadi coba " ucap damara. Damara sudah sampai di both yang dititipkan barang milik mereka tadi.Namun damara bingung ingin membawanya gimana .
Damara pun memutuskan duduk di depan both itu sambil menunggu Alex datang sambil melamun memikirkan betapa manisnya kembang gula ketika ia makan ."Huh tidak masalah ,kapan kapan aku akan mengajak bapak dan beli kembang gula lagi" ucap damara .
"Ibu besok kita ke pasar malam lagi ya,indah ingin naik kuda lagi besok" ucap seorang anak kecil pada ibunya, ibu anak kecil itu tersenyum , "Tidak bisa sayang besok pasar malamnya sudah tutup ,ini hari terakhir pasar malam ini dibuka" jawab ibu anak kecil itu.
Indira yang mendengarnya pun menunduk sedih ,"Kenapa sih tadi aku tidak bawa uang yang banyak dan kenapa juga aku lupa tidak bawa handphone,menyebalkan " batin damara sambil menundukkan kepalanya.
Tiba tiba , ada yang menyodorkan kembang gula bentuk kelinci lucu di depan wajah damara.Damara melihat kembang gula itu tersenyum , lalu melihat ke arah seseorang yang menyodorkannya kembang gula ,"Alex" ucap damara kaget.
"hmm ini untukmu ,jangan cemberut terus nanti tambah jelek,makanlah" ucap Alex . Damara tertawa senang dan melompat kecil seperti anak kecil.Alex tertawa kecil melihat tingkah damara.
"Terima kasih banyakk Alexxx" ucap damara senang dan mengambil kembang gula itu dari tangan Alex. Damara tersenyum senang dan tiba tiba memeluk Alex senang ,dan ,cuppp