NovelToon NovelToon
Montir Cantik Milik Aditama

Montir Cantik Milik Aditama

Status: tamat
Genre:Obsesi / CEO / Dijodohkan Orang Tua / Tamat
Popularitas:117.3k
Nilai: 5
Nama Author: Serra R

Susah payah Rico mengumpulkan kepingan hatinya yang berserakan karena dua kali penolakan dari gadis yang merupakan cinta pertamanya.

Disaat dirinya sudah mulai kembali menata hidup tanpa lagi memikirkan cinta.

Hidupnya yang tenang kembali harus jungkir balik setelah secara terpaksa harus memenuhi permintaan sang mama untuk menikahi seorang gadis yang masih sangat belia.

Tak mampu menolak hingga pada akhirnya Rico memilih untuk mengajukan syarat.

"Aku tak akan mendua apalagi sampai menikah lagi, tapi bukan berarti kau berhak atas diriku. Jangan pernah mencintaiku karena cinta bagiku adalah sebuah kemunafikan belaka. Kau bebas dengan hidupmu dan aku dengan kehidupan ku meski kita terikat pernikahan." .... Rico Aditama

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Serra R, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 10

"Ah, dasar hantu ganteng menyebalkan." Pekiknya tertahan manakala pesannya tak juga dibalas oleh Rico.

Mulut Dee bahkan komat kamit entah apa yang gadis itu ucapkan, namun wajahnya benar-benar terlihat kesal.

"Siapa hantu ganteng?"

Tubuh Deviana terlonjak kaget, bahkan ponsel ditangannya nyaris terbang saat suara yang familiar terdengar jelas dari belakang tubuhnya. Dengan sedikit bergetar tubuh gadis itu berbalik untuk memastikan apa yang didengarnya adalah benar.

"Dasar hantu, bahkan kedatangannya pun suka sekali membuat jantungan. Untung ganteng, kalau nggak sudah habis kau ku tendang." Sungut nya dalam hati.

Sosok Rico sudah berdiri tegak di hadapannya saat ini. Dengan kedua tangan yang tersimpan di saku celana tanpa senyum di bibirnya. Jangan lupakan tatapan tajam nya dibalik kacamata hitam yang bertengger indah di hidung bangirnya. Pahatan wajah yang sungguh membuat hati siapa saja menjadi terpesona tak terkecuali Deviana. Namun gadis itu berusaha untuk menyembunyikan rasa kagumnya.

"Ckck bisa tidak kalau nggak ngagetin orang? suka sekali bikin orang jantungan. Kalau aku kena serangan jantung gimana? apa situ mau tanggungjawab?" Sungut gadis itu berkacak pinggang.

"Ogah." Singkat padat dan jelas. Jawaban yang Rico berikan membuat mulut Dee menganga lebar.

Ha

"Ha he ho, kamu pikir aku mau bertanggungjawab dengan apa yang ku perbuat? lagipula siapa yang menyuruhmu melamun hingga terkejut?" Jawab enteng Rico sambil berbalik menuju mobil dimana Roy sedang menunggunya disana.

"Dasar nyebelin."

"Aku bisa mendengarnya ya."

"Bodo amat, pergi sana. nyebelin!!

"Lima menit, jika kau nggak ikut masuk ke mobil maka tak ada lagi penawaran untukmu." Suara Rico kembali membuat Dee membelalakkan matanya.

Dengan langkah yang sedikit terhentak, pada akhirnya Dee menyusul lelaki di hadapannya itu. Sementara Roy yang menyaksikan interaksi keduanya dibalik kemudi hanya menggeleng. Terus terang baru kali ini dirinya melihat seorang

Rico menunjukkan sikap jahilnya pada orang lain diluar lingkup keluarga dan para sahabatnya.

Setelah menikmati makan siang di rumah yang ditempati oleh Adit dan kakaknya, yang tak lain adalah Deviana sendiri. Roy dan Rico berniat untuk melihat rumah keluarga Anggara yang tak lain adalah rumah kedua orang kakak beradik tersebut. Namun ditengah jalan keduanya melihat keberadaan Dee yang memperkenalkan dirinya sebagai Anggia pada mereka tak jauh dari lokasi bengkel tempatnya bekerja.

"Apa jam kerjamu fleksibel hingga kau bisa keluar masuk kerja sesuka hati?"

"Tidak. Hanya saja Bang Ben akan memberi kami kelonggaran waktu jika memang ada hal yang mendesak. Lagipula kita bisa membayar waktu yang kita pakai nantinya."

"Lalu bagaimana dengan rencanamu untuk bekerja paruh waktu? apa sudah ada atau kau masih mencarinya?"

"Ehm, jujur saja aku masih mencarinya. Aku sudah mencoba melamar di beberapa tempat tapi hingga hari ini belum juga ada panggilan." Dee tertunduk lesu.

Gadis yang duduk di bangku belakang seorang diri itu nampak murung dan semua itu dapat Rico lihat dari balik sepion. Diam diam, Roy melirik kearah sahabatnya tersebut sambil mengulum senyum tipis.

Setelah memakan waktu 30 menit, mobil melaju sedikit pelan. Kedua netra Deviana terbelalak sempurna. Dia hafal betul jalan ini dan juga komplek perumahan yang sedang mereka masuki.

"Ki.. kita mau kemana sebenarnya?" Suaranya bergetar dan semua itu dapat dirasakan oleh dua orang pemuda yang menempati bangku depan.

"Ada sebuah rumah disini yang akan dijual. Kami kesini untuk melihat lihat sebentar." Bukan Rico yang menjawab melainkan Roy yang melihat gadis itu semakin gelisah sementara Rico masih memperhatikan perubahan gadis itu dengan seksama.

Dee menatap nanar ke luar jendela, kedua matanya nampak berkaca kaca. Bayangan bayangan masa bahagia keluarganya melintas saling berberebut dalam ingatannya.

"Mama, papa." Gumamnya lirih nyaris tak terdengar.

Tubuh Dee semakin bergetar manakala mobil yang mereka tumpangi masuk kedalam sebuah rumah mewah dengan gerbang yang menjulang tinggi. Rumah yang terbilang paling mewah diantara yang lainnya.

Air mata yang berusaha ditahannya tak lagi mampu untuk ditepis. Kenangan bersama mendiang kedua orang tuanya membuat gadis itu rapuh. Dee tergugu dengan isak tangis tertahan.

"Kau tak perlu ikut turun, berdiamlah di mobil biar kami yang turun. Hanya sebentar setelah itu kita akan pergi ke suatu tempat." Rico berbicara namun nadanya sudah berubah, tak lagi ada kejahilan disana.

Tanpa merespon apapun, Dee hanya menunduk dan berusaha menguasai dirinya kembali. Dia yang mati matian menutup rapat jati dirinya hari ini nampak begitu lemah. Entah apa yang akan terjadi nanti yang jelas saat ini Dee merasa hancur.

Ditatapnya balkon kamar yang berada dilantai 2, dalam matanya kembali terbayang saat dirinya bercengkrama dengan sang mama. Wanita cantik nan lembut itu menyunggingkan senyum manisnya saat kedua anaknya mulai menjahilinya.

Balkon kamar kedua orang tuanya memang lebih luas dibanding dengan balkon kamar lainnya. Karena itulah mereka lebih betah berada disana menunggu sang papa pulang bekerja.

Dee mengusap air matanya, dari dalam mobil yang terparkir dihalaman tentu saja membuat gadis itu bisa secara langsung melihat apa saja yang dilakukan oleh orang-orang diluar sana. Beruntung, kaca mobil yang mereka pakai gelap hingga tak memungkinkan bagi orang luar untuk melihat ke dalamnya.

Seperti yang dikatakan oleh Rico, jika mereka hanya sebentar. Keduanya nampak sudah kembali dengan didampingi oleh lelaki gagah dengan tubuh yang sedikit tambun diantara mereka. Tangan Dee mengepal kuat, rasa benci semakin bercokol dalam dadanya melihat laki-laki yang tak lain adalah pamannya itu tertawa.

Sungguh berbanding terbalik dengan keadaannya juga Adit.

"Aku akan membalas semuanya, paman. Kesakitan yang adikku alami semuanya akan aku hitung, dan kau akan membayarnya nanti." Sorot mata penuh luka gadis itu nampak mengerikan. Akan tetapi Dee berusaha sekuat tenaga untuk tetap tenang di dalam mobil.

Tak ingin membuat curiga pada akhirnya Dee memilih untuk menunduk dan menyembunyikan dirinya di balik bangku depan. Belum saatnya dirinya ditemukan karena bila itu terjadi maka keselamatannya juga Adit akan kembali terancam.

1
Warni Warni
lahhhhh nanggung ruwetttt
Qaisaa Nazarudin
Wah keren De..👏👏👍👍👍
✮⃝🍌 ᷢ ͩ⏤͟͟͞Rᵃʸʸᵃ𒈒⃟ʟʙᴄ_𝐙⃝🦜
aku lanjut koment pke ini ya..
astaga pantes aja Rico jadi trauma, disaat dia bner" mencintai seorang gadis tpi mlaah dikhiannati bahkan sampai berbadan dua
☠ᵏᵋᶜᶟ𝓡⃟⎼ᴠɪᴘ🎯𝐀𝖙𝖎𝖓 𝐖ᵍᵇ𝐙⃝🦜
Mungkinkah yg berkeliaran itu om Pras
☠ᵏᵋᶜᶟ𝓡⃟⎼ᴠɪᴘ🎯𝐀𝖙𝖎𝖓 𝐖ᵍᵇ𝐙⃝🦜
Semakin rumit aja masalah kk Dee, semoga aja om Pram segera sembuh sehingga bisa menceritakan kejadian yang diketahui nya
☠ᵏᵋᶜᶟ𝓡⃟⎼ᴠɪᴘ🎯𝐀𝖙𝖎𝖓 𝐖ᵍᵇ𝐙⃝🦜
Ahhhh semakin penasaran dengan cerita yang bakalan bi Sani dan suaminya jelaskan ke mereka semua
Uba Muhammad Al-varo
semoga Dee cepat hamil dan semua penyelidikan dapat terungkap kebenaran nya.
☠ᵏᵋᶜᶟ𝓡⃟⎼ᴠɪᴘ🎯𝐀𝖙𝖎𝖓 𝐖ᵍᵇ𝐙⃝🦜: Alhamdulillah Dee dikelilingi orang2 ya ga baek yah sayang sama dia
total 1 replies
☠ᵏᵉ⏤͟͟͞Rᵃᵏ_🆂🆄🅻🆃🅸🅽🍒Atin𝐙⃝🦜
Semoga bi Sani dan Karto bisa memberikan penjelasan yang diperlukan buat Rico dan teamnya
☠ᵏᵉ⏤͟͟͞Rᵃᵏ_🆂🆄🅻🆃🅸🅽🍒Atin𝐙⃝🦜
Semakin penasaran siapa sebenernya om Pram yg berkeliaran
☠Arin_
orang baik ajan selalu dipertemukan dengan irang baik juga
Uba Muhammad Al-varo
semoga Roy dan Vino mendapatkan bukti petunjuk tentang semua kejadian yang dialami keluarga Dee dan Prambudi yang sebenarnya .
☠ᵏᵉ⏤͟͟͞Rᵃᵏ_🆂🆄🅻🆃🅸🅽🍒Atin𝐙⃝🦜
Sepertinya bakalan ada sesuatu yg bakalan ditemukan di rumah kalek
Uba Muhammad Al-varo
ternyata masih ada misteri yang belum terpecahkan,baikan lagi Adit sama kakak Dee, kasihan kakak Dee sedih.
varahmavah
ternyata masih punya rumah satu lagi yaitu rumah lama apa akan ada sesuatu yg mengejutkan seperti rumah ortunya..🤔
☠ᵏᵋᶜᶟ𝓡⃟⎼ᴠɪᴘ🎯𝐀𝖙𝖎𝖓 𝐖ᵍᵇ𝐙⃝🦜
Adit masih blm paham ttg orang dewasa
Uba Muhammad Al-varo
tinggal menunggu MP antara Dee dan Rico, semoga nggak ada lagi, masalah yang dihadapi oleh keduanya yang akan menghancurkan rumah tangga mereka, berbahagia dan harmonis selalu.
☠ᵏᵋᶜᶟ𝓡⃟⎼ᴠɪᴘ🎯𝐀𝖙𝖎𝖓 𝐖ᵍᵇ𝐙⃝🦜
Adit sabar yah dek, nanti Kaka Dee pasti akan menjelaskan kepadamu ttg om Pram
☠ᵏᵋᶜᶟ𝓡⃟⎼ᴠɪᴘ🎯𝐀𝖙𝖎𝖓 𝐖ᵍᵇ𝐙⃝🦜
Semoga kebahagian selalu menaungi pernikahan kalian
☠ᵏᵋᶜᶟ𝓡⃟⎼ᴠɪᴘ🎯𝐀𝖙𝖎𝖓 𝐖ᵍᵇ𝐙⃝🦜
Go go go nikah aja biar saling melengkapi dalam
Segala hal
Uba Muhammad Al-varo
gini toh jalan ceritanya yang terjadi antara Dee dan Rico, sebelum terjadi nya pernikahan, Rico dibuat roolcoster dan akhir yang membahagiakan.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!