NovelToon NovelToon
Karena Hamil, Aku Dijadikan Istri SIMPANAN

Karena Hamil, Aku Dijadikan Istri SIMPANAN

Status: tamat
Genre:Tamat / Hamil di luar nikah / Nikah Kontrak
Popularitas:1.4M
Nilai: 4.5
Nama Author: bunda Qamariah

Seorang gadis berusia 20 tahun, yang bekerja sebagai pelayan di sebuah Mension mewah milik keluarga Angkasa.

Suatu hari, gadis bernama Dara itu, tak sengaja di nodai oleh putra satu-satu tuan Angkasa, yang menyebabkan ia hamil.

Karena kehamilannya, ia terpaksa di nikah sirihkan oleh laki-laki yang telah menodainya.

Ayo ikuti kisahnya, apakah Dara mampu bertahan dalam rumah tangga menjadi istri sirih sekaligus istri simpanan? Apakah dia bisa melalui ujian rumah tangga yang di penuhi banyaknya rintangan? Ataukah ia akan memilih pergi saja?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon bunda Qamariah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Aneh

Selesai pernikahan Adam dan Anim. Adam melangkah ke dapur untuk mengambil minum. Anim sudah naik ke atas kamarnya untuk beristirahat, karena malam nanti acara pernikahan mereka kembali di adakan di sebuah hotel mewah.

Selesai meminum air putih. Adam melihat seperti ada seseorang di dapur. Ternyata Dara yang sedang mencuci piring. Dan piring-piring itu terlihat sangat banyak.

Ia melangkahkan kakinya mendekati Dara. "Mana yang lain? Kenapa kau sendiri yang mengerjakan semua ini?" Tanya Adam pada Dara yakni istri pertamanya, karena ia lebih dulu menikahi Dara di bandingkan dengan Anim.

"Mereka berada di luar sedang membersihkan ruang tengah," Jawab Dara tanpa melihat pada Adam.

Acara pernikahan Adam dan Anim memang di adakan di rumah tuan Angkasa.

Adam melihat piring yang sangat banyak itu. Tiba-tiba laki-laki itu memegang lengan istrinya.

Dara tersentak kaget dengan tindakan Adam. "Cari pekerjaan yang lain saja, jangan di sini, kau sedang hamil, tidak baik berdiri terlalu lama," kata Adam ingin menarik lengan Dara. Tapi wanita itu menahan lengannya, dan melepas jari-jari Adam yang memegang tangannya.

"Tidak apa tuan, anda istirahat saja," tolak Dara kembali menyibukkan dirinya dengan mencuci piring.

Adam masih tak beranjak dari tempatnya. Ia masih diam dan menatap dalam wajah wanita yang tanpa ekspresi itu, tapi Dara sama sekali tak memperdulikannya.

"Jangan merepotkan aku Dara! Jika kau sakit siapa yang susah! Kalau bukan aku!" Sedikit meninggi nadanya kembali ingin menarik lengan Dara. Tapi Dara tetap menahan tubuhnya untuk mengikuti Adam.

"Adam? Ada apa ini?" Tanya Papi Angkasa melihat putranya yang sedang memegang lengan Dara.

Adam langsung gugup, dan buru-buru menarik tangannya dari lengan Dara. "T-tidak ada apa-apa Pi," melangkah keluar dari dapur meninggalkan Dara dengan Papinya.

Tuan Angkasa melihat pada Dara. "M-maaf tuan, ada yang bisa saya bentu?" Tanya Dara terbata-bata sambil menunduk.

"Apa yang kalian berdua lakukan dalam dapur ini tadi? Kenapa Adam memegangmu?'' Tanya tuan Angkasa penuh selidik.

Dara gelagapan. Ia tak tau ingin menjawab apa pada tuan Angkasa yang terlihat sedang mencurigainya.

"Pi! Apa yang Papi lakukan di sini?" Tanya Yunda melihat suaminya dan Dara pelayannya.

"Tidak ada Ma, ayo kita keluar," tuan Angkasa menggandeng istrinya keluar dari dapur, dan melihat sekilas pada Dara, ia mulai rasa curiga di antara hubungan pelayannya dengan putranya, saat melihat Adam tadi memegang lengan gadis itu.

,,,

Adam mendudukkan dirinya di ranjang sambil melihat wajahnya di cermin.

Kenapa aku merasa terus gelisah? Seperti ada yang membuatku tidak tenang, tapi aku tidak tau apa itu. Batin Adam.

Tiba-tiba ia merasa seseorang memeluknya. "Kau dari mana sih sayang," tanya Anim mencium pipi Adam.

"Aku dari dapur ambil minum, kau sudah mandi?"

"Iya dong ... Aku sudah wangi ... Apa kau tidak mau meminta hakmu?" Tanya Anim malu-malu.

Adam tersenyum. Ia mendorong tubuh Anim dan langsung mengukungnya, Anim jadi bertambah malu.

Tapi saat Adam ingin mencium wanita yang berada di bawah kukungannya itu. Ia malah seperti melihat wajah Dara.

Adam menggeleng untuk menghilangkan penglihatannya. Kembali ingin menc*um Anim, tapi lagi-lagi ia seperti melihat wajah Dara.

Adam menarik dirinya. "Ada apa?" Tanya Anim terdengar sangat kecewa.

"A-aku membersihkan tubuhku dulu ya, aku merasa tidak nyaman karena belum mandi," Adam beralasan.

"Hm, baiklah ... Buruan, aku tunggu ya sayang ..." Malu-malu.

Adam mengangguk dan masuk ke dalam kamar mandi. Ia mengunci rapat pintu kamar mandi. Dan melihat wajahnya di cermin.

"Kenapa aku seperti melihat wajah Dara setiap kali aku ingin menc*um Anim? Ada apa sebenarnya? Apa yang terjadi?" Gumam Adam merasa aneh pada dirinya akhir-akhir ini.

1
Bunda Miarmaret437
Luar biasa ceritanya dan muda di fahami tuk author nya semangat berkarya ya dn sukses selalu 😊👌💪🌹🌷🌹💞💞
Abd Kadir Taha
semoga adam bertanggung jawab
Rahma Putri
luar biasa
Hai Kal
/Sneer//Grin//Facepalm/
Leni
kok dicari ngk ada
bunda Qamariah: cari novel yang mana say?
total 1 replies
Leni
terlalu lm bertele-tele SMP bosen baca a terlalu panjang
Leni
dibuat muter-muter kelamaan
cetom😘😘
ga perlu di tambah kan
Leni
menyesal kah
Juskhamsani Mawan
Buruk
cetom😘😘
Luar biasa
Leni
jd sedih apakah mungkin Icha akan meninggal
Leni
ini baru seru peran utama a ngk bisa di tindas
Juskhamsani Mawan
lanjut kk
Leni
icha ibu yg baik pasti vano
Leni
aku suka karakter dara yg pemberani
Sito Tompul
Luar biasa
Catur Rini
terlalu drama bgt
muth yasin
Luar biasa
sharvik
kok gk ktmu crita icha y ya thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!