NovelToon NovelToon
Istriku Masih Perawan

Istriku Masih Perawan

Status: sedang berlangsung
Genre:Identitas Tersembunyi / Nikah Kontrak / Mafia / Dendam Kesumat / Roman-Angst Mafia / Kontras Takdir
Popularitas:115.9k
Nilai: 5
Nama Author: De Lilah

Terlahir yatim & miskin, membuat Emma mengubur cita-citanya. Padahal, ia ingin kuliah dan menjadi sarjana. Namun, karena insiden penipuan ganda, Emma tiba-tiba menjadi istri kontrak seorang mafia renten yang juga merupakan konglomerat ternama.

Emma yang putus asa, akhirnya bertekad untuk membalik takdirnya.

Emma mau menjadi istri Lukas dengan syarat ia harus tetap jadi perawan & bisa berkuliah.

Lukas-- suaminya, setuju. Lukas juga memiliki sebuah kelainan sehingga tidak dapat menjadi suami sejati bagi Emma.

Seiring waktu, Emma mulai jatuh cinta pada suaminya. Namun, sebuah konspirasi di Pulau Perawan, menghalangi kisah cintanya sebagai pasangan suami-istri yang sejati.

Apa yang tersembunyi di Pulau Perawan?
Mengapa Lukas dan Emma sampai terseret ke dalam permainannya?

Temukan jawabannya di cerita ini.

***
TERBIT SETIAP HARI 💞
VOTE-nya ya 😗

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon De Lilah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 11 Pergi Berbelanja

Emma terbangun di pagi hari dengan perasaan yang aneh. Apakah semalam ia bermimpi? Mendapatkan pekerjaan dengan gaji 500 juta adalah hal yang mustahil bagi lulusan SMA sepertinya.

"Auch!!"

Emma mencubit pipinya sendiri. Rupanya ia tidak sedang bermimpi. Emma bergegas ke arah cermin, dan melihat pantulan dirinya yang berantakan. Pantas saja Lukas menghinanya. Penampilan Emma benar-benar seperti gelandangan.

TOK TOK

"Masuklah," sahut Emma yang langsung membelakangi cermin.

"Non. Ada pesan dari tuan, katanya, hari ini saya disuruh nemenin belanja," ujar Cici sambil membawakan teh hangat ke kamarnya.

"Iya benar, Cici,"

"Apakah nona akan dijual lagi?" tanya Cici dengan mimik khawatir. Ia rasanya tak rela jika melihat Emma harus dibawa pergi seperti beberapa malam sebelumnya.

"Haha.. Bukan begitu, Cici. Eum.. Nanti malam, kami akan menikah,"

"Apa?? Siapa?? Kapan???"

"Apaa????"

Rosa mendadak menghambur ke kamar Emma. Tadinya, ia hendak memanggil Cici agar membawakan sarapan untuk Emma. Namun, telinganya mendengar hal asing yang membuat penasaran. Rosa lantas mendekat ke arah mereka berdua.

"Ehm.. Iya.. Pak Lukas melamarku semalam,"

"Astaga, Non!! Selamat!! Kami turut senang!" pekik Cici dan Rosa hampir bersamaan. Mereka memeluk Emma dengan bahagia. Emma juga tersenyum gembira.

"Mulai besok, ngga perlu antar makanan ke sini. Aku akan makan di meja makan,"

"Baik, Non,"

"Ohya, aku mau mandi dulu, baru kita pergi belanja?" tanya Emma ke arah Cici.

"Iya, Non! Siap! Silakan minum teh dulu lalu mandi dan sarapan. Saya akan memanggil Pak Hendro untuk menyiapkan mobil," Cici tampak tak sabar. Emma tersenyum melihat tingkah Cici yang lebih bahagia ketimbang dirinya sendiri.

"Okay, tunggu aku di bawah,"

Cici dan Rosa kemudian kembali ke lantai satu, sambil menunggu Emma selesai bersiap. Tak perlu waktu lama, Emma sudah menyusul ke bawah.

"Ke mana, Non?" tanya Pak Hendro yang sudah siap berangkat.

"Saya kurang tahu, Pak,"

"Ke Plaza Indonesia dong, Pak! Ke gerai bermerk pokoknya, Let's go!" seloroh Cici dengan girang. Cici-lah yang bertugas mengarahkan agenda hari ini.

"Siap!"

Pak Hendro segera memacu mobilnya ke bilangan Jakarta Pusat dengan kecepatan sedang. Kebetulan, saat ini bukan jam macet di sana.

......................

"Wah, mewah sekali," ujar Emma sampai terperangah, melihat keindahan interior Plaza Indonesia.

"Di sini lah seharusnya calon nyonya K-Group berbelanja, Nona. Tuan ninggalin black card-kan?" tanya Cici menyelidik.

"I.. Iya.. Bagaimana kau tau, Cici?"

"Haha.. Nona, harus sering nonton drama korea ya, begitulah orang kaya hidup. Mereka jarang menggunakan uang tunai. Kartu lebih praktis dan tercatat transaksinya," ucap Cici yang membuat Emma kagum.

"Cici, kamu tahu segalanya, ya... "

"Haha.. Nona, gini-gini, saya dulu juara kelas di sekolah. Cuma ya, kendala biaya, saya gabisa lanjut kuliah. Untung saja diterima kerja disini. Orang-orang baik, meski tuan sangat dingin. Tapi gajinya banyak! Kerjanya juga ngga susah,"

Emma mengangguk. Ia merasa, situasi Cici hampir mirip dengannya. "Kalau boleh tau, berapa gaji disini, Ci?"

"Haha.. Buat apa nona tau? Non Emma kan mau jadi bos kita? Hahaha... "

"Penasaran aja, hehe... "

"Sebulan ya 10 juta rupiah, Non. Belum bonus dan tunjangan kalau sakit,"

Emma kali ini benar-benar iri dengan nasib Cici. Jika saja dia melamar kerja menjadi pelayan di mansion Lukas, tentu ia tak akan dijual karena salah tanda tangan.

"Ya, tapi, itu juga harus dari rekomendasi, Non. Saya ini sebenarnya ponakan Bulek Rosa, hehe... " lanjutnya kemudian.

"Oh, jadi kalau tidak kenal, tidak bisa ya?"

"Ya jelas lah, Non. Orang kaya ngga mau repot identifikasi latar belakang. Semua dari azas kepercayaan,"

Emma mengangguk paham. Rupanya, memang tak ada jalan lain untuk tergabung ke dalam angggota keluarga Lukas selain menjadi istri kontraknya. Tentu saja tak ada yang tahu bahwa pernikahan mereka hanya sebatas pernikahan di atas kertas. Kerahasiaan status tersebut akan ada dalam kontrak yang ditanda-tangani Emma dan Lukas sebelum akad.

"Eh, itu, Non! Ke sana saja,"

Cici hampir menarik Emma yang melamun karena memikirkan hal lain sebelum sampai di gerai pakaian.

"Selamat datang, Nona. Adakah gaya yang nona cari?" tanya seorang pramuniaga bernama Titi dengan ramah.

"Pilihkan yang terbaru, paling mahal, dan terdiri atas pakaian tidur, pakaian sehari-hari, pakaian pesta, tas dan sepatu, cepat! Kami tak ada waktu lagi," perintah Cici pada Titi. Ia melakukan hal itu dengan tegas dan membuat Emma takjub.

"Cici. Sepertinya kamu cocok jadi nyonya besar,"

"Haha... Maaf, Non. Kita harus bersikap begitu agar tidak diremehkan. Nona, ini Jakarta. Nona tidak boleh tampak lemah, mengerti?" pesan Cici pada Emma yang sangat polos. Cici sudah seperti kakak bagi Emma. Usia mereka rupanya hanya terpaut 2 tahun.

"Ini, Nona. Koleksi terbaru kami. Silakan dilihat-lihat," ujar Titi setelah mengarahkan Emma dan Cici ke ruangan VIP. Tampak jejeran baju yang sangat mewah dan elegan, berada di hadapan mereka.

"Bagus sekali... " Emma menatap koleksi itu dengan kekaguman, namun, segera saja disenggol oleh Cici.

"Ehem. Baiklah, bungkus semua, termasuk tas dan sepatu, juga sendal. Berapa totalnya?"

"10 pasang baju, 2 tas, 3 sepatu, 2 sandal, 500 juta rupiah, Nona. Silakan kemari untuk pembayarannya," ucap Titi dengan sopan.

Emma segera menarik Cici ke luar ruangan.

"Bentar, Mbak... " ucapnya gugup.

"Cici! Kau keterlaluan! Itu terlalu mahal!" dengus Emma memarahi Cici yang sedang menjadi asisten belanjanya hari ini.

"Eh, benarkah, Non? Tadi tuan berpesan, jangan pulang sebelum menghabiskan 500 juta rupiah. Jadi, bagaimana? Apa nona masih mau jalan-jalan? Nanti capek loh. Acara akadnya malam ini kan?" ujar Cici berbohong demi kebaikan Emma. Cici harus mengubah penampilan Emma agar cocok menjadi nyonya kecil grup K.

"Apa?? Pak Lukas bilang begitu??"

"Kok Pak Lukas? Suamiku, gitu dong," goda Cici usil. Emma menutup kedua mulutnya.

"Iya benar, Non. Mau saya telponkan sekarang?"

"Ngg... Nggak usah... Baiklah kalau begitu," ujar Emma menurut. Cici tersenyum puas.

"Begitu baru calon nyonya. Jangan sungkan menghabiskan uang suami, Non! Tuan itu duitnya nggak berseri!" tukas Cici yang membuat Emma salah-tingkah. Sepertinya, ia harus sering menonton drama korea, seperti saran Cici tadi.

"Nah, sekarang, sentuhan terakhir, mari ke salon. Non Emma sudah cantik dari lahir, tinggal make up-an dikit, dan semua akan berbeda. Cantiknya bakal berkelas," seloroh Cici dengan mata berbinar.

Emma hanya pasrah untuk mengikuti ayunan langkah Cici ke tujuan mereka berikutnya.

......................

Tring

Ponsel Lukas berdenting, ada pesan informasi penggunaan kartu kreditnya. Di tengah rapat penting, Lukas mengecek pesan yang baru saja datang.

"Bagus, kau sudah belajar jadi nyonya besar rupanya" gumam Lukas sambil menyunggingkan senyuman.

...****************...

...Bersambung...

...****************...

1
Irat Tok
ayo semangat Lukas
hajar smp tepar semua
Author DELILAH: Ahsiapp
total 1 replies
Irat Tok
next
Irat Tok
hahahahhahaha
kasihan nenek sihir
dicuexin ma pangeran
Author DELILAH: semakin kasihan dia... huhu
total 1 replies
Irat Tok
keren eih.....
makan serasa waktu kamping
Author DELILAH: gabung grup pembaca setia ya
total 2 replies
gaia kinanti
wew, hati-hati askara
Fatisya
jodoh emang datang dengan cara yang tak terduga...
salah satu caranya disandera dulu
Fatisya
ampooon bang vulgar syekali kamyu...
aq kan kaget
Author DELILAH: kagak nahan dia xixixix
total 1 replies
Fatisya
yakin bang pntng cuan dari cewek?
Author DELILAH: yakin.. dia mah begitu...
total 1 replies
Author DELILAH
Halo, kalo suka, komen ya.. biar autor semany. Kalau masih rame pembaca, author akan terus up.. Kalo tidak.. akan hiatus dulu 😘
gaia kinanti
ya ampun lukas sampai segitunya nggak inget ena-ena sama cewek lain 😴
Author DELILAH: rupanya.. lukas sedang....
total 1 replies
gaia kinanti
nggak pernah setengah-setengah emang lukas, langsung beli aja hotelnya
Author DELILAH: gitulah rang kaya mah bebas yaaa
total 1 replies
gaia kinanti
suka deh sama plesetan-plesetan acaranya 🤣
Author DELILAH: yuk nontonn kaaakk
total 1 replies
Ms. Ra
lanjuut.. peng liat Lukas lagi
Ms. Ra
seruuuu
Ms. Ra
lnjt
༄⍟Mᷤbᷡah_Atta࿐
Novel ini ceritanya bagus dan mudah dipahami. Mantap! 👍👍
Author DELILAH: Terima kasih kakak....
total 1 replies
༄⍟Mᷤbᷡah_Atta࿐
Percakapan sampai bab ini baik👍👍
Author DELILAH: thanks
total 1 replies
༄⍟Mᷤbᷡah_Atta࿐
Alur ceritanya jelas, penempatan tanda baca sudah tepat. 👍👍
Author DELILAH: semoga terhibur kakak... silakan diteruskan...
total 1 replies
༄⍟Mᷤbᷡah_Atta࿐
Visual tokohnya lengkap dan jelas serta saling mendukung. Harapanku novel ini sampai Tamat Thor 💪💪
Author DELILAH: makasih kakaaa
total 1 replies
ㅤ 🍒⃞⃟🦅⍣кιͣяᷡαͩηͬαͤ˙𝐀⃝🥀
memang segala sesuatu itu mesti dicoba sih Emma, tapi kok aku ngeri sama nama panti pijat nya Dani yaa 🙈
Author DELILAH: dan ternyata... feeling anda benar!
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!