Di desa xixiang, seluruh penduduk tahu bahwa keluarga Zhao baru saja memungut seorang gadis kecil. Gadis itu berusia tiga tahun, berkulit putih dan bertubuh montok menggemaskan. semua orang berkata bahwa anak perempuan hanyalah beban merugikan. namun keluarga Zhao justru memperlakukan nya bagai permata berharga.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Salsabila mbil, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 1
Desa xixiang, ujung timur desa kediaman keluarga Zhao.
Zhao Heng dan keluarganya pindah ke desa xixiang tiga tahun yang lalu. Mereka membeli sebuah rumah tua di dekat gerbang desa. Keluarga ini menggantungkan hidup dengan mencari tanaman obat di gunung. Uang hasil penjualan tanaman obat itu semuanya digunakan untuk mengobati penyakit Zhao Heng.
Alasannya karena Zhao Heng adalah seorang pria buta.
Kemarin, istrinya yang bernama Wang chunniang bersama putra mereka yang berusia 9 tahun, Zhao xuan secara tidak sengaja menggali sebatang gingseng besar di gunung. Karena mereka pulang terlalu larut, mereka tidak sempat pergi ke kota untuk menjualnya.
Terpaksa, mereka mengikat gingseng itu dengan tali merah dan meletakkannya di atas tempat tidur di kamar timur. Konon katanya, cara ini bisa mencegah gingseng itu kabur.
keesokkan paginya.
Saat Wang chunniang bangun untuk memasak,hatinya terus memikirkan gingseng besar itu. Bahkan tanpa mencuci muka terlebih dahulu,ia langsung mendorong pintu kamar timur, berniat memeriksa harta Karun tersebut.
Namun, begitu pintu terbuka, telinganya yang tajam menangkap suara dengkuran halus.
Ia melirik ke arah tempat tidur. Gingseng besar yang semula diletakkan di sana sudah lenyap.
Seketika ia menjadi waspada. Sambil menahan nafas,ia menatap ke arah sumber suara dengkuran itu. Tangannya diam-diam meraih penggilas adonan yang panjang di dekat pintu,siap untuk bertarung kapan saja.
Namun,begitu ia menemukan asal suara itu,ia langsung terperangah.
Di pojok tempat tidur,di samping tumpukan karung gandum,tampak sosok mahluk mungil dan gempal sedang meringkuk disana,tidur dengan nyenyak sambil mendengkur halus.
Makhluk itu putih,gemas,dan montok. Di lengannya terikat seutas tali merah... Persis seperti tali yang di ikatkan Wang chunniang pada gingseng itu semalam.
Seketika itu juga,akal sehat Wang chunniang terasa runtuh. Ia menahan diri agar tidak menjerit,lalu dengan langkah berjinjit pelan-pelan,ia berlari keluar menuju halaman.
Begitu melihat suaminya di dorong keluar di kursi roda oleh putranya,Wang chunniang langsung melempar penggilas adonan di tangannya dan menerjang ke arah Zhao Heng. Tindakan nya yang tiba-tiba itu membuat putranya Zhao Xuan terkejut dan berdiri mematung di samping.
"Suamiku,gawat.... Gingseng besar yang aku dan Xuan gali kemarin... Dia... Dia berubah jadi siluman!" Wang chunniang berbicara dengan nafas terengah-engah sambil menunjuk ke arah kamar timur.
Zhao Heng belum genap berusia tiga puluh tahun. Meski matanya buta, tenaganya masih sangat kuat. Begitu menyentuh tangan Wang chunniang,ia mengarahkan sedikit tenaga untuk menopang istrinya untuk berdiri tegak.
Kaki Wang chunniang masih terasa lemas. Ia tahu suaminya tidak bisa melihat,jadi ia mengulurkan tangan untuk mendeskripsikan nya, "Dia gemuk sekali,lengan kecilnya penuh daging,di kepalanya ada kuncir kecil, sepertinya dia seorang anak perempuan!"
" Xuan,dorong ayah masuk," ucap Zhao Heng tiba-tiba.
Zhao Xuan segera mengangguk. Wajah ayah dan anak itu sama-sama datar tanpa ekspresi,persis seperti balok es besar dan balok es kecil.
Melihat itu,Wang chunniang tentu saja ikut masuk mengekori mereka,tak lupa menutup pintu rapat-rapat dibelakang nya.
Saat pintu kamar timur dibuka, kecuali Zhao Heng yang buta,Wang chunniang dan putranya bisa melihat sosok mungil yang meringkuk dibalik karung gandum itu.