NovelToon NovelToon
As By Inside

As By Inside

Status: sedang berlangsung
Genre:Dendam Kesumat / Balas dendam dan Kelahiran Kembali
Popularitas:27k
Nilai: 5
Nama Author: Erarefo Alfin Artharizki

Dalam suatu malam, Samsul dan Joko merencanakan sebuah aksi pencurian besar-besaran di sebuah rumah. Namun, saat mereka akan menjalankan rencana tersebut, Samsul memutuskan untuk mundur karena merasa bahwa itu adalah tindakan yang salah.

Joko marah dan sangat kesal pada Samsul karena dia tidak setuju dengannya dan merasa dikhianati oleh sahabatnya. Saat sedang melaksanakan aksi pencurian tersebut secara sendirian tanpa bantuan dari Samsul, Joko tertangkap basah oleh polisi.

Setelah di penjara selama beberapa tahun, Joko keluar dari penjara dengan niat balas dendam pada Samsul. Ia ingin menyadarkan teman lamanya tentang betapa mudahnya terjerumus dalam dunia kriminal serta melakukan kejahatan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Erarefo Alfin Artharizki, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 11 : Persiapan Menuju ke Malioboro

Selang beberapa menit kemudian seluruh makanan yang telah dimasak oleh ibuku telah sampai di meja.

Ibu lalu mempersilahkan mereka bertiga untuk menyantap hidangan yang ibu masak. "Silahkan dimakan ya nak, jangan sungkan anggap saja sebagai rumah sendiri."

Mereka bertiga langsung mengambil makanan yang disuguhkan oleh ibuku.

Sembari mereka makan ibuku bertanya kepada mereka bertiga "Maaf nak ibu ingin bertanya. Yang mana dari kalian bertiga asalnya dari Jakarta ?"

Panca berdiri dan menghampiri ibuku, sembari memperkenalkan dirinya dan diikuti oleh Joko dan Dira.

"Perkenalkan nama saya Panca, dan yang cewe ini namanya Dira bu."

Ibuku menjawab "Oh begitu, kalian asalnya darimana ?"

"Saya berasal dari Jakarta, sedangkan wanita ini juga asalnya dari Jakarta bu." Ucap Panca.

"Oh begitu, lalu kamu nak ?" Tanya ibuku sembari bertanya kepada Joko.

Joko menjawab pertanyaan ibuku "Kalau saya mah temannya Samsul bu."

Ibuku terkejut mendengar perkataan ibuku "Oh ya ? Tapi aku ga pernah melihat kamu nak."

Aku yang melihat ibuku yang keheranan itu berdiri memberikan penjelasan kepada ibuku.

"Iya bu, lelaki ini namanya Joko. Dia tuh satu sekolah denganku bu tapi dia pas sekolah jurusan IPA bu.

"Oh begitu, pantas saja ibu tidak pernah melihat kamu nak hehehe." Sahut ibuku sembari menganggukkan kepalanya.

"Iya Tante, maklum lah saya sibuk di laboratorium tante hehehe." Canda Joko.

"Hehehe iya juga nak. Eh iya silahkan dimakan lagi ya nak, jangan sungkan-sungkan."

"Siap Tante." Ucap mereka bertiga.

Setelah berbincang dengan temanku, ibuku pamit mengundurkan diri untuk mandi pagi.

"Nak, ibu pamit undur diri dulu ya soalnya ibu ingin mandi nih.

"Silahkan tante" Ucap mereka bertiga.

Akhirnya ibu Samsul pun meninggalkan mereka dari ruang tamu, tak selang lama pun ayah Samsul pun ikut mengobrol dengan mereka.

"Kalian sepertinya ingin liburan ya ?" Ucap ayahku ramah.

"Iya om, kita ingin keliling Jogja selama sepekan nanti." Imbuh Panca.

"Oh gitu, kalian bisa menginap kok dirumah ini jika kalian mau." Ayahku menawarkan diri ke mereka.

Joko, Panca, Dira setelah mendengar perkataan ayahku menjadi gembira. Joko yang tidak percaya itu langsung bertanya ke ayahku "Om serius ?"

Ayahku mengangguk sebagai tanda setuju mereka untuk menginap di rumahnya.

Joko dengan senangnya pun mengucapkan terima kasih kepada ayahku "Terima kasih banyak om."

"Sama-sama nak, yaudah sekarang kalian istirahat gih, nanti sore ayah antarkan ke Malioboro."

"Yeay, terima kasih Om" Sahut mereka bertiga.

Akhirnya mereka meninggalkan ruang tamu rumahnya Samsul, mereka diantarkan oleh Samsul ke kamar mereka masing-masing.

Saat Samsul sedang mengantarkan mereka bertiga tiba-tiba Dira langsung merangkul tangan kekar Samsul. Panca dan Joko langsung menegur Dira.

"Eh Dir, bisa jaga sopan santun ga sih ?" Keluh Panca.

"Apaan sih Ca ? Orang gua ga ngapa-ngapain kok !! "Emosi Dira pun meninggi.

"Ga ngapa-ngapain ? Itu tangan lu ngapain gandeng tangan Samsul ? Keluh Joko.

"Ya emang kenapa kalau gua gandeng tangannya dia ? Orang dianya juga ga risih kok." Ucap Dira yang membela diri.

Aku yang mendengar mereka bertiga debat langsung menengahi mereka bertiga.

"Udah Jok, Ca gapapa maklum aja namanya juga cewe. Udah ya jangan debat lagi." Kataku.

"Tapi Sul, apa lu ga risih sama dia ?" Tanya Panca.

"Ahh enggak kok, mungkin aja dia takut kepeleset. Iya ga Dir." Ucapku.

"Betul tuh, kalian kenapa sih ?" Ucap Dira.

"Gapapa kok, kita hanya ingin kalau lu Dir jangan mempermalukan diri sendiri." Ucap Joko dan Panca.

Ya sudah kalau begitu guys jangan ada ribut lagi yak." Ucapku.

Setelah terjadi keributan kecil akhirnya mereka bertiga sudah sampai di kamar tamu yang ada di rumahku, terdapat tiga kamar tamu.

"Nah, kalian tidur disini aja ya. Disini ada tiga kamar tidur jadi kalian ga usah lagi ribut lagi. Oke ?" Ucapku.

Dira, Panca, Joko menjawab "Oke"

Singkat cerita, sore hari pun tiba. Aku, Dira, Joko dan Panca kembali ke ruang tamu. Ayahku langsung menyambut kami berempat di ruang tamu tersebut.

"Bagaimana ? Nyaman tidak kalian tidur di rumah kami ?" Tanya ayahku.

Indira langsung menjawab pertanyaan ayahku dengan polosnya.

"Nyaman sekali Om, ruangannya luas sekali. Kasurnya pun besar sekali." Ucap Dira.

"Husst Dir." Tegur Joko.

Ayah tertawa melihat Joko yang menegur Dira "Udah gapapa kok nak Joko, baguslah Dira jawab jujur apa adanya." Ayahku berucap.

"Nahkan ayahnya Samsul aja ga protes, lah lu malah protes mulu huh, kesel gua !!!"

Ayahku tersenyum lalu memeluk tubuh Indira, tak selang lama ia pun berkata "Udah jangan bete gitu ya."

Dira tersenyum sambil mengucap "Iya om."

Selang beberapa pembicaraan kemudian, ayahku mengajak aku, Panca, Dira dan Joko jalan ke Malioboro.

"Anak-anak, katanya kalian mau ke Malioboro ? Kalau mau hayuk jalan sekarang soalnya dari rumah Samsul ke Malioboro cukup jauh."

Panca bertanya ke ayahku "Yang akan mengantar kita siapa Om ? Kan kita tidak punya kendaraan."

"Udah kita naik mobil aku aja. Gimana ?" Usul ayahku.

Aku menjawab usulan ayahku "Serius yah ? Apa tidak memberatkan ayah ?"

Ayahku menjawab "Tidak kok nak, ya sudah kalau begitu silahkan kalian siap-siap dulu, ayah tunggu sini."

Akhirnya kami berempat langsung pergi untuk bersiap-siap untuk pergi ke Malioboro. Aku, Panca, Joko dan Dira bergegas untuk merapihkan diri kami dan menggunakan pakaian terbaik yang kami miliki untuk menuju ke Malioboro tersebut.

Aku yang berada di dalam kamarku sedang memakai pakaian yang santai yakni celana pendek, kaos, jaket hoodie dan sepatu sneakers yang aku punya.

Setelah dirasa aku sudah rapih kini saatnya aku keluar dari kamarku.

Sesampainya di rangga aku melihat Dira, Joko dan Panca juga terlihat anggun dan keren dengan menggunakan pakaian masing-masing.

Akhirnya setelah dirasa telah siap kami berempat pun turun dari tangga itu menuju ke ruangan tamu tersebut.

Setelah memakan waktu kurang lebih tiga puluh menit akhirnya kami telah sampai di ruangan tamu tersebut.

Ayahku melihat kami berempat yang berdandan keren itu turut memuji penampilan kami berempat.

"Wih anak om dan teman-temannya keren banget." Sahut ayahku.

"Hehehe, iya dong kan kita memang keren. Iya ga guys." Sahutku.

"Hehehe, iya dong." Panca menimpali perkataanku.

"Yasudah kalau begitu, yuk kita berangkat ke Malioboro." Ajak ayahku.

Akhirnya kami meninggalkan rumahku, perjalanan menuju ke pusat kota Jogjakarta memakan waktu sekitar tiga jam perjalanan.

Perjalanan itu membuat kita sangat lelah dan akhirnya kami memutuskan untuk tidur sepanjang perjalanan sedangkan ayahku memutar lagu jawa kesukaan dirinya.

Ayahku bernyanyi dengan cukup bagus, di sepanjang jalan dan aku tetap dengan posisi tertidur dan membiarkan ayahku bersenandung.

1
👑Chaotic Devil Queen👑
menempuh, kak bukan menepug/Sob/
Erarefo Alfin Artharizki: typo kak wkwkwk
total 1 replies
👑Chaotic Devil Queen👑
lots koll thos lovo yoyoyoyo rom pom pom pom pom pom pom
👑Chaotic Devil Queen👑: hot yo wot do ddo ddo ddo oyo oyo
total 1 replies
👑Chaotic Devil Queen👑
tanya dong ygy kan tandanya tanya wkwk
👑Chaotic Devil Queen👑
mobil gixar wkwk
👑Chaotic Devil Queen👑
excuse me... di bagian sini ada beberapa yang gak ada tanda baca sebelum tanda petik (") 👀
Erarefo Alfin Artharizki: sebenarnya di naskah ini banyak banget revisinya kak, cuma entah knp malah suka wkwkwk
total 1 replies
👑Chaotic Devil Queen👑
konyong-konyong gak tuh
👑Chaotic Devil Queen👑
dahlah, zombie nyimak aja 🗿
👑Chaotic Devil Queen👑
kak, maaf koreksi dikit, kalau gak salah, gak boleh ada dialog lempar² gini di GN. jadi harus tetep pake keterangan siapa yang ngomong, dsb
👑Chaotic Devil Queen👑
maaf, koreksi dikit, kak. di bagian kalimat tanya, tandanya jangan dipisah. jadi kayak:

"Iya gak Jok?"

tapi gpp, aman di MT mah wkwk
👑Chaotic Devil Queen👑
itu SNBP kalau sekarang ya kak!
👑Chaotic Devil Queen👑: maaf, salah tanda (?)
total 1 replies
👑Chaotic Devil Queen👑
orang mah nomornya 08xxxxxxx gitu ya! kan kasihan sama yang punya nomor cantik gitu/Sob//Facepalm/
👑Chaotic Devil Queen👑
oh, iya kak, baru inget! kalau gak salah, di GN itu gak boleh pake bahasa gaul, harus pake bahasa baku semua termasuk dialog.
Erarefo Alfin Artharizki: aaa thankyou infonya
total 1 replies
👑Chaotic Devil Queen👑
Samsul: tertawa, tapi terluka 🗿
👑Chaotic Devil Queen👑
tanda seru satu aja, kak. editor GN bisa ngamuk nanti/Sob/
👑Chaotic Devil Queen👑
saran kak, kalau mau masuk GN, narasi panjang gitu dibikin jadi 2-3 paragraf. kalau di MT bebas sih. saya juga gitu kalau di MT wkwk
Erarefo Alfin Artharizki: sip thankyou revisinya
total 1 replies
Ayano
Berasa hancur ya denger emak nanya sambil nunjukin wajah kuatir
Ayano
🤣🤣🤣🤣
Hemat ye
Ayano
Mirip anak pejabat negeri odni 🤣
Ayano
Beneran diculik dong 😱
Ayano
Berlima kayaknya wak. Tipo di sini
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!