Walaupun saling mencintai dan menyayangi nyatanya tidak bisa membuat hidup bahagia bersama malah sebaliknya bisa membuat sengsara. seperti kisah cinta Erin dan Arga.
Erin jelova yang biasa di panggil Erin adalah seorang karyawan biasa di perusahaan Jasmine white group, dia berparas cantik rupawan dengan rambut panjangnya membuat Arga Dwi panduwinata tak lain adalah anak Presdir di perusahaan dia berkerja terpikat dengannya dan membuat jatuh cinta.
namun kisah cinta mereka terhalang oleh orang ketiga. tidak ! orang ketiganya adalah Erin?
Anda bisa menilai sendiri dengan membaca kisah ini sampai selesai.
happy reading ☘️☘️☘️
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon laili muayadah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Resah dan gelisah
Rupanya sebelum acara lamaran Arga pergi menemui Sonia terlebih dahulu, Arga mengajak Sonia bertemu di sebuah cafe.
Flashback sebelum lamaran..
" Hei kamu datang lebih awal..? " tanya Sonia yang baru saja datang dan langsung duduk
" Aku langsung saja pada intinya, Jadi apa kau ingi aku melamar mu atau tidak?" tanya Arga mengabaikan sapaan Sonia
" Mengapa bertanya seperti itu, ini adalah kesempatan emas ku untuk rujuk lagi padamu"
" Jika kau ingin aku melamar mu setelah acara ini selesai maka pergilah ke Amerika"
" Wow hahaha apa kau mengusirku?" tanya Sonia
" Iya aku mengusir mu, Jika kau tidak setuju maka aku yang akan pergi ke Amerika dan tidak akan melamar mu" ujar Arga tegas
" Mengapa kau ingin aku pergi..? Kau tidak mencintai ku? Apa kau tidak rindu pada ku nanti? " ucap Sonia bersedih
" Aku memang sudah tidak mencintai mu lagi karena sikap mu itu "
" Kamu jahat sekali" Sonia menangis dan berdiri dari kursinya tiba-tiba Arga memegang dan menarik tangan Sonia, lalu bertanya,
" Jadi kau setuju atau tidak..?" dengan pikiran yang bimbang akhirnya Sonia menjawab.
" Baiklah.. Yang penting kau melamar ku dan kita menikah"
" Baiklah.." tiba-tiba Sonia memeluk tubuh Arga dengan menangis di dadanya, Arga tidak punya pilihan lain lalu ia hanya mengelus punggung Sonia.
Sebenarnya tujuan Arga menyuruh agar Sonia pergi ke Amerika adalah untuk menyembunyikan berita lamarannya dari Erin kekasihnya, dia tidak mau menyakiti Erin apalagi Arga takut jika sampai putus dengan Erin. Arga semakin gelisah dia takut kalau Erin mengetahui yang sebenarnya.
Kembali..
Keesokan harinya, Erin baru saja baru tidur lalu ia melihat Arga yang sudah berpakaian rapi.
" Pagi sekali kamu sudah siap-siap" tanya Erin yang masih setengah sadar
" Bangunlah cepat sarapan"
" Sarapan..? " Erin beranjak dari ranjangnya
" Aku sudah masak telur mata sapi untuk kamu sarapan" ujar Arga
" Wow.. Manis sekali pacarku, makasih ya sayang" Erin duduk menghadap meja makan
" Ayo cepat makan" Lalu mereka sarapan bersama sebelum berangkat kerja.
Mereka berangkat kerja secara terpisah karena tidak ingin orang-orang di kantor mengetahui hubungan mereka.
Beberapa Minggu kemudian.
Sesampainya Erin di kantor, masih seperti biasanya dia mengerjakan tugas menganalisis data dan mengerjakan tugas lainya. lalu di jam makan siang ia pergi ke kantin bersama teman-temanya. mereka pun makan sambil berbincang-bincang.
" Eh ngomong-ngomong pacar pak Arga tidak pernah ke sini lagi ya" tanya salah satu teman Erin yang bernama maya
" Hem..hem.." Erin langsung tersedak mendengar apa yang dikatakan temannya
" Minum ini" Lia menyodorkan air putih pada Erin
" Oh maksud mu Sonia kim ya" tanya Lia
" Iya kenapa dia akhir-akhir ini tidak pernah berkunjung kesini lagi" ujar Maya
" Ku denger mereka sudah putus" sahut Erin
" Ah benarkah..? " tanya Lia
" Tapi aku pernah dengar dari senior kalau mereka akan menikah loh" ujar Maya
" Aku setuju sekali kalau mereka menikah karena sama-sama kaya raya ya kan..?" ujar Lia
Seketika ekspresi Erin menjadi kecut dan tidak melanjutkan makannya karena tiba-tiba merasa hambar setelah mendengarkan apa yang dikatakan teman-temannya.
Malam pun tiba..
Erin dan Arga sedang makan malam di sebuah restoran mereka memesan steak.
" Aku hari ini kurang bersemangat" ujar Erin
" Kenapa? Apa ada yang kurang"
" Teman-teman ku selalu membicarakan Sonia Kim"
" Memangnya kenapa dengan Sonia..?" tanya Arga penasaran
" Mereka bilang Sonia Kim akan menikah dengan mu" Arga langsung terkejut mendengarnya.
" Hah.. ada ada saja, itu hanyalah gosip" jawab arga sembari minum tangannya gemetar
" Jadi hal itu yang membuat mu merajuk hari ini..?" tambah Arga, Erin hanya menganggukkan kepala.
" Tenang saja ya tidak usah hiraukan mereka" ucap Arga.
Tiba-tiba ada pemberitahuan pesan di ponsel Arga dan tak sengaja Erin melihat pesan itu dari Sonia.
Dengan wajah serius Erin menatap mata Arga...
erin jangan gampang kena omongan laptop sony!!!!