Cerita ini merupakan cerita sambungan atau sequel dari Kisah Cinta Dalam Perjodohan (Tian dan Bianka) yang memiliki dua anak Fillio dan Fillona.
Dan kali ini akan menceritakan kisah kehidupan Fillona atau Lona dengan suami (Zicko) juga Anak mereka (Zilo).
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Encha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Zi_10
Zicko mengambil ponselnya dan berjalan menuju Balkon kamarnya.
Dia akan menghubungi Sandi untuk meminta bantuannya..
Tanpa menunggu lama, sambungan telepon nya langsung tersambung dengan sahabatnya itu.
" Halo Ko,, Ada Apa "
" Sorry San, gue ganggu Lo malam gini "
" Santai Kali,, Kenapa nih "
" Gue butuh bantuan Lo. "
Zicko menceritakan semuanya kepada Santi sahabat nya yang sangat bisa di andalkan, Selama ini Sandi sangat setia dengan Zicko bukan hanya bekerja Dengan nya.
Walau sebenarnya Sandi pun termasuk dari keluarga berada namun dia tetap mau bekerja dengan Zicko.
" Oke,, besok gue bakal cari tau dia ."
" Thanks San, gue tunggu Kabar dari Lo "
Zicko menutup telponnya dan menghela napas nya, dia tidak mau jika keluarganya terus salah paham apalagi sikap Lisa yang memang sangat membuat risih.
Pantas saja Lona begitu kesal Dengan nya.
" Dad,, Dimana ?"
Terdengar suara Lona yang mencarinya,,
" Di sini Mom "
Lona tersenyum dan menghampiri suaminya yang sedang berdiri menatap suasana malam dari balkon Kamarnya.
" Ini teh buat Kamu " Ucap Lona memberikan secangkir teh hangat untuk dirinya.
" Makasih Sayang "
Lona mengangguk dan ikut berdiri di sana bersama suaminya.
" Baru saja aku Menelpon Sandi dan memintanya mencari tau nomor juga dimana Perusahaan Lisa. "
Lona menoleh dan menatap Zicko yang masih menikmati Teh buatanya.
" Buat Apa Dad, Mau temuin dia Ngapain ?"
Zicko menghela napasnya dan meletakan cangkir di meja.
" Masalah ini harus segera di selesaikan, Aku tidak mau jika ada salah paham dalam keluarga kita karena Lisa, Jadi besok aku akan menemui Lisa dan membicarakan semua ini."
Lona terdiam,,
sebenarnya dia sangat percaya dengan suami nya, Zicko tidak akan pernah terpengaruh terhadap wanita lain walau Lisa sekali pun namun melihat sikap Lisa Seperti itu membuat nya sangat kesal dan emosi.
Istri siapa yang tidak akan marah dan hanya diam saja ketika suaminya di goda wanita lain.
Lona mengangguk dan memeluk suaminya,,
" Maafin aku Dad, karena tidak bisa menahan emosi setiap kali bertemu Lisa."
Zicko mengangguk dan memeluk istrinya, dia sangat mencintai dan menyayangi Lona.
Wanita yang sudah menempati seluruh hatinya.
" Sudah malam,, Kita masuk dan istirahat " Ajak Zicko dan Lona mengangguk.
Mereka berjalan masuk dan Zicko menutup pintu Balkon kamarnya.
Tidak adanya Zilo di rumah memang terasa sangat sepi namun Zicko sebagai suami akan selalu membuat Lona istri nya Agar tidak merasa kesepian.
" Good Night Mom " Ucap Zicko
Lona tersenyum dan mengangguk,,
" Night Daddy "
Zicko mengecup dalam kening Lona dan mereka menuju alam mimpi mereka.
______
Di tempat lain,,
Dimana Bianca masih berlibur bersama suami dan cucu nya Zilo terlihat begitu bahagia.
Mereka bahkan terlihat seperti satu keluarga kecil yang bahagia.
" Gimana liburan kali Ini , Apa Zilo suka ?" Ucap Bianca dan Zilo mengangguk.
" Sangat suka Oma,, Lain Kali kita liburan lagi Juga Bareng Abang Ya Oma "
" Ya Sayang,, Next kita pergi liburan bersama Abang juga ya.. sekarang sudah malam Zilo harus istirahat karena besok kita harus kembali ke Jakarta pagi pagi."
" Iya Oma ,, "
Bianca tersenyum dan mengusap rambut cucu laki lakinya,,
Walau masih ada Daffa juga, namun Baik Bianca ataupun Tian sama sekali tidak pernah membedakan mereka , Rasa sayang keduanya sama terhadap semua Cucu mereka.
Tian yang baru saja selesai mandi pun tersenyum,,
dia berjalan menghampiri istri nya..
" Sudah tidur Zilo Sayang."
Bianca menoleh dan mengangguk,,
" Jadi besok kita pulang naik Pesawat Mas "
Tian berjalan dan naik di samping Zilo..
" Ya Sayang, Karena perjalan kita lumayan jauh dan Mas tidak mau kamu Atau pun Zilo lelah saya perjalan nanti."
Bianca mengangguk,,
" Sekarang istirahat ya,, Kamu pasti lelah setelah seharian bermain bersama Zilo."
" Mas juga istirahat"
Mereka merebahkan tubuhnya dan menarik selimut tebalnya.
Zilo tidur bersama mereka bukan karena hanya ada satu kamar namun Zilo mau tidur dengan mereka.
**********
Keesokan Harinya,,
Lisa tersenyum setelah mendapatkan kabar jika Zicko ingin bertemu Dengan nya.
Sebelum nya,,
Asisten Zicko telah menghubungi nya dan meminta waktu untuk bisa bertemu Zicko siang ini di salah Satu Cafe milik Zicko Brian's Cafe.
Seperti mimpi indah rasanya,,
Laki laki yang begitu di kagumi nya mengajaknya bertemu dan makan siang
bersama.
Selama ini Lisa berusaha untuk menarik perhatian Zicko dan akhirnya Zicko pun merespon dan langsung mengajaknya bertemu.
Tok,,
Tok,,
" Permisi Bu Lisa "
" Ya Ada ,, "
" Siang ini Anda ada janji makan siang bersama salah satu Klien dari Maluku "
Lisa menghentikan pekerjaannya,,
" Batalkan. "
" Tapi Bu,-
" Saya bilang batalkan, Karena ada sesuatu yang lebih penting hari ini."
" Baik Bu "
Lisa mengangguk dan kembali melanjutkan pekerjaannya, dia Bahkan terlihat terburu buru demi ingin segera bertemu Zicko siang ini.
Semua meeting nya pun dengan beberapa Klien sengaja dia batalkan.
Dia tidak mau melewatkan kesempatan emas ini, Zicko menghubungi nya dan mengajak nya bertemu.
Ya,,
Aku harus segera menyelesaikan semua ini agar bisa segera bertemu Zicko.
Gak kebayang, Zicko menghubungi aku dan mengajak Bertemu.
Lisa menghela napas nya dan tersenyum membayangkan saat mereka bertemu nanti.
Sedangkan Zicko berada di salah satu Cafe nya, dia tidak bersama Lona.
Lona berada di rumah dan tidak ikut dengannya.
" Lo jadi ketemu Lisa " Ucap Sandi yang berada di sana.
Zicko mengangguk,,
" Memang sebaiknya segera Lo Selesaikan semuanya,, Lagian Lisa dia bertingkah seperti itu di depan Lona .
tidak mungkin Lona tidak marah,
tapi bukannya dulu Lisa itu cewek pendiam ya bahkan dia selalu menyendiri. "
Zicko mengangkat bahunya,,
Bahkan dia memang tidak mengenali Lisa dulu.
" Inilah salah satu alasan gue juga ingin menemuinya, Apa alasan dia melakukan semua ini. "
Sandi mengangguk,,
Sebagai Sahabat sekaligus anak buahnya bagaimana pun Sandi akan membantu Zicko dalam hal apapun.
Apalagi selama ini, Zicko selalu membantu nya juga Lona yang dulu telah membantu membiayai Anisa hingga lulus kuliah.
" Terus Lo mau ketemu jam berapa ?"
" Makan siang Nanti, dan kita ketemu di sini."
" Oke gue siapin ruangan untuk kalian bicara."
" Tapi San, gue minta Lo ikut bareng gue.
Gue hanya tidak mau terjadi salah paham nantinya."
" Beres,, Gue bakal temenin Lo..
Gue balik dan siapin semuanya dulu."
" Thanks San "
Sandi mengangguk dan berjalan Keluar.
Sementara Zicko menyandarkan kepalanya, semuanya harus dia selesaikan hari ini juga sebelum semakin besar hingga membuat rumah tangganya berantakan.
Lisa yang sudah sampai di depan Parkiran pun tersenyum, dia mengambil kaca dan membenarkan make up nya.
Astaga,,
masih gak percaya gue, Zicko mengajak gue ketemu.
benar benar seperti mimpi..
Lisa menghela napas nya dan membuka pintu mobilnya..