NovelToon NovelToon
Kebangkitan Istri Yang Direndahkan

Kebangkitan Istri Yang Direndahkan

Status: tamat
Genre:Balas Dendam / Selingkuh / Penyesalan Suami / Tamat
Popularitas:1.1M
Nilai: 5
Nama Author: Santi Suki

Astrid mengorbankan segalanya untuk keluarga. Namun, pengorbanannya justru dibalas dengan hinaan.

Setelah melahirkan, tubuh Astrid berat badannya naik drastis hingga membuat Lucas, suaminya yang seorang dokter, merasa malu memiliki istri sepertinya. Tak hanya itu, Marta, sang mertua, juga menganggap Astrid sebagai wanita tidak berguna karena tidak memiliki pekerjaan maupun prestasi yang bisa dibanggakan.

Puncaknya terjadi saat Lucas dan Marta mempermalukannya di depan banyak tamu undangan. Harga dirinya diinjak-injak tanpa belas kasihan, seolah seluruh pengorbanannya selama ini tidak pernah berarti. Hari itu, Astrid memutuskan untuk berhenti menangis.

Dengan bantuan Mateo, Astrid bangkit dan mengubah hidupnya. Saat satu per satu kesuksesan berhasil diraihnya, orang-orang yang dulu merendahkan mulai menyadari kesalahan mereka.

Kini giliran mereka yang memohon, sementara Astrid tak lagi peduli. Karena ada penghinaan yang bisa dimaafkan, tetapi tidak pernah bisa dilupakan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Santi Suki, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 26

Kedatangan Marta membuat suasana rumah yang damai menjadi ribut. Jelas sekali kalau wanita paruh baya itu sedang marah.

Astrid terdiam sejenak. Detak jantungnya mengencang. Ia tidak perlu bertanya apa yang terjadi kepadanya. Karena dia bisa memperkirakan kenapa mertuanya bisa marah seperti itu. Marta pasti sudah mendengar soal gugatan cerainya.

"Ada apa, Ma?" tanya Astrid pelan, berusaha tetap tenang.

"Jangan pura-pura tidak tahu!" bentak Marta sambil berbalik menatapnya. Dadanya naik turun menahan emosi. "Kamu mau menceraikan Lucas?"

Astrid tidak langsung menjawab. Tatapannya tetap tenang. Namun keheningan itu justru menjadi jawaban yang paling jelas.

Marta membelalak dan wajahnya semakin merah.

"Jadi benar kamu menggugat cerai Lucas?" Suara wanita itu meninggi. "Setelah semua yang Lucas lakukan untuk kamu? Setelah dia menghidupi kamu bertahun-tahun? Setelah dia memberi kamu kehidupan yang layak?"

Marta menunjuk Astrid dengan jari yang bergetar karena marah. "Kamu balas pengorbanannya dengan perceraian seperti ini!"

Astrid merasakan jemarinya perlahan mengepal di samping tubuhnya. Kalimat-kalimat itu terasa sangat familiar.

Selama bertahun-tahun, setiap kali terjadi masalah dalam rumah tangganya, ia selalu mendengar hal yang sama. Lucas selalu menjadi korban. Lucas selalu dianggap benar. Sementara dirinya selalu ditempatkan sebagai pihak yang bersalah.

"Kamu ini benar-benar tidak tahu berterima kasih, Astrid!" lanjut Marta dengan suara keras. "Perempuan macam apa yang menggugat suaminya sendiri?"

Astrid menarik napas dalam-dalam. Ia bisa merasakan amarah yang mulai naik ke permukaan, namun ia menahannya. Bukan karena takut, melainkan karena ia tidak ingin kehilangan kendali.

"Apa Lucas cerita kenapa saya menggugat dia?" tanya Astrid pelan.

"Tidak perlu alasan apa pun!" potong Marta cepat. "Seorang istri harus mempertahankan rumah tangganya!"

Astrid tersenyum tipis, tetapi tidak ada kehangatan dalam senyum itu. Hanya kelelahan yang sudah menumpuk selama bertahun-tahun.

"Kenapa aku harus mempertahankan rumah tangga ini, Ma?" tanya Astrid dengan nada tenang, tetapi tatapan matanya begitu tajam..

Marta terdiam.

Astrid melangkah mendekat satu langkah. Tatapannya tidak lagi menghindar seperti dulu. Selama bertahun-tahun ia selalu memilih diam, selalu mengalah dan lebih baik mundur daripada bertengkar. Namun, hari ini berbeda.

"Maksud Mama ... mempertahankan suami yang selingkuh?" tanya Astrid dengan tenang, tetapi terasa menusuk kata-katanya.

Mata Marta langsung berubah. Wajah wanita itu menegang. "Astrid ...."

"Atau mempertahankan suami yang berbohong setiap hari?" lanjut Astrid. Suaranya tetap rendah dan tenang.

Justru ketenangan itu terasa jauh lebih tajam daripada teriakan. Sehingga membuat Marta membuka mulut, lalu menutupnya lagi. Untuk pertama kalinya sejak datang ke rumah itu, ia kehilangan jawaban.

Astrid menatap lurus ke mata mertuanya. Tidak berkedip, apalagi menghindar.

"Mama tahu Lucas selingkuh dengan model cantik yang masih muda?"

Ruangan mendadak sunyi. Tidak ada suara apapun, bahkan suara televisi dari ruang keluarga terasa menghilang. Marta membeku di tempatnya. Astrid terus menatapnya tajam, menunggu jawaban, namun mertuanya tetap diam.

Maka Astrid kembali bertanya. Kali ini suaranya jauh lebih pelan. Jauh lebih menyakitkan.

"Wah, sepertinya mama sudah tahu!"

Marta membuang muka sesaat. Walau sangat singkat, namun sudah lebih dari cukup. Karena dalam satu detik itu, Astrid mendapatkan jawaban yang selama ini tidak pernah berani ia pikirkan.

Marta sudah tahu perselingkuhan itu. Entah sejak dari awal atau tidak, yang jelas mertuanya tahu. Namun, tetap memilih diam dan memilih menutup mata atas kelakuan busuk Lucas. Wanita paruh baya itu akan selalu membela putranya.

Perasaan sesak langsung memenuhi dada Astrid. Bukan karena terkejut, melainkan karena kecewa. Sangat kecewa sekali. Selama ini ia selalu menghormati Marta. Menganggap wanita itu seperti ibunya sendiri. Bahkan ketika berkali-kali disalahkan, ia tetap berusaha menjaga hubungan mereka. Namun, sekarang semuanya terasa berbeda.

Air mata perlahan menggenang di pelupuk mata Astrid. Bukan air mata karena patah hati. Itu air mata dari luka yang selama ini terus dipendam.

"Aku selama ini selalu menghormati Mama," ucap Astrid lirih. Suaranya mulai bergetar.

Astrid menelan ludah yang terasa pahit. Tatapannya tidak lepas dari wajah Marta. Napasnya mulai terasa berat.

"Aku diam saat disalahkan oleh Mama. Aku diam saat dihina di depan orang lain. Aku juga diam saat dianggap tidak cukup baik untuk Lucas."

Air mata akhirnya jatuh membasahi pipi Astrid. Namun, Astrid tidak menghapusnya. Ia terlalu lelah untuk berpura-pura kuat.

"Tapi sekarang aku ingin bertanya satu hal."

Marta perlahan menoleh ke arah Astrid. Wajahnya tidak lagi sekeras tadi. Namun, Astrid sudah tidak peduli. Ia menatap mertuanya dengan mata yang memerah. Dengan seluruh luka yang selama bertahun-tahun ia simpan sendirian.

"Kalau yang diselingkuhi itu Mama," ucap Astrid pelan suaranya bergetar, namun setiap katanya terdengar jelas.

Astrid menarik napas panjang. Lalu mengucapkan pertanyaan yang menghantam jauh lebih keras daripada semua bantahan sebelumnya.

"Apa Mama masih akan menyuruh saya bertahan?"

Setelah kalimat itu keluar, rumah mendadak terasa sangat sunyi. Marta tidak mampu menjawab.

1
Sri Yekti
cerita ini kayaknya menarik.
👍👍👍
Sri Yekti
👍👍👍 Aku suka....endingnya semua bahagia.
Terima ksh thor.....🙏🙏
Sri Yekti
Mereka bertemu kembali stl 13th. akankah cinta mereka bersemi kembali?
Sri Yekti
Cinta mmg membingungkan.
Dulu Ariana bingung, mengapa Noel menjauh.
Kini noel sendiri yg kelabakan.
Sri Yekti
Langkahmu msh panjang Ariana....g usah kau pikirkan cowok dulu.
fokus pd cita² besarmu
Sri Yekti
thor....bukankah wkt itu Noel masih kecil....mungkinkah ank seusia 3th sdh bs tau sifat orng dewasa....
yg bnr dong....atau mungkin ia mendengar sifat lucas dr org tuanya?
Sri Yekti
masa lalu ttp masa lalu Noel.....mungkin kembaranmu sdh takdirnya tiada.
dr juga manusia, tempat salah dan lupa.
Sri Yekti
Wadhuh...kl kayak gini yg salah siapa?
😄😄😄 ruweeet thor....
Sri Yekti
Cari tau dong Noel....bagaimana kehidupan Ariana dulu ktk masih hdp bersama ayah kandungnya.
Pasti kamu akn berpikir lain utk menilai kepribadian Ariana
Sri Yekti
nah...nah...bagimana Noel? masihkah kamu mencintai Ariana, stl tau bhw Ariana adalah putrinya Lucas?
lanjut thor.....
Sri Yekti
lagi² hanya bisa bilang kasihan..
Lucas menuai hasil perbuatannya dulu.
Sri Yekti
Kasihan si Lucas, bahkan pintu pagarpun tak dibuka.Hingga ia tak bs memeluk putrinya. mdh²an ia bs hidup layak dgn uang peninggalan ibunya
Sri Yekti
akankah Noel ttp menyayangi Ariana bila tau bhw org yg menyebabkan kematian saudaranya adalah ayah Aruana?
Lanjut thor ......
Sri Yekti
Apa yg akn dilakukan lucas pd keluarga Astrid?
Sri Yekti
Mungkinkah Ariana mengenal ayah kandungnya?
Lanjut thor....
Sri Yekti
Eh...tau² Ariana dah dewasa.
Astrid dan mateo dah punya ank 2.
Sri Yekti
slmt ya.... Mateo, Astrid....atas kelahiran putra kalian....👍👍👍
Netty Netty
syafakillah thorr
Ila Lee
kesan asid trauma masa lalu
Sri Yekti
Ariana mau melahirkan rupanya...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!