NovelToon NovelToon
Terpaksa Menjadi Pemuas Badboy Kampus

Terpaksa Menjadi Pemuas Badboy Kampus

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Bad Boy / Idola sekolah
Popularitas:13k
Nilai: 5
Nama Author: Fitria callista

Gymora Sasami seorang mahasiswa yang terkenal akan kepintarannya, dia juga putri tunggal keluarga kaya.
Dia selalu dipuji dan dieluh-eluhkan di kampus.
Namun, citra yang sebelumnya sudah dibangun olehnya terancam dihancurkan oleh seorang Badboy kampus yang tidak sengaja memergoki dirinya digudang saat sedang memuaskan dirinya sendiri.
Pagi itu digudang, Draka Nilon mengambil alat yang ada ditangan Gymora, hal itu membuat Gymora yang akan mencapai titik kepuasannya terkejut.
"Aku tidak menyangka, seorang wanita cantik yang terkenal pintar dan jual mahal di kampus melakukan hal yang tidak terpuji seperti ini," sindir Draka.
Gymora langsung menutup tubuh bagian bawahnya.
"Draka aku mohon, jangan sebarkan video itu!" pinta Gymora.
Melihat Draka yang diam, Gymora terus memohon.
"Karena kamu terus memohon dan berlutut, baiklah kita buat kesepakatan. Kalau kamu ingin aku tidak menyebarkan videomu itu. Kamu harus melayaniku!"
Kedua bola mata Gymora membelalak, mengingat dia belum pernah melaku

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fitria callista, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 30.

Draka segera membukakan pintu untuknya. Tatapannya tegas tapi penuh perhatian saat menatap Gymora turun dari mobil. "Ayo, kita masuk," ucap Draka pelan, namun jelas terdengar.

"Bukankah kamu mau pergi rapat?" tanya Gymora bingung.

Mobil mewah Draka meluncur halus dan berhenti tepat di depan toko pakaian mewah yang berkilauan di bawah sinar lampu kota.

Gymora menatap gedung megah itu dengan mata membulat, suara polosnya terdengar, "Draka, uang celengan ku tadi cuma dua juta. Aku tahu, pakaian di sini mahal-mahal, bahkan yang termurah harganya lima puluh juta." Wajahnya mengernyit bingung.

Draka menghela napas pelan, sesaat raut wajahnya berubah menjadi serius.

Dia tahu, saat ini dia harus pura-pura miskin agar tak mencurigakan.

Meskipun Nilon Store ini adalah milik keluarganya, dia tidak boleh menunjukkannya secara terang-terangan pada Gymora.

Dengan langkah tenang, mereka melangkah masuk.

Berapa staf langsung menghampiri Draka, bagaimana pun juga jarang-jarang sekali pemilik store mau datang langsung.

Mereka berbondong-bondong cari muka.

Tapi, Draka langsung membisikkan sesuatu pada kepala store. Membuat krumanan itu langsung buyar.

Sementara Gymora yang tertinggal dibelakang masih mengernyit bingung.

Draka memundurkan langkahnya, lalu berkata dengan nada percaya diri. "Mereka semua mendekatiku karena menyukai ketampanna ku!"

Gymora menjawab, "termasuk tiga pria tadi."

"Akh ... Syudahlah."

Di dalam toko, deretan setelan kantor yang berkelas terpajang rapi.

Draka memilih sebuah jas berharga dua ratus juta, matanya tak berkilat seperti biasanya, tapi tetap menunjukkan ketegasan.

Gymora menatap jas itu dengan wajah cemas, tangan kecilnya menggenggam erat tas kecilnya.

Melihat kebingungan Gymora, Draka segera mengajak pegawai toko yang berdiri di dekatnya.

Dengan suara rendah dan meyakinkan, Draka berkata, "Diskon 99% untuk kami hari ini, ya."

Pegawai itu mengangguk cepat, memainkan peran tanpa ragu.

Gymora pun tersenyum lega, masih belum mengerti kebohongan kecil yang sedang dimainkan.

Draka menatap Gymora yang mulai ceria, hatinya bergetar antara rasa bersalah dan rasa perhatian yang diberikan oleh Gymora.

Mereka melangkah keluar toko, membawa jas mahal itu tanpa menciptakan keributan, seolah-olah dunia mereka hanyalah dua orang yang sedang berbelanja biasa.

"Draka, mendingan bajunya sekalian ganti aja. Nanti kamu rapat, semoga banyak orang mau kerja sama mengembangkan teknologi inti itu."

Draka mengangguk. Lalu kembali masuk ke dalam store untuk mengganti baju.

Setelah keluar dari ruang ganti, Gymora terkesima dengan ketampanan Draka.

Pria itu sedikit merapikan rambutnya dengan Pomade gratis yang tersedia.

Lalu melepaskan semua anting dan tindik nya.

Jantung Gymora berdebar kencang, bagaimana pun juga seleranya pria berpakaian rapi, tentu saja ia tidak begitu menyukai Draka yang selama ini urakan.

Gymora sampai tidak berkedip sama sekali saat melihat ketampanan Draka, bahkan Draka jauh lebih tampan dibandingkan dengan Wiliam.

"Ayo aku antar ke kampus."

Gymora mengangguk.

Mobil mewah Rolls-Royce berwarna hitam mengilap meluncur pelan di depan gerbang Universitas Utara, menarik perhatian siapa saja yang melihat.

Suara mesin halus tapi bertenaga itu membuat udara seolah ikut bergetar.

Dari dalam mobil, Gymora membuka pintu dengan anggun.

Tangannya yang terluka sempat membuat beberapa mahasiswa menahan napas, mengingat luka itu adalah akibat fitnah kejam yang pernah mereka lemparkan padanya.

Namun, tak ada satu pun yang berani mendekat; sunyi menguasai halaman kampus.

1
Resthy Nur
gmn Thor di awal cerita William GK punya perasaan dgn gymora... tp kokd.icerita.punya perasaan
Mia Camelia
thor ini salah upload chapter ya 🤔🤔🤔😔😔😔😔
Mia Camelia
sachi licik banget sih bikin foto skandal ky bgtu, 😔😔😔😔
kasian gyomra harus patah hati n kecewa terusss...😔
Dedi Dahlia
kenapa sih gimora ketemu pria yang ngak tegas dan plin -plan masalah photo saja tak becus,bagaimana gimora bahagia kalo hal itu saja tidak bisa di bereskan secepatnya,andai terbongkar nanti sachi dapat hukuman karna berbohong,kalau gimora pergi jauh aja untuk mengenang kan pikiran.
Mia Camelia
lanjut thor🥳
Mia Camelia
cerita nya menarik dan tokoh2 bikin yg baca jdi makin penasaran
Mia Camelia
william minggir kau, sekarang draka yg pasang badan buat gymora🥰🥰🥰 huuss...husss
Mia Camelia
ayo gwen sadar lah kania dan bapak nya cuma benalu doang🤔
Mia Camelia
lanjut thor 😄
cerita nya seruuu👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!