NovelToon NovelToon
The Mafia Bride

The Mafia Bride

Status: tamat
Genre:Romantis / Menikah dengan Musuhku / Mafia / Balas Dendam / Pernikahan Kilat / Tamat
Popularitas:8.9M
Nilai: 5
Nama Author: Wina

Siena gadis berusia 20 tahun harus merelakan suaminya untuk wanita lain dan takdir mempertemukannya dengan Kenzi seorang pria dingin dan kejam. Berawal dari teman kerja dan membawa Siena ke dunia Kenzi.


Akankah tumbuh rasa cinta di atara mereka setelah pengkhianatan yang di alaminya di masa lalu. Terlebih Kenzi mendekati Siena hanya untuk balas dendam.


Cover: Pinteres

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 11: Reegan vs Siena

"Kepalaku sakit.." gumam Reegan, ia tersadar dan langsung bangun memegang kepalanya. "Aku di mana?" Reegan mengedarkan pandangannya ke seluruh ruangan dan terhenti menatap kakek Hardi dan Mamanya.

"Mama? Kakek?" ucap Reegan pelan. "Siapa yang membawaku pulang?" tanyanya lagi.

"Siena," kata Alya.

"Siena?" Reegan mengerutkan dahi menatap Mama alya. "Gadis aneh itu?"

"Le..kakek pernah bilang, kalau kau mau kakek jodohkan dengan anak panti..kau tahu siapa gadis itu? ya Siena itu Le.." ucap Kakek Hardi tertawa senang.

"Apa? kakek mau menjodohkanku dengan gadis itu?" Reegan tersenyum tipis lalu ia duduk di tepi tempat tidur. "Tidak kek..aku tidak mau..aku mencintai Maria."

"Reegan! cukup Nak! bentak Alya. " Maria bukan gadis yang baik, buktinya dia dengan mudah berpaling dengan pria lain!" Alya berdiri di hadapan Reegan.

"Maa!"

"Tidak! Mama tidak mau dengar lagi nama Maria! Alya langsung ngeloyor meninggalkan kamar Reegan. Reegan terdiam menatap kakek Hardi yang mengangkat kedua bahunya lalu ikut keluar menyusul Alya.

" Kenapa Mama tidak mengerti perasaanku, aku sangat mencintai Maria..aku tidak mau yang lain selain Maria."

***

"Hai Siena!" sapa Keenan dari arah pintu, ia langsung masuk dan duduk di kursi.

"Loh..kok sudah masuk kerja?" tanya Siena menatap ke arah Keenan.

"Hari ini saja Si..besok aku mau..?" Keenan tidak melanjutkan ucapannya, ia memaonkan kedua alisnya menatap ke arah Siena sebagai kode.

Siena tertawa kecil, ia mengerti maksud Keenan. "Bilang saja mau bulan madu, gitu aja kok repot." Siena langsung tertawa.

"Nah itu maksudku," jawab Keenan tersenyum. "Kalau begitu, aku pulang dulu ya.." Keenan berdiri tangannya terulur mencubit gemas hidung Siena.

"Oke..hati hati ya" sahut Siena menepis tangan Keenan.

"Bye!" Keenan balik badan beranjak pergi meninggalkan ruangan Siena.

Siena menarik napas dalam dalam, "mulai hari ini dan seterusnya..aku yang harus membayar gaji mbak santi dan Asti. Aku tidak mungkin mengandalkan Keenan lagi..takutnya di belakang hari akan menjadi masalah di runah tangga Keenan dan Maria," gumam Siena. "Tapi..aku pun tak sanggup kalau harus menggaji Santi dan Asti..aku harus bagaimana ya?" tanya Siena pada dirinya sendiri.

Siena termenung cukup lama, ia memikirkan bagaimana baiknya untuk anak anak. Akhirnya Siena memutuskan untuk memulangkan Santi dan Asti. Karena ia merasa gajinya tak cukup untuk membayar mereka berdua.

"Aku juga tidak bisa bekerja sambil merawat anak anak sendirian, sebaiknya aku buka usaha sendiri biar dapat penghasilan juga bisa merawat anak anak dengan baik." Siena tersenyum dan optimis bahwa ia mampu melakukannya.

Waktu terus berjalan, Siena bekerja dengan tenang sampai jam kerja berakhir. Ia membereskan semua pekerjaannya lalu ia masukkan ke dalam laci meja semua dokumen penting. Setelah semua selesai ia beranjak pergi meninggalkan tempat kerjanya.

"Aku harus beli coklat dulu, jika tidak..Sifa pasti ngambek," gumam Siena tersenyum. Ia mengalihkan pandangan ke samping mencari toko makanan untuk membeli coklat.

"Hmm, itu ada Alfa," ucap Siena, lalu ia berjalan menuju Alfamart yang tak jauh dari tempat ia berdiri. Sesampainya di halaman Alfamart, Siena langsung masuk dan mencari coklat kesukaan Sifa.

"Nah ini dia." Siena mengambil beberapa coklat yang ada di rak makanan, tapi seseorang menepuk tangan Siena dari belakang hingga coklat yang ia pegang jatuh kembali ke wadahnya.

"Aku duluan, minggir!" Siena menoleh ke belakang. Matanya melotot saat melihat Reegan yang menepuk tangannya baru saja.

"Kau! pekik Siena geram.

" Minggir! aku duluan yang ambil coklat ini," ucap Reegan mendorong bahu Siena pakai bahunya sehingga Siena bergeser ke samping.

"Kau ini mirip banget kaya anak kecil!" sungut Siena. "Bukankah masih banyak coklat yamg lain?"

"Suka suka aku," jawab Reegan santai.

"Dasar aneh!"

"Kau yang aneh!" timpal Reegan menatap ke arah Siena.

"Pergi sana!" Siena mendorong tubuh Reegan, lalu dengan sigap mengambil coklat.

"Dasar! kurang kerjaan!" gerutu Siena menatap Jengah Reegan, ia langsung memutar tubuhnya dan melangkahkan kaki menuju kasir. Setelah selesai ia langsung keluar Alfamart. Tiba tiba Reegan menarik lengan Siena dari belakang hingga ia balik badan menghadap Reegan.

"Ow ya ampun..apalagi?" ucap Siena kesal.

"Mana coklatnya?" tangan Reegan terulur sementara tangan lainnya memegang lengan Siena.

"Ih, kau ini kenapa? kurang kerjaan atau bagaimana?" Siena begidik melihat tingkah Reegan. "Pantas saja kau di putusin, sikapmu saja kekanak kanakan," sindir Siena.

"Eh, apa kau bilang?!" Reegan melepaskan lengan Siena. "Sekali lagi kau bilang apa?"

"Bodo!" Siena langsung balik badan dan berlari ke tepi jalan raya.

"Siena! seru Reegan berlari menyusul Siena. Namun Siena sudah naik angkutan umum sebelum Reegan sampai mendekatinya.

" Ah sial, aku susul dia..enak saja kalau bicara," gerutu Reegan. Ia menautkan dua alisnya. "Tapi aku menyusul kemana?" Reegan menepuk keningnya. "Aku tidak tahu dia tinggal di mana." Reegan terdiam sesaat.

"Kakek!" serunya tersenyum sumringah. "Kakek pasti tahu alamat rumah panti Siena, aku akan menyusulnya dan memberikannya pelajaran," gumam Reegan. Lalu ia kembali ke halaman Alfamart menuju mobil miliknya. Setelah itu ia langsung pulang ke rumah.

***

"Kakek!" seru Reegan dari ruang tamu memanggil kakek Hardi.

"Reegan?! apa apaan sih kamu teriak teriak?" sapa Alya dari arah pintu kamar. Reegan menoleh ke arah Alya.

"Kakrk di mana Ma?" tanya Reegan.

"Ada apa kau teriak memanggil kakek?" Reegan mengalihkan pandangan ke arah Kakek Hardi.

"Kek..aku minta alamat rumah Siena."

Kakek Hardi dan Alya saling pandang sesaat, lalu tersenyum. "Rupanya kau mulai suka sama Siena," ucap Kakek senang.

"Ah kakek, cepat beritahu alamat Siena."

"Kakek tidak akan memberikan alamat rumah Siena kalau kau bicaranya seperti itu."

"Baikla kakekku sayang..bolehkah aku minta alamat Siena?" ucap Reegan terpaksa.

"Nah begitu..sama orang tua tidak boleh kasar." Kakek Hardi berjalan ke arah meja, lalu ia menuliskan alamat rumah Siena ke sebuah kertas.

"Ini.." Kakek Hardi menyodorkan secarik kertas ke hadapan Reegan.

"Terima kasih kakek." Reegan mengambil kertas itu dari tangan Kakek Hardi.

"Ini baru anak mama, kamu bisa cepat move on," potong Alya menyentuh pundak Reegan.

Reegan tersenyum tipis, matanya menyipit menatap Alya, "iya mamaku sayang."

"Memangnya kau mau ajak Siena kemana?" tanya Kakek Hardi.

Reegan menepuk keningnya sendiri, "kakek tidak perlu tahu urusan anak muda," ucap Reegan sedikit kesal.

"Kalau mama bagaimana?" tanya Alya.

"Mama sama kakek sama saja," gerutu Reegan. "Kepo." Reegan tertawa kecil lalu ia balik badan melangkahkan kakinya.

"Kau mau kemana? ini sudah mau malam loh nak!"

Reegan menghentikan langkahnya lalu balik badan. "Ma..ini masih sore, aku janji pulang cepat." ucap Reegan. "Aku pergi dulu ya Ma!" Reegan langsung beranjak pergi keluar rumah.

Kakek Hardi dan Alya hanya bisa menggelengkan kepala menatap punggung Reegan. "Dasar anak keras kepala, susah banget di bilangin."

1
Helda Septiana
sebenernya pacar regan itu siska atau maria?
Cherry Bloosem
cerita nya ngk teratur.. Kenzie udh ketembak,,udh ngk sadarkan diri..gmana ceritanya bsa berada d club
Cherry Bloosem
greget sma shena..berkali2 dlm bahaya,,udh sembunyi..ya diem Aja..ini udh sembunyi malah kluar..dia sendiri yg buat kenzi dlm bahaya
Muhammad Faraj Mubarroq
bener2 tolol polisi disini
Kinay naluw
keren dan luar biasa, semangat berkarya.
Kinay naluw
absen ya thor semangat berkarya.
Afri Widiasih
episod brp ya kalau ktanya abel anak livian,perasaan kok ga ada
yuki minami
kereeeennn
Novita Liem
cukup bagus
arfan
up
Mia Tahir
😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭
Mia Tahir
hmmm,,,,mirip lirik lagu Ebit G.Ade 😄
Jinawaty Juslin
jalan cerita yang menarik...aku semangat untuk terus membaca karya mu thor...semoga thor juga sehat sentiasa dan akan menulis karya dengan lebih giat lagi...
yella xarim
keren
Shinta Dewiana
ya.....mana sambungannyaaaa...
Shinta Dewiana
he..he..he..knp peran polisi tetap bodoh..
Shinta Dewiana
keren siena..aku syuka gayamu...hebat athor...
Meiske Akay
The best author
Dewi Nurlela
apa Ethan pengawalnya tuan asanagi
Dewi Nurlela
aku agak bingung sama usia mereka Thor,tp aku suka ceritanya semangat thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!