Askia amora putri, dia gadis sederhana dan lugu yang tak mudah jatuh cinta.
Tapi apakah pemuda yang bernama Bagas Adi Sanjaya ini dapat membuka hati Askia untuknya???
Mari kita saksikan kisahnya....
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fenty Akira Zuan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
cas 11
Pagi harinya di sekolah, Askia dan Evi sedang berada di kantin sambil menunggu bel masuk sekolah.
" Woi....di kantin ga ngajak-ngajak gue sih, tadi gue cariin di kelas kalian tau ", seru Bagas sambil pegang pundak Askia
" Aduh ngagetin aja sih lo Bagas, "ucap Askia dan Evi serempak
Bagas masih saja dibelakang Askia dan kedua tangannya memegang pundak Askia sambil berdiri sedangkan yang di pegang hanya diam terbengong dengan perasaan yang sedikit aneh.
" Aduh, kenapa nih tangan ga diangkat-angkat sih, dan kenapa juga sama jantung gue ini kok serasa mau copot ", batin Askia
" Woi...sini duduk, demen amat lo pegang Askia mulu....", ucap Evi
" Hehehe....ga sadar gue, sorry ya Askia ", kekeh Bagas, padahal dihatinya seneng banget bisa sedekat itu sama Askia
Entah kenapa sejak kenal Askia, Bagas jadi serasa pengen deket Askia mulu, sampai-sampai dia lupa kalau udah punya Kiran, apa perasaannya udah mulai terbagi????
" Eh, udah mau bel nih, kita ke kelas aja gimana??? ucap Askia menghilangkan kecanggungan nya
Mereka pun menuju kelas masing-masing, karena memang Bagas anak IPS 1 sedangkan Askia dan Evi anak IPA 1, jadi kelas mereka berbeda.
Pelajaran terakhir telah usai, Bagas hendak menemui Askia untuk memberi tumpangan, tapi iya urungkan setelah menerima telpon dari seseorang. Dan Bagas langsung bergegas pergi dari sekolah.
" Maaf ya sayang soal yang kemarin, " kata Bagas sambil mendekati kekasihnya tak lain adalah Kiran
" Ga pap beb, aku ngerti kok sama alasan kamu yang nganterin nyokap lo pergi ke dokter, kan itu lebih penting ", ucap Kiran sambil bergelayut manja di tangan Bagas, meski Kiran tau kalau Bagas telah berbohong padanya
" Makasih sayang, kamu emang pengertian, ayo kita pergi sekarang ",
Mereka pergi nonton, dan habis itu Bagas menemani Kiran berbelanja, yang pastinya menggunakan kartu kredit bebas limit milik Bagas, karena memang tujuan Kiran berpacaran dengan Bagas hanya suka dengan uangnya saja, meskipun sebenarnya dia juga pengen dapetin Bagas seutuhnya.
Tapi sayangnya Bagas tipe pria yang kalau pacaran ya sewajarnya saja, ga perlu berhubungan badan, apalagi dia masih sekolah. Dan dia punya prinsip kalau, Bagas ingin memberikan seluruh jiwa dan raganya hanya untuk orang yang benar-benar mencintai dan mau mendampinginya sampai maut memisahkan
Wah so sweet banget ya???? kata author sendiri ya, hehe
" Beb, aku lapar, kita cari makan yuk ???
" Udah kamu belanjanya sayang??? ucap Bagas meskipun sudah banyak sekali paper bag yang ada di tangannya sekarang
" Udah dulu beb, aku lagi pengen makan steak yang enak nih,"
" Oke kalau gitu kita ke restoran itu", tunjuk Bagas karena memang ada restoran milik keluarganya di sebelah mall tempat mereka belanja
" Ayo beb, udah ga sabar aku ", mereka bergegas menuju resto tersebut
Tanpa ragu-ragu lagi, Kiran segera memesan makanan yang ingin dia makan, dan makanan itu terbilang enak serta mahal harganya. Tapi tidak jadi masalah untuk Bagas karena resto itu milik orang tuanya.
Semua makanan sudah tertata di meja yang ditempati Bagas dan juga Kiran, Bagas heran karena banyaknya makanan yang dipesan oleh pacarnya itu.
" Kamu yakin sayang bisa ngabisin ini semua ???
" Bisalah sayang, udah dari pagi aku belum makan soalnya, hehehe ", kekeh Kiran tanpa rasa malu
dalam cerita ini sudah jelas . kia dan bagas sepasang kekasih.