Seorang wanita yang bernama Winda sudah lama menikah mencoba bermain api dengan teman sekantornya yang bernama Hendra. Rasa cinta & nyaman yang sebelumnya tidak dirasakan olehnya ditemukan dalam diri Hendra. Setelah sepakat meninggalkan pasangan masing-masing.
Hendra justru memilih kembali kedalam pelukan istrinya. Winda yang sudah terlanjur menggugat cerai suaminya merasa kecewa & marah kepada Hendra.
Apa yang dilakukan Winda setelah Hendra & Suaminya tidak didapati ?
BURUAN KEPOIN ??? JANGAN LUPA BACA YAA KISAH KELANJUTANNYAAA !!!!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nukhbatul, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 2. Menjatuhkan hati
Pagi yang syahdu dengan embun yang sejuk ini Hendra begitu bersemangat sekali jiwa mudanya pun begitu bergelora seperti ada energi baru dalam dirinya. Saking semangatnya ia pun tidak menyadari dari kejauhan sedang ada yang memperhatikannya gerak geriknya, senyum-senyum sendiri bermain handphone, tatapan sinis seperti burung hantu sang istri begitu melihat suaminya itu.
Hendra bila sedang didalam rumah seperti punya dunia sendiri begitu sibuk chattingan dengan Winda sang kekasih rahasianya. Istri dan anaknya pun bagaikan orang asing bila berada didalam rumahnya.
Tidak ada canda tawa berbagi cerita layaknya suami istri didalam sebuah keluarga. Istrinya itu bagaikan sebuah perisai dimatanya, Hendra. Rumah tangga mereka terasa hambar. Tidak ada kerinduan satu sama lain. Anaknya pun tidak dekat dengan Papanya.
Aku Hendra Wijaya pria berusia 35 tahun yang berprestasi dan berwibawa namun sederhana.Banyak para wanita menggagumiku sedari kuliah namun diwaktu mudaku. Ibu menjodohkan aku dengan Sulastri.Anak teman ibu waktu di Jogja. Sulastri sudah yatim piatu sedari remaja. Makanya ibu melamar Sulastri untukku. Aku pun tidak bisa menolak permintaan Ibu Karena ibu sedang sakit kritis hanya itu yang kuingat permintaan ibu yang terakhir.
Jujur hingga saat ini pun aku tidak jatuh hati dengan istriku Sulastri. Sulastri hanyalah ibu dari anakku. Sulastri istri yang penurut dan mau menerima diriku apa adanya, Dari Sulastrilah jiwa lelakiku tidak tertantang.
Namun begitu aku melihat Winda teman kantorku Dia begitu menarik senyumnya begitu membiusku. Aku tidak menyangka kalau saat ini aku bisa sedekat ini dengannya. Winda pun mau kujadikan Pacar rahasiaku.
Handphone ku berbunyi ternyata chat masuk darinya "Sayang, hari ini aku malas berangkat kerja. Kita jalan yuukk kemana gitu hari ini kita tidak usah masuk kerja, kamu mau kan sayang?
Ajak Winda kepada Hendra dengan nada manja dan menggoda.
"Boleh sayang, hari ini kamu mau ngajak aku jalan kemana ?". Balas Hendra Kepada pacarnya Winda.
"Nonton yuukk atau kemana gitu". Ucap Winda ke Hendra.
"Hotel yukk, sayang. Kita bisa ngobrol dari hati ke hati dan kita pun sayang bisa bebas berenang disana". Ajak Hendra kepada Winda dengan nada menggoda.
"Ide bagus sayang, wait aku pesenin hotelnya dulu ya". Balas Winda kepada Hendra dengan nada semangat.
"Baik sayangku, Aku sayang kamu, cantik". Balas Hendra kepada Winda dengan nada gombal.
"Sayang udah aku pesen hotelnya di Hotel A***N atas namaku ya. Kita ketemuannya disana saja ya sayang". Ucap Prita kepada Hendra dengan antusias dan semangat.
"Sayanggku... Terimakasih.... Muaachh". Balas Hendra dengan penuh gombal.
"Las...Lastri hari ini aku pulang malam ya soalnya ada meeting diluar kantor. Kamu sama Kandita kalau mau tidur kunci saja pintunya aku bawa kunci sendiri". Perintah Hendra kepada istrinya.
"Baik Mas, hati-hati ya. Jauh ya mas meetingnya makanya pulangnya nanti malam". balas Lastri kepada suaminya itu.
"Wah... Sudah sampai duluan di Hotel ternyata Winda sang kekasih gelapnya itu.Sudah tidak sabar sepertinya". Batin Hendra.
Baru pertama kalinya, Winda dan Hendra cek in di Hotel. Perasaan campuraduk jadi satu. Ada perasaan was-was, takut ketauan dengan pasangan mereka masing-masing. Dan ada perasaan Happy karena bergeloranya rasa cinta dan rasa nafsu mereka menjadi satu.
Winda yang cantik mempesona dengan Hendra yang tampan ,Gagah, berwibawa Mereka berdua pasangan yang sangat serasi namun sayangnya mereka berdua sudah mempunyai pasangan masing-masing.
"Tok...tok Win... Winda...Sayang...sayang...Ini Hendra....". Ucap Hendra kepada kekasih gelapnya. Deg..deg berdebar hati Winda karena untuk pertama kalinya ia satu kamar dihotel dengan Hendra, kekasih gelapnya itu.
Winda membukakan pintu kamar hotel yang sudah dipesennya sedari pagi. "Wow Winda...Sayangku... Hari ini kamu cantik sekali". Ucap Hendra dengan nada gombal kepada Winda.
Pasangan kekasih ini yang sedang dimabuk cinta pun sedang memadu kasih tanpa ada jeda, Hendra pun sangat bersemangat sekali bercinta dengan Winda wanita cantik dan seksi.
Aroma hotel yang wangi dengan suasana yang adem dan sejuk menambah keintiman mereka berdua. Untuk pertama kalinya mereka berdua bercinta dengan penuh gairah yang membara.
Selesai bercinta mereka berdua pun saling berpelukan dibanjiri oleh keringat mereka masing-masing. Hendra pun tidak mau melepaskan Winda begitu saja. Ia selalu ingin memeluk dan mendekapnya.
"Sayang...aku sangat mencintai kamu". Ucap Hendra dengan nada gombal kepada Winda.
"Aku juga sayang kamu, sayangg". Balas Winda kepada Hendra dengan penuh perasaan yang dalam yang paling dalam
Pasangan dua sejoli ini yang sangat serasi,.Mereka menyadari kalau mereka bukan pasangan non halal, namun nafsu dan cinta mereka begitu besar dari kesadaran mereka.
Rumah tangga yang mereka bangun dengan pasangan masing-masing akan hancur berantakan dengan kesalahan dan nafsu yang diperbuat oleh perbuatan Hendra dan Winda.
"Sayang makan siang dulu yuuk nanti kita lanjutin lagi bercintanya aku lapar sangat". Ajak Winda dengan nada manja kepada Hendra.
Sepanjang makan siang Winda pun bergelayut mesra ditangan Hendra, seakan pacarnya itu tidak boleh meninggalkan ia sendirian. Hendra pun menyuapi Winda dengan penuh cinta dan kasih.
Hendra tidak menyangka kalau hari ini Winda sudah menjadi miliknya tanpa harus ia nikahi dulu..Wanita yang sulit ditaklukannya dulu, sekarang seutuhnya miliknya.
Mereka berdua pun hari ini tidak masuk kerja, Mereka lebih memilih untuk cek in dihotel mengabiskan waktu untuk memadu kasih dengan hawa nafsu yang susah untuk ditahan lagi.
Malam semakin larut Winda pun sudah berkali kali ditelepon oleh suaminya, Johan. "Ayo sayang kita lanjutin besok yukk. Suamiku telepon aku Mulu ini" Ajak Winda kepada Hendra.
"Kita nginep aja yukk, sayangg ?". Balas Hendra Kepada Winda dengan nada merayu.
"Aku mau pulang sekarang juga. Udah capek aku sayang berapa ronde kita hari ini". Ujar Winda kepada Hendra dengan nada manja.
"Tapi kamu puas kan sayang". Tanya Hendra dengan nada cengar cengir.
Sesampainya dirumah Winda pun langsung membereskan tubuhnya yang sudah kotor ini. Ia sadar dirinya sudah melakukan dosa besar dan sudah mengkhianati suaminya itu. Namun ia tidak bisa menolak hasratnya yang membara bila berdekatan dengan pacarnya itu.
Malam pun kian sunyi, ia sendirian lagi dirumahnya. Malam ini ia mulai membayangkan bagaimana ia menikmati seharian ini berdua dan bercinta dengan Hendra. Memadu kasih, bermanjaan dan mendekap pacar gelapnya Hendra.
"Maaf ya Mas Johan aku gak sempat angkat telepon dari kamu dari tadi meeting diluar kantor.,". Ucap Winda ke Johan, suaminya.
Johan pun sangat mempercayai Winda baginya Istrinya adalah wanita idamannya waktu kuliah, Johan mengejar cinta Winda karena banyak pria di kampusnya yang menginginkannya.
Hanya Johan yang berhasil menaklukan hati Winda. Waktu masih kuliah Winda menilai pria dari materinya, kemapanannya serta royal terhadap dirinya. Karena ia tidak mau hidup serba kekurangan seperti dirinya waktu kecil.
Johan seorang anak orang tua yang kaya raya sementara Winda hanya gadis sederhana seorang gadis yatim . Begitu menikah dengan Johan kehidupannya berubah drastis. Dari pakaian, Perhiasan & Tas semua barang branded. Gaya hidupnya pun ikut berubah.