Seorang gadis cantik bernama Freya Oktavia. gadis cantik yang memiliki sifat tidak bisa diam, usil, Kepo. Tiba-tiba jiwanya bertransmigrasi menjadi pemeran figuran, seorang istri pertama mafia dingin, kejam dan berkuasa bernama kay leroy. Sang figuran dinikahi kay leroy, karena kesalahan informasi. Kay leroy yang mencinta kekasihnya bernama ivana pemeran utama wanita, akhirnya menikahinya dan menjadikannya istri kedua. pernikahan keduanya membuat kay seakan-akan tidak perduli kepada istri pertamanya, yang tak lain seorang figuran bernama freya.
Bagaimana kah kisah freya, menggantikan jiwa figuran istri pertama yang memiliki nama sama, wajah yang sama dengannya, memiliki sifat pendiam dan suka berpakaian norak. Penasaran kan teman-teman ayo baca novel ku😁😉
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon namice, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Pertemuan Freya Dengan Kay Leroy
Freya duduk di depan meja riasnya dia menatap dirinya yang menggunakan gaun berwarna oranye yang terlihat sangat norak. Dia menghela napas berat. "Freya, sekarang tubuh mu menjadi milik ku, dan untuk jantung yang sekarang kamu gunakan, jantung ini memang milik orang lain. Tetapi, entah bagaimana kejadiannya, aku merasa jantung ini jantung ku sendiri, yang mengontrol diriku sendiri. Mungkin karena aku bertransmigrasi." Gumamnya sangat pelan.
Freya melupakan kehadiran bella, pelayan muda seumuran dengannya dan sangat setia dengannya. Sering di hukum karena membela nyonya mudanya.
"Nyonya muda." Panggilnya dengan nada rendah.
Freya menoleh ke arah bella. Dia tersenyum tipis. "Aku sampai melupakan kehadirannya." Batinnya sadar dari lamunannya.
Bella menatap khawatir nyonya mudanya. "Anda tidak apa-apa nyonya muda?" Tanyanya dengan nada terdengar sangat khawatir.
Freya tersenyum tipis. "Aku baik-baik saja bella." Ucapnya dengan nada lembut. "Bella, mulai sekarang aku akan berubah, kita bersenang-senang bella. Menikmati hidup dan aku akan mengajukan perceraian." Ucapnya dengan nada dingin.
Deg..
Bella membelalakkan matanya, karena terkejut. "Maksud nyonya muda, nyonya muda akan meminta cerai?" Tanyanya dengan nada masih ragu.
Freya tersenyum tipis. "Iya bella, inilah aku sebenernya. Aku tidak akan mau ditindas mereka lagi, termasuk suamiku sendiri yang tidak pernah menganggap aku ada. Aku akan pergi, dan memulai hidup yang baru." Jawabnya dengan nada dingin.
Bella tersenyum bahagia, karena pada akhirnya nyonya mudanya mau berubah, Bella berpikir karena sudah lelah tidak di pedulikan sama sekali dengan suaminya.
"Bella, sebelum aku pergi. Aku ingin membalas mereka semuanya. Terutama si pulu-pulu ivana ratu penuh drama." Jawabnya dengan nada penuh keyakinan.
Entah kenapa bella setuju dan merasa yakin, nyonya mudanya yang sekarang bisa melakukannya. Karena pancaran matanya berbeda.
Freya menatap bella lekat. "Bella, ada pakaian yang tidak norak seperti ini tidak? mataku sakit melihatnya, terlalu terang dan mencolok." Ucapnya menatap bella.
Bella cekikikan mendengar freya berbicara seperti itu. "Hihihi, maaf nyonya muda, aku sudah pernah bilang sama nyonya muda. Tetapi nyonya muda, lebih suka bergaya seperti itu." Jawabnya menahan cekikikan. "Untuk pakaian anda, ada kok nyonya pakaian yang bagus-bagus di ruang Walk in Closet." Ucapnya dengan menahan senyumnya.
Freya bangkit dari duduknya. "Kalau begitu aku ganti pakaian dulu." Ucapnya berjalan menuju ruangan Walk In Closet.
Bella menatap punggung nyonya mudanya. "Nyonya anda lebih cantik dan menggemaskan dari kakak anda nyonya. Sangat cantik." Gumamnya, menatap senang nyonya mudanya yang berubah sangat cantik.
Freya menatap barang-barang freya gemala. "Ini banyak pakaian yang bagus, ngapain kamu ikuti pulu-pulu dan keluarganya freya." Gumamnya kecil memegang dagunya. Dia mengambil kaos yang panjangnya di atas paha dan memakai celana pendek di atas paha.
Setelah dia memakai pakaiannya, dia bercermin di cermin rias di ruang Walk in Closet. Dia menatap dirinya yang cantik dan menggemaskan. "Perbedaan di kita cuma mata dan gaya rambut. Jika rambut ku itu lurus, sedangkan kamu kriting gantung, mata kamu berwarna biru, cantik." Gumamnya terpesona dan bangga pada dirinya sendiri.
Freya duduk di depan cermin mengingat alur novelnya.
Judulnya Cinta Sang Mafia Dingin.
Novel yang menceritakan kisah seorang mafia bernama kay leroy yang mencintai kekasihnya bernama ivana gemala. Mereka berpacaran selama dua tahun. Namun keluarga tidak setuju hubungannya dengan ivana. Tetapi kay leroy yang mencintainya begitu buta, mungkin hampir tahap obsesi kepada ivana, tidak pernah mendengarkan kakek neneknya. Kay leroy tidak memiliki kedua orang tua, karena telah tiada di bunuh musuhnya. Cinta mereka diuji bukan dari ketidak kesetujuan dari kakek neneknya saja, tetapi rival kay leroy sesama mafia, bernama Axel mahendra sang mafia dingin yang mencintai ivana karena kebaikan dan kelembutannya.
Mereka selalu bertemu dan kay begitu memanjakan kekasihnya ivana. Hingga suatu hari, kay harus keluar negri, perusahaan di sana menghadapi krisis. Kay leroy pergi hampir setahun, karena kesibukannya kay leroy tidak memberi pesan apa-apa. Rasa bersalah menjalar di hatinya. Terlebih pulang dari luar negri ingin bertemu kekasihnya ivana. Ivana dikatakan telah tiada, karena kecelakaan dan jantungnya di donor kan kepada adiknya yang berpenyakit jantung.
Kay yang frustasi tidak mencari tahu detail semuanya, hingga saat itu juga dalam keadaan marah dan tertekan, dia langsung menikahi adik ivana bernama freya. Setelah menikahi freya, kay tidak pernah menyentuhnya dan menganggapnya ada. Hanya bertemu di ruang makan tanpa bicara dan sapa. Hidup freya bagaikan di penjara meminta cerai pun tidak di berikan.
Kehidupan freya sang figuran tambah tragis, setelah tujuh bulan menikah, ternyata ivana di kabarkan masih hidup, dan yang mendonorkan jantung untuk freya bukanlah ivana. Kay langsung menikahi kekasih nya ivana saat itu juga. Dan pada saat itu juga penderita freya bertambah dengan kay menikahi kakaknya freya ivana. Freya tambah tidak di anggap ada, karena di mata kay ivana segala-galanya. Hingga akhirnya freya tewas karena kesedihannya.
Freya menatap pantulan dirinya di cermin. "Aku akan membalas sakit hatimu freya, tehadap keluarga angkat mu. Begitu juga dengan ivana dan kay leroy. Aku tahu kamu di dorong ivana hingga terjatuh. Setelah itu aku akan menggugat cerai, pasti dapat uang banyak. Jika tidak, besok malam ada balapan. Aku akan ikut." Gumamnya kecil penuh rencana.
Di dalam kamar freya, seorang pria tampan masuk dengan wajah dingin dan aura dinginnya.
"Dimana nyonya mu?" Tanya seorang pria dengan nada dingin.
Freya mendengar suara seorang pria, dia tidak langsung keluar, dia bersandar di pintu belakang ruang Walk In Closet. Dia menguping. Ingin mendengar apa yang akan diucapkan pria itu.
"Nyonya ada di dalam kamar Walk In Closet tuan muda." jawab bella bergetar.
Pria itu menatap tajam bella. "Suruh dia keluar, aku ingin mengetahui keadaannya." Jawabnya dengan nada dingin.
Click...
Freya keluar dari dalam ruang Walk In Closet. "Untuk apa anda ingin melihat keadaan ku?" Tanyanya dengan nada dingin.
Deg..
Pria tampan yang dingin itu diam membeku, terkejut dengan istri pertamanya yang terlihat cantik dan menggemaskan. Selama ini dia sudah menduganya. Istri pertamanya menyimpan rahasia.
"Ternyata ini, si kay yang mencintai pulu-pulu. Sangat tampan, dan terlihat dingin, kejam dan pintar. Tetapi sayangnya kepintarannya turun ke atas lutut, setelah menjadi kekasih dan suami ivana si pulu-pulu."Batinnya berbisik sinis.
"Hmmm, ternyata sudah kuduga, ini wajah asli mu freya." Ucapnya dengan nada dingin.
"Ya, ini wajah asli ku, kenapa? Masalah buat situ, tidak kan? jadi, lebih baik anda keluar dari sini." Ucapnya dengan nada santai mengusir suaminya.
Bella menganga, mendengar ucapan nyonya mudanya yang berani mentang tuan mudanya.
Rahang kay mengeras mendengar ucapan istri pertamanya. "Jaga mulut mu freya, kamu istriku." Ucapnya dengan nada dingin.
"Hmmm, hanya istri di atas surat nikah, bukan istri asli kamu, istri asli kamu ivana yang selalu kamu manja. Jadi, persiapkan perceraian kita." Jawabnya dengan nada menantang.
Deg..
Kay tersenyum menyeringai. "Menceraikan kamu, jangan harap istriku." Jawabnya dengan seringai mematikan.
"Hmmm, oke. Jika kamu tidak ingin menceraikan ku. Maka, aku yang akan menuntut perceraian kita." Ucapnya dengan nada menantang. "Kamu tuh aneh, untuk apa mempertahankan ku, sedang kamu sudah memiliki istri sempurna bukan, jadi. Jangan mempersulit, bisa kan?" Tanyanya dengan tatapan menantang.
makasih thor udah up 2
ditunggu undangan married nya ya alex & freya /Chuckle/
si kay(maaf kalau salah nama) bakal tau kapan ya' kalau udah cerai sama fl Badas kita. jadi berkhayal taunya pas diajak married sama alex seru tuh, si kay malah dateng ke pesta pernikahan nya bareng si cabe (kan katanya kalau ada acara pesta atau apa yang diajak si cabe) 🤭
nah ini aku selama ini kalo baca tuh susah inget nama, gara gara re read aku berusaha hafalin nih namanya
ini typo ga sih kak? harusnya alex, jadinya axel. lumayan banyak typo nama axel nya kak, ada apa dengan axel? 🤭🙏