NovelToon NovelToon
I Miss You Because I Love You

I Miss You Because I Love You

Status: sedang berlangsung
Genre:Identitas Tersembunyi / CEO / Percintaan Konglomerat / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:20k
Nilai: 5
Nama Author: Sopaatta

Nethaniel adalah pria muda tampan, sukses, dan berkarisma. Lahir di tengah keluarga konglomerat dan hidup berkelimpahan. Namun ada yang kurang dan sulit diperoleh adalah pasangan hidup yang tulus mencintainya.

Ketika orang tua mendesak agar segera berkeluarga, dia tidak bisa mengelak. Dia harus menentukan pilihan, atau terima pasangan yang dipilih orang tua.

Dalam situasi terdesak, tanpa sengaja dia bertemu Athalia, gadis cantik sederhana dan menarik perhatiannya. Namun pertemuan mereka membawa Nethaniel pada pusaran konflik batin berkepanjangan dan menciptakan kekosongan batin, ketika Athalia menolaknya.

》Apa yang terjadi dengan Nethaniel dan Athalia?

》Ikuti kisahnya di Novel ini: "I Miss You Because I Love You."

Karya ini didedikasikan untuk yang selalu mendukungku berkarya. Tetaplah sehat dan bahagia di mana pun berada. ❤️ U 🤗

Selamat Membaca
❤️🙏🏻💚

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sopaatta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 02. IMU coz ILU

...~•Happy Reading•~...

Mendengar alasan yang dikatakan Ethan, Opahnya mengerti. "Jika pasanganmu bisa dijual bebas, Opah sudah beli untukmu. Jadi berhenti berlindung dibalik alasan itu." Ucap Opahnya tegas, namun sudah dengan nada yang berbeda.

Ethan merasa lega. "Opah, ini bukan alasan yang aku buat-buat atau cari-cari untuk tidak menikah. Aku pernah pacaran beberapa kali, jadi aku bisa membedakan gadis mana yang bisa diajak nikah."

"Statusku sebagai Cucu Opah, sangat berpengaruh untuk para gadis itu datang padaku." Ethan bicara serius, karena sikap Opahnya sudah lebih tenang dan menatapnya dengan pandangan yang teduh dan bijak. Sangat berbeda dengan kedua orang tuanya.

"Kalau sudah berpikir mau menikah, kadang sering was-was dengan pikiran yang aneh, karna harus tidur dengannya sepanjang malam." Ethan meneruskan.

"Pikiran aneh seperti apa?" Opahnya cepat bertanya, sebab melihat Ethan berkata serius.

"Opah mau, tiba-tiba aku tidak bisa bangun karna dia lebih suka menjadi jandaku dari pada suaminya?" Ethan bicara serius dan jadi bergidik dengan yang terpikirkan.

"Ethan, pikiran macam apa itu?" Mamahnya bertanya dengan mata membesar. Tapi Opahnya menatap dalam diam.

"Mah, sedikit banyak kita harus tahu dia bisa dipercaya atau tidak dan itu tidak instan." Ethan melunak terhadap Mamahnya, agar meja makan tidak menjadi arena perang pendapat dan argumentasi tentang calon pasangan hidupnya.

"Ethan, kau berpikir terlalu jauh. Apa dari sekian banyak gadis, tidak ada yang tulus mencintaimu?" Tanya Opah setelah lama berpikir.

"Nah, itu Opah. Aku sedang berdoa dan menunggu, mungkin suatu waktu akan menemukan dia."

"Papah, jangan dengar alasannya. Di antara kalangan kita ada banyak anak gadis yang bersedia jadi istrinya." Ucap Papah Ethan, cepat.

"Iya, Papah. Kalau menikah dari kalangan kita, pasti tidak tergiur dengan harta. Mereka sudah punya banyak, untuk apa dia mau menjadi jandanya? Dia terlalu banyak berpikir dan pertimbangan." Ucap Mamahnya.

"Dia belum menikah, sudah pikirkan yang negatif." Papahnya menambahkan.

"Karna selama ini, aku temui yang negatif, Pah. Apa setelah menikah baru seleksi? Aku berharap menikah satu kali seperti Opah dan Papah."

"Berikan dia waktu." Opahnya melunak. "Cukup untuk malam ini. Dia sudah tahu yang kita inginkan." Ucap Opahnya, lalu berdiri. Semua ikut berdiri dan berjalan keluar dari ruang makan.

"Ethan, antar Opah." Ucap Opahnya setelah mereka berada di halaman.

"Papah tidak pakai mobil?" Tanya Papah Ethan khawatir, karena tidak melihat ada mobil Opah Ethan di depan rumah.

"Papah mau berjalan dengan Ethan." Ucap Opah Ethan sambil melangkah pelan ke jalan menuju mansion yang terhubung dengan mansion orang tua Ethan.

Ethan tidak bisa menghindari ajakan Opahnya, karena sudah lama tinggalkan rumah. Dia hanya bisa berharap, pembicaraan mereka tidak menimbulkan emosi yang berlebihan, agar ada solusi terhadap permintaan Opahnya. Minimal dia bisa bicara dari hati ke hati, supaya bisa terhindar dari desakan orang tuanya, dan dapat dukungan dari Opahnya.

"Ethan, apa sekarang sangat sulit dapatkan gadis yang baik untuk mendampingimu?" Tanya Opahnya pelan, sambil berjalan bersisian.

Nada suara Opahnya membuat Ethan lebih tenang. Aura positif memenuhi pikiran dan hatinya. "Sulit, mungkin tidak, Opah. Mungkin pengaruh dari sikap para gadis belakangan ini, jadi apatis dan menarik diri."

"Apa pendapatmu tentang Velina?"

"Velina?" Ethan terkejut. "Oh, Velina putri partner Papah itu...." Ethan jadi ingat anak rekan kerja Papahnya yang sering bertemu dengannya di kantor atau pesta.

"Iya, Opah ingin dengar pendapatmu tentang dia." Opahnya mengakui. Ethan jadi curiga, jangan sampai yang dimaksudkan Papahnya tentang Velina. 'Apa Opah mau aku dengannya?' Ethan membatin.

"Opah, dia terlalu manis."

"Apa maksudmu?"

"Opah tahu rasanya kalau makan sesuatu yang terlalu manis?"

"Iya, Opah tahu. Jadi itu yang kau rasakan tentang Velina?"

"Iya, Opah. Aku kadang bingung lihat sikapnya. Apa dia memang semanis itu buat semua orang, atau hanya di depanku."

"Kalau bicara dengannya dan lihat sikapnya, pikiran dan hatiku terasa penuh. Baru berbicara beberapa saat, pikiranku capek scanning. Maaf, Opah." Ethan tersadar, sudah mengatakan yang ada di hatinya.

"Ya, sudah. Tapi jangan putus asa dan berhenti berusaha. Seperti yang Opah bilang tadi, pasti dari sekian banyak gadis, ada satu yang bisa kau dekati untuk mengetahui hatinya."

"Putus asa sih, tidak, Opah. Aku yakin manusia sudah diciptakan berpasang-pasangan. Suatu waktu aku akan menemukan pasanganku." Ucap Ethan yakin.

"Lagian tidak usah dipikirkan, Opah. Adam duduk diam saja, dapat Hawa." Ethan berbicara santai dan jadi tersenyum. Dia berharap candaannya bisa mengurangi rasa khawatir Opahnya.

"Jangan bandingkan dirimu dengan Adam. Saat itu bisa dapat Hawa, karna hanya dia sendiri. Tidak ada saingan Adem, Adim, Adom." Ethan jadi tertawa, tapi mengakui yang dikatakan Opahnya dalam hati.

"Sekarang harus berusaha untuk mendapatkan yang baik. Seperti yang Opah pegang dan ajarkan pada Papahmu. Untuk peroleh segala sesuatu harus berusaha, bekerja keras. Ini bukan hanya di dunia bisnis."

"Sering ada yang memanjakan diri dengan mengatakan, burung di udara tidak menanam dan tidak menuai, diberi makan oleh Tuhan."

"Dia hanya melihat bagian itu, dan jadikan sebagai alasan untuk melegalkan kemalasan. Dia lupa, Tuhan tidak memberikan makanan ke sarang burung."

"Burung harus terbang mencari makanannya sendiri dan juga buat anak-anaknya."

"Itu juga berlaku buat semua aspek hidup. Tuhan sudah menyediakan yang kita butuhkan. Kita harus berusaha dan mencari yang sudah disediakan. Agar kita menghargai yang kita peroleh dengan susah payah."

"Terima kasih, Opah. Sudah upgrade sudut pandangku. Aku mungkin tidak malas, tapi hanya terlalu santai untuk yang satu itu." Ucap Ethan sambil melingkarkan lengan ke bahu Opahnya dengan sayang. Opahnya telah mencerahkan pikiran dan cara pandang untuk jalani hidupnya.

Opahnya menepuk tangannya di bahu. "Opah mau, kau berusaha mencari untuk yang paling pribadi dari bagian hidupmu. Pilihanmu sendiri, bukan yang sudah disediakan seperti yang dikatakan Papahmu."

"Ketika diperoleh, rasanya berbeda. Untuk kau ingat juga, tidak semua gadis dari kalangan kita buruk, manja dan berfoya-foya." Opahnya sudah mendengar banyak pertimbangan yang diutarakan Ethan kepada orang tuanya.

"Contohnya, Omahmu. Almarhumah rela menentang dan melepaskan semua kenyamanan hidup yang diberikan orang tuanya demi menikahi Opah yang baru merintis usaha."

"Opah tidak membandingkan dengan gadis jaman sekarang. Godaan untuk peroleh lebih dan lebih karena persaingan, juga prestise sangat mempengaruhi. Nilai hidup mulai bergeser."

"Namun Opah yakin, dari sekian banyak gadis, ada satu gadis yang sudah disediakan buatmu."

"Itu perlu diuji, Opah. Semua ini, dan nama besar Opah sudah menempel padaku." Ethan menunjuk tempat tinggal mereka yang mewah dengan tangan.

"Kau Cucu Opah yang cerdas. Pasti mengerti maksud Opah."

"Opah setuju aku lakukan dengan caraku?"

"Opah mendukungmu untuk peroleh yang terbaik."

"Terima kasih, Opah." Ethan memeluk Opahnya dengan sayang di depan mansion mewah Opahnya.

...~•••~...

...~•○♡○•~...

1
Risa Yayang Selamanya Bahagia
Keren opahnya Ethan membela Ethan
Risa Yayang Selamanya Bahagia
Papanya Ethan ngga ingat hidup dia dulu sebelum menikah dengan mamanya Ethan
Risa Yayang Selamanya Bahagia
Papanya Ethan mau menjodohkan Ethan dengan Velina kejam
Risa Yayang Selamanya Bahagia
Athalia merasa di bohongi oleh kamu Ethan karena kamu ngga jujur dari awal
Risa Yayang Selamanya Bahagia
Apakah Thalia akan tetap mau sama Ethan adalah anaknya ceo di perusahaan tempat bekerja
Risa Yayang Selamanya Bahagia
Ethan ayo ajak Athalia menikah secepatnya pasti mau
ˢ⍣⃟ₛ 3G🤎
aduh ikut sedih Athalia tenangkan dirimu dulu Niel tidak bermaksud membohongi atau apalah ya namanya nanti setelah kepalamu dan hatimu dingin coba kau pikirkan lagi tentang hubunganmu sama Niel
Rahmawati
jgn terlalu banyak berpikir Thalia, nanti tunggu mas niel jelaskan sama km
Risa Istri Cantik
Ethan itu mencari wanita yang tidak matre seperti Athalia
Risa Istri Cantik
Ethan sangat marah pasti karena papanya Ethan tidak merestui dirinya dengan Athalia
Risa Istri Cantik
Athalia Ethan tulus sama kamu dan ngga mempermainkan kamu
Risa Istri Cantik
Velina kamu bukan siapa siapa Ethan tapi kamu menggandeng Ethan
Risa Istri Cantik
Ethan Athalia tetap paham denganmu walau kamu merubah penampilan
Risa Istri Cantik
Ethan sudah pacaran sama Athalia senang pasti itu Ethan
Yayang Suami Risa
Ternyata opahnya Ethan ngga pernah marah sebelumnya ya
Yayang Suami Risa
Ternyata mamanya Ethan yang kaya raya sementara papanya Ethan bukan orang kaya
Yayang Suami Risa
Ethan Athalia salah paham dengan . gadis yang menggandeng kamu
Yayang Suami Risa
Ethan pasti takut kalau Athalia membenci Ethan karena tahu Ethan itu anak pemilik perusahaan
🍁🅷🅴🆁🅼🅸🅽🅰🧣❣️
kasihan talia kasihan ethan semoga opah ethan bisa menolong mereka 🙈
Yayang Suami Risa
Keren Athalia tetap hafal dengan Ethan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!