NovelToon NovelToon
Dua Pergi Satu Bertahan

Dua Pergi Satu Bertahan

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Romansa / Idola sekolah
Popularitas:1.5k
Nilai: 5
Nama Author: Tatie Hartati

Ada tiga remaja putri bersahabat mereka adalah Tari, Tiara , dan Karin mereka mempunyai pasangan masing-masing. dan pasangan mereka adalah sahabatan juga termasuk geng brotherhood pasangan Tari adalah Ramdan, pasangan Tiara adalah Bara dan pasangan ketiga ada Karin sama Boby.. karena ada sesuatu hal ketiga cowok itu membuat pasangan mereka kecewa dengan kejadian yang berbeda - beda namun dia antara 3 pasangan itu hanya Tari dan Ramdan yang bertahan karena Tari memberikan kesempatan kembali kepada Ramdan

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tatie Hartati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

2 Tari Kecewa bagian 1

Suasana hari Senin itu di bangku Tari, trio Kwek - Kwek lagi bercanda tawa

"Tar kapan kalian mau go publik hubungan kalian ? biar sama kayak kita gitu." Kata Tiara tiba - tiba membuat Tari kaget dan merah mukanya

"menunggu momen yang tepat aja. Karena ini tidak mudah lho. Karena takutnya kalau kita go publik sekarang malah tidak nyaman dan membuat chemistry kita hilang" jawab Tari santai namun penuh penekanan

" tapi apa kamu ga merasa takut Ramdan di rebut orang. Secara kan semua cewek yang ada di sekolah ini mengharapkan Ramdan jadi cowoknya" Jelas Karin sedikit was - was

"siapa sih yang gak mau jadi ceweknya Ramdan.. Ramdan itu ganteng iya..pintar iya...waketos iya, tajir iya kurang apa lagi coba Ramdan tuh?" Jelas Tiara

" Selama aku percaya sama Ramdan insyaallah kita baik - baik saja. Lagian aku tahu kok Ramdan orangnya seperti apa" Kata Tari penuh kelembutan .

Sementara itu tidak kalah ramainya di bangku ramdan. Bara, Boby, dan Alvin sedang menggoda Ketua mereka siapa lagi kalau bukan Ramdan.

" Bos kapan mau go publik tentang hubungan kalian? tahu ga satu sekolahan penasaran lho sama kedekatan kalian. Liat nih aku sama Tiara,Boby sama Karin semua sekolahan tahu lho kita pasangan yang romantis" kata Bara

"Santai aja gue mah nunggu momen yang tepat . Kan kalian udah pada tahu jadi ya udah lah ga usah pamer biarkan publik tahu sendiri dan takdir yang memperlihatkannya " Kata Ramdan tegas namun mode dinginnya mulai

tiba-tiba ada yang datang ke bangku mereka

"Boleh ikut gabung gak sih kita " Kata Tiara malu - malu

" Boleh dong masa enggak boleh kan kamu itu cintaku " goda bara

" hwaduh lebay banget deh kamu, eh Karin , Tari ayo sinilah katanya boleh kita gabung " Kata Tiara.

Karin dan Tari pun langsung menghampiri Tiara. Karin langsung duduk di kursi yang ada di samping Boby , sedangkan Tari duduk berhadapan dengan Ramdan. Tatapan mata Tari dan Ramdan langsung bertemu. Mereka berbicara lewat tatapan. Teman-temannya langsung berdehem kecil

"ekhemm, kok tiba-tiba tenggorokan aku kering ya " kata Alvin yang sontak langsung di soraki teman temannya

" Bob, couple yang 1 ini kapan sih mau go publik, ribet amat mau go publik juga. Apa kita yang bantu ya Bob ?" Tanya Karin pada Boby menyindir Ramdan

" Nanti kali say, kalau udah pada lumutan" canda Boby

" Lagian kenapa sih kalian kok repot sekali, urusin aja hubungan kalian" Ledek Tari

" Tari yang cantik, my honey " goda Alvin dan langsung saja Alvin mendapatkan tatapan mata yang sangat tajam dari Ramdan

" Vin , motor kamu ada di parkiran kan ya? Sayang sama diri sendiri gak? " Kata Ramdan tegas namun menusuk

"Santai aja bos lagian tadi tuh gue canda , mana berani gue jadiin Tari pacar , gue sadar diri bos " kata Alvin sambil cengengesan

"Lagian kamu sih Vin , bikin gara-gara sama bos kita. Tahu sendiri bos kita kalau lagi ada di mode cemburunya. bilang sama orang temenan tapi nyatanya kok cemburu ya" Kata Bara sengaja sindir Ramdan

" Bara , mulutmu itu ya " kata Ramdan

" Biarin aja Ndan, emang mereka itu seperti itu kan?yang penting mereka bahagia " Kata Tari sambil tersenyum manis yang membuat Ramdan deg-degan

" Tari yang cantik, kamu di panggil sama Bu Melly" Kata Afan tiba-tiba

" Memangnya ada apa ya kok Bu Melly manggil aku?" Kata Tari kaget

" Aku juga kurang tahu cuma tadi ketemu sama aku di luar pas aku habis dari toilet " Jelas Afan sambil tatapan matanya tertuju pada Ramdan. Karena Afan takut Ramdan salah paham ya meskipun Afan tahunya mereka hanya dekat sebagai teman saja.

" Guys aku ke ruang guru dulu ya , di panggil sama guru kesayangan wakil ketua OSIS " Kata Tari sambil melirik Ramdan

" Iya Bu ketua " ledek Tiara

" Eh Tari... bareng dong keluarnya, soalnya aku mau ke ruang OSIS dulu mau ada berkas yang di tandatangani" Kata Ramdan

" Ya udah yuk kita bareng " ajak Tari pada Ramdan

" Aduh si bos bisa aja nyari kesempatannya " Kata Bara sambil tersenyum jahil

" Bos kita di lawan" kata Alvin dan langsung saja teman -temannya tertawa

Tari dan Ramdan pun jalan beriringan keluar, teman-temannya yang melihat di jendela pada tersenyum tipis penuh kode rahasia . Namun di depan kelas XI IPA 2 mereka harus berpisah di karenakan beda tujuan. Dengan tatapan mata yang penuh arti, maka Tari pun berjalan menuju ke ruang guru

"Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh , Bu" Ucap Tari

"Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh " Jawab Bu Melly

"Ibu panggil saya?" Tanya Tari

" Iya Tari, ibu mau minta tolong sama kamu. Ibu mau ngasih tugas buat kalian kelas XI IPA 1 dan IPA 2, kebetulan kamu juga kan dekat ya sama Pajar nanti boleh di bilangin gak ke Pajar tugas nya" Kata Bu Melly

"Baik Bu nanti saya sampaikan, memangnya tugasnya apa ya Bu? " Tanya Tari penasaran

" Tugasnya adalah wawancara kepada ketua OSIS atau wakil ketua OSIS secara berkelompok dan tiap kelompok beranggotakan 7 orang " kata Bu Melly

" Terus Ramdan gimana Bu, apa dia masuk ke kelompok?"Tanya Tari

" Ya jelas masukin kan dia bagian dari kelas XI IPA 1 . Untuk hasilnya dikumpulkan Minggu depan ya" Kata Bu Melly

" itu pilih salah satu kan Bu atau boleh dua duanya!" Tari nanya lagi

" Mau salah satu boleh, mau dua- duanya juga boleh, dan untuk pertanyaan bebas kok tidak harus serius" Kata Bu Melly

" Oh iya paham Bu , kalau begitu saya pamit ya Bu, Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh " Ucap Tari

" Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh " Jawab Bu Melly

Dengan helaan napas yang sangat berat Tari keluar dari ruang guru. Sementara itu di kelasnya,masih aja ramai ternyata Ramdan sedang di godain

"Ahiw...Ahiw diam - diam aku suka padamu" Kata Alvin

" Siapa Vin ?" Tanya Boby

" Ada di kelas ini yang diam-diam menyukai seorang cewek" Kata Alvin

" Kalian bisa diam ga sih. Lagian ketua kelasnya kemana sih ini?" Kata Ramdan

" Heemmm ada yang cemburu" goda Bara

Tiba-tiba Tari masuk dan langsung saja berdiri di depan. Melihat Tari sudah berdiri di depan dan tatapan mata yang sangat tajam maka Afan langsung berkata

"Woy guys ayo cepetan duduk di bangku masing-masing, tuh ga liat apa ibu ketua kita udah berdiri di depan dan tatapannya tajam banget mirip seperti tatapan wakil ketua OSIS kita" Canda Afan

Mendengar candaan Afan sontak saja seisi kelas langsung ramai. Alvin yang duduk di sebelah Ramdan langsung melirik ke arah muka Ramdan dan mukanya sudah merah menahan malu kayanya

Tari menarik napas panjang dan tatapannya langsung mencari seseorang yang ada di bangku belakang sana . Yups Tari menatap ke arah Ramdan dan ternyata Ramdan pun sedang menatap ke arahnya. Tatapan mereka bertemu dan membuat hati Tari deg-degan

" teman-teman kita ada tugas dari Bu Melly bahwa kita harus wawancara sama ketua OSIS ataupun wakil ketua OSIS dengan pertanyaan bebas tapi sopan dan sebaik mungkin. Wawancara di lakukan secara berkelompok dengan jumlah anggota tiap kelompok adalah 7 orang dan hasilnya di kumpulkan sebaik mungkin dan jangan lupa harus ada dokumentasinya berupa video ataupun Foto" Kata Tari dengan begitu jelas dan rincinya

"Waduh berarti Ramdan gak masuk kelompok dong" Kata Alvin

" Ya Ramdan masuk ke dalam kelompok dong kan dia siswa kelas XI IPA 1 gimana sih kamu Vin?" Kata Tari

" Oh iya siap. Berarti Ramdan masuk kelompok kita ya, biar kita ga usah nyari anggota lagi " Kata Alvin

" Ya kalau Ramdannya mau satu kelompok dengan kita ya udah masukin aja tapi kalau Ramdan ga mau berarti kita harus nyari lagi" Jelas Tari sambil menatap Ramdan

" Pasti mau lah iya kan bos?" tanya Bara

" Iya " kata Ramdan sambil tersenyum

" Eh Tari kalau Ramdan ga masuk kelompok gak apa-apa masuk ke hati aku aja , boleh kan?"goda Sifa

Mendengar itu teman-temannya langsung serentak berteriak" Huuuuu"

"Ahiw tar ada yang marah ga yah?" Ledek Alvin

"Hmmm boleh kali Sif, coba aja tanya sama Ramdan jangan tanya sama aku " kata Tari tenang namun penuh penegasan setiap katanya. Tari langsung pergi menuju bangkunya dan duduk dengan kasarnya

"cie Bu ketua cemburu ya " ledek Tiara

" biasa aja " jawab Tari sedikit kesal

Tepat pukul 10.30 , semua siswa di suruh pulang dikarenakan mau ada rapat para guru.

" Woy kita mau langsung pulang atau mau gimana dulu nih?" Kata Boby

" Ya iyalah pulang masa iya kita nginep di sini" Kata Tari

" Eits kenapa sih kamu kok kayak yang lagi kesal " Ledek Boby

" Masa kamu gak tahu kalau Bu ketua lagi mode Cemburu " Kata Alvin

" hmmm maksudnya kita sekarang mau langsung pulang atau kita mau nongkrong dulu gitu" Kata Bara

" Kita langsung pulang tidak ada yang nongkrong " Kata Ramdan

" Ndan aku gak jadi pulang sama kamu soalnya aku mau ke toko buku dulu sama Tiara dan Karin " Kata Tari

" Ya udah nanti pulangnya kamu chat aku ya biar aku jemput " Kata Ramdan

" oke cowok ganteng " Kata Tari

Saat itu, Pajar datang menghampiri teman-temannya dan langsung saja Tari mendekati Pajar dan memberikan secarik kertas

" Jar , ini ada tugas dari Bu Melly tadi Bu Melly nyuruh aku bilang ke kamu. Nah ini tugasnya udah aku tulis lho di sini" Jelas Tari karena Tari takut Ramdan salah paham. Nanti di sangkanya dia memberikan surat lagi

" Oke makasih ya Bu Bos" Goda Pajar

Tari , Tiara dan Karin langsung saja pergi ke toko buku dengan naik taxi online, sedangkan Ramdan dan teman-temannya pada pulang ke rumah masing-masing.

          **************************

Di Rumah yang sangat megah namun suasananya sangat sepi karena memang tidak ada siapa-siapa, Orang tua Ramdan sibuk dengan perusahaannya masing-masing sehingga Ramdan merasa kesepian karena memang Ramdan jarang banget ketemu sama Orang tua nya itu. Dengan langkah yang gontai, Ramdan langsung masuk ke kamarnya. Setelah memastikan Hp aman dan menyimpan tasnya, Ramdan berganti pakaian dan langsung saja merebahkan tubuhnya di atas kasur. Disaat akan memejamkan matanya tiba-tiba terdengar bunyi getar Hp ternyata satu buah chat masuk dari temannya atas nama Elang

Elang: Bos sekarang aku lagi ada di basecamp bareng Alvin, mau datang ke sini ga?

Ramdan : Oke bro , sebentar lagi gue otw, sekarang gue mau siap siap dulu

Ramdan berpikir mungkin inilah momen sambil nunggu Tari pulang dari toko buku, soalnya tadi pas di chat dia mau pulang jam 17.00 WIB. Sesudah memakai jaket , maka Ramdan pun langsung saja pergi ke basecamp.

" Yang lain mana , kok cuma kalian berdua" Tanya Ramdan

" Yang lain lagi ada perlu katanya , entahlah aku juga ga tahu. Gak apa-apalah yng yang penting kita masih bisa bersama - sama" Kata Alvin

" iya juga sih , gue di rumah sepi sendirian untung aja kalian ngajak kesini jadi terobati rasa sepiku" kata Ramdan

" Bos gimana udah go publik belum? " Tanya Elang karena memang dia beda sekolah

" Boro - boro go publik yang ada malah nambah deh kode rahasianya" Kata Alvin

" Mau sampai kapan Bos" kata Elang

" Nanti juga bakalan terjadi bukan hanya go publik tapi go internasional" Kata Ramdan

" terserah deh, gimana Bos aja bebas" kata Alvin

Karena masih ada waktu sekitar satu jam setengah lagi, maka Ramdan tiduran di sofa yang ada di ruangan depan dan karena saking capeknya dia punya tertidur

Tari melihat jam di ponselnya ternyata menunjukkan pukul 17.05 tapi Tari belum melihat motor Ramdan itu tandanya dia belum jemput. Karin dan Tiara sudah pulang karena ojek online yang mereka pesen sudah datang. Tari terus aja berdiri di depan toko buku, dia sedang menunggu Ramdan padahal dari tadi Tari sudah chat bahkan Tari mencoba dengan video call ataupun calling tetap aja ga ada jawaban. Kemana sih yang punya Hp gak seperti biasanya.

1
yanzzzdck
semangat yaa
Tati Hartati: makasih kak
total 1 replies
yanzzzdck
semangat
yanzzzdck: iya aman aja
total 2 replies
kalea rizuky
lanjut
Tati Hartati: siap kak...
total 1 replies
kalea rizuky
q ksih bunga deh biar makin bagus ceritanya
Tati Hartati: makasih banget ya kakak
total 2 replies
kalea rizuky
moga bagus ampe end dan gk bertele tele ya thor
Tati Hartati: makasih kak dukungannya
total 1 replies
yanzzzdck
semangat💪
Tati Hartati: Terimakasih banyak atas supportnya... semangat juga ya kakak..
total 1 replies
yanzzzdck
semangat aku bantu like semua, kalo bisa like balik ya, kalo gbisa gpp🙏
Tati Hartati: sama sama... insyaallah nanti aku kalau udah santai pasti mampir
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!