NovelToon NovelToon
Terjebak Cinta Berondong Tampan

Terjebak Cinta Berondong Tampan

Status: sedang berlangsung
Genre:Crazy Rich/Konglomerat / Cinta Seiring Waktu / Nikah Kontrak
Popularitas:9.6k
Nilai: 5
Nama Author: teteh lia

Naraya Pramaswari Dhanubrata, seorang CEO muda yang dikenal dingin dan perfeksionis, terbiasa hidup dalam kemewahan. Di usianya yang terbilang matang, ia tidak lagi benar-benar percaya pada cinta, apalagi hubungan rumit.

Segalanya berubah ketika ia bertemu Sagara, pemuda tampan berusia 24 tahun yang sederhana. Namun, penuh semangat hidup. Berbeda jauh dari dunia Naraya, Sagara menjalani berbagai pekerjaan demi bertahan hidup. Mulai dari montir, ojek online, hingga pekerja paruh waktu. Meski hidupnya keras, Sagara tetap hangat, tulus, dan pantang menyerah.

Pertemuan tak terduga mereka perlahan menyeret Naraya ke dalam dunia yang tak pernah ia bayangkan. Sagara yang gigih, tanpa sadar meruntuhkan dinding hati Naraya yang selama ini terkunci rapat.

Namun, perbedaan status, usia, dan prinsip hidup menjadi tantangan besar bagi keduanya. Belum lagi seseorang dari masa lalu Naraya yang kembali hadir.
Akankah cinta mereka mampu bertahan, atau justru menjadi luka yang tak terhindarkan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon teteh lia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 1 Pertemuan tak terduga.

Sebuah mobil mewah berwarna hitam melambat, lalu berhenti sepenuhnya di pinggir jalan yang lenggang. Mesin yang semula halus kini hanya menyisakan bunyi tersendat, sebelum akhirnya benar-benar mati.

Naraya Pramaswari Dhanubrata menatap lurus ke depan, jemarinya mencengkram setir dengan kuat. Rahangnya mengeras. Ia menekan tombol start sekali lagi. Namun, tak ada respon. Mobil itu tetap diam.

"Tidak sekarang ...," gumamnya pelan, nyaris seperti desahan kesal yang tertahan. Ia melirik jam tangan bertabur berlian kecil di pergelangan tangannya. Rapat besar dengan para investor akan dimulai kurang dari tiga puluh menit lagi. Rapat yang sudah ia susun selama berminggu-minggu itu tidak boleh gagal.

Wanita yang kerap disapa Nara itu menghela napas panjang, berusaha tetap tenang. Ia mengambil ponselnya, mencoba menghubungi sopir cadangan. Sayangnya tidak tersambung. Sinyal di area itu terlalu lemah. Matanya menyapu jalan di depan, terlihat sepi. Tak ada rumah penduduk atau warung kecil di sisi jalan. Yang ada hanya hamparan sawah yang mulai menguning.

Dengan langkah tegas, ia keluar dari mobil. Sepatu hak tingginya mengetuk aspal, terdengar jelas di antara sunyi pagi. Dengan sedikit ragu, ia membuka kap mesin. Uap tipis mengepul, menyiratkan msalah yang tidak sederhana.

Alisnya berkerut. Ia tidak mengerti mesin. Namun, sebuah tanda tanya besar ikut terbesit di benaknya. Mobil itu baru beberapa kali dipakai, kondisinya tentu masih sangat bagus. Tidak mungkin rasanya jika tiba-tiba mogok begitu saja, mengingat harganya yang juga tidak murah.

Nara menutup kembali kap mobil dengan sedikit lebih keras. Ia kembali melirik arloji. Waktu terus berjalan, dan ia masih terjebak dalam situasi tanpa kendali seperti ini.

Dari kejauhan, suara motor mendekat, memecah kesunyian. Nara menoleh sekilas, ekspresinya tetap datar, meski ada sedikit harap yang tak ia akui.

Motor itu berhenti tak jauh darinya. Pengendaranya melepas helm, memperlihatkan wajah tampan pria muda dengan senyum ramah.

"Mobilnya kenapa, Mbak?" tanyanya ramah. Sekilas ia memperhatikan penampilan Nara yang tampak rapi.

Nara tidak langsung menjawab. Ia menilai sekilas penampilan pemuda itu. Kaos sederhana, jaket tipis yang sudah sedikit pudar, dan motor yang jelas jauh dari kata mewah. "Sepertinya mesinnya bermasalah," jawabnya singkat, nadanya datar dan tanpa ekspresi.

Pemuda itu mengangguk pelan, lalu mendekat ke arah mobil. "Boleh saya lihat?"

Nara sempat ragu, tapi akhirnya menggeser sedikit tubuhnya memberi jalan.

Pria itu membuka kap mesin, memperhatikan dengan serius. Tangannya bergerak memeriksa beberapa bagian, meski jelas alat yang ia bawa sangat terbatas. Beberapa detik berlalu, ia menutup kembali kap mesin dengan hati-hati.

"Sepertinya tidak bisa diperbaiki cepat, Mbak. Harus dibawa ke bengkel," ujarnya jujur.

Nara menghembuskan napas pelan. Jawaban yang ia khawatirkan. "Saya sedang buru-buru," ucapnya, suaranya lebih tegas dari sebelumnya. "Saya harus segera sampai di kantor."

Pemuda itu terdiam sejenak, seolah berpikir. Lalu senyumnya kembali muncul, ringan dan tulus. "Kalau Mbak tidak keberatan ... saya bisa sekalian mengantar."

Nara menatapnya, alisnya sedikit terangkat. "Dengan motor itu?" Ia melirik kendaraan sederhana yang terparkir di pinggir jalan.

"Iya," jawab pemuda itu santai. "Lebih cepat daripada menunggu bantuan datang di tempat seperti ini."

Nara terdiam. Tawaran itu terdengar ... tidak masuk akal untuk seseorang seperti dirinya. Ia seorang CEO sebuah perusahaan besar, naik motor dengan orang asing? Sungguh tidak ada dalam pikirannya. Belum lagi, kemungkinan bila ada seseorang yang mengenalnya, melihatnya dengan motor itu. Sungguh ia tidak bisa membayangkannya.

Namun, waktu terus berjalan. Ia kembali melirik jam tangannya. Lima belas menit tersisa. Pilihan yang ada hanya dua: tetap di sini dan terlambat ... atau mengambil resiko.

Nara menatap pemuda itu lagi. Untuk pertama kalinya, ia benar-benar memperhatikan wajahnya, tidak ada kesan meremehkan, tidak ada maksud tersembunyi. Hanya ketulusan yang anehnya terasa asing baginya.

"Nama saya Sagara," ucap pemuda itu, seolah mencoba meyakinkan. "Tenang saja, saya biasa membawa penumpang. Dan saya juga bukan orang jahat."

Nara menarik napas pelan. "Baik," ucapnya singkat.

Sagara tersenyum lebih lebar, jelas tidak menyangka jawabannya akan secepat itu. Ia segera mengambil helm cadangan dari motornya dan menyerahkannya. "Pakai ini, Mbak."

Nara menatap helm itu beberapa detik, lalu menerimanya. Sedikit ragu, tapi ia tetap memakainya. Tangannya yang biasa memegang dokumen penting kini justru harus menyesuaikan tali helm. Situasi yang benar-benar di luar kebiasaan.

Ia melangkah mendekat ke motor, lalu berhenti sejenak. "Kau bisa mengantarku kurang dari lima belas menit?"

Alih-alih menjawab, Sagara naik ke motor lebih dulu, lalu menoleh. "Saya tidak bisa menjanjikan itu, Mbak," ucapnya tenang. "Tapi, saya akan berusaha secepat mungkin ... dan tentu saja seaman mungkin mengantar Mbaknya sampai ke tempat tujuan."

Nara terdiam sejenak. Namun, akhirnya ia memilih untuk tetap ikut pada pemuda itu. Ia duduk di belakang, menjaga jarak secukupnya, seolah enggan bersentuhan.

Motor itu melaju, meninggalkan mobil mewah yang terparkir sendirian di pinggir jalan.

Angin berhembus menerpa wajah Naraya, membawa sensasi yang jarang ia rasakan. Tidak ada kaca pembatas, tidak ada ruang tertutup yang rapi, hanya jalan terbuka dan suara mesin motor melewati jalan yang sedikit bergelombang.

Dan di saat itulah, sesuatu yang asing namun hangat, perlahan menyelinap masuk ke dalam hidup Naraya yang selama ini terlalu teratur.

Sebuah pertemuan kecil yang tanpa mereka sadari akan mengubah segalanya.

***** bersambung.

1
Hairil Anwar
mantap
Resa05
akhirnya rajin update thor
Kipas muter 8022
terima aje, lumayan
Kipas muter 8022
daripada dibalikin. mending kirim ke gw aja/Facepalm/
Kipas muter 8022
harus'y kirim ke rumah gw
Kipas muter 8022
masalahnya udah jatuh cinta🤣
Bu Dewi
up lagi donk kak😍😍
Teteh Lia: Siap, kak. 🙏
total 1 replies
Aquarius97 🕊️
kalo ini mah montir kece nona 🤭
Sarung bantal90
Nyogok pake motor. 😄
Aquarius97 🕊️
calonnya Sagara tuh bang 🤭
Sarung bantal90
panggilin dokter cinta aja🤣
Sarung bantal90
emosi mulu nenk. lagi pms
Aquarius97 🕊️
sesuai Ama ekspektasi aku sih 🤭
Aquarius97 🕊️
aku langsung kebayang visual seokjin BTS 🤭
Aquarius97 🕊️
kadang emang gitu, ada serigala berbulu domba ...
sitanggang
2 chapter donk... nanggung klw 1 saja
Teteh Lia: Siap, kak. 🙏
total 1 replies
SaturdayNight🌠
pasti yang sabotase, kerna kebongkar
SaturdayNight🌠
koreksi; terdiam
SaturdayNight🌠
lagian lu terlalu ikut campur dan mudah diperdaya
SaturdayNight🌠
disamperin seok jong un, untung lom berangkat, bisa ribut kalo ketemu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!