NovelToon NovelToon
Pembunuh Bayaran Menjadi Pelayan

Pembunuh Bayaran Menjadi Pelayan

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Transmigrasi / Romansa Fantasi
Popularitas:1.6k
Nilai: 5
Nama Author: Novi Vuspita sari

Misi penyelamatan pembunuh bayaran terhadap anak anak itu gagal mengakibatkan dia memasuki tubuh seorang gadis yang keluarganya baru saja di muasnahkan oleh musuh kerajaannya, dirinya dijadikan pelayan dan kakaknya dijadikan selir.

dan parahnya dia harus menjadi pelayan jendral kejam!!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Novi Vuspita sari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab I awal kematian

Hiii berjumpa lagi dengan saya hehe..

semoga suka yah!!

“ HAZEL…. AWAS….” Teriakan menggema di sana saat Dimana Perempuan rambut diikat tinggi, dengan wajah yang ditutupi menggunakan kain hitam.

Mata Hazel melebar saat terlihat bom dari arah lain mengarah pada hazel. Hazel melihatnya kaget menatap kearah anak anka yang sedang ia selamatkan dibelakangnya.

“ lari.”teriak hazel pada anak anak saat bom itu terlihat mengepul hendak meledak  bahkan hitungan detik. 5…

“ ng ngak bi bisa kak. Sak sakit.” Bisik berapa anak karena kakinya terhimpit bangunan.. mata mereka bergetar menahan tangis dan takut.

Hazel di sana menarik nfas dalam melihat situasi yang buruk. Bangunan runtuh membuat anak anak terjebak di sini. Hazel tak bisa membawa seluruh anak sekaligus keluar dari cela kecil disana.. hazel tak bisa keluar tampa membantu mereka.

Tangan hazel mengepal berlari mengambil bom, rekannya yang melihat dari atas, melihat yang dilakukan hazel kaget.

"Hazel apa yang kamu lakukan.”teriak temannya pada hazel.

Tapi hazel dengan cepat membawa bom itu menjauh. Tapi hitungannya sangan cepat karena hanya seperkian detik. Hazel memeluk erat bom itu dengan jarak dekat.

Duar.

” Hazellllll..” teriak mereka melihat tubuh hazel tercabik ccabik berkeping keping.. bahkan tak lagi berbentuk.

Hazel terdiam memejamkan matanya, membiarkan tubuhnya menjadi korban bom, ia tak bisa membiarkan bom itu meledak lebih kencang didekat anak anak.

Teman temannya menatap hazel lemas dan terduduk, bahkan anak anak di sana berteriak memeluk satu aama lain.. buru buru mereka mendekati hazel.. naasnya tubuhnya Sudag hancur menyisahkan darah segar  berhamburan dan kobaran api dari bom..

“ hazel bangun.. hazell hazel.. HAZEELLLLLL...." suara itu membuat wanita yang tadinya menyelamatkan pukuhan anak membuka matanya.. saat mata terbuka ia melihat situasi kacau, kepalanya sakit rasanya tapi tubuhnya dipaksa bangun. Ia tak diberi waktu untuk sadar.

” Bangun hazel kita harus menyelamatkan diri. Kerajaan kita hancur dan kacau, cepat.”tegas pria yang hazel tak kenali menarik tangannya dan menggendongnya dipunggungnya cepat.

Hazel tak tau situasi apa ini, ia tak kenal pria ini dan mengapa ia ada di sini. Matanya melihat sekeliling, suara yang perang terdengar, suara pedang dan pedang yang bersatu menyilukan,

api Dimana mana.a!! Sedangkan pria menggendongnya panik itu berlari cepat.

” Berhenti.” Teriaknya mengarahkan pedangnya pada mereka.

Hazel terdiam melihat situasi ini.

Tring. Hazel kaget saat mereka di kerahkan pedang di kepala pria di depannya. Tring.. tapi suara pedang dari arah lain mengarah pada mereka  pria lain terlihat menangkis pedang itu.” Hanz ... bawa hazel menjauh cepat… dia sedang sakit.” Tegasnya.

Hanz? Jadi  pria yang menggendongnya Bernama hanz.

“ baik kak.”tegasnya.. hanz berlari disana namun ia dicegat dan di serang menggunakan pedang. Hanz segera menarik pedangnya.

Hazel melepaskan gendongannya namun hanz memegang tangannya dengan tangan satu lagi. Terlihat menyerang sosok yang mengejarnya dan menyerangnya. Hazel mengeratkan pelukan pada pria Bernama hanz.

“ pegang erat erat dik.”tegas hanz di sela ada banyak perajurit yang menyerangnya.

Hazel bernafas sesak disanam ia bahkan nyaris terkena ujung pedang tapi hanz bahkan menyerahkan tangannya sendiri sampai telapak tangannya terluka.

Hazel di sana terdiam melihat tangan hanz terluka.

Srap srap.. kepala salah stau penjaga jatuh di sana tergiling namun seperkian detik juga hanz terjatuh  sebab dadanya tertusuk pedang.

Hazel terdiam sata tubuh itu jatuh. Srapp trak… tapi sosok yang menusuk peda g pada dada hanz juga jatuh berguling di bawah kakinya.

"Hazel.. pergilah, jaga diri baik baik dik. Selamatkan diri.”tegansya pada hazel terbatuk darah. Dengan dada berlumburan darah menggenggam erat tangan hazel yang belum bisa mencerna apapun.

Hazel di sana menggeleng pelan, matanya terlihat mengecil tapi matanya menjatuhkan air manta melihat pria yang membantunya.

Rasanya memiliki kedekatan yang sangat dalam.. “ kita pergi sama sama kak.”jelasnya menarik pedang di dada kakaknya segera menarik cela baju di bawahnya mengikatnya di dada hanz. Tapi hanz menahan tangan hazel.

Ia menggeleng dan mencium tangan hazel dan terbatuk darah. Mata hazel mengeluarkan embun melihat ketulusan yang belum pernah ia dapatkan.

“ pergi.” Tegansya. Tapi hazel segera berdiri dan menggendongnya cepat membawanya pergi tapi hanz terlihat berat tapi hazel berusaha keras membawabya menjauh dari sana menggendongnya dipunggungnya. Serangan terlihat tak baik. Sampai tubuhnya jatuh dan terguling..

“ hazel… hanz..” hazel terdiam melirik suara memanggilnya. Ia melihat di balik pohon besar ada yang memanggilnya. Ada wanita yang tak ia kenal memanggilnya. Hazel segera kesana sembari membawa tubuh hanz.. saat tepat di sana, ia melihat Perempuan cantik yang menatapnya dengan wajah penuh air mata.” Kkak Kak hanz.”panggilnya.

Hazel melirik hanz dipunggungnya. Hanz terbatuk terlihat lemah.” Kakak.”panggil wanita cantik itu menyambut hanz.

Hazel tak tau situasi apa ini tapi hatinya sakit melihat hanz.. apalagi tangisan mereka. Hanz mengusap pelan pipi wabita cantik itu dan juga hazel..” kakak pergi duluan yah.. kalian harus saling jaga dan uhuk selamat t tinggal.. kakak sayang kalian..” bisik hanz di sana terbatuk dan jatuh dengan tubuh lemah dan tubuh kejang.

” Kakak..” teriak wanita cantik itu lemah memukul tanah kuat. Ia melirik hazel yang diam namun matanya meneteskan air mata.

“ hazel kak hanz .. hiks hiks kak hanz..” bisiknya lirih.

Hazel dipeluk seperti kehilangan konsen, ia terlalu bingung pada situasi ini, ia di beri tugas untuk menyelesaikan misi penyelamatan anak anak yang dijual illegal.. tapi ia meninggal, kenapa dia ada disini? Dimana ini? Dan siapa mereka???

“ mereka disini.” Teriakan itu membuat hazel melirik beberapa orang yang mendekatinya

“ hazel.” Wanita cantik itu meletakkan tubuhnya didepan hazel. Matanya terlihat bergetar ketakutan tapi seolah hendak melindungi hazel.

“jangan sakiti kamii.”teriaknya menggema pada mereka. Rombongan  Mereka  yang melihat ketakutan itu tertawa.

“ Bawa mereka.”tegas mereka. Wanita cantik itu berusaha melindungi hazel, hazel menepis tangan pria yang berlaku kasar pada wnaita cantik itu. Wanita itu menatap hazel nanar dan juga sedih.

” pergi.. pergi selamatkan diri kamu.”tegansya pafa hazel. Tentu saja hazel menolak, apalagi saat Dimana tubuhnya dipukul kuat dari belakang.

“ hazel.. hazell hazel..” teriakan itu dari wanita cantik. Wanita itu tak manusiawi, cantiknya seperti dewi, hidung mancung, bibir tipis dan kulit yang sehalus salju. Dia sangat cantik dan wanita tercantik yang pernah ia lihat. Kalian tau wanita korea yang dikolosal? Bahkan itu kalah cantik dengan wabita dihadapannya ini. Dia terlalu indah dan mengagumkan sampai hazel tak berani berkedip dan kehilangan paras indah itu.

“ hazell.”teriakannya lagi sebelum ia kehilangan semua penglihatannya, semuanya berubah menjadi gelap dan ia kehilangan.

“ lepaskan saya.” Teriak wanita cantik itu kepada mereka semua.

” Bawa mereka ke keranda.. dia Adalah putri pertama yang dimiliki oleh keluarga mentri.. dia memang terkenal dengan kecantikannya di 7 keranaan..”tegas salah satunya tersenyum menatap pada wanita itu.

“kau benar.. ayo bawa mereka.”tegasnya. wanita itu terlihat ketakutan namun tak bisa melakukan appaun kecuali pasrah akan keadaan sekarang. Matanya melihat pada hazel yang dibawa juga nanar. Ia hanya berharap jika dirinya tidak akan terpisah pada hazel.

Di sisi lain pria yang tadi membantu hazel datang ke pohon. Ia menatap sekeliling.

” yumii.. Dimana kamu, Yumi..”teriaknya melihat dan mencari adiknya. Tapi tak ada, ia malah melihat jasad hanz di sana. Tangannya terkepal melihat adik keduanya yang terkapar dengan dada yang tertusuk pedang.

” Hanz..” bisiknya lirih di sana. Tangannya terkepal memeluk tubuh adiknya erat.. matanya merah menunjukan dendam yang mendalam..

1
Mila Sari
semangat Thor, di tunggu cerita selanjutnya
Mila Sari
lanjut Thor, semakin penasaran dgn hazel
Q1n9 Yu3R
di bab pertama, udah mengudang air mata aja😭😭😭😭
pengagum rahasia 🍂: aayoooo bacaaa lagi hehe
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!