NovelToon NovelToon
Sistem Pengekstrakan Dao Surgawi

Sistem Pengekstrakan Dao Surgawi

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Mengubah Takdir / Epik Petualangan
Popularitas:5.6k
Nilai: 5
Nama Author: Bodattt

Di dunia kultivasi di mana yang kuat memangsa yang lemah, bakat adalah segalanya. Lin Tian, seorang murid luar Sekte Awan Azure, terlahir dengan Akar Spiritual cacat yang membuatnya menjadi bulan-bulanan dan diinjak-injak bagai serangga. Terjebak di dasar rantai makanan, takdirnya seolah sudah dikutuk menjadi batu pijakan bagi para jenius.
​Namun, di malam yang dipenuhi darah dan keputusasaan, sebuah entitas misterius bangkit di dalam dirinya: Sistem Pengekstrakan Dao Surgawi.
​Sebuah sistem yang mampu menyerap esensi murni dari segala hal di alam semesta!
​Sisa pil beracun yang dibuang? Ekstrak menjadi tetesan Qi murni tanpa cela!
Mayat binatang buas tingkat tinggi? Ekstrak esensi garis keturunannya!
Pemahaman bela diri musuh yang telah mati? Ekstrak dan jadikan milik sendiri!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bodattt, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 2: Pemurnian Tubuh dan Ambisi yang Terpendam

​Setengah tetes Qi murni itu mungkin terlihat sangat sedikit bagi kultivator di ranah tinggi, namun bagi Lin Tian yang memiliki Akar Spiritual cacat, itu bagaikan hujan di tengah padang pasir. Energi itu tidak hanya menetap di dantian, tetapi mulai merembes ke otot-otot dan tulang rusuknya yang patah.

​Srekk...

​Lin Tian meringis saat merasakan gatal yang luar biasa di dadanya. Itu adalah tanda bahwa jaringan tubuhnya sedang beregenerasi dengan kecepatan yang tidak wajar. Luka cakaran Serigala Angin yang seharusnya butuh waktu berminggu-minggu untuk sembuh, kini mulai menutup dan membentuk keropeng dalam hitungan menit.

​[Ding! Luka fisik ringan telah pulih 40%. Inang disarankan untuk mengekstrak lebih banyak energi untuk pemulihan total.]

​Lin Tian menarik napas panjang. Matanya kini tidak lagi menunjukkan keputusasaan, melainkan ketajaman yang dingin. Ia bangkit berdiri dengan perlahan, meskipun tubuhnya masih terasa lemas. Pandangannya menyapu seisi gubuk kecilnya yang malang.

​"Jika sistem ini bisa mengekstrak dari benda mati, apa lagi yang bisa kuambil?" gumamnya.

​Ia berjalan menuju tumpukan barang-barang di sudut ruangan. Ada beberapa senjata tumpul yang sudah berkarat, sisa-sisa jubah murid luar yang robek, dan sebuah kuali kecil yang sudah retak—alat yang dulu ia gunakan untuk mencoba membuat ramuan herbal sederhana secara otodidak.

​Lin Tian menyentuh kuali retak itu. "Ekstrak."

​[Ding!]

[Mengekstrak: 0.1 Tetes Esensi Logam Murni.]

[Peringatan: Objek target memiliki tingkat energi yang sangat rendah. Ekstraksi tidak memberikan Qi, namun memberikan material dasar.]

​Lin Tian sedikit kecewa, namun ia segera mengerti. Tidak semua benda mengandung Qi. Untuk naik tingkat, ia membutuhkan sumber daya yang lebih kaya akan energi spiritual.

​"Batu Roh," bisik Lin Tian. Ia teringat Batu Roh miliknya yang baru saja dirampas oleh Zhao Meng. Batu Roh itu, meskipun kualitas rendah, mengandung energi spiritual padat yang jika diekstrak, pasti akan memberikan hasil yang jauh lebih besar daripada sisa debu pil.

​Namun, ia tahu kondisinya saat ini belum cukup kuat untuk membalas dendam. Melawan Zhao Meng yang berada di Tahap 3 Pengumpulan Qi sama saja dengan bunuh diri. Ia butuh lebih banyak "bahan bakar".

​Lin Tian kemudian teringat satu tempat: Tumpukan Limbah Alkimia di belakang Paviliun Pengobatan. Di sana, para murid alkimia membuang ribuan kegagalan mereka setiap harinya. Bagi orang lain, itu adalah tumpukan sampah beracun. Tapi bagi Lin Tian, itu adalah tambang emas.

​Tanpa memedulikan hujan yang mulai mereda menjadi rintik-rintik, Lin Tian menyelinap keluar dari gubuknya. Ia bergerak seperti bayangan di antara barisan rumah murid luar, menghindari patroli penjaga malam.

​Setelah menempuh perjalanan selama setengah jam, ia sampai di sebuah area yang berbau tajam dan menyengat. Di depannya, terdapat gundukan hitam besar yang terdiri dari sisa-sisa tanaman obat yang terbakar dan pil-pil gagal yang hangus.

​"Mari kita lihat seberapa cepat aku bisa mendaki," Lin Tian menjulurkan kedua tangannya ke arah tumpukan limbah tersebut.

​[Mendeteksi material limbah dalam jumlah besar. Memulai Ekstraksi Massal...]

​[Ding! Berhasil mengekstrak 1 tetes Qi murni!]

[Ding! Berhasil mengekstrak 1.5 tetes Qi murni!]

[Ding! Berhasil mengekstrak Esensi Tanaman Hijau (Level Rendah)...]

​Untaian energi hangat mulai mengalir deras ke dalam tubuh Lin Tian. Dantian-nya yang bocor perlahan-lahan diperkuat oleh sistem, memaksa energi itu untuk tetap berada di dalam. Tekanan di dalam tubuhnya meningkat.

​BOOM!

​Sebuah getaran halus keluar dari pori-pori tubuhnya, membawa keluar cairan hitam berbau busuk. Itu adalah kotoran dari sumsum tulangnya yang dikeluarkan.

​[Selamat! Inang telah menerobos ke Tahap 2 Pengumpulan Qi!]

​Lin Tian membuka matanya yang kini bersinar terang di kegelapan malam. Hanya dalam satu malam, ia telah mencapai apa yang gagal ia lakukan selama satu tahun terakhir.

​Namun, kegembiraannya terhenti ketika ia mendengar suara langkah kaki mendekat dari arah Paviliun Pengobatan.

​"Siapa di sana? Siapa yang berani mencuri di area limbah malam-malam begini?" sebuah suara berat dan penuh wibawa terdengar.

​Lin Tian membeku. Itu bukan suara murid biasa. Itu adalah suara salah satu pengawas paviliun. Jika ia tertangkap memiliki "kekuatan aneh" ini, hidupnya akan berakhir di meja eksperimen para tetua sekte yang haus akan rahasia.

​Ia harus pergi, dan ia harus pergi sekarang. Namun, sebelum ia melompat ke balik semak-semak, sistem memberikan satu notifikasi terakhir yang membuatnya terpaku.

​[Ding! Mendeteksi keberadaan fragmen memori di dekat lokasi. Inang Lin Chen terdeteksi dalam catatan sejarah area ini. Apakah Anda ingin mengekstrak informasi?]

​Lin Chen? Sosok jenius legendaris itu pernah di sini?

​Lin Tian mengepalkan tangannya. Nama itu... nama yang selalu dibisikkan dengan rasa hormat dan ketakutan di klannya, sekaligus nama yang membuat ayahnya diasingkan. Tanpa ragu, Lin Tian memberikan perintah dalam hatinya:

​"Ekstrak!"

1
aldo
dan jangan lupa up nya ya thor semangat terus ya 🙏🙏🙏🙏🙏
aldo
lanjut thor seru sekali 🙏🙏🙏🙏
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!