menceritakan tentang kekaisaran yang berjaya serta sangat gila kuasa
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ahmad Rio, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Rencana busuk lainnya
Yaboath segera menyusun rencana untuk mengalahkan kekaisaran nordonia dia mulai mengirimkan kafilah dagang menuju nordonia dengan menyamar sebagai pedagang dari kerajaan lain yaboath mengirimkan sebanyak banyaknya serta menyelundupkan roti ajaibnya agar rakyat menuruti kemauannya, yaboath segera memerintahkan kepada para pedagang untuk segera menuju kekaisaran nordonia para bangsawan dan petinggi militer pun segera menuju kediaman para pedagang pedagang besar maupun para saudagar agar mereka mau menuju nordonia,
Beberapa bangsawan mengadakan rapat untuk membahas tentang ekspansi perdagangan menuju nordonia bangsawan suruhan yaboath menjelaskan kalau nordonia kekaisaran kaya dengan emas serta menyuruh para pedagang untuk menuju nordonia agar menghasilkan banyak keuntungan para pedagang yang tergiur dengan hal itupun segera menyetujui tawaran sang raja lalu dengan menuruti perintahnya
Para saudagar yang tergiur dengan keuntungan tersebut beberapa dari mereka segera menuju pelabuhan untuk merapikan produk dagangan mereka segera memasukan banyak barang ke kapal, di istana yaboath merasa senang mendengar para pedagang setuju akan rencananya "akhirnya mereka menuruti rencana saya kita akan kuasai mereka lewat perdagangan" para pedagang di pelabuhan segera mengemas semuanya serta menyiapkan perbekalan, keesokan harinya mereka menuju kekaisaran nordonia dengan iringan pasukan bajak laut yang menyamar mereka memacu kapal mereka di perjalanan tanpa adanya halangan dari pihak manapun sesampainya di sana mereka di periksa oleh pasukan kekaisaran mereka berhasil menyelundupkan pasukan barvatia sebanyak 1000 orang serta tambahan pasukan bajak laut sebanyak 300 orang yang menyamar sebagai pekerja sesampainya di sana mereka mulai berdagang serta beberapa pedagang roti menjualnya kepada masyarakat di kekaisaran yang ternyata sangat menyukai roti tersebut hingga ludes habis terjual, di malam harinya para pasukan ini menyebar agar tak di curigai serta mereka mencari penginapan untuk beristirahat masing masing pasukan memegang senjata yang di sembunyikan secara rahasia beberapa dari mereka pun di mengajak untuk setia kepada yaboath serta tunduk kepada yaboath orang yang memakan rotinya tentu saja menuruti serta patuh
Di tempat lain beberapa pasukan barvatia yang menyamar segera melancarkan serangan mereka yang berjumlah sepuluh orang nekat merampok rumah bangsawan kekaisaran mereka mengebom lalu membunuh putri sang bangsawan pada saat itulah mereka membakar semuanya dan mengambil hartanya mereka segera melarikan diri menggunakan kuda kuda milik bangsawan lalu pergi masuk kedalam hutan setelah itu mereka membagikan hasilnya bersama sama, kaisar yang mendengar soal penjarahan di rumah bangsawan di wilayahnya merasa tidak terima lalu segera memerintahkan pasukannya untuk mencari serta membunuh mereka semua yang terlibat para pasukan segera menunggangi kuda mereka serta suasana di kota yang ramai merasa tegang para pasukan kerajaan yang berkonvoi membuat warga bertanya-tanya soal kondisi hari ini "ada apa ini apakah kekaisaran di serang"
Beberapa dari mereka bahkan keheranan lalu setelah itu para pasukan yang di perintahkan raja pun segera memeriksa area pasar dan mencurigai para pedagang dari barvatia mereka mulai di tanya apakah mereka dari barvatia ataupun dari kerajaan yang merupakan musuh kekaisaran namun mereka menolak menjawab dan bilang kalau mereka dari wilayah negara kota perdagangan okthograd para pasukan kekaisaran yang tak percaya mereka segera menggeledah kapal para pedagang namun mereka tidak menemukan apa apa selain barang dagangan akhirnya para pasukan kekaisaran pun pergi pada saat itulah pimpin pasukan barvatia yang dikirim untuk misi penyusupan merasa heran sang komandan pasukan mengumpulkan pasukan yang terlibat dalam perampokan lalu mendisiplinkan mereka serta memberikan hukuman dengan di pukul tongkat lalu mengingatkan pasukan untuk tidak gegabah serta terlihat mencolok
Beberapa pasukan di malam hari mereka berkeliling serta menyusup di rumah para bangsawan namun mereka tak bisa masuk sembarangan karena rumah mereka di jaga serta di kawal oleh pasukan kekaisaran mereka yang melihatnya pun tak jadi untuk melakukan pencurian, di tempat lain yaboath sedang mengadakan rapat dengan negara di sekitar barvatia mengajak mereka untuk beraliansi serta membuat negara negara di sekitarnya untuk tunduk yaboath pun mengancam bahwa siapa pun yang tidak tunduk negaranya akan hancur para raja serta pemimpin di negara sekitarnya pun tunduk tanpa banyak protes
Setelah itu yaboath segera menuju tempat kekasihnya Asiah yaboath dan Asiah pun mengobrol panjang lebar mereka saling akrab serta dekat mereka juga sedikit membahas pernikahan mereka serta ibu suri pun datang dengan elara yang hadir bersama mereka akhirnya saling akrab yaboath yang melihatnya merasa senang dengan keakraban tersebut
Setelahnya yaboath segera menuju ruangan kerjanya sesampainya di ruang kerja beberapa pasukannya menangkap para pasukan mata mata yang di kirimkan oleh kekaisaran nordonia mereka di tangkap serta di interogasi yaboath menanyai mereka penyusup tersebut berjumlah 3 orang mereka di tanyain oleh yaboath "apa tujuan kalian kesini"
"Serta apa yang kalian inginkan" tanya yaboath mereka tak mau menjawab lalu yaboath menyayati kulit kulit mereka dengan belati lalu memerintahkan pasukan barvat untuk menyiram para penyusup nordonia dengan air garam para penyusup pun merasakan perih di kulit mereka hingga menangis lalu akhirnya mereka mengaku "kami di suruh untuk menculik ibunda yaboath" karena sang ibunda masih berstatus istri sang kaisar yaboath yang tak terima dengan hal tersebut segera memerintahkan para pasukannya untuk memenggal kepala para penyusup lalu yaboath memerintahkan para pasukan yang menyusup ke wilayah kekaisaran untuk segera bergerak menyebarkan serangan dan teror
Sesampainya di kekaisaran utusan yaboath pun langsung memerintahkan pasukan barvatia untuk segera menebar teror, malam hari pun tiba para pasukan barvatia segera mengenakan pakaian serba hitam dengan penutup wajah lalu mereka menggunakan senjata pedang dan tombak serta senjata api mereka menyerang istana para pangeran istana sedang di jaga oleh pasukan kekaisaran pasukan barvatia yang menyerang hanya sedang berjumlah 50 tetapi mereka tidak peduli segera membakar obor lalu melemparkannya ke gerbang istana mereka langsung maju menerjang penjaga istana serta membunuh para penjaga, penjaga lainnya yang melihat keributan segera bergabung untuk membantu sehingga terjadilah pertempuran pasukan barvatia menembaki istana dengan senapan Muscat serta meriam kecil rakitan hingga terjadi ledakan besar beberapa pasukan berhasil masuk kedalam kediaman para pangeran lalu meledakan kamar kamar pangeran melihat kamarnya luas serta banyak harta mereka menjarah harta harta di istana para pangeran serta setelahnya mereka menebas para pangeran yang ketakutan serta menembak para penjaga para pasukan barvat pun berhasil melumpuhkan para penjaga dengan kematian rekan mereka yang berjumlah 10 orang mereka segera meledakkan istana kediaman para pangeran sebelum itu mereka menggantung para pangeran serta menebas kepala mereka dan menggantungnya di pintu gerbang istana kediaman para pangeran total 7 pangeran sudah mereka gantung mayatnya.