NovelToon NovelToon
PEREMPUAN YANG TIDAK SEHARUSNYA ADA Ketika Hijrah Tak Menghapus Apapun

PEREMPUAN YANG TIDAK SEHARUSNYA ADA Ketika Hijrah Tak Menghapus Apapun

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / Rumah Tangga / Penyesalan Suami
Popularitas:13.7k
Nilai: 5
Nama Author: Arjunasatria

Carisa pernah menjalin hubungan dengan Reynanda sejak masa kuliah. Awalnya terasa hangat dan penuh cinta, hingga akhirnya ditinggalkan tanpa penjelasan, bahkan saat ia mengandung anak Reynanda.

Sejak itu, hidup Carisa runtuh pelan-pelan. Ia menanggung luka yang dalam dan sempat berada di titik terendah.

Waktu berjalan, tetapi luka itu tidak benar-benar hilang. Hanya mengendap dan membuat Carisa semakin tertutup. Hingga suatu hari, ia dijodohkan dan bertemu dengan seorang pria yang tenang dan tidak banyak bertanya. Dari pernikahan itu, Carisa perlahan kembali menjalani hidup, meski trauma masa lalunya tetap ada dalam diam.

Dan ketika Carisa mulai benar-benar terbiasa hidup tanpa nama itu di kepalanya, takdir justru mempermainkannya lagi. Setelah lima tahun berlalu, mereka dipertemukan kembali.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Arjunasatria, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 1

Ada hal-hal yang tidak pernah benar-benar pergi.

Bukan karena kita tidak berusaha melupakannya. Tapi karena beberapa luka memilih tinggal, diam-diam, di sudut yang paling jarang kita sentuh.

 

Carisa terbangun saat matahari sudah hampir tinggi. Entah kenapa, tidurnya terasa sangat pulas, tidak seperti biasanya, ia hampir tidak pernah bangun sesiang itu.

Suasana kamar kosnya terasa sunyi.

Bukan sunyi yang biasa. Bukan sunyi kamar kos di hari Minggu. Ini sunyi yang berbeda, sunyi yang terasa seperti ada sesuatu yang hilang.

Ia mengulurkan tangan ke sisi ranjang di sebelahnya. Seperti mencari-cari sesuatu yang jelas tidak ada.

Carisa duduk perlahan. Rambutnya kusut, matanya masih berat, tapi ada sesuatu di dadanya yang tiba-tiba berdenyut tidak enak. Ia menatap sisi kamar yang biasanya penuh dengan sepatu, jaket, dan tumpukan buku milik Reynanda. Semua nya kosong, tidak ada apa-apa lagi di sana.

Carisa berdiri. Kakinya melangkah ke lemari, tidak ada apa-apa. Ke meja belajar, kosong juga. Ke gantungan jaket di belakang pintu, tetap sama, tak ada yang tersisa.

Ia mendorong pintu kamar mandi. Sikat gigi Reynanda sudah tidak ada. Botol sabun yang biasanya selalu di sudut kiri juga hilang.

"Nanda." Carisa memanggil namanya pelan, seperti orang yang tidak yakin apakah suaranya akan terdengar. Tidak ada jawaban. Hanya suara kipas angin yang berputar malas di langit-langit, dan detak jantungnya sendiri yang mulai tidak beraturan.

Ia kembali ke ranjang. Duduk di tepi kasur yang masih menyimpan lekukan tubuh lelaki itu dan untuk pertama kalinya sejak terbangun, Carisa benar-benar diam.

Ia mengecek ponselnya. Tidak ada pesan di ponselnya. Tidak ada catatan juga di meja. Tidak ada apa-apa, yang bisa menjelaskan situasi saat itu.

Hanya aroma parfumnya yang masih menempel samar di sprei, lembut, hangat, seperti ia masih ada. Tapi sosoknya tidak ada.

Tiga minggu kemudian, Carisa berdiri di depan cermin kamar mandi kosnya yang sama.

Di tangannya, sebuah alat tes kehamilan.

"Dua garis." gumamnya.

Ia menatap hasil itu lama sekali, sampai matanya perih, sampai tangannya gemetar, sampai lantai terasa seperti sedang bergerak di bawah kakinya. Ia sudah menghitung ulang. Sudah memeriksa dua kali dengan alat yang berbeda. Hasilnya sama.

Dua garis.

Carisa perlahan merosot ke lantai. Punggungnya bersandar ke dinding kamar mandi yang dingin. Dan untuk pertama kalinya sejak Reynanda pergi, ia menangis. Bukan isak kecil lagi. Bukan tangis yang bisa ditahan. Tapi tangis yang keluar dari tempat yang sangat dalam, dari bagian dirinya yang bahkan tidak tahu kata-kata untuk menjelaskan apa yang sedang ia rasakan.

Ia hamil.

Dan lelaki yang seharusnya ada di sini, yang seharusnya mendengar kabar ini bersamanya, sudah pergi tanpa meninggalkan satu kata pun.

Carisa memeluk lututnya sendiri di lantai kamar mandi itu.

Di luar, dunia berjalan seperti biasa. Mahasiswi lalu lalang di lorong kos. Seseorang memutar musik keras di kamar sebelah. Matahari bersinar terang di luar jendela kecil yang setengah terbuka.

Tapi di dalam kamar mandi itu, seorang perempuan duduk sendirian, menggenggam alat tes kehamilan dengan dua garis yang mengubah segalanya, tanpa satu pun orang yang bisa ia mintai tolong.

Reynanda.

Namanya terucap seperti doa. Seperti kutukan. Seperti keduanya sekaligus.

Kamu pergi ke mana?

1
Nanik Arifin
awas Kiara, begitu ketahuan kebusukannya g kan ada orang yg simpati lagi sama kamu. yg ada mereka menjauh dan jijik. sebagian lagi khawatir kamu jd pelakor dlm rumah tangganya. bawa Label itu sepanjang hidupmu
Elsa friska sisilia
mudahan cepat ketahuan kebusukan kiara
Nanik Arifin
kurang ajar Carissa, dah ditolong malah mencelakai penolongnya
semoga seluruh sisa hidupmu menderita. penderitamu dlu bukan salah Carissa, jd salah sasaran klo kau balas dendam ke Carissa.
awas klo Yuda membiarkan Kiara jd duri dlm rumah tangganya...Yuda Ceo, klo ada apa" pd Carissa mudah baginya tuk dptkan cctv-nya, agar tahu pasti kejadiannya.
aku g rela ya Thor klo Carissa kmb pd Reynanda. buat Carissa & Yuda hidup bahagia. begitu pula anak Carissa dg Rey. Carissa & anaknya sama" korban. kesalahan Carissa adl melakukan zina , selebihnya dia baik. Insyaa Allah hatinya bersih, jauh bgt dg Kiara
Elsa friska sisilia: g sabar nunggu kelanjutanx,,mudahan cepat k tauan jahatx s kiara
total 1 replies
Elsa friska sisilia
dasar Reynanda bikin Clarisa dlm masalah aja
Elsa friska sisilia
jengkel dech,,semoga pak Yuda tetap setia
Elsa friska sisilia
Reynanda jodohkan sama Kiara sama2 g tau malu pelakor pebinor
Elsa friska sisilia
mudahan aja Reynaldi jodohx kiara
erma
bagus sih ceritanta...tp alurnya lambat
Nanik Arifin
hmmm.... pelakor & pebinor mulai beraksi 😓
Nanik Arifin
awas klo bawa pemikiran Kiara ke rumah tanggamu Yuda... ku getok kepalamu.
ingat, Kiara bibir pelakor yg tingkat halunya tinggi
Nanik Arifin
innalillahi, Kiara! busuk nian hati & perilakumu. Carissa begitu baik padamu, dan balasanmu....
Nanik Arifin
eallah Ki .. Ki...kamu itu anak baru dah menilai negatif senior. ingat, kamu disitu buat kerja, bukan tuk menilai otang
Binti Rusidah
best
Nanik Arifin
jangan coba" jd pelakor ya Kiara...
Riris Rahayu
kamu terllu pngecut Clarissa dia tdak berdosa tp kmu menghukum nya dngan tdak ingin melihat nya
Nanik Arifin
ingat Carisa, bicarakan ini dg suamimu. kalian sdh jd keluarga, lebih tepatnya pasangan suami-istri, terbukalah. ini jg akan meminimalkan konflik dl rumah tanggamu
Mawar
berarti anknya carisa diadopsi sama org.
Nanik Arifin
kamu yg ninggalin tanpa kabar, kamu yg pertama bertemu seolah-olah tak pernah terjadi apa", kamu yg memulai hidup baru dg yg lain bahkan sebentar kemudian punya anak, tapi kamu pula yg seolah-olah tll mencintai & jd korban. benci kamu yg playing victim Rey...😤😠
titik mala
nanda ndableg
tifara zahra
lagi donk
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!