NovelToon NovelToon
Transmigrasi Leader Mafia Ke Tubuh Istri Culun

Transmigrasi Leader Mafia Ke Tubuh Istri Culun

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Mengubah Takdir / Reinkarnasi
Popularitas:30.1k
Nilai: 5
Nama Author: Alia Chans

Dikhianati sahabat dan kekasihnya, Clarissa Anggreni mati dengan membawa dendam.

Takdir memberinya kesempatan kedua dalam tubuh Alisha Kirana Maharani, seorang istri culun yang direndahkan keluarganya sendiri.

Mereka mengira Alisha lemah.

Mereka tidak tahu bahwa jiwa yang kini menghuni tubuh itu adalah seorang ratu mafia yang siap membalas semuanya.

Apakah ia akan berhasil membalas dendam??Atau kembali kehilangan segalanya??

⚠️ Cerita ini adalah karya asli Alia Chans. Dilarang keras menyalin, menjiplak, mengunggah ulang, atau mengambil sebagian maupun seluruh isi cerita tanpa izin penulis. Hormati karya dan hak cipta penulis. ❤️

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Alia Chans, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Di Luar Ekspektasi

Alisha dan Elena sama-sama memalingkan wajah mereka ke arah jendela, keduanya sangat marah setelah mengetahui bahwa Giovan sengaja membelikan mereka baju yang sama.

"Ada butik di depan sana, tolong berhenti sebentar, aku ingin ganti baju!" seru Elena.

Giovan menatap ke arah jam tangannya. "Enggak bisa, El. Waktu kita enggak banyak."

"Ciih, tapi aku enggak mau datang dengan penampilan yang mirip dengan dia, Gov!" ujar Elena.

"Penampilan kalian berdua enggak mirip kok, hanya warna dressnya saja yang sama."

"Ya tapi,..."

"Berisik, bisa diem enggak?!" sentak Alisha seraya membalikkan kepalanya dan menatap tajam Elena.

Elena dibuat kicep oleh Alisha, wanita itu segera menutup mulutnya rapat-rapat.

Alisha kembali duduk dengan tenang, wanita itu sepertinya sangat kesal terlihat dari wajahnya yang sangar.

Akhirnya mobil Giovan sampai, mereka bertiga segera turun dari mobil.

"Gov, tunggu!" ucap Elena yang hendak memeluk lengan Giovan namun,...

Bruk.

"Minggir, mau ngapain hah?!" tanya Alisha yang lebih dulu mendorong tubuh Elena.

"Aww, Gov. Tolongin!" pinta Elena, karena dorongan Alisha membuat tubuhnya terjatuh ke tanah.

"Astaga, El."

Tangan Giovan terulur untuk menarik tangan Elena namun, Alisha lebih dulu menepis tangan Giovan.

"Ayo masuk!" ujar Alisha seraya menarik dasi Giovan.

"Tapi.."

"Cepat, atau ku bunuh kau!"

Giovan mau tak mau mengikuti langkah Alisha karena lehernya bisa saja tercekik jika dia berhenti.

Sedangkan Elena yang ditinggal begitu saja, melongo tak percaya.

"Gov, tolongin aku!"

"Giovan! Kok kamu tega ninggalin aku?!"

"Giovan!!"

"Gov!"

"Aaahkk!" Elena mengacak-acak rambutnya sendiri, dia sungguh kesal dengan Alisha yang berhasil mengalihkan perhatian Giovan.

"Alisha sialan! Lihat aja, lo!"

---

Saat akan masuk, Alisha tak sengaja berpapasan dengan Fabian yang kebetulan ternyata ikut acara ini juga.

"Loh, Fabian."

"Alisha, kamu ngapain ke sini?" tanya Fabian.

"Mau ikutan acara lelang juga," jawab Alisha.

Fabian menatap ke arah Giovan, seolah-olah meminta penjelasan dari suami Alisha itu. Karena Fabian tahu, Alisha adalah kesayangan Kakek yang tidak boleh lecet sedikit pun.

"Ciih, dia sendiri yang memaksa," ucap Giovan.

Fabian ikut menghela napasnya. "Alisha, seharusnya kamu diam saja di rumah."

"Enggak mau, aku bosan!!"

"Sudah, sudah. Ayo kita masuk!" ajak Giovan.

"Hm, ayo Fabian!"

Alisha menarik tangan Fabian dan membawa pria itu untuk masuk. Meninggalkan Giovan begitu saja.

"Hah, dia benar-benar meninggalkan aku?" gumam Giovan tak percaya.

Kaki Giovan akan melangkah masuk namun, Elena segera menahannya.

"Tega ya kamu, Gov!!"

"El, aku.."

"Aku tadi butuh bantuan kamu, dan kamu malah pergi ninggalin aku?!" potong Elena.

"Bukan gitu, tadi Alisha narik dasi aku da.."

"Kamu berubah banget tahu! Kenapa, kamu mulai tertarik ya sama Alisha?!"

Giovan bungkam, pria itu secara tidak langsung seperti mengakui dirinya tertarik pada Alisha karena tak menyangkal apa yang Elena katakan.

"Gov, kamu beneran tertarik sama Alisha?!" tanya Elena kembali.

Ada apa ini, kenapa Giovan hanya diam. Kenapa Giovan tidak berusaha menenangkan Elena yang sedang overthinking.

"Giovan, jawab aku?!"

"Hha! Sudahlah, El. Ayo kita masuk!" ucap Giovan sambil mencekal lengan Elena.

Elena menghempaskan tangan Giovan dengan kasar. "Enggak, aku enggak mau masuk sebelum kamu jawab pertanyaan aku!"

"Elena, please. Tunda dulu marah-marahnya ya, ayo sekarang kita masuk!"

"Enggak!"

"El.."

"Ceraikan dulu Alisha, baru aku mau masuk!"

Giovan melongo tak percaya. "Aku enggak bisa, El."

"Kenapa hah?!"

"Kamu tahukan, Kakekku dia.."

"Kenapa sih, Kakekmu itu tidak mati saja! Biar dia tidak jadi penghalang untuk ki.."

"Elena!!" sentak Giovan membuat Elena kaget. "Jaga omongan kamu!!"

Walau Kakeknya kerap kali melarang dan mengekang Giovan tapi, Giovan sangat menyayangi pria paruh baya itu.

Jadi, dia sangat tidak terima dengan ucapan Elena yang seakan-akan menyumpahi Kakeknya untuk mati.

Wajah Elena terangkat untuk menatap wajah Giovan yang seperti orang marah.

"Kamu sentak aku, Gov?!" tanyanya tak percaya.

"Iya! Aku muak sama tingkah kamu, El. Kapan kamu dewasanya hah?!"

"Dewasa? Jadi, maksud kamu tingkah aku selama ini kekanak-kanakan?!"

Elena memang selalu bersikap semuanya, dia akan marah dan ngambek jika permintaannya tidak dituruti dan sikapnya yang seperti itu, akhirnya membuat Giovan lelah juga.

"Kamu masih enggak sadar juga, El!"

"Tapi, Gov. Sikap aku yang seperti itu karena aku terlalu sayang sama kamu, aku.."

"Cukup, sekarang apa maumu?!" tanya Giovan.

Sungguh lelah hati Giovan, jika harus terus menerus mengertikan perasaan Elena ini.

"Aku mau kamu ceraikan Alisha!" jawab Elena.

"Tidak bisa! Sampai kapan pun, aku tidak akan bisa menceraikannya."

"Jadi, kamu lebih memilih dia daripada aku!?"

"Ya."

Kepala Elena menggeleng kecil. "Kayak memang benar, hubungan kita tidak bisa dijalani lagi," ujar Elena.

"Hm," dehem Giovan.

"Oke, kalau begitu kita putus saja!" serunya dengan tegas.

Kepala Giovan mengangguk kecil. "Hm, oke."

Elena menatap wajah Giovan yang datar, tadinya Elena pikir Giovan akan membujuknya atau mungkin mengemis cintanya tapi,...

Pria itu justru menyetujui permintaan Elena, dan sekarang Elena menyesali keputusannya.

"Jadi kamu benar-benar ingin putus dariku, Gov?"

"Hm."

Air mata Elena terjatuh, tidak. Dia tidak sedih saat hubungannya dengan Giovan kandas tapi, dia sedih karena ATM berjalannya telah hilang.

"Hikss, tega kamu, Gov. Padahal kamu tahu seberapa cintanya aku sama kamu!" ucap Elena sambil terisak.

Dia mendekati badan Giovan dan memukuli dada pria itu. "Bajingan kamu, aku benci sama kamu, Gov! Aku benci!"

Bug. Bug. Bug.

Giovan membuang napasnya dengan kasar, karena sikap Elena yang selalu saja mendramatisir.

"Cukup, El. Hentikan!" tahan Giovan yang mencekal kedua pergelangan tangan Elena.

"Jahat kamu, Gov!"

"Tapi kamu yang minta putus!" ujar Giovan.

"Hiks, aku hanya bercanda, Gov!" ucap Elena dengan tidak tahu malunya.

"Tapi, aku serius!" seru Giovan.

Elena kembali terisak, bahkan wanita itu sampai berteriak-teriak karena Giovan yang memutuskannya.

"Aku cinta sama kamu, Gov!"

"Kamu ingat tidak, aku yang menemani kamu dari lama!"

"Kau dengan sabarnya biarin kamu menikahi wanita lain dan sekarang.."

"Lihatlah sekarang, kamu malah campakkan aku begitu saja!" teriak Elena.

---

Alisha mengedarkan matanya, mencari seseorang.

"Cari siapa? Giovan mah tuh, masih di depan sama Elena," ucap Fabian.

"Hm? Bukan, bukan Giovan!"

"Terus siapa?"

Deg.

Mata Alisha dan Rafael saling bertemu satu sama lain. Wanita itu tersenyum tipis ke arah mantan kekasihnya yang sudah membunuhnya dulu.

"Damn, akhirnya kita ketemu lagi!" batin Clarissa dalam tubuh Alisha.

Tujuan Alisha mengikuti acara lelang adalah untuk bertemu dengan Rafael, kekasih yang tega menghianatinya.

Sedangkan Rafael merasa aneh saat seorang wanita cantik tersenyum padanya.

"Siapa wanita itu, kenapa aku baru pertama kalinya melihat dia di acara seperti ini?"

---

Bersambung

1
nia_minyoongi
sukses selalu yaa.... makasih sudah mampir di novelku 😊
nia_minyoongi
suka yang alurnya mafia gini, 😍😍
nia_minyoongi
hi... aku mampir...
😍😍
nia_minyoongi
hi... aku mampir...
😍😍
Alia Chans: thank you😉
total 1 replies
Liflow White
bukannya prabu sudah mati kok hidup lagi, aku gak faham.
Alia Chans: blum mati kk🤭

mereka di bab sebelumnya kabur😉
total 1 replies
❤️⃟Wᵃf✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻ🤎❥␠⃝ ͭ🍁𝓷𝓲ѕ⍣⃝✰
ada ya racun itu beneran gt
Alia Chans: ada mungkin🤭
total 1 replies
❤️⃟Wᵃf✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻ🤎❥␠⃝ ͭ🍁𝓷𝓲ѕ⍣⃝✰
bikin cinta lalu hempaskan gt
❤️⃟Wᵃf✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻ🤎❥␠⃝ ͭ🍁𝓷𝓲ѕ⍣⃝✰
bener tuh di catok biar lurus mulutnya eh sekalian otaknya di catok
❤️⃟Wᵃf✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻ🤎❥␠⃝ ͭ🍁𝓷𝓲ѕ⍣⃝✰
NNT jadi pekara kalau gio ketemu El ya kan
❤️⃟Wᵃf✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻ🤎❥␠⃝ ͭ🍁𝓷𝓲ѕ⍣⃝✰
🤣🤣
❤️⃟Wᵃf✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻ🤎❥␠⃝ ͭ🍁𝓷𝓲ѕ⍣⃝✰
moga aja josoh lah gak berantem lagi
❤️⃟Wᵃf✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻ🤎❥␠⃝ ͭ🍁𝓷𝓲ѕ⍣⃝✰
seru nih gemes pula
❤️⃟Wᵃf✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻ🤎❥␠⃝ ͭ🍁𝓷𝓲ѕ⍣⃝✰
gadis miskin itu akan jadi singa 🙄tunggu aja ell
❤️⃟Wᵃf✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻ🤎❥␠⃝ ͭ🍁𝓷𝓲ѕ⍣⃝✰
tegang juga
Alia Chans: Hehe...
makanya stay baca ampe and ya kk🤭😉
total 1 replies
sasa adzka
ko Alina.. d bab sebelum nya aleta kak mami nya jelita anak nya kakek edward
Alia Chans: typo itu😣
total 1 replies
sasa adzka
lah napa Viktor kak😄😄.. wahhh kurang kopi ne kakak nya nulis.. harus nya yg ngebunuh Clarisa tu Rafael.. dan saja itu juga naraya.. wahhh banyak kali nama nama nya kak🤭🤭🤭
Alia Chans: 😭😭😭 ia baru sadar, maaf atas ketidaknyamanan nya😣
total 1 replies
sasa adzka
😍😍😍 nh ini alisya yg aku suka.. Badas lagi kak alisya ny😍😍
sasa adzka
ko blm ada greget ny kak si alisya.. mka dulu ketua mafia.. masa klah set sama fiona dan Elena..
tapi semangat utk up ny kak🙏🙏
Alia Chans: Tenang kk, Alisha gk mungkin kala🤭
total 1 replies
sasa adzka
🤣🤣🤣🤣 ruwet banget percintaan nya
Alia Chans: Biar seru aja🤭
total 1 replies
sasa adzka
klo alisya gak tau d madu.. aku gak mau loh kak😄😄 enak aja d madu.. pergi aja yg jauh si alisya membentuk kekuatan baru kak.. biar si giovan kalang kabut..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!