NovelToon NovelToon
Reaksi Berantai Rendra:Sistem Auto Rich

Reaksi Berantai Rendra:Sistem Auto Rich

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Crazy Rich/Konglomerat / Dikelilingi wanita cantik
Popularitas:1.4k
Nilai: 5
Nama Author: mhmmad riko

Rendra Wijaya (24 tahun) adalah definisi nyata dari pecundang urban. Bekerja belasan jam sehari sebagai kurir paket dengan sistem kemitraan yang mencekik, ia harus menerima kenyataan pahit: saldo m-banking yang tersisa Rp 14.500,-, cicilan motor menunggak, dan ancaman kelaparan di depan mata. Di titik terendah hidupnya saat diguyur hujan deras Jakarta, sebuah keajaiban fiksi ilmiah menghampirinya. Sebuah kecerdasan buatan misterius bernama Sistem Auto Rich mengikat jiwanya.

Mau tau kelanjutan nya yok simak....

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mhmmad riko, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 8 : Godaan Pertama dan Pemilik Sistem Lain

Pesan teks misterius di ponsel Rendra masih menyisakan teka-teki. Pertemuan puncak para Pemilik Sistem. Kenyataan bahwa ada orang lain di dunia ini yang memiliki kekuatan serupa membuat Rendra sadar bahwa ia tidak bisa lagi bertindak sembrono. Namun, sebelum ia bisa melangkah lebih jauh, Sistem memberikan sebuah kejutan baru.

“Ding! Mengingat Pengguna telah mencapai Level 3 dan memiliki pengaruh finansial yang masif, Sistem membuka sub-fitur baru: Charm & Affection Gauge (Pengukur Daya Tarik dan Kasih Sayang).”

Rendra mengerutkan kening. Belum sempat ia memahami fungsi fitur tersebut, pintu ruang direktur Red-Chase Tower diketuk.

Seorang wanita masuk membawa map berkas. Ia adalah Viona, sekretaris pribadi baru yang disediakan oleh manajemen kurator setelah akuisisi gedung. Viona adalah definisi wanita karier idaman: rambut hitam bergelombang yang jatuh di bahu, kemeja putih ketat yang memeluk lekuk tubuhnya dengan sempurna, serta rok sepan hitam yang mengekspos kaki jenjangnya.

"Selamat siang, Pak Rendra. Ini adalah laporan audit pertama untuk Red-Chase Tower," ucap Viona dengan suara yang lembut namun profesional.

Saat Rendra menatap Viona, sebuah indikator holografis kecil mendadak muncul di atas kepala wanita itu.

[ Target: Viona Amelinda (Sekretaris Pribadi) ] [ Tingkat Ketertarikan: 45% (Tertarik dengan karisma dan kemandirian Anda) ] [ Status: Terpikat ]

Rendra tersenyum tipis. Efek dari Body Reinforcement dan gelar Jutawan Muda Berbahaya dari sistem ternyata mulai bekerja pada lawan jenis.

"Terima kasih, Viona. Letakkan saja di meja," kata Rendra sambil menatap mata Viona dengan lekat. Tatapan tajam dan penuh percaya diri Rendra membuat pipi Viona mendadak merona merah. Ia buru-buru menunduk untuk menyembunyikan salah tingkahnya.

Sebelum Viona keluar, pintu ruangan kembali terbuka. Kali ini, Dokter Sarah masuk dengan napas terengah-engah. Ia masih mengenakan jas putih dokternya, namun penampilannya yang sedikit berantakan justru memancarkan kecantikan yang alami dan tulus.

"Rendra! Maaf saya langsung datang ke sini," kata Sarah, mengabaikan formalitas. "Saya hanya ingin memastikan... apakah uang dua ratus lima puluh miliar itu benar-benar nyata? Pihak bank baru saja mengonfirmasi, dan saya masih merasa ini seperti mimpi."

Rendra bangkit dari kursinya dan berjalan mendekat. Di atas kepala Sarah, indikator sistem kembali menyala.

[ Target: Dr. Sarah Amanda ] [ Tingkat Ketertarikan: 75% (Kekaguman mendalam dan rasa budi yang besar) ] [ Status: Jatuh Cinta ]

Viona yang masih berada di dalam ruangan melirik ke arah Sarah. Ada kilatan persaingan yang tak kasat mata di antara kedua wanita cantik itu saat mereka sama-sama menatap Rendra. Rendra, yang dulunya selalu diabaikan oleh wanita karena miskin, kini mendapati dirinya menjadi pusat semesta bagi dua wanita luar biasa sekaligus.

Atmosfer yang Memanas

Malam harinya, setelah menyelesaikan semua urusan administrasi yang melelahkan, Rendra memutuskan untuk beristirahat di penthouse mewah yang terletak di lantai teratas Red-Chase Tower. Fasilitas ini baru saja selesai direnovasi dan hanya bisa diakses oleh dirinya.

Suasana hening malam Jakarta yang terlihat dari dinding kaca besar itu mendadak terpecah ketika bel pintu penthouse-nya berbunyi.

Rendra membuka pintu dan mendapati Viona berdiri di sana. Ia tidak lagi mengenakan pakaian kantornya, melainkan sebuah gaun tidur satin tipis berwarna merah marun yang ditutupi oleh outer panjang yang longgar. Rambutnya dibiarkan tergerai, menyebarkan aroma parfum lavender yang memabukkan.

"Viona? Ada apa malam-malam begini?" tanya Rendra, suaranya sedikit serak karena terkejut.

"Maaf mengganggu waktu istirahat Anda, Pak," bisik Viona, melangkah masuk tanpa diundang dengan gerakan yang anggun. "Ada berkas mendesak dari bank Swiss yang membutuhkan tanda tangan fisik Anda malam ini juga. Saya... saya tidak ingin menundanya sampai besok."

Viona berjalan mendekati sofa, namun saat ia berbalik untuk menyerahkan berkas, ia sengaja tersandung oleh ujung karpet tebal. Tubuhnya limbung dan langsung jatuh ke pelukan Rendra.

Rendra dengan sigap menangkap pinggang ramping Viona. Sentuhan fisik itu terasa sangat kontras. Kulit Viona yang halus dan hangat bersentuhan langsung dengan tangan Rendra. Aroma tubuh Viona yang manis memenuhi indra penciuman Rendra, memicu insting dasar seorang pria yang selama ini tertidur.

Viona mendongak, menatap bibir Rendra dengan napas yang mulai memburu. "Pak Rendra... maaf, saya ceroboh..." bisiknya, namun tangannya justru mengalung perlahan di leher Rendra.

Di bawah temaram lampu penthouse, atmosfer di antara mereka berubah menjadi sangat pekat dan intim. Rendra bisa merasakan detak jantung Viona yang berdegup kencang di dadanya. Perlahan, Rendra menundukkan kepalanya, mengikis jarak di antara wajah mereka hingga ia bisa merasakan embusan napas hangat Viona di kulitnya.

Pertahanan Viona runtuh sepenuhnya saat bibir mereka akhirnya bertemu dalam sebuah kecupan yang lembut namun penuh dengan ketegangan yang tertahan. Tangan Rendra bergerak perlahan ke punggung Viona, merasakan kelembutan kain satin yang membungkus tubuh sekretarisnya itu. Viona melenguh pelan, merapatkan tubuhnya seolah ingin menyatu dengan kekuatan dan kehangatan yang dipancarkan oleh fisik baru Rendra.

Pagi yang Baru dan Peringatan Baru

Keesokan paginya, Rendra terbangun dengan perasaan yang sangat bugar. Viona sudah tidak ada di tempat tidur, meninggalkan secangkir kopi hangat dan sepucuk surat kecil dengan tulisan tangan yang rapi:

“Sampai jumpa di kantor, Pak CEO.”

Rendra tersenyum, namun saat ia duduk di tepi tempat tidur, panel holografis Sistem kembali muncul dengan suara denting yang sangat keras, memecah suasana santainya.

[ Notifikasi: Tingkat Hubungan dengan Viona Amelinda meningkat pesat. Fitur Harem Terkunci Berhasil Diaktifkan! ] [ PERINGATAN DARURAT: Deteksi Energi Sistem Asing di Radius 1 KM! ]

Target: Pengguna Sistem Tingkat 4 (Sistem Predasi Finansial)

Lokasi: Hotel Shangri-La Jakarta

Misi Khusus Berantai Dipicu: Pertemuan Pertama Dua Predator. Temui target dan gagalkan operasinya sebelum dia melahap aset Anda.

Rendra langsung berdiri, matanya berkilat tajam. Urusan asmara semalam memberinya energi tambahan, namun sekarang saatnya kembali ke medan perang yang sesungguhnya. Pengguna sistem lain sudah berada di dekatnya, dan Rendra tidak berniat untuk menjadi mangsa.

1
Ven
aku harap dunia yang di tempatin adalah dunia bumi sama kek dunia nyata
Pur Yono
sudah bagus lanjut👍
Pur Yono
lanjut up
Pur Yono
jp
Pur Yono
suka dengan ceerita berlatar sistem
Hajir Pemburu
bagus dan menghibur,terlalu mudah mengalahkan pengguna sistem lain jadi kurang greget gitu thor.
Hajir Pemburu
semangat teruuuuuus thor
Aisyah Suyuti
good
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!