Ia mati sebagai manusia biasa…
dan terlahir kembali di dunia kultivasi sebagai bayi fana tanpa latar belakang.
Namun, bersama jiwanya, ia membawa sebuah rahasia besar—
Kitab Dao Surgawi.
Sebuah harta karun yang mampu meningkatkan pemahaman terhadap teknik dan mantra,
membuat yang mustahil menjadi mungkin. Harta yang menantang langit itu sendiri!
Di dunia di mana kekuatan adalah segalanya,
di mana klan kuat menginjak yang lemah,
dia memulai langkahnya dari nol.
Tanpa bakat luar biasa.
Tanpa dukungan siapa pun.
Hanya dengan satu kitab… dan tekad untuk naik ke puncak Dao.
Ini adalah kisah tentang perjalanan seseorang yang menantang langit itu sendiri!!!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon hdibibu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Ch.1 - Awal Legenda
Ling Yuanli berlari di tengah hutan bambu yang lebat. Tubuhnya lemah. Kepalanya berdengung pusing.
Dia bernapas terengah-engah.
Dia memiliki mata setajam pedang. Rambutnya hitam pendek. Hidungnya mancung.
Dia memakai jubah abu-abu, yang kini compang-camping. Berlumuran darah.
“Orang itu terlalu kuat…” Ling Yuanli bergumam rendah.
Suaranya sangat lemah. Penglihatannya meredup. Dia hampir di ujung tanduk. Namun ekspresinya tegas. Dia tidak akan kalah dari lukanya!
“Li…” Ling Yuanli bergumam pelan. Suaranya dingin. Dia tidak akan melupakan kejadian kali ini!
Dia berhenti di sebuah sungai. Setelah membersihkan diri, dia duduk bersila, memulihkan energi Qi-nya dan membalut luka-lukanya.
“Beruntung tidak ada luka dalam…” Ling Yunli menghela napas lega.
Tidak ada Pil Obat yang dia miliki. Hanya perban. Dia lalu dengan hati-hati membalut luka di tubuhnya.
Pikirannya kembali teringat pada masa lalu. Tentang bagaimana dia mati di Bumi dan terlahir sebagai anggota biasa Klan Ling.
Beruntung, takdir berpihak padanya. Pada saat tes di usianya yang delapan tahun, dia dideteksi memiliki Akar Roh.
Kini ia Berusia 20 tahun. Berada di tingkat Kelima Pemurnian Qi.
Tidak ada koneksi di klan. Di generasinya, kekuatannya rata-rata. Tidak buruk. Tapi tidak menonjol.
Ling Yuanli menutup mata. Di dalam benaknya, sebuah buku misterius melayang-layang. Itu adalah harta yang muncul bersamanya sejak dilahirkan di dunia ini.
Kitab Dao Surgawi!
Namun Kitab Dao Surgawi baru dapat ia gunakan bulan lalu. Tepat saat umurnya menginjak usia 20 tahun.
Buku itu bersinar cerah saat dua lapisan terbuka. Di masing-masing lapisan tertulis Teknik Langkah Bayangan dan Teknik Pedang Qi Angin.
Dan di bawah nama kedua teknik itu, terdapat sebuah tulisan ‘Awal’.
“Akhirnya…” ,” Ling Yuanli melirik dua puluh Batu Roh di sakunya dan tersenyum lega. “Teknik Langkah Bayangan dan Teknik Pedang Qi Angin dapat ditingkatkan dari level Awal ke Prestasi Kecil.”
Dia memperoleh luka ini demi Batu Roh!
Energi Qi dari Batu Roh dapat digunakan oleh Kitab Dao Surgawi. Dan Kitab Dao Surgawi dapat meningkatkan pemahamannya terhadap suatu teknik!
Ling Yuanli tidak ragu-ragu dan mengendalikan Kitab Dao Surgawi. Seketika, Batu Roh itu meredup saat energinya terserap.
Kitab Dao Surgawi berdengung pelan saat tulisan Teknik Langkah Bayangan dan Teknik Pedang Qi Angin berkedip-kedip bergantian dalam warna emas.
Mata Ling Yuanli menyipit. “Jadi, energi ini hanya mampu meningkatkan satu teknik?”
Dia merenung beberapa saat dan memutuskan meningkatkan Teknik Pedang Qi Angin.
“Prioritas utama adalah kekuatan tempur, ” gumamnya.
Dengan dengungan samar, Kitab Dao Surgawi menyinari lapisan Teknik Pedang Qi Angin saat ribuan informasi membanjiri pikirannya.
Berbagai kenangan mengenai Teknik Pedang Qi Angin muncul saat itu juga. Ling Yuanli seolah melihat dirinya berlatih bertahun-tahun dalam teknik itu.
Setiap gerakan, setiap eksekusi, tertanam jauh ke dalam pikirannya.
“Tubuhku bahkan berubah,” Ling Yuanli mengernyit. Otot dan tulang-tulangnya menyesuaikan diri sesuai dengan teknik itu. Dia sedikit merasa tidak nyaman.
Setelah belasan menit, banjir informasi berhenti. Tubuhnya juga telah selesai bertransformasi.
Ling Yuanli mengayunkan tinjunya, dan dia merasakan kekuatan yang baru dari tubuhnya.
“Penguasaan Kecil!” Ling Yuanli sedikit gembira. Apa yang membutuhkan dedikasi belasan tahun telah ia capai dalam sekejap!
Namun tepat saat itu juga, suara dingin terdengar di dekatnya.
“Bersembunyi di tempat seperti ini? Naif!”
Ekspresi Ling Yuanli berubah gelap. Dia menoleh, dan melihat seseorang muncul di seberang sungai. Seorang pemuda. Berusia sama sepertinya.
“Li Fengxi?” mata Ling Yuanli bersinar dingin. “Kau mengejarku jauh ke sini? Sungguh berdedikasi.”
“Mengapa bertanya? Kau membawa hartaku!” Li Fengxi tertawa dingin. Matanya berkilat berbahaya. “Harus ku akui. Kau sangat ahli melarikan diri.”
Ling Yuanli menyipitkan mata. “Sayalah yang pertama menemukan Batu Roh ini. Kau hanya datang dan mencoba merampasnya.”
Li Fengxi terkekeh. Wajahnya tersenyum main-main, “jangan bodoh. Kepemilikan hanya ditentukan oleh kekuatan.”
Ling Yuanli berdiri. Emosinya tenang. Matanya dingin. “Karena kau menginginkannya, maka ambil sendiri.”
“Ohh, kau sangat berani,” Li Fengxi mencibir. “Kau lupa bagaimana lari dariku, bukan?”
Dia membentuk segel saat sebuah energi berbentuk jarum terbang cepat menuju Ling Yuanli. Kecepatannya sangat cepat! Energi itu meluap-luap seolah bisa menghancurkan apa saja.
Ling Yuanli mendengus. “Trik yang sama!”
Dia mengayunkan pedang di tangannya saat getaran Qi Pedang yang samar menyelimuti bilah pedangnya.
Pedang itu dengan ganas menghantam jarum itu dan melemparkannya menjauh, yang menghancurkan sebuah pohon saat meledak dengan keras.
“Hmm..” alis Li Fengxi terangkat. Serangan ini sebelumnya tidak bisa dia dihentikan!
Dia melirik Qi Pedang berwarna hijau yang samar di bilah pedang Ling Yuanling dan ekspresinya berubah muram. “Kau mencapai tingkat Penguasaan Kecil?”
Ling Yuanli tidak menjawab. Dia mengayunkan pedangnya dan menerjang maju menggunakan Teknik Langkah Bayangan. Sosoknya langsung berubah buram saat dia menghilang. Suaranya bergema di udara. “Li Fengxi. Ku beritahu satu hal. Setiap orang…bisa berkembang!”
Ekspresi Li Fengxi berubah. Ling Yuanli sudah berada tepat di depannya!
Dia menghunus senjatanya, mengaktifkan teknik pedangnya dan menghentikan serangan itu. Tangannya gemetar hebat. Kakinya terdorong mundur satu langkah.
“Kekuatan ini…” Li Fengxi bergumam tak percaya.
Bahkan dengan teknik dan fisiknya sebagai kultivator tingkat enam Pemurnian Qi, dia merasa dirugikan!
Dia buru-buru mengeluarkan sebuah jimat dan mengaktifkannya.
Seketika, cakram api dengan suhu yang panas muncul di udara. Suhunya membakar hebat udara di sekitarnya.
Cakram api itu berputar dan menerjang seperti peluru menuju Ling Yuanli.
Ling Yuanli menyipitkan mata. Qi Pedang berwarna hijau bergetar hebat saat ia mengayunkan pedangnya dan membelah cakram api itu menjadi dua.
Percikan api membakar jubahnya.
“Kau benar-benar memotong mantra…” jantung Li Fengxi berdetak hebat. Dia masih menolak percaya, namun kejadian demi kejadian menghancurkan ilusinya.
Tingkat Penguasaan Kecil! Orang ini benar-benar mencapainya!
“Terkejut?” Ling Yuanli menyeringai. Namun alisnya mengernyit. Luka-lukanya nyaris terbuka.
Dia mencoba mempertahankan ekspresi tenang. “Mungkin, kau ada benarnya. Kepemilikan sesuatu ditentukan oleh kekuatan.”
“Ini buruk…” ekspresi Li Fengxi berubah gelap. Keputusannya kali ini salah. Musuhnya bertambah kuat!
Hanya ada satu jimat Kelas Satu tingkat Menengah sebagai kartu truf. Dan itu sudah hilang.
“Tunggu…bagaimana kalau kita berdamai kali ini?” Li Fengxi membujuk hati-hati.
Ling Yuanli tertawa. “Kau melukaiku, nyaris membunuhku, dan masih mengejarku. Dan kau ingin berdamai?”
“Setangkai Teratai Merah!” Li Fengxi buru-buru menjawab.
Ling Yuanli menggeleng. “Semuanya. Semua hartamu. “
Li Fengxi terdiam. Dia Menggertakkan gigi, lalu dengan pasrah menyerahkan semua yang ia miliki. Dia melemparkan pedangnya, merogoh sakunya, dan berkata, “selain Teratai Merah, ada dua puluh satu Batu Roh. Ini semua yang saya miliki.”