NovelToon NovelToon
Di Paksa Menikah Dengan Jenderal Kejam

Di Paksa Menikah Dengan Jenderal Kejam

Status: sedang berlangsung
Genre:Raja Tentara/Dewa Perang / Fantasi / Perperangan
Popularitas:3.7k
Nilai: 5
Nama Author: shafrilla

Yu-nian adalah putri dari seorang bangsawan di kerajaan Tangyu, suatu ketika dia terpaksa mengantikan kakaknya yang kabur untuk menikah dengan seorang menteri yang sangat berkuasa. Berbeda usia membuat Yu-nian selalu berbeda pemikiran. dengan sang menteri.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon shafrilla, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Awal cerita

Pagi yang di penuhi kabut, di salah satu kediaman seorang bangsawan. Tiba-tiba datang beberapa pria di tempat itu, di kediaman bangsawan yang sudah jatuh akibat di tipu oleh temannya.

"Maju kalian jika berani!" seru Yu-nian.

"Jika kamu tidak mau menikah dengan tuan kami, maka cepat bayar seluruh hutang kalian."

Beberapa pria sudah berada di kediaman bangsawan megah yang sekarang terlilit hutang.

"Maju satu langkah, leher kalian akan putus." Yu-nian mengancam.

Yu-nian, seorang gadis putri dari bangsawan di kerajaan Tangyu. Putri bangsawan Yun Mao. Gadis berusia 16 tahun dan sangat aktif. Hari ini beberapa penagih hutang datang ke tempatnya dengan beribu alasan. Orang tuanya memiliki hutang yang sangat banyak karena usaha mereka sudah hancur.

Tuan Yun Mao adalah keturunan bangsawan, dia mewarisi begitu banyak usaha ayahnya. Namun sayangnya tuan Yun Mao terlalu mudah di tipu oleh teman dagangnya hingga membuat hartanya perlahan habis.

"Sekarang kalian berdua harus menjadi jaminan atas hutang yang dimiliki oleh orang tua kalian. Jika kalian tidak mau... Maka kami akan memaksa kalian!" beberapa penagih hutang terus memaksa Yu-nian dan Rin Ansan untuk ikut mereka.

A-rin Xei adalah kakak perempuan Yu-nian, usianya sudah 19 tahun dan dia sudah mempunyai kekasih.

"Kalian ini benar-benar gila ya, kalian ingin menjadikan kami jaminan. kalian ini tidak punya otak sama sekali!" Yu-nian menantang para pria yang ada di sana.

"Aku pasti akan segera membayar hutang-hutang ku, jangan memaksa putri-putriku, mereka tidak tahu apapun." tuan Yun Mao nampak ketakutan. Beberapa pria yang datang ke kediamannya berbadan besar dan berwajah menakutkan.

Nyonya Li-wei sangat ketakutan ketika beberapa pria itu terus memaksa untuk membawa salah satu putrinya.

Wajah cantik A-rin memang selalu mampu menjadi magnet yang sangat luar biasa. Dia selalu mampu menaklukkan pria manapun dengan semua cerita cintanya.

"Tapi aku sudah mempunyai kekasih, aku tidak mau menikah dengan tuanmu." ucap A-rin yang ketakutan.

"Jika kamu tidak mau menikah dengan majikanku, maka kamu akan masuk penjara bersama keluargamu. Apalagi ayahmu.. aku yakinkan kalau ayahmu akan mati mengenaskan di penjara." ujar beberapa pria.

beberapa pria itu terus berusaha untuk mengancam, Tuan Yun mao nampak sangat khawatir, dia berusaha berbicara dengan para penagih hutang yang dikirim oleh salah satu pejabat kerajaan itu.

BUGG!!

BUGG!!

Tanpa basah basi, Yu-nian langsung memberikan serangan kepada beberapa pria yang sudah membuat dia semakin kesal. walaupun usianya 17 tahun dan seorang gadis, tapi Yu-nian adalah gadis yang hidup di dunia yang begitu keras. Ayah dan ibunya tidak terlalu memperhatikan dirinya, anak kesayangan mereka adalah A-rin.

"Kalian pergi dari sini tidak? jika tidak... aku pasti akan menghajar kalian." ujar Yu-nian mengancam.

"Kamu berani mengancam kami, gadis kecil?!" seru si pria.

"Dengarkan aku baik-baik, para paman muka ceker ayam, kalian itu datang ke tempat yang salah. Jika kalian tidak mau pergi dari sini.. Maka kepala kalian yang sudah lebar itu akan ku jadikan arena latihan." dengan berani Yu-nian malah mengancam para penagih hutang itu, lidahnya yang sangat tajam dan terkadang memberi kesialan itu membuat siapapun dalam masalah.

"Beraninya kamu?!" seru salah satu pria yang mencoba untuk menyerang Yu-nian.

"Dasar kepala botak, aku doakan aja kepalamu yang tidak ada rambutnya itu dapat banyak benjolan seperti pantat tikus." ucap Yu-nian.

si pria yang hendak menyerang Yu-nian itu tiba-tiba terjatuh sendiri, hal itu membuat pria itu langsung terjungkal dan kepalanya membentur lantai dengan keras.

"Auhhh..," ucap Yu-nian dan yang lain ketika melihat si pria botak itu malah tersungkur dengan dua benjolan di wajahnya.

"Aduh.. mulut sialnya Yu-nian benar-benar ampuh." ucap Tuan Yun Mao.

"Aduh... Sakit...," rintih si pria.

"Lebih baik kita mundur dulu, entah apa yang dimakan oleh gadis ini. Dia sangat barbar, Bahkan mulutnya itu sangat sial." ucap salah satu pria.

"Mungkin dia itu titisan ratu gagak, si pembawa sial." jawab pria yang lain.

"Dasar kalian para pria..," ucapan Yu-nian terhenti ketika salah satu penagih hutang langsung menghentikan ucapannya.

"Kamu ini apa-apaan Yu-nian, Kenapa kamu sampai menghajar mereka, kalau mereka kembali dengan membawa banyak anak buah bagaimana?" tuan Yun Mao nampak ketakutan. sekarang kehidupan Tuan Yun mau tidak seperti dulu lagi, bahkan dia yang dulu selimuti kemewahan sekarang seluruh hartanya habis karena kebodohannya sendiri.

"Ayah, Seharusnya aku yang mengatakan hal itu pada Ayah. Mengapa Ayah tidak punya hati?! Mengapa ayah melakukan hal ini pada kami, demi hutang.. demi melunasi hutang kalian kalian ingin menjual kami?! di mana hati kalian. Coba kalian pikirkan perasaan kami, kalian yang berhutang dan kami tidak tahu ke mana perginya uang itu, sekarang. kalian ini seperti babi hutan yang mengincar buruan." Yu-nian sangat marah. Dia tidak terima dirinya dan sang kakak dijadikan pelunas hutang kepada salah satu pejabat kerajaan.

"Mau atau tidak A-rin akan menikah dengan Adipati Bao Jing. Jika dia tidak mau maka jangan pernah menganggapku Ayah kalian!" setelah mengatakan itu tuan Yun Mao pergi meninggalkan kedua putrinya.

Dalam kebingungan dan ketidakberdayaan A-rin hanya bisa menangis, dia sudah mempunyai kekasih. Dia sudah berjanji akan menikah dengan pria itu, walaupun Rin tahu kalau A-rin

"Apa yang akan terjadi dengan kakak, kakak benar-benar tidak mau menikah dengan Adipati Bao." A-rin menangis dia terus memikirkan kekasihnya.

"Tenanglah kak, tenang. Aku pasti akan mencari cara untuk menyelesaikan permasalahan ini, lagi pula ini semuanya kesalahan ayah kita titik Kenapa kita yang harus menanggung akibatnya, si pria tua itu benar-benar sangat menyebalkan ingin sekali mukanya itu aku comot." ucap Yu-nian.

"Aku tidak mau menikah dengan pria tua itu, kamu tahu kan aku mempunyai seorang kekasih. Aku akan menikah dengan Adipati Bao." A-rin menangis sesenggukan.

Sedangkan Tuan Yun Mao dan nyonya Li-wei yang sedang berada di salah satu ruangan, tiba-tiba saja pria itu terjatuh dari kursinya dan mulutnya membentur lantai. Tuan Yun Mao nampak kesakitan, pria itu memegang bibirnya sembari matanya berkaca-kaca. "Kenapa enak-enak duduk malah langsung terjatuh seperti ini." ucapnya.

Kedua orang tua Yu-nian dan A-rin tidak pernah mengerti perasaan kedua putrinya, mereka begitu berambisi untuk menjadi pengusaha sukses namun lupa dengan semua kejamnya dunia dagang.

Yu-nian yang dari tadi terdiam tiba-tiba saja dia memikirkan sesuatu. "Kak, kamu ingin menikah dengan kekasihmu kan? kamu ingin menikah dengan Pai Xin kan?" tanya Yu-nian.

A-rin menganggukkan kepalanya.

Yu-nian tersenyum, Dia kemudian memiliki rencana yang sedikit luar biasa. "Kita kabur aja dari rumah ini, daripada kita jadi pelunas hutang Ayah yang tidak tahu diri itu, bagaimana?" tanya Yu-nian.

A-rin nampak kebingungan, dia berada diantara dilema mau mengiyakan namun takut dia tidak dianggap oleh kedua orang tuanya.

"Lalu, apa yang akan terjadi kepada orang tua kita?" tanya A-rin.

"Ya biarin. Lalu, apa kakak mau menikah dengan pria tua itu? apa kakak mau hidup membusuk bersama dia?" Yu-nian menatap A-rin.

"Aku tidak mau menikah dengan Adipati." ucap A-rin dengan nada lesu.

"Lebih baik kakak kabur saja sama Pai Xin, pergi yang jauh dari tempat ini. Aku juga akan pergi dari tempat ini, tempat yang tidak pernah menganggapku sebagai anak." ucap Yu-nian.

Setelah berfikir panjang dan lama, akhirnya Yu-nian dan A-rin memutuskan untuk pergi dari rumah mereka, rumah yang membuat mereka sesak.

"Punya orang tua seperti penjahat saja, aku doakan semoga saja pria tua itu mulutnya bengkak biar dia tidak membuatku dan kakak selalu dalam masalah." umpat Yu-nian.

Tentu saja Tuan Yun Mao yang ada di kamarnya bersama sang istri, tiba-tiba saja merasakan bibirnya yang tadi habis terjatuh itu menjadi sangat besar. "Kenapa tiba-tiba mulutku sepertinya bengkak, istriku." ucap Tuan Yun Mao.

Nyonya Li-wei yang melihat itu seketika dia terkejut, dia melihat mulut suaminya yang tiba-tiba membesar seperti mulut angsa. "Ya dewa, Kenapa bibirmu tiba-tiba seperti itu, suamiku? bibirmu kenapa seperti bibir angsa. Aduh.. Monyong." ucap nyonya Li-wei terkejut.

"Benarkah?" Tuan Yun Mao bergegas mencari cermin untuk melihat bibirnya yang kata istrinya seperti bibir angsa. Ketika melihat dicermin kecil itu betapa terkejutnya Tuan Yun Mao ketika melihat bibirnya benar-benar seperti bibir angsa.

"Aaaaa!!!!" teriak tuan Yun Mao setelah itu dia langsung pingsan.

*bersambung*

1
Zheyra
semangat thor
Pa Muhsid
mohon lebih teliti nulisnya tor typo masih banyak dan kita membacanya kadang harus mikir dulu ini maksudnya apa gitu jadinya tidak langsung konek
Zheyra
lanjut Thor
Zheyra
lanjut
Atalia
hajar aja biar tau rasa mereka 🤭
Atalia
lanjut🤭
Zheyra
mampir Thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!