NovelToon NovelToon
Gara-Gara Biji Kedondong, Aku Menikahi Tapir

Gara-Gara Biji Kedondong, Aku Menikahi Tapir

Status: sedang berlangsung
Genre:LOL / Keluarga
Popularitas:11.7k
Nilai: 5
Nama Author: Nadhira ohyver

"Bagi orang lain, pernikahan adalah ibadah. Bagi Dira dan Bagas, pernikahan adalah kompetisi bertahan hidup dari kebodohan masing-masing."

Dira tidak pernah menyangka jodohnya adalah laki-laki yang dia temui di IGD dalam kondisi kepala kejepit pagar rumah tetangga. Di sisi lain, Bagas jatuh cinta pada Dira hanya karena Dira adalah satu-satunya orang yang tidak menertawakannya saat melihatnya(padahal Dira cuma lagi sibuk nyelametin nyawa karena keselek biji kedondong).

​Kini, mereka resmi menikah. Jangan harap romansa ala drakor. Panggilan sayang mereka adalah "NDORO" dan "TAPIR" .

Ikuti keseharian pasangan paling absurd abad ini yang mencoba terlihat normal di depan tetangga, meski sebenarnya otak mereka sudah pindah ke dengkul.

"Karena menikah itu berat, biar kami aja yang gila."

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nadhira ohyver, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 1: Satu Atap, Dua Frekuensi(Geser)

​Pagi di kediaman Bagas dan Dira tidak pernah diawali dengan kicauan burung yang merdu atau aroma kopi yang mengepul puitis ala iklan kafein di TV.

Pagi mereka selalu nya diawali dengan bunyi "gedebuk" yang cukup keras untuk membangunkan cicak yang sedang semedi di langit-langit.

​"Aduh! Pir! Lo naruh bola bowling di dalem sarung bantal buat apa sih?!" teriak Dira, suaranya serak khas orang baru bangun tidur tapi sudah penuh dengan emosi.

​Bagas, yang masih telentang di lantai karena barusan ditendang Dira dari kasur king size mereka, hanya mengerjap-ngerjap santai.

"Bukan bola bowling, Ndoro. Itu celengan babi dari tanah liat," jawab Bagas kalem. "Gue taruh situ biar kalau ada maling mau milih bantal gue buat dibekap, dia langsung gegar otak. Investasi keamanan mandiri, kan?"

​Dira memijat pangkal hidungnya. Di usia 24 tahun, Dira seharusnya menjadi Social Media Specialist yang elegan dan selalu up-to-date.

Tapi di depan laki-laki berusia 26 tahun yang sah menjadi suaminya ini, semua keanggunan Dira menguap. Bagas, sang Creative Lead yang di kantor disegani karena ide-ide briliannya, sekarang cuma sesosok manusia yang memakai kaos dalam bolong dan celana kolor gambar spons kuning.

​"Kita ini sanggup beli smart home security, Bagas! Ngapain lo pake cara zaman batu begitu??!" Dira bangkit, mengacak rambutnya yang mirip sarang burung pecandu kerja.

​Dira berjalan ke arah dapur mereka yang mewah—hasil cicilan bersama dari gaji dua orang pekerja kreatif ibu kota. Dapur itu penuh dengan peralatan canggih, tapi fungsinya sering melenceng. Di pojok ruangan, berdiri tegak sebuah patung ayam jago dari semen—sisa proyek tetangga mereka—yang diberi kacamata hitam branded milik Bagas yang sudah patah gagangnya.

​"Pagi, Jago," sapa Dira datar pada patung itu.

​Bagas mengekor di belakang Dira. "Ndoro, sarapan apa kita? Gue barusan dapet ilham pas lagi mimpi. Kayaknya kalau kita bikin omelette tapi telurnya kita ajak ngobrol dulu biar dia pasrah pas dikocok, rasanya bakal lebih ikhlas di lidah deh."

​Dira membuka kulkas dua pintunya yang penuh dengan bahan makanan organik tapi jarang disentuh. "Gak ada telur ikhlas. Yang ada cuma sereal. Gue harus berangkat pagi karena ada meeting konten sama klien yang rewelnya minta ampun. Lo juga ada presentasi kan hari ini, Mas Creative Lead?"

​Bagas menghela napas dramatis, menyandarkan tubuhnya ke pintu kulkas. "Iya, presentasi kampanye iklan sabun cuci muka. Padahal gue mau kasih ide konsep 'Cuci Muka Pake Air Mata Mantan' biar lebih emosional, tapi tim gue pada nggak setuju. Payah banget."

​Dira menuang susu ke mangkuknya. "Ya iyalah, Pir! Mana ada orang mau beli sabun yang bahannya dari kesedihan masa lalu."

"Lagian lo juga, geser lo jangan lah pake segala di bawa ke kantor."

​Dira menatap suaminya. Laki-laki ini memang aneh, tapi entah kenapa, hanya dengan Bagas dia merasa tidak perlu berpura-pura menjadi manusia 'sempurna' seperti yang dia tampilkan di Instagram.

Mereka bertemu di IGD setahun lalu—Dira yang keselek biji kedondong saat break makan siang, dan Bagas yang kepalanya kejepit pagar rumah tetangga karena penasaran pengen liat kucing melahirkan.

​"Teringat masa lalu ya, Ndoro?" tebak Bagas sambil nyengir, lalu tanpa izin menyendok sereal dari mangkuk Dira.

"Gue tau lo jatuh cinta sama gue pas liat gue tanda tangan formulir rumah sakit dengan posisi kepala miring empat puluh lima derajat gara-gara kejepit besi pagar rumah tetangga."

​"Gue nggak ketawa karena tenggorokan gue lagi keganjel biji, Bagas! Kalau gue ketawa, itu biji kedondong bisa keluar lewat hidung gue dan nembak dokter di depan kita!"

​Dira merebut kembali sendoknya. "Udah, buruan mandi. Jangan sampe lo telat. Inget ya, lo harus kelihatan keren di depan klien. Jangan sampe mereka tau kalau Creative Lead mereka di rumah panggilannya Tapir dan suka naruh celengan di dalem bantal."

​"Siap, Ndoro! Tapi nanti siang kalau ada cewek-cewek kantor yang nyoba deketin gue, gue harus gimana? Secara kan suami lo ini makin hari makin kayak aktor film indie," puji Bagas pada dirinya sendiri sambil berjalan menuju kamar mandi.

​Dira mendengus sambil merapikan tas kerjanya. "Kasih tau aja, kalau mereka mau deketin lo, mereka harus siap dapet sertifikat pelatihan sabar dari gue. Dan jangan lupa, bilang kalau lo punya koleksi patung ayam di rumah. Biasanya mereka langsung ilfeel."

​Tiba-tiba, suara Bagas kembali menggelegar dari balik pintu kamar mandi, diiringi suara sikat yang beradu dengan benda keras.

​"NDORO! SABUN CUCI MUKA LO YANG MAHAL INI KOK RASANYA KAYAK STROBERI TAPI ADA PEDES-PEDESNYA?! INI GUE PAKE BUAT SIKAT GIGI DIKIT BOLEH NGGAK?! GIGI GUE JADI BERASA KAYAK MAU DISKOTIK NIH!"

​Dira memejamkan mata erat-erat, meremas tasnya. "BAGAS! ITU SABUN CUCI MUKA EXFOLIATING! KALAU LO PAKE BUAT SIKAT GIGI, MULUT LO BAKAL PENUH PASIR DAN BERBUSA KAYAK ORANG KERACUNAN!"

​"OH, PANTESAN AGAK PAIT-PAIT ESTETIK GITU! TAPI GIGI GUE JADI KINCLONG BANGET NIH, NDORO! BISA BUAT NGACA PAS PRESENTASI NANTI!"

​Dira hanya bisa geleng-geleng kepala. Inilah babak baru hidupnya. Menikahi seorang "Tapir" mapan yang mungkin otaknya tertinggal di pagar rumah tetangga waktu itu.

​"Jangan lupa handuknya dijemur, Pir! Dan jangan berani-berani lo pake parfum gue!" teriak Dira lagi.

​"Siap, Bos Besar! Tenang aja, gue pake parfum aroma 'pria pekerja keras' aja hari ini!" sahut Bagas santai.

Dira memilih mandi dan bersiap-siap di dalam kamarnya, karena jika menunggu Bagas selesai dengan ritualnya, bisa di pastikan Dira akan terlambat.

Syukurnya pagi ini Bagas memilih mandi di kamar mandi tamu, Dira selalu menyiapkan barang-barang pribadinya di semua kamar mandi yang ada di dalam rumahnya. Karena Bagas tidak pernah bisa di tebak akan mandi di kamar mandi yang mana.

​Perjalanan mereka sebagai pasangan pekerja kreatif yang absurd baru saja dimulai. Dira tidak sabar melihat bagaimana reaksi rekan kantor Bagas kalau tahu rahasia di balik sikat gigi "diskotik" suaminya pagi ini.

​Dira berangkat kerja dengan perasaan campur aduk antara malu dan terhibur. Dia tahu, di luar sana mungkin banyak wanita yang mengincar posisi 'istri Mas Bagas' yang keren di kantor. Tapi Dira tidak khawatir. Karena dira tahu, tidak ada wanita waras di dunia ini yang sanggup menghadapi kejutan celengan babi di balik bantal selain dirinya, juga ke absurd tan Bagas lainnya.

1
Alissia
/Joyful//Joyful/
Alissia: jangan pangil aku tante dek,kyak berasa tua banget dan umur aja baru 20 tahun😭😭
total 2 replies
𑇛ʜᴇ ʏᴜ
ceritanya bagus, menarik dan lucu"
apalagi bagas ada aja ide kreatif nya, dan bisa merubah segala macam situasi 😃
🖤ᴡᴀɴɢ ɴᴀɴ
bagus kak,
dsini dira yang masih waras meski idenya bikin geleng kepala pas suruh lawan pelakor 🤣
🧡⃟ɱᷫυᷤɱυ ιɱυҽƚ
luar biasa bagus ceritanya, lucu dan pasti ga bosen bacanya
up terus kaka semangat 🤗🤗
🧡⃟ᴀғᷫғᷤαη∂нι²
bagus cerita nya dan menghibur
semangat up kaka🤗
🧡⃟мσᷫмᷤσ
bagus ceritanya, udah gtu banyak banget ide ide yang menarik
dan suka karakter bagas yang ga menye menye😃
🧡⃟мυᷫмᷤυ αη∂нιкα
sungguh karya yang bagus
idenya kreatif kak, bisa bikin cerita lucu dngan berbagai ide yang unik 🤗
🧡⃟ᴀғᷫғᷤαη∂нι⁴
ceritanya bagus kak, penulisan juga rapih dan enak dibaca
suka karakter manda yang super mistis, 🤣🤣🤣
🧡⃟ɢᴏᷫɴᷤтєɴɢ ƈιʅιƙ¹ᴸ
ceritanya bagus , humoris, lucu
yang pasti bnyak ketawa nya
🧡⃟ᴀғᷫғᷤαη∂нι⁵ᴸ
ceritanya bagus kak
menarik banget
🧡⃟ɢᴏͨɴͥᴛᷝᴇͥɴᷜɢ²ᵇ
ceritanya bagus alur juga keren pokoknya novelnya bagus ceritanya
ketawa terus pas setiap baca perbab
🧡⃟ᴀғᷫғᷤαη∂нι⁶ᵇ
ceritanya bagus kaka
semangat up iya kaka🤗
🥑⃟🧡⃟ᴡᴀͫɴᷲɢ ʏɪ ʟᴇɪ⁸
goood banget ceritanya kak bagus aku suka
semoga makin asyik kedepannya 👍
🥑⃟🧡⃟ᴡᴀͫɴᷲɢ ʏɪ ʟᴇɪ⁸
keren mama mu bagas dia jadi maskot 🤣🤣🤣
🥑⃟🧡⃟ᴡᴀͫɴᷲɢ ʏɪ ʟᴇɪ⁸
haha karena extra pedas ini🤣🤣🤣🤣🤣🤣
🥑⃟🧡⃟ᴡᴀͫɴᷲɢ ʏɪ ʟᴇɪ⁸
keren sih usaha mereka 🤣
🥑⃟🧡⃟ᴡᴀͫɴᷲɢ ʏɪ ʟᴇɪ⁸
haha pelajaran baru dari bagas itu😅
🥑⃟🧡⃟ᴡᴀͫɴᷲɢ ʏɪ ʟᴇɪ⁸
ga mau kalah ini emak satu wkwkwkwk
🥑⃟🧡⃟ᴡᴀͫɴᷲɢ ʏɪ ʟᴇɪ⁸
kdng emang ga bisa dipredikdi justru yang aneh itu yang menarik perhatian banyak orang
🥑⃟🧡⃟ᴡᴀͫɴᷲɢ ʏɪ ʟᴇɪ⁸
haha kapok makanya jangan maen" smaa bagas😅
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!