Di paksa menikah dengan pilihan ayah nya membuat Vivian kabur dari rumah untuk menemui sang kekasih tetapi bukan tempat perlindungan yang di dapatkan Vivian dia justru melihat pengkhianat sang kekasih dan adik tirinya.
Vivian pergi meninggalkan apartemen Dika sang kekasih tapi karena berlari terlalu cepat Vivian menabrak mobil seseorang dan dia meminta pertolongan agar bisa membawa nya pergi.
Siapa yang sudah menyelamatkan Vivian?
Lalu bagaimana dengan nasib Vivian selanjutnya yuk baca cerita nya di novel terbaru ku Nikah Dadakan hanya di Nt
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Alvaro zian, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Awal
"Plak....."Satu tamparan di layangkan pak Rudi ayah Vivian di wajah anak perempuan nya ini.
"Anak tidak tau di untung kamu,aku ayah mu sudah seharusnya kamu menurut dengan ucapan ku"marah Pak Rudi
"Aku tau kamu ayah ku tapi tidak semua urusan pribadi ku bisa kau paksa kan,cukup kau perbudak aku selama ini" lawan Vivian
"Plak......"
"Sudah berani melawan kamu ya,apa berandalan itu mengajari mu tidak sopan pada keluarga?"ucap Pak Rudi sambil mencengkram pipi Vivian.
"Lepas! Cukup sudah kamu menyakiti ku,kamu bukan seperti ayah melainkan seorang monster"Ujar Vivian mencoba terus melawan.
"Anak kurang ajar kamu sudah berani melawan kamu sekarang"potong Erika ibu sambung Vivian yang ikut marah.
"Kalian sama seperti lintah yang tak puas menghisap darah,kau perempuan jalang yang tidak pernah ada puas nya" tunjuk Vivian pada ibu tirinya itu.
"Setelah kau bunuh ibu ku perlahan kau ambil ayah ku dan sekarang kau ingin menguasai ku,jangan mimpi kalian aku tidak akan pernah mau kalian jadikan budak,kau sudah menghancurkan keluarga ku"marah Vivian
"Anak sialan....plak...." Erika menampar pipi Vivian hingga mengeluarkan darah dari sudut bibir nya.
Vivian menatap tajam ke arah ibu tirinya ini,dia mencoba melawan tapi Vivian kalah,ayah nya menarik Vivian lalu mengurung nya di kamar.
"Buka brengsek" umpat Vivian dari dalam kamar,dia berusaha menggedor-gedor pintu tapi tak ada yang mau mendengar kan nya.
"Kau urus pernikahan nya besok" ujar pak Rudi pada Erika dan diangguki ibu tiri ini.
"Semakin berani dia sekarang" lanjut pak Rudi kesal.
****
"Kapan kau akan memutuskan Vivian?"tanya Olivia adik tiri Vivian
"Sabar sayang,aku tidak bisa semudah itu membuang nya"
"Ingat Dika kau berhutang banyak pada ku,kau janji akan memutuskan Vivian setelah mendapat kan pekerjaan itu,aku sudah membantu mu masuk ke perusahaan Wijaya jadi kau harus tepati janji mu"
"Tenang saja aku tidak akan ingkar janji Olivia aku akan memutuskan nya tepat di hari ulang tahun nya agar dia benci hari ulang tahun" ujar Dika sambil terkekeh kecil dan diikuti tawa dari olivia.
****
"Aku harus lari dari sini,aku nggak mau nikah sama lelaki tua bangka itu" gumam Vivian kebingungan mencari jalan keluar dari kamar nya karena jendela kamar Vivian di lapisi tralis besi sehingga dia tak mungkin bisa keluar.
Vivian mondar-mandir di dalam kamar nya mencari cara agar bisa keluar,di ingin menghubungi sang kekasih tapi ponsel nya di tahan,Vivian benar-benar kehilangan akal nya.
Vivian merapatkan tubuh nya di pintu kamar.
"Aku harus dobrak" ucap Vivian
"Tapi pasti suara nya akan besar dan mereka akan tau"lanjut nya bermonolog.
"Ayo Vivian berpikir" lanjut nya kesal dengan otak nya yang tidak bisa berpikir jernih saat ini.
Vivian menarik nafas dalam-dalam lalu mengeluarkan perlahan tiba-tiba teringat akan kamar mandi di dalam kamar nya, Vivian segera kedalam kamar mandi untuk mencari celah agar dia bisa keluar, terlihat lobang angin yang cukup besar dan terbuat dari kayu, seperti nya kalau dia bisa melepaskan lobang angin tersebut dia bisa keluar dari kamar ini, Vivian mencari cara apa yang bisa dia lakukan.
Vivian membongkar semua isi kamar nya tapi tak menemukan alat yang bisa di gunakan untuk membuka ventilasi tersebut dia benar-benar putus asa dalam keputusasaan nya Vivian memiliki ide baru ya dia harus menghancurkan plafon kamar mandi nya,mau tidak mau dia harus keluar lewat plafon di kamar mandi nya,hanya cara itu yang bisa dia gunakan saat ini.
Vivian mengambil kursi yang ada di dalam kamar nya dia memanjat ke arah bak kamar mandi nya dan mencoba menghancurkan plafon yang tidak terlalu tinggi tersebut dengan bantuan kursi perlahan plafon nya hancur.
Vivian tersenyum kecil lalu berusaha memanjat nya, dengan seluruh kekuatan nya Vivian terus berusaha hingga akhir nya dia bisa berada di atas, perlahan vivian mencari jalan keluar, beruntung tubuh nya langsing dia bisa menjatuhkan tubuhnya di tanah.
kacau...saling tuduh...
padahal biang keroknya dari Karina
lagian yang menafkahi tugas bapak elo,bukan abg lo😆😆😆
Ngadi Ngadi nih Leo
biar semua orang juga tau klo sekarang kamu sudah punya istri,Vivian istrimu
yang di perebutkan malah sudah jadi suami orang ,suami Vivian
udah jelas itu mantan istri dan Bagas udah dekat ma cewe lain,masa masih make Anita .blom lagi ntar Sarah bakalan marah karena kamu depak ,siap2 kmu bakalan dibelit ular mu sendiri
orang jahat akan selalu mendapatkan balasan nya