NovelToon NovelToon
Kembar Tiga Sang CEO Dingin

Kembar Tiga Sang CEO Dingin

Status: tamat
Genre:Anak Kembar / CEO / Romansa / Tamat
Popularitas:428.8k
Nilai: 5
Nama Author: Julian_06

Alya Renatha tak pernah menyangka akan diceraikan oleh Leonhart Varellion, CEO dingin dari Leonhart Corporation yang menikahinya tanpa cinta. Saat ia pergi dari hidup pria itu, Alya tidak tahu bahwa dirinya sedang mengandung anak kembar tiga.

Bertahun-tahun berlalu. Alya kembali ke kota itu bersama ketiga putranya. Tanpa sengaja, mereka bertemu dengan Leon di sebuah lobi hotel.

“Om, mau nggak jadi Papa kami?” tanya ketiga bocah itu serempak—membuat Leonhart Varellion terpaku dengan tatapan datar, karena wajah mereka mirip dirinya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Julian_06, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Petaka di Resort

"Om! Om! Mau gak jadi Papa kami?"

Tiga anak kembar yang sedang aktif-aktifnya itu menyerbu seorang pria tinggi yang berdiri di lobi Hotel, sebuah hotel termewah di kota itu. Pria itu memakai jas rapi, wajahnya dingin dan gagah—cukup untuk membuat tiga bocah itu berhenti bermain dan langsung terpana.

Pria itu menoleh perlahan, menatap mereka dengan tatapan tajam seolah kehadiran tiga bocah itu adalah gangguan besar.

"Om! Mau gak jadi Papaku?" tanya Farad, kembar kedua, polos dan paling cepat terpikat oleh pria asing tersebut.

"Iya, Om. Mau gak jadi Papa kami? Kami gak punya Papa, dan Om keren banget," sambung Fared, kembar pertama yang selalu cerewet.

"Om ganteng, Mama kami cantik dan jago masak! Om pasti suka Mama kami," tambah Farid, kembar ketiga.

Pria itu menghela napas kasar, jelas tidak suka didekati anak-anak. Tanpa ampun, dia mendorong mereka satu per satu hingga terjatuh.

"Bocah-bocah sial! Minggir!" hardik pria itu— Leonhart Varellion, CEO yang terkenal kaya dan memiliki wajah yang membuat wanita manapun terkesima , terkenal dingin dan tidak punya hati, terutama pada anak-anak.

"Huaaaaa… Mamaaa…!!"

Tiga kembar itu menangis bersamaan.

Di saat mereka merangkak bangun, seorang wanita cantik dengan seragam staf resort berlari menghampiri. Dengan cepat ia memeluk ketiga putranya dan memeriksa satu per satu.

Leon mendadak membeku.

Wanita itu… adalah seseorang yang tidak pernah ia duga akan ia temui lagi.

Alya Renatha.

Wanita yang dulu sempat menjadi istrinya sebelum ia menceraikannya tanpa penjelasan.

Enam tahun yang lalu

“Alya, tolong antar minuman dan buah ini ke Vila Utama.”

Alya mengangguk dan mendorong troli berisi minuman premium serta hidangan ringan. Ia bekerja sebagai staf pelayanan di Resort Indraloka, tempat yang sering disewa pejabat, artis papan atas, sampai pengusaha asing yang menghabiskan puluhan juta semalam.

Alya bertubuh mungil, tingginya hanya 160 cm—tetapi ia pekerja keras. Banyak tamu laki-laki yang jatuh hati karena wajah ayunya, namun Alya selalu menolak tip atau ajakan makan malam yang mencurigakan. Ia tidak mau terlibat dalam dunia gelap pria-pria kaya itu.

Hari itu, ia mendapat tugas mengantar hidangan ke vila paling mahal—tempat orang-orang penting menginap. Ia mengetuk pintu berkali-kali, tapi tidak ada jawaban. Pintu sedikit terbuka.

Takut terjadi sesuatu, Alya masuk perlahan.

Namun begitu ia melangkah, seseorang menarik pinggangnya dari belakang dan menutup pintu. Seorang pria dengan aroma alkohol menyengat menyandarkan tubuhnya pada Alya.

“Lepaskan saya, Tuan!”

Alya berusaha mendorongnya.

Pria itu mendorong Alya ke kasur besar di tengah ruangan. Semua pakaiannya sudah berantakan—jelas ia sedang mabuk berat.

Saat Alya hendak kabur, kakinya ditangkap. Tubuhnya terjatuh ke lantai dan kepalanya membentur pinggiran meja. Pandangannya berkunang-kunang, tubuhnya goyah, dan ia tidak sanggup melawan saat pria itu mengangkatnya kembali.

“T-tolong… jangan…” Suaranya pecah, kepalanya berdenyut hebat.

Tapi pria itu tidak mendengar apa pun selain nafasnya sendiri.

Dan malam itu… segalanya terjadi.

 

Alfred, seorang pria tua berambut perak, masuk ke dalam vila pribadi itu dan langsung terkejut ketika melihat cucunya sedang menindih seorang gadis pelayan. Alya yang sudah berlinang air mata hanya bisa pasrah, menatap Alfred seolah meminta pertolongan.

“Ayah, di mana Leon?” Rafael masuk beberapa detik kemudian dan langsung membelalak. “Astaga! Apa yang kamu lakukan, Leon?!”

Leonhart yang sudah tepar berat tidak menggubris mereka bahkan mungkin tidak mendengar dan masih tidak mengenakan sehelai benang pun.

Alfred cepat-cepat meraih selimut dan menyelimutkan tubuh Alya. Dari raut wajahnya jelas ia tahu bahwa cucunya yang mabuk itu telah memaksa gadis tersebut.

Alya bergegas pergi sambil menangis, merasa kehormatannya direnggut oleh pria asing itu. Ia merasa dirinya kotor, tak suci lagi, dan mendadak menganggap dirinya tak ada bedanya dengan teman-temannya yang terpaksa tidur dengan tamu kaya tanpa ikatan apa pun.

“Putramu itu sudah mencemari seorang gadis,” ucap Alfred berat kepada Rafael.

“Sepertinya Leon kalau sadar juga tidak akan mau melakukan itu. Ini kecelakaan,” jawab Rafael, mencoba membela anak satu-satunya.

“Dia tetap harus bertanggung jawab,” balas Alfred tegas.

“Ayah! Tidak ada yang tahu selain kita dan gadis itu. Kita bisa menutup mulutnya dengan uang. Leon itu pewaris satu-satunya dan pantas mendapat wanita yang setara,” sahut Rafael.

“Apa aku membesarkanmu untuk berpikir seperti itu? Laki-laki yang punya harga diri tidak akan lari dari tanggung jawab. Kamu lupa masa mudamu sendiri? Kamu ingin Leon mengulang kesalahanmu?” tanya Alfred tajam.

“Tapi Ayah…”

“Suka atau tidak, Leon harus menikahinya,” putus Alfred.

Rafael terlihat jelas tidak rela bila anaknya, pewaris keluarga Leonhart, harus menikahi seorang pelayan.

“Mumpung kita masih di sini, cari tahu siapa gadis itu,” ucap Alfred sambil melirik Leon yang masih terkapar tak sadar.

 

Beberapa jam kemudian

Leonhart terbangun dengan selimut menutupi tubuhnya. Di ujung tempat tidur, Rafael duduk sambil menatapnya dengan kecewa.

“Banyak wanita lain yang lebih layak. Kenapa justru menggauli pelayan?” tanya Rafael dingin.

Leon mengusap wajahnya, duduk, dan baru sadar bahwa ia masih tanpa busana.

“Apa maksud Papa?” gerutunya.

“Kamu harus menikahi gadis itu. Itu permintaan Kakekmu,” jawab Rafael.

“Gadis apa, Pa?” Leon terlihat kesal, lalu membeku setelah sadar situasinya.

“Pelayan yang kamu tiduri. Papa tidak bisa menolak keputusan Ayah. Kali ini Papa tidak bisa melindungimu.”

Leon memukul kasur keras-keras. “Sial! Aku bahkan tidak ingat apa pun! Itu cuma kecelakaan!”

“Leon, turuti perintahnya. Kalau tidak, pewaris kekayaan keluarga bisa jatuh ke cucu yang lain. Ingat, kamu sudah membuat masalah besar. Papa sudah mencari tahu identitas gadis itu. Kamu bisa menikahinya secara kontrak, diam-diam. Lagi pula… umur kakekmu tidak lama. Setelah beliau tiada, kamu bisa menceraikannya.”

1
ceuceu
Mahar itu kn mas kawin bahasa arab,knp nikah di gereja pakai kata mahar thor?
klw nikah di grreja artinya agama kristen.
yg menikahkan penghulu,biasanya klw nikah di gereja pendeta
aga membingungkan
ceuceu
ikutan nangis sedih bgt jadi alya/Sob/
popy suprijati
🤣🤣🤣🤣
Mazree Gati
karena leon kaya aja alya mau balikan walu pernah di sakiti,coba kere,ogah
Ida Lailamajenun
masak sekelas CEO takut jika diusir dari perusahaan nya pasti bisa mandiri la dan kita lihat apakah uang bisa membahagiakan rafael jika anak dan cucu nya gk ada
Ida Lailamajenun
banyak typo thor terutama typo nama
Lian_06: Iya terima kasih kritik nya ya, nanti saya revisi lagi😁. btw bagaimana dengan cerita nya nih
total 1 replies
Ida Lailamajenun
nah harus bgn Leon ada saingan 😄biar modar kebakaran bulu liat ada laki lakj lain yg mau sama Alya
Ida Lailamajenun
ck dah mantan aja masih meresahkan bagi Alya,harus nya othor hadirkan laki laki baik buat Alya setelah jd mantan Leon biar kebakaran bulu tuh mantan
Ida Lailamajenun
othor nya sentimen amat ke alya 🤭
Ida Lailamajenun
klu nanti alya melahirkan triplets dan balik ke Leon maaf thor aku skip baca
Lian_06: Sabar ya, emang banyak guncangan nya si Alya ini😬😁
total 1 replies
Ida Lailamajenun
klu gk suka alya cuekin aja la jgn kdrt gitu
Lian_06: Emang nyebelin banget si Leon ini kalo belum kena karma😬
total 1 replies
Ida Lailamajenun
mampir thor
Lian_06: Iya selamat membaca ya, kak jangan lupa tinggalkan jejak dengan memberikan komentar ya. pasti akan author balas😉
total 1 replies
C2nunik987
karya ini terbaiks suka bacanya bikin kita jd ikut dewasa seperti Leon dan Alya menghadapi ujian di rmh tangga nya 🫰😍🙏thorrr keren jln cerita yg tdk njlimet bikin kita penasaran ke part part selanjutnya sukses selalu thorrr bikin karya selanjutnya yg lbh bikin kita candu utk membaca sampe the end tentunya 🫰😍🙏
Lian_06: Terima Kasih Ratingnya dan Dukungannya ya. 😁 😉
total 1 replies
C2nunik987
cerita yg luar biasa keren thorrr buk pembelajaran yg bisa di dpt ....udh happy ending utk Leon dan Alya saling support selamanya 😍😍😍keren sukses trs thorrr ditunggu cerita yg lbh keren lagi 😍😍😍
Lian_06: Terimakasih telah membaca dan juga dukungan nya, pokoknya tungguin aja cerita lain yang lebih seru😁
total 1 replies
C2nunik987
anak anaknya pacaran emaknya ikutan juga 😅😅😅
C2nunik987
Alya emosi Krn Vira kaki iahhhh😂😂😂
C2nunik987
😅😅😅😅aseeek bgt punya ortu model Alya dan Leon ....tempat anak anak nya melepas kegundahan 😍😍😍
C2nunik987
Nia klo km niat jahat ma Fared pergi jgn ksh harapan tapi klo km niat berteman ia jujur aja 😅😅
C2nunik987
Fared jgn terlalu berharap ma Nia takut patah hati kamunya 🙈🙈😭😭
C2nunik987
tuch kan jd salah paham apa susahnya memuji keahlian anak sendiri ....sapa tau Fared bisa jd cheff andalan 😍😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!